03/04/2017
SAADIA GAON DAN TUMBUHNYA PENULISAN JUDEO ARABIC DI ERA PEMERINTAHAN ISLAM: TINJAUAN SOSIO HISTORIS
Karya-karya Teologi Yudaisme yang disusun oleh Saadia Gaon harus dibaca dalam konteks sosiologis dan historis dan tidak bisa terlepas dan berdiri sendiri khususnya saat membaca Tafsir at Tawrat yang merupakan terjemahan Kitab Pentateukh atau 5 Kitab Torah Musa yaitu Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan dalam bahasa Judeo-Arabic dimana akan ditemui nama Tuhan, nama nabi, nama kota suci yang familiar di telinga pembaca Muslim seperti Allah, Ibrahim, Ismail, Mekkah dan Medinah.
Membaca karya-karya Teologi Yudaisme Saadia Gaon bukan hanya memberikan pemetaan sitz im leben atau life setting atau social situation komunitas Yahudi – baik para sarjanan maupun masyarakat umum - sebagai dhimmi, namun sekaligus memberikan sebuah peluang baru dalam membaca hubungan keagamaan khususnya Islam dengan Yahudi yang lebih kerap tampil ke permukaan dalam bentuk yang saling menegasikan dan anti tesis satu sama lain. Setidaknya pada suatu masa pernah ada sebuah interaksi sosial yang harmoni dan saling melengkapi antara Yahudi dan Islam dalam sebuah pembangunan bersama menuju sebuah pembangunan peradaban dan Renaisance dunia Islam.
Selengkapnya dapat membaca kajian berikut:
https://www.academia.edu/31685400/SADIA_GAON_DAN_TUMBUHNYA_TRADISI_PENULISAN_JUDEO_ARABIC
Karya-karya Teologi Yudaisme yang disusun oleh Saadia Gaon harus dibaca dalam konteks sosiologis dan historis dan tidak bisa terlepas dan berdiri sendiri khususnya saat membaca Tafsir at Tawrat yang merupakan terjemahan Kitab Pentateukh atau 5 Kitab