Gereja Kristen Protestan Indonesia Jemaat "Imanuel" New York

Gereja Kristen Protestan Indonesia Jemaat "Imanuel" New York Gereja Kristen Protestan Indonesia, disingkat GKPI adalah suatu Gereja Reformasi Kalvinisme. sore.

Awalnya GKPI masih berbentuk Persekutuan Kristen Protestan Indonesia, dan dapat dikatakan bahwa semua anggotanya berasal dari keanggotaan yang sudah ada di Indonesia sebelumnya seperti : Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Gereja Protestan Maluku(GPM), Gereja Masehi Injili di Timor(GMIT), Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) dan Gereja Kristen Jawa(GKJ). Sebagai Gereja Protestan Kal

vinisme , bersama dengan gereja-gereja protestan di Dunia mengakui adanya Pengakuan Iman Rasuli, Pengakuan Iman Nicea Kostantinopel, dengan demikian GKPI mengakui dirinya adalah suatu Gereja Kristen yang Kudus, Esa dan Am . KeEsaan, GKPI dengan sesama Gereja Protestan Calvinisme di Amerika mewujudkan affiliasi dengan Gereja Reformed di Amerika atau R.C.A.(Reformed Church in America), dan dengan sesama Gereja Kristen yang berasal dari Indonesia, baik yang ada diseluruh Amerika maupun secara khusus yang berada di New York dan sekitarnya. Bentuk keEsaan Gereja yang diupayakan oleh GKPI antara lain Ibadah bersama, pertukaran pelayan mimbar secara Oikumene. Sebagai Gereja Kalvinisme , GKPI mempunyai pemahaman yang sama tentang sitem pemerintahan/organisasi gereja Kristen di dunia yaitu mengikuti system Presbyterial. Secara prinsip, GKPI memgikuti pemahaman yang berlaku di kalangan gereja-gereja Protestan Kalvinis di Indonesia yaitu Presbyter adalah suatu badan (board) tertingi di dalam gereja yang anggota-anggotanya terdiri dari pejabat gereja yaitu : Pendeta, Penatua, dan Diaken. Dalam pelaksanaan tugas, Majelis Jemaat membentuk komisi-komisi pelayanan yaitu : Komisi Diakonia, Komisi pelayanan Kategori Anak dan Remaja, Komisi Pemuda , Komisi Wanita, Komisi Pria atau dan Kaum Bapa, Komisi Musik Gereja, dan Komisi Usaha dan dan pembangunan. Peraturan dasar pelayanan GKPI, diatur dalam aturuan tersendiri yang disebut Tata Gereja GKPI. Penyelenggaraan pelayanan :

GKPI jemaat Imanuel menyelenggarakan persekutuan pelayanan seperti terlihat dalam kegiatan-kegiatan : Ibadah Minggu, Ibadah Sakramen Perjamuan, Peneguhan Sidi / baptis dewasa, pelayanan baptisan Kudus, Pemberkatan Nikah, Ibadah hari raya Gerejani, Ibadah HUT GKPI, Ibadah Rumah tangga, Penggembalaan , Sekolah Minggu, Remaja dan Pemuda, Katekisasi, pembinaan dan termasuk kegiatan keesaan Gereja. Sebagai Informasi : - Ibadah Minggu dilaksanakan pada pukul 4:00 sore.

- Sekolah Minggu dilaksanakan pkl.4:00.

Di ✝️, Dia tergantung, Tangan terkulai, kepala tertunduk,Penderitaan yang tak terhinggaNamun kasih 💜 yang tak terbatasDi...
04/03/2026

Di ✝️, Dia tergantung,
Tangan terkulai, kepala tertunduk,
Penderitaan yang tak terhingga
Namun kasih 💜 yang tak terbatas

Dikhianati, disakiti, dibunuh
Namun Dia memaafkan
Mengorbankan diri untuk kita
Membawa keselamatan bagi dunia

