Jesus Love

Jesus Love Cinta Yesus lebih besar dari apapun 🥰

Official:
IG:
YT: www.youtube.com/

Pasukan keamanan internal Suriah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata di wilayah Talkalakh, pedesaan barat ...
06/01/2026

Pasukan keamanan internal Suriah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan senjata di wilayah Talkalakh, pedesaan barat Homs, dekat perbatasan dengan Lebanon.

Menurut laporan resmi, pasukan keamanan menyita sejumlah roket jenis Grad yang dimuat dalam sebuah kendaraan dan ditujukan untuk diselundupkan ke Lebanon. Seorang pengemudi ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kejadian ini merupakan salah satu dari beberapa upaya penyelundupan senjata yang kerap digagalkan oleh otoritas Suriah di wilayah perbatasan tersebut.

Sumber:
- Syrian Arab News Agency (SANA)
- Al-Ikhbariya Syria
- Laporan media lokal Suriah (Juni 2026)

06/01/2026

Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan keributan hebat di dalam sebuah masjid saat salat Jumat sedang berlangsung. Jemaah yang sedang beribadah terlibat perkelahian massal, saling pukul, tendang, dan adu jotos hingga menimbulkan kekacauan di ruangan sholat.

Insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi di Pakistan. Penyebabnya biasanya perselisihan antar kelompok jemaah, perebutan kendali masjid, atau perbedaan paham keagamaan.

Sumber:
- Laporan insiden dari media Pakistan (Dawn, Geo News)

Mahjoub Mahjoubi, seorang imam asal Tunisia yang telah tinggal di Prancis selama hampir 38–40 tahun, dideportasi secara ...
06/01/2026

Mahjoub Mahjoubi, seorang imam asal Tunisia yang telah tinggal di Prancis selama hampir 38–40 tahun, dideportasi secara cepat oleh pemerintah Prancis.

Imam Mahjoubi, yang bertugas di Masjid Ettaouba di Bagnols-sur-Cèze, selatan Prancis, menjadi sorotan setelah sebuah video khotbahnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia menyebut “bendera tiga warna” (drapeau tricolore) sebagai “bendera setan” yang tidak memiliki nilai di sisi Allah.

Kurang dari 12 jam setelah video tersebut menyebar luas, Mahjoub Mahjoubi ditangkap dan langsung dideportasi ke Tunisia atas perintah Menteri Dalam Negeri Prancis, Gérald Darmanin. Pemerintah Prancis menilai ucapannya sebagai “radikal” dan bertentangan dengan nilai-nilai Republik Prancis.

Imam tersebut kemudian mengklaim bahwa ucapannya adalah “lapsus” dan ia sebenarnya sedang membahas bendera-bendera dalam konteks Piala Afrika, bukan secara spesifik bendera Prancis. Namun, pihak berwenang tetap melanjutkan deportasi.

Sumber:
- BBC News
- Reuters
- France 24 & RFI

Israel secara resmi membuka kedutaan besar (resident embassy) pertamanya di Fiji. Peresmian dilakukan oleh Menteri Luar ...
06/01/2026

Israel secara resmi membuka kedutaan besar (resident embassy) pertamanya di Fiji. Peresmian dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar pada awal Juni 2026 di ibu kota Suva.

Kedutaan ini menandai langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Israel dan Fiji. Pembukaan ini merupakan balasan atas langkah Fiji yang lebih dulu membuka kedutaannya di Jerusalem pada September 2025. Fiji menjadi salah satu dari sedikit negara di Pasifik yang mendukung Israel secara konsisten di forum internasional, termasuk PBB.

Menurut pernyataan resmi, kedutaan Israel di Suva tidak hanya melayani Fiji, tetapi juga akan menjadi basis diplomatik untuk beberapa negara kepulauan Pasifik lainnya. Menteri Sa’ar menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya Israel memperluas kehadiran diplomatik di kawasan Pasifik.

Perdana Menteri Fiji Sitiveni Rabuka dijadwalkan hadir dalam acara peresmian tersebut, menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk memperdalam kerjasama di bidang diplomatik, strategis, dan pembangunan.

