Calvary Charismatic Centre - BM

Calvary Charismatic Centre - BM Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Calvary Charismatic Centre - BM, Religious organisation, tanjung aru, Kota Kinabalu.

Page Calvary Charismatic Centre - BM diwujudkan bagi memudahkan segala bahan atau maklumat rasmi berkaitan pelayan gereja ini dapat disampaikan kepada semua jemaat.

22/12/2025

KEKAYAAN BUKAN SUMBER KEBAHAGIAAN

"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Lukas 11:28

Semua orang tanpa terkecuali pasti mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Tetapi berbicara tentang kebahagiaan, sebahagian besar orang akan menilai dan mengukurnya dari sisi kekayaan atau apa yang terlihat secara mata kasar Kita berfikir jika seseorang bergelimang harta benda, memiliki rumah dan mobil mewah, terkenal seperti selebriti atau berpangkat tinggi, hari-hari yang dijalani pasti dipenuhi oleh gelak tawa dan kebahagiaan. Benarkah demikian? Faktanya tidaklah demikian. Banyak orang kaya dan terkenal hidupnya merana dan tidak bahagia. Ternyata kekayaan, harta benda, wang dan segala hal yang ada di dunia ini tidak mampu memberikan jaminan kebahagiaan yang sejati. Semuanya hanya bersifat semu belaka!

Suatu ketika Tuhan Yesus bertemu dengan orang yang sedang keras**an setan, yang membuatnya tidak dapat bercakap (bisu). Lalu tergeraklah hati Tuhan Yesus untuk menjamah orang itu dan mengusir roh jahat tersebut. Mujizat pun terjadi! Melihat kejadian itu banyak orang menjadi takjub, tetapi ada p**a yang tidak s**a dan benci dengan tindakan Tuhan Yesus dengan mengatakan bahawa Ia melakukan itu dengan kuasa Beelzebul, atau penghulu setan. Tetapi ada seorang wanita yang datang kepada Tuhan dengan berkata, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau. Tetapi Ia berkata: 'Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.'" (Lukas 11:27-28). Tuhan Yesus dengan sangat jelas menyatakan bahawa kebahagiaan hidup seseorang tidak ditentukan oleh faktor kekayaan. Sumber kebahagiaan hidup yang sejati adalah ketika seseorang "...mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

Ketaatan melakukan firman Tuhan dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari itulah sumber kebahagiaan sejati. Yakobus menulis: "Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya." (Yakobus 1:25).

Ingin memiliki hidup yang penuh kebahagiaan? Jadilah pelaku firman Tuhan!

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

18/12/2025

BARNABAS: Semangat Melayani Tuhan

"Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bers**acitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman." Kisah 11:23-24

Nama Barnabas tidaklah terlalu asing di telinga kebanyakan orang Kristian tapi tidak semua tahu betul siapa Barnabas.

Barnabas berasal dari suku Lewi, keluarga imam yang turun-temurun bertugas di Bait Tuhan (suku Lewi adalah suku Israel yang dikhususkan Tuhan untuk melayani-Nya di Bait Suci). "Demikianlah harus engkau mentahirkan mereka dari tengah-tengah orang Israel, supaya orang Lewi itu menjadi kepunyaan-Ku." (Bilangan 8:14). Tetapi setelah keluarganya pindah ke Siprus Barnabas tidak lagi bertugas di Bait Tuhan, ia menjadi anggota gereja di Yerusalem (bagian dari jemaat mula-mula). Kita tahu bahawa jemaat mula-mula adalah kump**an orang-orang yang sangat mengasihi Tuhan. Kerana kasihnya kepada Tuhan dan sesama mereka rela menjual harta miliknya untuk dipersembahkan kepada Tuhan dan dibagikan kepada saudara seiman yang memerlukan. "Demikian p**a dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, ertinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus. Ia menjual ladang, miliknya, lalu membawa wangnya itu dan meletakkannya di depan kaki rasul-rasul." (Kisah 4:36-37).

Bukan kebetulan jika para rasul menyebut Barnabas sebagai anak penghiburan, kerana ia telah menunjukkan kualiti hidup rohani yang baik dan mampu menjadi berkat bagi orang lain. "Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman." (ayat nas). Melalui kesaksian hidupnya ia mampu membawa sejumlah orang kepada Tuhan. Barnabas juga dipakai Tuhan untuk melihat potensi besar dalam diri Paulus yang waktu itu masih bernama Saulus. Ketika banyak orang takut dan ragu menerima Paulus yang bereputasi buruk sebagai penganiaya jemaat Tuhan, justru "...Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul dan menceritakan kepada mereka, bagaimana Saulus melihat Tuhan di tengah jalan dan bahawa Tuhan berbicara dengan dia dan bagaimana keberaniannya mengajar di Damsyik dalam nama Yesus." (Kisah 9:27).

