NU Tunisia Al Khadra

NU Tunisia Al Khadra Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from NU Tunisia Al Khadra, Religious organisation, Tunis.

Segenap Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 R...
07/10/2022

Segenap Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awwal 1444 Hijriyah.

Semoga kita semua mendapat syafaatnya di hari kiamat kelak hingga bisa berkumpul dan bersamanya di surga. Aamiin.




Segenap Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :Mabruuk! Kepada saudara Ardi Pramana, Lc. MA. yang...
07/10/2022

Segenap Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :

Mabruuk!

Kepada saudara Ardi Pramana, Lc. MA. yang telah menyelesaikan program magister di Universitas 9 Avril, Tunisia.

Dengan judul Thesis :
المجاز في اللغة العربية واللغة الإندونيسية (التشبيه نوذجا) دراسة مقارنة
"Perbandingan Majas dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab (Majas perbandingan dan Tasybih).

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memberikan ilmu yang bermanfaat. Aamiin.




Kalam Ulamaالكرامة الحقيقية هي الاستقامة"Karomah yang sejati adalah Istiqomah, konsisten dalam berbuat kebaikan"- Syaikh...
13/09/2022

Kalam Ulama

الكرامة الحقيقية هي الاستقامة
"Karomah yang sejati adalah Istiqomah, konsisten dalam berbuat kebaikan"
- Syaikh Sholahuddin Al-Mistaoui.

Yuk, dukung terus akun media kami dengan cara like, follow, dan share. Semoga bermanfaat.

IG :
FB : Pci NU Tunisia
Youtube : PCINU Tunisia




*Kiprah Kiai As’ad Syamsul Arifin*K.H.R As'ad Saymsul 'Arifin sang pahlawan Nahdhatul Ulama serta tokoh revolusi Indones...
05/09/2022

*Kiprah Kiai As’ad Syamsul Arifin*

K.H.R As'ad Saymsul 'Arifin sang pahlawan Nahdhatul Ulama serta tokoh revolusi Indonesia ini, tentunya memiliki peran besar bagi Indonesia, tak hanya dalam ranah sosial melainkan hampir dalam setiap aspek atau lini kehidupan. Seperti kiprah dalam NU, Pendidikan, Sosial, serta Politik. Di kesempatan kali ini kita akan membahas lebih detail kiprah Kh As'ad dalam setiap lininya.

*Kiparah dalam NU*

*1. Menjadi Mediator berdirinya NU*

Sep**angnya As'ad dari tanah Haram, Makkah, ia kembali memuntut ilmu di pesantren Indonesia, yaitu PP. Bangkalan yang di asuh oleh Mbah Khalil. Tak lama ia mondok, pada tahun 1924 M. As'ad sudah dipercaya oleh Mbah Khalil untuk menyampaikan pesan ke Mbah Hasyim berupa tongkat dan hafalan surat Thaha ayat 17-23, sebagai tanda bahwa Mbah Khalil telah meridhai berdirinya Nu.

Pada pertengahan tahun 1925 M. As'ad di utus untuk yang kedua kalinya guna menyampaikan sebuah tasbih dan amalan Ya Jabbar Ya Qahhar 3x.
Pesan inilah yang akhirnya menjadi indikasi kuat bahwa Nahdlatul Ulama telah mendapat restu dan berdiri pada tahun 1926 M.

*2. Gagasan NU kembali ke Khittan 1926*

Gagasan ini berawal dari status NU yang berubah dari Organisasi Islam menjadi Partai Politik. Berjalan beberapa tahun ternyata dalam tubuh NU banyak disusupi kepentingan yang jauh dari masi awal berdirinya NU.

Dari sinilah KH. As'ad mengomandoi gagasan "Mengembalikan NU ke garis dan landasan awal berdirinya NU, yang kemudian populer dengan sebutan kembali ke Khittah 1926" melalui perbincangan panjang yang di adakan di Musyawarah Nasional sejak 17-21 Desember 1983 M di PP. Salafiyah Syafiiyah, Situbondo.

*Kiprah dalam Pendidikan*

Sepeninggalan ayahandanya pada tahun 1951 M, KH. As'ad resmi meneruskan perjuangan ayahnya untuk menjadi pengasuh PP. Salafiyah Syafiiyah, Situbondo.

Dengan kepribadian yang sangat terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat khusunya dalam ranah pendidikan. Pada masanya infarstruktur PP. Salafiyah Syafiiyah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dengan berdirinya sekolah-sekolah umum dengan berbagai tingkatan.

Kalam Ulama"Tidak penting apa agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan kebaikan untuk semua manusia, maka orang tidak...
03/09/2022

Kalam Ulama

"Tidak penting apa agama dan sukumu, kalau kamu bisa melakukan kebaikan untuk semua manusia, maka orang tidak akan bertanya apa agamamu".
- Gus Dur

Yuk, dukung terus akun media kami dengan cara like, follow, dan share. Semoga bermanfaat.