Dia membawa damai, sukacita, dan harapan,
Membasuh dosa, membuat kita baru
Dengan cinta yang tak terbatas,
Dia memanggil kita untuk mengikuti Dia, dalam setiap langkah hidup

Mari kita buka hati, dan terima Dia.
Biarkan kasih-Nya mengalir, dan mengubah kita,
Menjadi saksi kasih, di dunia yang gelap,
Membawa terang Kristus, kepada semua orang 🙏

Kiranya kita dapat merenungkan
Pengorbanan Yesus yang besar
Dan mengikuti jejak-Nya
Dengan kasih dan pengampunan 🙏

Selamat Menghayati "Jum'at Agung"
✝️💜

Tema "DIA tertikam karna pemberontakan kita"PF : Pdt.Rolland Samson."Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam ibadah J...
03/27/2026

Tema "DIA tertikam karna pemberontakan kita"

PF : Pdt.Rolland Samson.

"Kami mengundang Anda untuk bergabung dalam ibadah Jumat Agung bersama kami, memperingati kasih dan pengorbanan Yesus Kristus
(akan dilaksanakan Perjamuan Kudus)

"You're invited to join us for Good Friday service as we reflect on the love and sacrifice of Jesus Christ. Communion will be served.

02/23/2026

Terima kasih untuk kasih-Mu, TUHAN.
Kasih-Mu yang melebihi penderitaan kami.
Bahkan melebihi setiap pergumulan kami yang begitu berat.
Tak satupun yang dapat memisahkan kami dari kasih-Mu.

"Tak Satupun (by Herlin Pirena)

12/30/2025

Choir "A New Noel" by Travis L Boyd"

12/27/25

12/29/2025

Ibadah Pembukaan
Perayaan Natal 12/27/25
Tari Lenso
> Nona Marsa Sopaheluwakan
> Musik "Opo Wananatase"

Di palungan itu, kasih menjadi nyata.Ia merengkuh setiap Ayah yang letih, setiap Ibu yg memendam air mata, Setiap anak y...
12/25/2025

Di palungan itu, kasih menjadi nyata.
Ia merengkuh setiap Ayah yang letih, setiap Ibu yg memendam air mata,
Setiap anak yg merindukan pelukan, setiap keluarga yang hampir menyerah.

Natal adalah bisikan lembut:
"Aku hadir. Aku menyelamatkan.
Aku memulihkan apa yang kalian kira tak mungkin kembali."

Di bawah cahaya Sang Terang, kita belajar mengampuni, merangkul, berharap dan berjalan bersama menuju hari yang baru.

Selamat Hari Natal ✨️ 🎄
Merry Christmas 🎄 ✨️
Feliz Navidad ✨️🎄

12/23/2025

Selamat Menyambut Natal Kristus Dalam Damai Sejahtera dan Sukacita!

"Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga"

12/22/2025

*The Love Candle*
(Lilin Kasih – Minggu Adven IV)
~ Mathilda Manurung

Dalam hening yang menua oleh penantian,
waktu berlutut di ambang penggenapan.
Kami menanti Dia yang datang
sebagai bisik pengharapan,
hembus damai,
denyut sukacita,
dan kasih yang berdiam tanpa batas.

Lilin kasih dinyalakan.
Nyala kecil di antara gelap,
namun cukup untuk mengusir malam.
Cahayanya merambat ke dalam jiwa,
menyentuh retak-retak hati,
membisikkan kisah
tentang kasih Kristus yang sempurna
kasih yang tidak retak oleh luka,
tidak padam oleh waktu,
tidak lelah mengasihi.

Kasih itu menjelma,
turun mengenakan kemanusiaan,
bukan sebagai cahaya yang jauh,
melainkan terang yang mendekat.
Ia bernama Imanuel—
Allah yang memilih tinggal,
berjalan di debu langkah manusia,
menyertai tangis dan tawa,
diam di antara napas kehidupan kami.
Kasih Ilahi itu
tidak hanya menyapu kegelapan,
tetapi menetap di dalamnya,
menjadi terang
bagi dunia yang gemetar dalam bayang.
Dalam sunyi palungan,
Allah berkata tanpa suara:
“Aku ada. Aku besertamu.”