Barnabas menjadi penyemangat orang lain untuk melayani Tuhan berkat totalitinya dalam pelayanan dan hidup yang menjadi kesaksian.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

17/12/2025

BERKAT KARENA MENJADI UMAT PILIHAN

"Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu!" Mazmur 65:5a

Kalau Tuhan sudah memilih dan menetapkan kita bererti ada maksud-Nya di balik pemilihan tersebut, iaitu untuk menggenapi rencana-Nya melakukan 'pekerjaan baik' sebagaimana yang disampaikan rasul Paulus kepada jemaat di Efesus.

Pekerjaan baik yang dimaksudkan bukan hanya berkenaan dengan pekerjaan rohani atau aktiviti-aktiviti kerohanian saja, tetapi di berbagai bidang pekerjaan Tuhan menghendaki supaya kita menghasilkan buah yang sifatnya kekal. Sebab itu, "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23). Jika kita mengerjakan segala sesuatu seperti untuk Tuhan, kehidupan kita akan menjadi lebih bermakna dibandingkan dengan orang-orang di luar Tuhan. Menjadi peribadi yang berbeza dengan kualiti hidup di atas kebiasaan adalah kehendak Tuhan bagi setiap orang percaya. Kalau kehidupan kita serupa dengan orang dunia, lalu apa implikasinya dari pilihan Tuhan ini?

Pemazmur menyatakan ada berkat-berkat luar biasa disediakan Tuhan bagi umat pilihan-Nya. "Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus." (Mazmur 65:5b). Kita akan dikenyangkan dan dipuaskan dengan segala yang baik dari Tuhan. "Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan," (Mazmur 103:5). Berkat, mujizat, kesehatan, kesembuhan, kemenangan, masa depan yang penuh harapan dan perkara-perkara positif lainnya akan menjadi bahagian hidup kita. Ada jaminan perlindungan, pemeliharaan, pembelaan Tuhan, bahkan segala berkat rohani di dalam sorga dikaruniakan-Nya (baca Efesus 1:3). Alkitab menyatakan: "...Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan s**acita oleh Roh Kudus." (Roma 14:17).

Respon terhadap panggilan dan pilihan Tuhan adalah komitmen meninggalkan kehidupan lama dan siap melaksanakan tugas dari Tuhan, sebab dipilih-Nya berarti dipercaya untuk suatu tugas sangat mulia: menjadi duta-duta Kristus di tengah dunia ini.

Menjadi umat pilihan bererti kita dikhususkan dan dipisahkan untuk tugas mulia, dan berkat disediakan Tuhan bagi setiap kita yang meresponsnya!

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

16/12/2025

ORANG PERCAYA: Umat Pilihan Tuhan ( Bahagian 2)

"Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." Efesus 1:4

Didasari oleh kasih-Nya yang besar Tuhan Yesus rela mati demi memilih dan menyelamatkan kita. Kalau bukan kerana kasih, Dia tidak mungkin datang ke dunia.

Kasih-Nya adalah kasih yang sempurna, sebab "...Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." (Roma 5:8). Inilah kasih yang sejati dan terbesar, iaitu kasih yang disertai dengan pengorbanan. "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." (Yohanes 15:13). Ingatlah selalu bahawa status kita sebelumnya adalah hamba dosa, tapi Tuhan telah memerdekakan kita dari dosa sehingga kita menjadi hamba kebenaran. Bukan hanya itu, Tuhan juga tidak lagi menyebut kita sebagai hamba, melainkan sebagai sahabat-Nya. "...sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, kerana Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku." (Yohanes 15:15).

