29/01/2021
Sekuat manapun seseorang itu, dia akan menjadi sangat lemah ketika sedang tidur. Orang yang tidur lena, akan menjadi sasaran bagi makhluk jahat di sekitarnya, iaitu jin dan syaitan. Sekiranya mereka tidak mengganggu kita di alam nyata, boleh jadi mereka akan mengganggu kita di alam mimpi.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda,
الرُّؤْيَا ثَلَاثٌ حَدِيثُ النَّفْسِ وَتَخْوِيفُ الشَّيْطَانِ وَبُشْرَى مِنْ اللَّهِ
“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, yang menakutkan dari syaitan, dan kabar gembira dari Allah.”
(HR. Al-Bukhari no. 7017).
Dalam hadith yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ra, menyatakan:
“Apabila manusia berbaring di pembaringannya (hendak tidur), malaikat dan syaitan segera menghampirinya. Malaikat membisikkan, “Akhiri (malam-mu) dengan kebaikan”, sedangkan syaitan membisikkan, “Akhiri (malam-mu) dengan keburukan”. Apabila dia berdzikir menyebut nama Allah kemudian tidur, maka malaikat melindungi dia di malam itu.“
(HR. Ibnu Hibban).
Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk berdzikir sebelum tidur, iaitu dengan membaca doa tidur, ayat kursi dan "3 Qul" lalu ditiup ke telapak tangan dan diusap keseluruh tubuh yang dapat dicapai seperti yang diajar oleh Nabi ﷺ kepada kita.
Orang yang tidak berdzikir sebelum tidur akan menyesal dihadapan Allah SWT di akhirat kelak.
Dari Abu Hurairah ra, Nabi ﷺ bersabda:
مَنْ اضْطَجَعَ مَضْجَعًا لَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ تَعَالَى فِيهِ إِلَّا كَانَ عَلَيْهِ تِرَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang tidur, sementara dia tidak berdzikir (ketika hendak tidur), akan menjadi penyesalan baginya di hadapan Allah pada hari kiamat kelak.”
(HR. Abu Daud no. 5059).
Wallahua’lam, Semoga bermanfaat.
sumber : HST