Sumber:
- Kementerian Luar Negeri Israel (govil)
- The Jerusalem Post
- JNSorg
- Pemerintah Fiji (Juni 2026)

06/01/2026

Wilayah yang kini dikenal sebagai Israel dan Palestina memiliki sejarah yang panjang dan rumit. Tanah tersebut selama berabad-abad disebut Palestina di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman dan kemudian Mandat Britania setelah Perang Dunia I. Orang Yahudi memiliki ikatan sejarah dan agama yang sangat tua dengan tanah ini sejak zaman Kerajaan Israel kuno ribuan tahun lalu. Sementara itu, penduduk Arab Palestina merupakan mayoritas penduduk pada awal abad ke-20.

Setelah Holocaust dan Perang Dunia II, imigrasi Yahudi ke Palestina meningkat drastis. Pada 1947, PBB mengusulkan resolusi pembagian wilayah menjadi dua negara: satu negara Yahudi dan satu negara Arab. Orang Yahudi menerima proposal tersebut, meski wilayah yang diberikan relatif kecil. Namun, pemimpin Arab Palestina dan negara-negara Arab tetangga menolak dan memilih jalur perang.

Pada 14 Mei 1948, Israel mendeklarasikan kemerdekaannya. Keesokan harinya, lima negara Arab menyerang Israel. Israel berhasil memenangkan perang tersebut, sementara ratusan ribu orang Arab Palestina menjadi pengungsi, sebuah peristiwa yang dikenal sebagai Nakba.

Meski demikian, sepanjang sejarah konflik ini, narasi yang sering muncul adalah Palestina sebagai korban pendudukan Israel. Padahal, fakta sejarah menunjukkan pola yang berulang: Palestina sering menjadi korban dari keputusan kepemimpinannya sendiri yang secara konsisten menolak tawaran perdamaian dan kesempatan mendirikan negara sendiri.

Pada tahun 1937, Komisi Peel yang dibentuk Inggris sudah menawarkan pembagian wilayah menjadi dua negara. Pemimpin Arab Palestina, M***i Hajj Amin al-Husseini, menolak.

Pada 2000, di Camp David Summit, Perdana Menteri Israel Ehud Barak menawarkan kepada Yasser Arafat lebih dari 90% Tepi Barat, seluruh Gaza, dan bagian dari Yerusalem Timur. Arafat menolak tanpa kontra-penawaran yang jelas, kemudian meletus Intifada Kedua.

Pada 2008, Perdana Menteri Ehud Olmert memberikan tawaran yang lebih generous lagi (hampir 94% Tepi Barat plus pertukaran tanah). Mahmoud Abbas juga menolak tawaran tersebut.

Pada 2005, Israel menarik mundur seluruh pasukannya dari Gaza sebagai isyarat damai. Hasilnya bukan negara Palestina yang damai, melainkan Hamas yang memenangkan pemilu dan menjadikan Gaza sebagai basis perlawanan bersenjata dengan tujuan menghancurkan Israel.

Hingga hari ini, sebagian besar kepemimpinan Palestina (baik Hamas maupun sebagian Fatah) masih kesulitan menerima keberadaan Israel sebagai negara Yahudi yang sah. Mereka memilih strategi “semua atau tidak sama sekali”. Akibatnya, rakyat Palestina yang biasa terus menjadi korban kemiskinan, korupsi elit politik, dan siklus kekerasan yang tak berujung.

Sementara negara-negara Arab lain seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Maroko, dan Sudan telah memilih normalisasi hubungan dengan Israel, Palestina masih terjebak dalam pola penolakan yang sama sejak 1937.

Palestina bukan hanya korban Israel, tetapi juga korban dari ketidakmauan mereka sendiri untuk menerima kompromi damai. Selama pola ini berlanjut, penderitaan rakyat Palestina akan sulit berakhir.

Sumber:
- Resolusi PBB 181 (1947)
- Rekaman Camp David Summit 2000
- Dokumen tawaran Olmert 2008
- Piagam Hamas 1988

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Amerika Serikat siap untuk melancarkan serangan kemba...
05/31/2026

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Amerika Serikat siap untuk melancarkan serangan kembali terhadap Iran jika negosiasi kesepakatan tidak berhasil.

Dalam pidatonya di Shangri-La Dialogue, forum keamanan Asia yang bergengsi, Hegseth menegaskan bahwa opsi militer tetap terbuka.

“Kemampuan kami untuk melanjutkan kembali jika diperlukan… kami lebih dari mampu melakukannya,” kata Hegseth.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat dari pemerintahan Trump bahwa Amerika tidak akan ragu menggunakan kekuatan militer terhadap program nuklir Iran jika diplomasi gagal mencapai hasil yang memuaskan.

