03/01/2024
Azam Tahun Baru orang Kristian
Di tahun yang baru, banyak yang akan membuat azam tahun baru. Banyak orang Kristian yang berazam untuk lebih banyak berdoa, untuk membaca Alkitab setiap hari, dan untuk lebih teratur ke gereja.
Tetapi seringkali, kita gagal untuk menepati apa yang telah menjadi azam kita di awal tahun. Mengapa? Alasan satu-satunya adalah kerana kita tidak ada kekuatan untuk menggenapinya.
Berazam untuk memulai suatu kebiasaan yang baik atau menghentikan kebiasaan yang buruk tidak akan berhasil melainkan kita mempunyai motivasi yang sesuai. Yohanes 15.5 berkata, “Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Filipi 4.13 memberitahu kita, “Segala dapat aku lakukan lewat Dia yang memberi kekuatan kepadaku.”
Azam kita dapat berhasil hanya jika Allah menjadi fokus dan kita berkomitmen untuk melakukannya. Kerana jika memang kehendak Allah untuk sesuatu digenapi, Ia akan membantu kita untuk menggenapinya. Sekiranya azam kita itu tidak sesuai dengan firman Tuhan dan tidak memuliakan Tuhan, kita tidak akan pernah menerima pertolongan Tuhan di dalam melakukannya.
Jadi, sebagai orang Kristian, azam tahun baru apa yang harus kita buat? Di sini adalah beberapa sarana.
1. Berdoalah kepada Tuhan untuk hikmat (Yak.1.5) untuk melihat apakah ada yang Allah mahu kita lakukan di tahun yang baru.
2. Berdoalah untuk hikmat agar kita mengetahui bagaimana menggenapi azam yang telah Allah berikan.
3. Mengandalkan pada kekuatan Allah untuk membantu kita.
4. Carilah teman di mana kita dapat bercerita tentang azam kita dan yang akan menolong dan mendorong kita.
5. Jangan putus asa dengan kegagalan sewaktu-waktu, melainkan biarlah kegagalan itu menjadi motivasi untuk kita melangkah lebih jauh.
6. Janganlah menjadi sombong atau bermegah diri, tapi berikanlah kemuliaan bagi Allah.
Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
Kegagalan di masa lampau tidak mestinya mempengaruhi kita. Kemarin sudah berlalu, yang ada hanya hari ini dan kita belum tentu ada hari esok. Kerana itu, apa pun yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kol.3.23).
Tuhan Yesus Memberkati🙏🏻🙏🏻🙏🏻