IG :
FB : Pci NU Tunisia
Youtube : PCINU Tunisia




Kamis, 25 Agustus 2022 LAKPESDAM PCINU Tunisia menyelenggarakan kajian kitab " *Mafahim Yajibu An Tushohhah* " karya Say...
30/08/2022

Kamis, 25 Agustus 2022

LAKPESDAM PCINU Tunisia menyelenggarakan kajian kitab " *Mafahim Yajibu An Tushohhah* " karya Sayyid Muhammad bin Alwy Al-Maliki Al-Hasani. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap malam Jumat setelah kami, warga nahdliyyin Tunisia, menyenandungkan sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Kajian kitab ini penting untuk dilaksanakan khususnya kepada warga NU, karena di dalamnya berisi tentang bagaimana sang muallif  menghadirkan argumen-argumen yang kuat mengenai perkara-perkara yang dianggap bid'ah  oleh aliran wahhabiyyah, seperti ziaroh kubur, adab kepada guru dan lain sebagainya.

Pada malam itu, sang pemateri, Ustadz Amal Syahidin menyampaikan mengenai konsep memuliakan (التعظيم) dalam hal beribadah dan sopan santun (adab).

"Kebanyakan orang, dalam hal ini kaum wahabi, salah mengartikan antara mana ibadah dan mana adab. Mereka mengatakan kalau cium tangan kepada kiai atau guru, menyanjung Baginda Nabi dengan kata Sayyidina, dan ziaroh ke makam Nabi dengan penuh adab, rasa hormat dan khusyu, itu sesat menyesatkan. Mereka beranggapan bahwa hal itu termasuk kategori syirik karena merupakan bentuk penyembahan pada selain Allah." Jelas Ustadz Amal sembari menerangkan apa yang termaktub dalam kitab.

Padahal, seperti yang dijelaskan mushonnif  bahwa itu semua bukan termasuk kategori syirik, melainkan bentuk pemuliaan (التعظيم) terhadap kiai dan Baginda Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Qur’an pun jelas disebutkan bahwa Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Nabi Adam. Sujud di sini bukan sebagai bentuk penyembahan, melainkan sebagai penghormatan kepada Nabi Adam karena Ia dikaruniai pengetahuan yang amat luas dan mendalam.

Dari penjelasan mushonnif  tersebut, Ustadz Amal mengambil kesimp**an seraya berkata, "Jangan gampang kita menyesatkan orang lain tanpa adanya alasan yang jelas. Wajib hukumnya bagi kita untuk tabayyun dahulu sebelum menghukumi sesuatu."

Semoga kita para warga nahdliyyin di Tunisia dapat mengambil manfaat dari apa yang telah kita pelajari dan dapat selalu menebarkan kebaikan di manapun kita berada.

Kontributor : Danial Fayyadl




Dukomentasi Kajian Tokoh NU RKH. As'ad Syamsul Arifin.Tunis, 28 Agustus 2022.
28/08/2022

Dukomentasi Kajian Tokoh NU RKH. As'ad Syamsul Arifin.

Tunis, 28 Agustus 2022.




Selasa, 23 Agustus 2022 *Lakpesdam PCINU Tunisia* menggelar agenda rutinan " *Munaqasyah* ": berupa diskusi mingguan den...
25/08/2022

Selasa, 23 Agustus 2022

*Lakpesdam PCINU Tunisia* menggelar agenda rutinan " *Munaqasyah* ": berupa diskusi mingguan dengan merujuk ke kitab "Fath al-Qarib Syarah al-Taqrib", yang dikarang oleh Imam Muhammad Ibn Qasim al-Ghazi.

Pada malam itu, kami mendiskusikan pasal seputar wasiat. _Mushonnif_ menjelaskan didalamnya tentang definisi wasiat, rukun-rukun wasiat, beserta syarat-syarat yang harus terpenuhi dari setiap rukun tersebut.

Yang perlu digarisbawahi dalam pembahasan ini adalah perihal pentingnya kita memahami konsep wasiat secara syara'. *Wasiat* merupakan suatu pemberian (uang, benda, atau pesan-pesan) yang diberikan pewasiat kepada orang lain berdasarkan hak (kewenangannya), dan berlaku setelah wafatnya pemberi wasiat tersebut.

Secara umum, hukum dari wasiat adalah mustahabb atau dianjurkan sebelum seseorang wafat, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan para Sahabatnya.

Wajib diingat bahwa apa yang diwasiatkan tidak boleh diberikan kepada ahli waris, karena masing-masing dari ahli waris sudah mempunyai bagiannya sendiri yang telah ditentukan syari'at.
Seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam :

إن الله قد أعطى كل ذي حق حقه فلا وصية لوارث
“Sesungguhnya Allah telah memberi hak kepada setiap pemilik hak. Maka tidak ada wasiat untuk ahli waris” (HR. Ahmad dan Ashab Sunan dan Nasa-i).