Pernyataan Hegseth ini muncul di tengah ketegangan tinggi antara Amerika Serikat dan Iran, terutama terkait isu pengayaan uranium dan aktivitas militer Iran di Timur Tengah.

Sumber:
- New York Post
- Reuters
- Shangri-La Dialogue 2026

05/31/2026

Sebuah video yang sedang viral menunjukkan seorang wanita mengenakan niqab (cadar hitam) mengalami reaksi histeris di tempat umum di Roma. Ia terlihat menangis keras, berteriak, membungkuk, dan memukul-mukul kepala serta tubuhnya sendiri.

Menurut keterangan yang beredar, reaksi tersebut dipicu ketika wanita itu melihat sepasang kekasih sedang berciuman di depan umum. Video berdurasi pendek ini menyebar luas di X dan berbagai platform media sosial.

Insiden ini memicu perdebatan sengit mengenai benturan budaya dan tantangan integrasi imigran Muslim di Eropa, khususnya terkait perbedaan nilai tentang interaksi publik.

Video tersebut asli dan berasal dari kejadian nyata di Roma akhir Mei 2026.

05/31/2026

❤🥰🙏

Seorang imam di Masjid At-Taqwa, Buffalo, New York, menyampaikan khotbah Jumat yang memicu kontroversi setelah menyataka...
05/30/2026

Seorang imam di Masjid At-Taqwa, Buffalo, New York, menyampaikan khotbah Jumat yang memicu kontroversi setelah menyatakan bahwa Allah telah menetapkan (decreed) bagi orang Yahudi untuk hidup dalam kehinaan (dhillah) dan kemiskinan/mengemis (maskana).

Dalam khotbah tersebut, imam mengatakan bahwa ia tidak pernah menyangka akan tiba masanya di mana orang bisa terang-terangan berbicara menentang Zionisme dan Yahudi seperti sekarang ini. Ia kemudian menyatakan:

“Allah telah menulis, telah memberikan cap pada mereka, yaitu wila u maskana (kehinaan dan kemiskinan). Ini tidak akan pernah berubah.”

Imam tersebut juga menyebut bahwa Yahudi ditakdirkan selalu “meminta-minta uang” dan meminta orang lain membayar tagihan mereka. Pernyataan ini disampaikan di depan jemaah di Masjid At-Taqwa, yang merupakan bagian dari Islamic Society of Niagara Frontier.

Khotbah ini dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi sorotan karena dianggap sebagai contoh jelas dari antisemitisme yang disampaikan secara terbuka dari mimbar masjid di Amerika Serikat.

Pernyataan ini merujuk pada interpretasi ayat-ayat Al-Quran dan hadis klasik yang kerap dikutip dalam khotbah-khotbah anti Yahudi di berbagai negara. MEMRI, organisasi yang memantau media Timur Tengah dan khotbah di Barat, telah lama mendokumentasikan pola serupa di berbagai masjid di Amerika dan Eropa.

Kasus ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan global terkait konflik Israel-Palestina, di mana retorika anti-Yahudi sering bercampur dengan kritik terhadap kebijakan Israel.

Sumber:
- MEMRI TV Clip #12796 (diterbitkan Mei 2026): Buffalo, NY Friday Sermon
Sumber asli: Islamic Society of Niagara Frontier (YouTube).

Jepang secara resmi menolak beberapa usulan pembangunan pemakaman khusus bagi umat Muslim. Penolakan ini terutama terjad...
05/30/2026

Jepang secara resmi menolak beberapa usulan pembangunan pemakaman khusus bagi umat Muslim. Penolakan ini terutama terjadi di Prefektur Miyagi dan beberapa daerah lain, dengan alasan utama keterbatasan lahan dan tradisi kremasi yang sangat kuat di masyarakat Jepang.

Di Jepang, lebih dari 99% jenazah dikremasi sesuai budaya dan keterbatasan lahan pemakaman. Pemerintah dan politisi setempat menyarankan agar jenazah Muslim yang meninggal dikirim kembali ke negara asalnya untuk dimakamkan sesuai ajaran agama.

Penolakan ini menuai perdebatan, terutama setelah adanya peningkatan pekerja asing Muslim di Jepang. Beberapa politisi menekankan bahwa kebijakan ini untuk menjaga tradisi dan ketersediaan lahan di negara tersebut.

Sumber: Asahi Shimbun, Japan Today (2025–2026)

Address

New York, NY
10001

Telephone

+628979609715

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jesus Love posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share