08/04/2026
Kadang-kadang, tanpa sedar, kita menamakan sesuatu yang indah, pada perkara yang sebenarnya melampaui batas.
“Taaruf” sepatutnya menjadi jalan yang menjaga dengan niat yang jelas, adab yang terpelihara, dan batas yang tidak dilanggar.
Namun hari ini, ada yang menggunakan nama “taaruf” untuk mendekat tanpa batas, berbual tanpa henti, hingga menyerupai hubungan yang belum halal.
Sedangkan Allah telah mengingatkan kita:
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.”
(Surah Al-Isra’, 17:32)
Taaruf itu menjaga hati…bukan memberi ruang untuk melalaikan diri.
Jika ia menjauhkan kita daripada Allah,
masihkah itu taaruf?
---------------------------------------------------------------------------------------------------
🔴Ikuti media sosial Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sembilan:
𝐅𝐚𝐜𝐞𝐛𝐨𝐨𝐤 : https://www.facebook.com/jheainsofficial
𝐈𝐧𝐬𝐭𝐚𝐠𝐫𝐚𝐦 : https://www.instagram.com/jheains.official
𝐓𝐢𝐤𝐭𝐨𝐤 : https://www.tiktok.com/
𝐘𝐨𝐮𝐓𝐮𝐛𝐞 : https://www.youtube.com/
𝐋𝐚𝐦𝐚𝐧 𝐒𝐞𝐬𝐚𝐰𝐚𝐧𝐠 : https://jheains.ns.gov.my/