Apa tujuan Tuhan memilih kita? "...supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap," (Yohanes 15:16b), dan "...untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya." (Efesus 2:10). Kalau kita mengerti tujuan dan maksud Tuhan ini kita tidak akan kendor dalam melayani Tuhan, melainkan dengan roh yang menyala-nyala. Ibadah pun tidak akan kita lakukan dengan asal-asalan, tapi dengan hati yang takut akan Tuhan. Semua kerana anugerah jika Tuhan memilih dan melayakkan kita untuk turut ambil bahagian dalam pekerjaan-Nya yang agung dan mulia. Sekali lagi semua ini anugerah-Nya. Kalau untuk pekerjaan apa pun seseorang harus melakukan jasa terlebih dahulu baru mendapatkan upah, berbeza dengan Tuhan: Ia membayar kita terlebih dahulu dengan darah-Nya untuk menyelamatkan kita, barulah setelah itu kita diminta untuk melakukan pekerjaan baik yang telah Ia persiapkan. Sayang, tidak semua orang meresponi panggilan dan pilihan Tuhan ini, melainkan menolak dan menganggapnya sia-sia.

"...berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh." 2 Petrus 1:10

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

15/12/2025

ORANG PERCAYA: Umat Pilihan Tuhan ( Bahagian1)

"...sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai." 2 Tesalonika 2:13

Menjadi orang percaya atau orang Kristian bukanlah suatu kebetulan sebab "Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu." (Yohanes 15:16a), dan "Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku," (Yohanes 6:44). Ertinya kita adalah orang-orang pilihan Tuhan yang dipanggil masuk ke dalam kehendak dan rencana-Nya. Ini menunjukkan bahawa kita istimewa dan berharga di mata Tuhan kerana dipilih di antara jutaan umat manusia di muka bumi ini. Bukankah banyak yang lebih pandai, lebih kaya, lebih kuat, lebih bertalenta, lebih segala-galanya dibandingkan dengan kita, tapi mengapa Tuhan memilih kita? Jelas Tuhan memilih kita bukan karena kuat dan gagah kita, namun semata-mata kerana anugerah-Nya. Sebab itulah tidak ada alasan bagi kita menjadi sombong!

Banyak orang Kristian yang beranggapan keliru bahawa jika telah dipilih Tuhan untuk diselamatkan bererti perjalanan hidup kita akan terbebas dari masalah, mulus tanpa hambatan; kita pun dapat menjalani hidup dengan semahu kita, bermalas-malasan, berbuat dosa pun tidak apa-apa, nanti juga kita akan selamat dan dijamin tetap masuk surga. Itu pemahaman yang salah! Rasul Paulus memperingatkan "...karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih p**a sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia," (Filipi 2:12-15).

Pemilihan Tuhan atas kita seharusnya membuat kita lebih bersyukur, menghormati Tuhan dan semakin mengasihi Dia. Kita yang seharusnya dimurkai dan binasa kerana dosa dan pelanggaran dipilih dan diselamatkan oleh Tuhan.

"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah," Efesus 2:8

Tuhan memberkati🙏🏼

12/12/2025

KEROHANIAN YANG TERUS BERTUMBUH ( Bahagian 2)

"Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;" Ibrani 6:7

Faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah air. Sebahagian besar tanaman tidak akan tumbuh dengan baik jika ditanam di tempat yang tandus dan tak berair, kalaupun tumbuh pasti tidak akan bertahan lama.

Alkitab menggambarkan bahawa tanaman yang ditanam di tepi aliran air pasti akan tumbuh dengan baik dan "...menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil." (Mazmur 1:3). Ini adalah gambaran dari hidup orang yang senantiasa melekat kepada Tuhan dan berakar kuat di dalam Dia. Akar adalah bahagian penting dari tanaman, selain batang dan daun, yang tumbuh menuju inti bumi, berfungsi untuk memperkokoh berdirinya tanaman, menyerap air dan zat hara (mineral), serta menyimpan cadangan makanan (pada umbi-umbian). Selain itu akar juga berfungsi sebagai alat pernafasan, menyerap udara dari dalam tanah yang dimungkinkan kerana pada tanah terdapat pori-pori.

Kerohanian kita pun akan bertumbuh jika tinggal dekat dengan Sumber Air Hidup, Tuhan Yesus. Ertinya seberapa besar kehausan kita akan Air Hidup akan menentukan sejauh mana pertumbuhan rohani kita. "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair." (Mazmur 63:2). Air juga merupa salah satu lambang dari Roh kudus. "Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya;" (Yohanes 7:38-39). Kalau kita mahu tunduk sepenuhnya dalam pimpinan Roh Kudus, mengalir bersama-Nya, kita akan dibawa kepada kehidupan yang berkemenangan dan berdampak.

