15/11/2024
*MEMANG SUDAH SAATNYA*
● Kalau badanku sudah banyak merasakan serba tak enak, memang sudah saatnya.
● Kalau sedikit² sakit, memang sudah saatnya.
● Kalau rambutku sudah mulai memutih, memang itu sudah saatnya.
● Kalau gigiku sudah mulai tanggal satu demi satu, memang sudah saatnya.
● Kalau aku sudah mulai pelupa, memang sudah saatnya.
● Kalau sudah mulai banyak penat dan lelah, memang sudah saatnya.
● Kalau segala kegagahanku mulai memudar, memang sudah saatnya.
Memang sudah saatnya
aku lebih mengurangi mengejar kehidupan duniawi yg sering kali melalaikanku dari beribadah kpd Raabb-ku dan sudah saatnya aku mempersiapkan diri utk keberangkatan menuju Kampung Halaman Abadi.
Sebayaku sudah ramai yg mendahuluiku utk menghadap-Nya. ~ Bulan lalu si Fulan
~ Minggu lalu si Fulana ~ Sekian hari yg lalu si Fulani
Wallahu A'lam.. entah bila giliranku, masih jauhkah atau sudah dekat ?
Yg aku tahu mati itu PASTI.
Aku takkan mungkin mampu meminta ditundakan, pada saat Malaikat yg diperintah menghampiriku dan mengkhabarkan tentang waktu kep**anganku telah tiba.
Akan tiba saatnya apabila kerabat dan sahabat mengucapkan "Inna lillaahi wa inna illaihi rooji’un" di saat diriku sudah terbujur kaku serta menghantarkanku ke kuburan yg akan menjadi tempat tinggal baruku.
Kesedihan itu hanya beberapa hari, selebihnya hanya tinggal kenangan saja, sudahkah kita merenungi hal itu ?
Kita tidak pernah tahu bila dan di mana nanti sang malaikat maut akan mencabut nyawa kita.
Dlm keadaan bagaimanakah keadaan kita ketika itu... entah ketika sedang beribadah atau sedang berbuat kemaksiatan! 🥹
Yg jelas kita semua akan menghadapinya...
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْت
"Tiap² yg bernyawa pasti akan merasakan mati".
Lalu masihkah mampu bertangguh utk mengumpul amal kebaikan ?
Wallahu A'lam...