Lilin kasih membuka pintu batin kami,
mengundang terang tinggal dan berdiam.
Meski tangan kami penuh oleh berkat,
jiwa kami tetap rindu
akan sukacita yang utuh,
damai yang tak tergoyahkan,
dan kepenuhan hidup
di dalam Kerajaan-Mu.

Maka melangkahlah,
bawalah nyala itu dalam diri.
Taburkanlah kasih Tuhan
di setiap perjumpaan yang rapuh.
Biarlah hidupmu
menjadi pelita sunyi
yang menuntun langkah yang letih,
dan menghangatkan hati
yang hampir padam.

Kami adalah umat-Mu,
berjalan perlahan di tengah malam,
namun mata kami terarah pada terang.
Dengan napas doa dan rindu membara,
kami berseru:

“Datanglah, Tuhan Yesus.”
Maranatha.

12/22/2025

"O come, O come, Emmanuel"
cover by Desy Puspitasari

O come, O come, Em­ma­nu­el,
And ran­som cap­tive Is­ra­el,
That mourns in lone­ly ex­ile here
Until the Son of God ap­pear.
Rejoice! Re­joice!
Emmanuel shall come to thee, O Is­ra­el.

12/17/2025

Sukacita Adven Ketiga –
Menyambut Sang Juruselamat
~ Nona. Marsa Sopaheluwakan ~

Di tengah ungu Adven yang teduh,
terselip satu nyala berbeda:
sebuah lilin berwarna mawar,
lilin sukacita—Gaudete, seruan gembira
yang menggema di hati umat yang menanti.

Minggu ketiga pun tiba
seperti embun yang jatuh perlahan
membangunkan jiwa dari letih penantian.
Seolah langit berkata,
“Bersukacitalah, sebab Tuhan sudah dekat!”

Sukacita itu bukan sekadar tawa,
bukan sekadar pesta atau gemerlap lampu;
ia tumbuh dari harapan yang dijaga,
dari iman yang tetap menyala
meski dunia kadang terasa gelap.

Dalam cahaya lilin mawar yang lembut,
kita melihat janji yang hampir genap—
bahwa Dia yang dinubuatkan
akan segera lahir di palungan sederhana,
membawa damai bagi yang gelisah,
menyembuhkan mereka yang patah.

Betapa hati berdebar menyambut hari kelahiran Kristus!
Seakan setiap detik berubah menjadi nyanyian,
setiap denyut menjadi langkah pujian,
setiap napas menjadi syukur tak terucap.

Anak kecil menunggu dengan mata berbinar,
orang tua menanti dengan doa penuh harap,
dan para pejalan hidup menengadah ke langit
mencari kepastian bahwa terang sungguh datang—
dan ya, terang itu semakin mendekat,
menghapus malam dengan belaian kasih.

Di Minggu Adven ketiga ini,
sukacita bukan lagi angan;
ia menjadi kenyataan yang terasa,
mengalir di antara jemaat,
menghidupkan kembali hati yang mulai redup.

Kami menyiapkan diri,
bukan dengan keramaian dunia,
melainkan dengan kegembiraan yang murni:
kegembiraan karena Sang Immanuel
akan hadir—Allah beserta kita.

Maka biarlah lilin sukacita menyala tinggi,
menerangi lorong-lorong jiwa,
menyambut kelahiran Sang Juruselamat
dengan hati yang berkobar bahagia.

Sebab sukacita sejati lahir di palungan,
dititipkan pada bayi Kudus yang membawa harapan.
Dan kami, umat yang menanti dalam iman,
berseru bersama seluruh ciptaan:
“Datanglah, Yesus—kami menanti dengan sukacita!”

12/15/2025

Address

88-28 Corona Avenue
New York, NY
11373

Opening Hours

5pm - 7pm

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Kristen Protestan Indonesia Jemaat "Imanuel" New York posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share