"Pada kedua tepi sungai itu tumbuh bermacam-macam pohon buah-buahan, yang daunnya tidak layu dan buahnya tidak habis-habis;" Yehezkiel 47:12

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

11/12/2025

KEROHANIAN YANG TERUS BERTUMBUH ( Bahagian 1)

"Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!" Kidung Agung 7:12

Kitab Kidung Agung berisikan tentang nyanyian atau kidung yang diberikan kepada Israel, di mana raja Salomo adalah penulisnya. Kitab ini menggambarkan kisah kasih antara Salomo dan Sulamit (gadis Sulam). Sulamit digambarkan sebagai seorang gadis yang cantik parasnya, tapi berkulit hitam karena ia bekerja di kebun anggur.

Suatu ketika Salomo mengajak Sulamit berjalan-jalan ke kebun anggur di waktu pagi untuk memeriksa apakah pohon anggurnya bertumbuh dengan baik. Sebagaimana tanaman harus mengalami pertumbuhan supaya dapat berbuah, begitu p**a kerohanian kita harus terus mengalami pertumbuhan. Proses pertumbuhan itu tidak terjadi sekejap, tapi prosesnya setiap hari.
Faktor-faktor penting yang menunjang pertumbuhan antara lain adalah tanah yang baik. Sebelum ditanami tanah harus terlebih dahulu diolah. Pengolahan tanah adalah proses di mana tanah digemburkan dan dilembutkan dengan menggunakan bajak yang ditarik dengan berbagai sumber tenaga, seperti tenaga manusia, haiwan atau mesin (jentera). Melalui proses ini kerak tanah teraduk, akibatnya udara dan cahaya matahari menyentuh tanah lebih dalam sehingga meningkatkan kesuburannya. "Pasanglah telinga dan dengarkanlah suaraku; perhatikanlah dan dengarkanlah perkataanku! Setiap harikah orang membajak, mencangkul dan menyisir tanahnya untuk menabur?" (Yesaya 28:23-24).

Selagi ada waktu dan kesempatan yang baik marilah kita mempersiapkan tanah hati kita dengan baik, sebab pertumbuhan iman sangat ditentukan oleh keadaan hati kita saat menerima firman Tuhan. "Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, ia tumbuh dengan suburnya dan berbuah, hasilnya ada yang tiga puluh kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang seratus kali lipat." (Markus 4:8). Ada tertulis, "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus." (Roma 10:17).

Tanpa menyediakan banyak waktu untuk membaca, mendengar dan merenungkan firman Tuhan, atau menyiapkan tanah hati untuk ditaburi firman-Nya, kerohanian kita tidak akan pernah bertumbuh dengan baik.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

10/12/2025

SIAPA YANG HARUS DIGEMBALAKAN? ( Bahagian 2)

"Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya." Mazmur 78:72

Sebelum menjadi pemimpin suatu bangsa yang besar Daud harus melewati proses ujian kesetiaan dalam perkara-perkara kecil terlebih dahulu. Contohnya is harus menggembalakan kawanan domba milik ayahnya. Meski demikian Daud dengan setia dan penuh ketulusan mengerjakan tugas itu tanpa ada sungutan ataupun keluh kesah, sampai akhirnya Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya seperti yang ditulis oleh Asaf: "dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba; dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri." (Mazmur 78:70-71). Tuhan memilih Daud karena integritinya sudah teruji sebagai gembala sehingga akhirnya ia layak memimpin umat Israel. Tuhan mencari orang-orang yang setia dan tulus hati, yang bersedia untuk menggembalakan kawanan domba yang dipercayakan kepadanya.

Selain menggembalakan keluarga, Tuhan juga mengutus kita menggembalakan orang-orang terdekat: kerabat, saudara seiman, sahabat, teman sekolah, teman kerja dan juga jiran di lingkungan kita. Sebab itu, di mana pun dan bila pun waktunya, kita harus dapat menjadi berkat atau menjadi 'garam dan terang' bagi dunia ini. Jika ada saudara kita yang terjatuh, kita yang kuat harus siap menopangnya. "Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah;" (Ibrani 12:12).

Di masa-masa seperti sekarang ini ujian dan tentangan semakin besar, dapat berupa masalah, penderitaan, kesesakan, termasuk juga pengaruh tipu daya dunia ini (keinginan daging, keinginan mata serta keangkuhan hidup), sehingga banyak anak Tuhan mengalami kejatuhan yang tadinya setia beribadah dan bersemangat melayani Tuhan sekarang kecewa, marah, mengalami kepahitan dan sebagainya kerana mengalami masalah; mereka menjadi suam-suam kuku dan akhirnya terbawa oleh arus dunia ini. Apakah kita akan diam saja dan tidak berbuat sesuatu untuk menolong mereka?