Perlu diperhatikan p**a, bahwa wasiat yang diberikan tidak boleh melebihi sepertiga(⅓) harta, kecuali telah mendapat izin dari para ahli waris.

Diantara berbagai hikmah yang terkandung dalam pensyari'atan wasiat, berikut beberapa kami cantumkan, adalah untuk menambah amal kebaikan sang pewasiat, pahala jariyah yang senantiasa mengalir kepadanya meski ia telah wafat, serta membantu orang-orang yang mendapatkan bagian dari wasiat.

_Wallahu al-Muwaffiq ilā Aqwami al-Tharīq._

Kontributor : Dzar Ghifari



Minggu, 21 Agustus 2022 PCINU Tunisia Menyelenggarakan Diskusi dengan mengangkat tema seputar Wawasan ke-NU-an bersama K...
22/08/2022

Minggu, 21 Agustus 2022 PCINU Tunisia Menyelenggarakan Diskusi dengan mengangkat tema seputar Wawasan ke-NU-an bersama KH. Zuhairi Misrawi selaku Mustasyar PCINU Tunisia dan Duta Besar RI untuk Tunisia. Acara tersebut dihadiri penuh seksama oleh warga Nahdiliyyin di Tunisia.

Acara dilaksanakan sebagai bentuk kita sebagai warga Nahdiliyyin untuk mengingat kembali peradaban awal mula Nahdlatul Ulama dan kekokohan yang dibangun para ulama dalam meneruskan jejak dakwah Rasulullah SAW yg merujuk kembali kepada Piagam Madinah, peradaban islami yg telah dibangun Rasulullah dengan melalui jalan kebangsaan masa kini.

KH. Zuhairi atau yang akrab disapa Gus Mis menyampaikan hal yang ingin dibangun oleh leluhur Nahdlatul Ulama itu adalah _Al-Madaniyyah_ yg memiliki arti kedamaian. Dan tak luput juga peranan penting yg diambil para Ulama yaitu dengan cara bersatu dalam membangun kesadaran peradaban itu sendiri,dan Ia juga mengatakan bahwa Nahdatul Ulama ada toleransi,kedamaian,serta penghargaan nilai-nilai yg telah tertanam dalam membangun peradaban.

Dan tak hanya itu,Gus Mis juga menyampaikan bahwasanya warga Nahdiliyyin harus mengambil peran penting dengan ikut serta kan diri dalam meneruskan langkah perjuangan ini melalui semangat yg ditanamkan Rasulullah yaitu melalui 3 poin yg beliau sampaikan pada malam tersebut,yaitu meliputi
1.Menjaga peradaban Rasulullah SAW.
2.Menjaga peradaban kesatuan bangsa Indonesia.
3. Membangun Ukhuwah _Islamiyyah_ (persaudaraan),dan _Wathoniyyah_ (kebangsaan)

Maka dari hal ini lah yg diharapkan kepada warga Nahdiliyyin untuk memperjuangkan nilai-nilai para luhur kita dengan toleransi,kedamaian,keseimbangan,jalan tengah di berbagai solusi dan menjunjung tinggi nilai kepemimpinan moralitas akhlak.

Terakhir, bahwa langkah inilah yg menjadi pondasi kekuatan bagi warga Nahdiliyyin di Tunisia agar dapat menjadi cahaya dan obor bagi agama dan bangsa. Semoga peranan penting Nahdlatul Ulama inilah yang dapat menjadi pelopor bagi peradaban kedepannya dan menyokong perdamaian Islam Indonesia.

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :*Dirgahayu Republik Indonesia ke-77. Pulih Lebih Cepat, Ba...
16/08/2022

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :

*Dirgahayu Republik Indonesia ke-77. Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat*

Mencintai tanah air adalah sebagian daripada iman.
- Hadratusyaikh KH.Haysim Asyari.




Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :Turut berduka cita atas wafatnya Al Habib Zein bin Umar bi...
11/08/2022

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Tunisia mengucapkan :

Turut berduka cita atas wafatnya Al Habib Zein bin Umar bin Smith (Mustasyar PBNU), yang wafat pada 10 Agustus 2022.

إنا لله وإنا إليه راجعون..



Kalam Ulama قمة الأدب أن تنصت إلى شخص يحدثك فى أمر تعرفه أنت تعرف جيدا وهو يجهله Puncak dari ketinggian adab adalah keti...
05/08/2022

Kalam Ulama

قمة الأدب أن تنصت إلى شخص يحدثك فى أمر تعرفه أنت تعرف جيدا وهو يجهله
Puncak dari ketinggian adab adalah ketika engkau diam dan mendengarkan seseorang yang sedang berbicara kepadamu tentang sesuatu yang sudah engkau ketahui dengan baik, sementara ia tidak menguasainya.
- Ibnu kholdun

Yuk, dukung terus akun media kami dengan cara like, follow, dan share. Semoga bermanfaat.

IG :
FB : Pci NU Tunisia
Youtube : PCINU Tunisia




Address

Tunis

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when NU Tunisia Al Khadra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share