22/12/2025
KEKAYAAN BUKAN SUMBER KEBAHAGIAAN
"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Lukas 11:28
Semua orang tanpa terkecuali pasti mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Tetapi berbicara tentang kebahagiaan, sebahagian besar orang akan menilai dan mengukurnya dari sisi kekayaan atau apa yang terlihat secara mata kasar Kita berfikir jika seseorang bergelimang harta benda, memiliki rumah dan mobil mewah, terkenal seperti selebriti atau berpangkat tinggi, hari-hari yang dijalani pasti dipenuhi oleh gelak tawa dan kebahagiaan. Benarkah demikian? Faktanya tidaklah demikian. Banyak orang kaya dan terkenal hidupnya merana dan tidak bahagia. Ternyata kekayaan, harta benda, wang dan segala hal yang ada di dunia ini tidak mampu memberikan jaminan kebahagiaan yang sejati. Semuanya hanya bersifat semu belaka!
Suatu ketika Tuhan Yesus bertemu dengan orang yang sedang keras**an setan, yang membuatnya tidak dapat bercakap (bisu). Lalu tergeraklah hati Tuhan Yesus untuk menjamah orang itu dan mengusir roh jahat tersebut. Mujizat pun terjadi! Melihat kejadian itu banyak orang menjadi takjub, tetapi ada p**a yang tidak s**a dan benci dengan tindakan Tuhan Yesus dengan mengatakan bahawa Ia melakukan itu dengan kuasa Beelzebul, atau penghulu setan. Tetapi ada seorang wanita yang datang kepada Tuhan dengan berkata, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau. Tetapi Ia berkata: 'Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.'" (Lukas 11:27-28). Tuhan Yesus dengan sangat jelas menyatakan bahawa kebahagiaan hidup seseorang tidak ditentukan oleh faktor kekayaan. Sumber kebahagiaan hidup yang sejati adalah ketika seseorang "...mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."
Ketaatan melakukan firman Tuhan dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari itulah sumber kebahagiaan sejati. Yakobus menulis: "Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya." (Yakobus 1:25).
Ingin memiliki hidup yang penuh kebahagiaan? Jadilah pelaku firman Tuhan!
Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