Tuhan menghendaki kita memiliki hati gembala: memperhatikan dan menuntun mereka supaya kembali ke jalan Tuhan, sehingga tidak tersesat dan terhilang.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

09/12/2025

SIAPA YANG HARUS DIGEMBALAKAN? ( Bahagian 1)

"Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan s**arela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri." 1 Petrus 5:2

Domba-domba yang tidak digembalakan kemungkinan besar tersesat dan hilang seperti bangsa Israel di zaman nabi Yeremia. "Umat-Ku tadinya seperti domba-domba yang hilang; mereka dibiarkan sesat oleh gembala-gembalanya, dibiarkan mengembala di gunung-gunung, mereka berjalan dari gunung ke bukit sehingga lupa akan tempat pembaringannya." (Yeremia 50:6). Daud juga mengalami hal serupa: "Aku sesat seperti domba yang hilang, carilah hamba-Mu ini, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan." (Mazmur 119:176).

Seperti domba yang tersesat dan tidak mempunyai gembala adalah gambaran kehidupan kita sebelum percaya kepada Kristus dan diselamatkan. Kita hidup jauh dari kasih Kristus, berjalan menurut kehendak sendiri dan menyimpang dari kebenaran. "...dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu." (1 Petrus 2:25). Mengingat domba yang tersesat mudah terancam dengan bahaya, maka mereka sangat memerlukan kehadiran gembala. Sebagaimana rasul Petrus mendapatkan mandat dari Tuhan untuk menggembalakan domba-domba, maka tugas ini pun menjadi tanggung jawab semua orang percaya tanpa terkecuali. Pertanyaannya: siapa saja kawanan domba yang harus digembalakan? Pertama adalah gereja inti iaitu keluarga kita. Suami, selaku kepala rumah tangga, bertanggung jawab penuh menggembalakan seluruh anggota keluarga (isteri dan anak-anak). Keluarga adalah domba-domba yang Tuhan percayakan kepada kita. Oleh itu suami harus mengasihi isteri dan anak-anaknya, mampu membimbing, menuntun serta membawa seluruh keluarganya untuk lebih mengasihi Tuhan dan bertumbuh di dalam iman melalui teladan hidup yang ia tunjukkan sehari-hari. Menggembalakan bererti bertanggung jawab memelihara, memenuhi keperluan termasuk juga mendisiplinkan mereka.

Yang seringkali terjadi ada di antara kita yang kelihatan sibuk melayani domba-domba yang ada di luar sementara anggota keluarga sendiri diabaikan dan terlantarkan.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

09/12/2025

DOMBA YANG TERSESAT

"Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang." Matius 18:14

Perubahan terbesar dalam diri Petrus terjadi setelah ia mengalami jamahan Roh Kudus di hari Pentakosta. Dengan kata lain, kurang dari dua bulan setelah menyangkal Tuhan Yesus, Petrus mampu bangkit kembali. Kerana Roh Kudus yang bekerja di dalam dirinya Petrus beroleh keberanian untuk berdiri dan berkhotbah dengan penuh kuasa, serta tanpa kompromi di hadapan ribuan orang. Ia juga menantang orang ramai untuk percaya dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Akhirnya ada sekitar tiga ribu orang dibaptis dan diselamatkan! Hal ini menunjukkan bahawa Petrus menyahut panggilan Tuhan untuk 'menggembalakan domba-domba'.

Menggembalakan domba (jiwa-jiwa) itu bukan semata-mata tugas dan tanggung jawab seorang pendeta atau gembala sidang suatu gereja, melainkan semua orang percaya harus turut mengambil peranan di dalamnya. Mengapa domba-domba harus digembalakan? Kerana domba-domba termasuk jenis haiwan ternak yang mudah tersesat. Mereka selalu makan rumput dengan posisi kepala menunduk. Dengan kebiasaan sering menunduk tersebut domba-domba cenderung untuk mudah terpisah dari kawanannya. Tatkala ia mengangkat kepalanya itulah ia baru menyedari telah terpisah jauh dari kawanannya. Mudah terpisah dari kawanannya adalah kelemahan terbesar setiap domba, ini akan mendatangkan pelbagai jenis bahaya yang mengancam keselamatan jiwanya. Sekali domba tersesat biasanya ia akan semakin terhilang. Tindakan aktif dari sang gembala yang berusaha menemukan kembali domba-dombanya yang tersesat itulah yang dapat mengembalikan mereka p**ang ke kandang.

Perilaku domba-domba yang mudah tersesat ini menggambarkan kehidupan umat manusia. Nabi Yesaya menyatakan: "Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri," (Yesaya 53:6). Tuhan tidak menghendaki umat kesayangan-Nya tersesat. Itulah sebabnya dengan kasih-Nya Tuhan berkenan mencari domba-dombanya yang tersesat.

Apabila Gembala yang baik menemukan 'domba' yang tersesat itu ia akan digendong, dibalut luka-lukanya dan hidupnya pun dipulihkan!

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

05/12/2025

ORANG PERCAYA: Kawanan Domba-Nya

"Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH." Yehezkiel 34:31

Domba adalah jenis mamalia yang pertama kali dijinakkan dan dijadikan sebagai haiwan peliharaan oleh manusia. Oleh kerana sudah diternakkan domba tidak lagi hidup di alam liar, sehingga kelangsungan hidupnya sangat tergantung sepenuhnya kepada manusia. Beberapa ciri domba: memiliki pandangan yang baik, pendengaran yang baik, indera penghiduan yang baik, peka terhadap kebisingan, tidak s**a berada di daerah yang gelap, memiliki naluri kuat untuk hidup berkelompok, tidak bertanduk. Berbeza sekali dengan kebiasaan hidup kambing yang s**a sekali jalan sendiri-sendiri (individualisti), dan memiliki tanduk.

Di zaman sekarang ini dunia dipenuhi orang-orang yang mahunya hanya didengar (tidak mau menjadi pendengar yang baik), s**ar sekali menerima pendapat, nasihat, apalagi teguran dari orang lain. Bahkan ketika mendengar firman yang keras dari hamba Tuhan mereka mudah sekali tersinggung, kecewa dan marah. Oleh sebab itu Yakobus memperingatkan, "Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;" (Yakobus 1:19).

Sebagai domba-domba-Nya kita dituntut memiliki pandangan yang baik, sebab "Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu." (Matius 6:22-23). Mengapa kita harus memungsikan 'mata' kita dengan baik? Kerana apa yang kita pandang dan lihat memiliki pengaruh besar terhadap fikiran, perkataan dan perbuatan kita. Begitu juga kita harus memiliki pendengaran yang baik, iaitu peka terhadap suara gembala kita. "...mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala." (Yohanes 10:16). Bagaimana caranya? Dengan menyediakan banyak waktu bersekutu dengan Tuhan dan mendengar suara-Nya. "Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid." (Yesaya 50:4b). Semakin kita banyak mendengar firman Tuhan langkah hidup kita pun akan semakin terarah dan berkenan pada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

04/12/2025

TUHAN YESUS: Gembala Yang Baik ( Bahagian 2)

"TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku." Mazmur 23:1

Tuhan Yesus adalah Gembala yang baik sebab Ia mengenal dengan baik domba-domba-Nya satu-persatu: "Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku;" (Yesaya 49:16). Dengan tangan-Nya yang penuh kasih "...Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati." (Yesaya 40:11).

Kepada kita diberitahukan-Nya jalan yang benar dan hal-hal yang harus dihindari supaya kita tidak tersesat. Tuhan berkata, "Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa p**ang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya." (Yehezkiel 34:16). Injil Matius mengatakan jika ada seekor domba saja yang tersesat, Tuhan akan mencarinya sampai ditemukan, padahal Ia masih mempunyai 99 domba yang lain (Matius 18:13). Sebagai Gembala yang baik Tuhan juga memberikan jaminan pemeliharaan yang sempurna. Ia akan memenuhi segala keperluan kita asal kita senantiasa tinggal di dekat-Nya dan mahu berjalan bersama-Nya, "Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh kerana nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:2-4).

Selain itu Tuhan Yesus bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan domba-domba-Nya. Dengan gada dan tongkat Gembala siap melindungi jika ada binatang buas menyerang. "...sedangkan seorang upahan yang bukan gembala...ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku..." (Yohanes 10:12-14).

Tuhan Yesus telah memberikan teladan hidup sebagai Gembala yang baik bagi domba-domba-Nya: berkorban, mengasihi, memerhatikan, menuntun, dan bertanggung jawab penuh bagi kehidupan setiap domba-Nya.

Tuhan Yesus memberkati🙏🙏🙏

Address

Tanjung Aru
Kota Kinabalu

Telephone

+6088265817

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Calvary Charismatic Centre - BM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share