GBKP Runggun Yogyakarta - 2017

GBKP Runggun Yogyakarta - 2017 A church community of Karonese people, well-blended with Jogjakarta life culture. Twice Sunday services, and several cell groups, are held weekly.

Please join, and together we praise God in simplicity... GEREJA BATAK KARO PROTESTAN (GBKP) Runggun Yogyakarta
Badan Hukum Staatsblad Th, 1972 No. 156.132 Keputusan Menteri Agama No. 40 Th. 1972
Anggota Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI)

01/03/2025
01/03/2025
12/09/2024

Masih bisakah hatimu takjub oleh kuasa Tuhan?

Tuhan selalu punya cara yang ajaib untuk menunjukkan kasih dan kuasa-Nya.
Milikilah hati yang takjub oleh kuasa Tuhan.
Hati yang gelisah dan jiwa yang hampa akan dibuat takjub saat berjumpa dengan kebenaran Firman Tuhan

Kisah Para Rasul 13:12 (TB)
Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan

Semangat pagi
Percayalah dalam Yesus ada Damai dan Ketenangan,
sehat selalu tersenyumlah. Semua baik baik saja yang Tuhan buat...

Pdt Armando Tarigan

09/09/2024

IHWAL GEREJA YANG MOTIVASINYA: PERUT

Memang absurd, aneh "gereja bermotivasi perut" tapi itu terlihat pada diri orang banyak atau gereja yang katanya "mencari Yesus". Alkitab mencatatnya. Orang-orang itu mencari sesuatu di tempat yang salah. Karena motivasinya sudah salah sejak awal.
Ternyata mereka pun mencari Yesus dengan motivasi salah.

Inilah catatan penulis Injil Yohanes: ”Ketika orang banyak melihat bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus” (Yoh. 6:24).

Orang banyak mencari Yesus. Artinya: mereka meninggalkan segala sesuatu untuk mendapatkan Yesus. Sang Guru dari Nazaret telah menjadi idola baru mereka. Bisa dikatakan Yesus telah menjadi pusat hidup mereka. Mencari berarti bahwa mereka hanya berorientasi kepada Yesus, orang Nazaret itu.

Sekilas gambaran yang dilukiskan penulis Injil Yohanes itu positif, bahkan sangat baik. Sekali lagi, bayangkan: mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus. Ya, orang banyak mencari Yesus. Mereka ingin bertemu dengan Yesus. Mereka begitu bersemangat dalam usahanya. Mereka sangat antusias. Inilah ihwal yang sama yang menghasilkan fenomena FOMO mendorong kerumunan bersusah payah menemukan Yesus. Persis seperti goreng gorengan merchandise harga 50 ribu mendadak laris bahkan kehabisan stok padahal dibandrol seharga 5 juta. Karena FOMO.

MOTIVASI

Motivasi seseorang itu tak kasat mata, motivasi menyumbang bukan karena iba tapi supaya dicap peduli dan murah hati. Motivasi menikahi seseorang supaya karena calonnya anak orang kaya. Atau sekedar capek dicap perjaka tua? Nah ternyata satu-satunya alasan kerumunan mencari Yesus adalah perut. Itu tampak dalam percakapan saat mereka bertemu dengan Yesus. Dengan tegas Yesus membuka kedok mereka, ”Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti dan kamu kenyang.” (Yoh. 6:26).

Motivasi mereka adalah perut. Mereka mencari Yesus karena ingin dikenyangkan kembali. Mereka hanya tertarik pada roti. Di mata mereka, Yesus tak ubahnya tukang sulap yang murah hati. Mereka mencari Yesus agar perut kembali kenyang tanpa bayar roti beli di warung.

Pada titik ini sebenarnya mereka sendiri telah melanggar hukum alam, yang telah ditetapkan Allah. Jer besuki mawa beya adalah wisdom dari Tanah Jawa yang artinya ’tiada hasil tanpa keringat’. Kerumunan ini sedang cari cara agar tak perlu bekerja untuk mendapatkan makanan. Mereka lebih s**a mendatangi Yesus, tukang sulap yang murah hati itu, dan meminta makanan dari-Nya. Jadi, motivasi mereka, sekali lagi adalah perut, berdasarkan ide kemalasan diri sendiri. Mau enaknya.

Perut ada macam macam jenis. Perut yang secara harafiah, gereja yang bernuansa rohani dimanfaatkan sebagai media dagang, transaksi untuk dapat nafkah buat beli beras. Atau, Perut eksistensi diri: gereja tidak perlu titel, gelar akademik, atau syarat umum lain untuk jadi alat guna mendapat KEHORMATAN SEBAGAI ORANG SALEH misalnya menjadi pengurus.

Bukan karena mengerti hukum Allah manusia melayani.. tapi untuk mengenyangkan kepentingan pribadi.
Waspadalah...

03/09/2024

Markus 7:8 Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."

Adat Atau Perintah Allah

Farisi dan Ahli Taurat bertanya pada Yesus: "Mengapa murid²Mu tidak hidup menurut adat istiadat nenek moyang kita?" (ay.5) *Pertanyaan ini mudah dijawab, yaitu bahwa dgn menerima Kristus, maka murid² lebih berakal budi daripada mereka.*

Yesus menegur kemunafikan Farisi, mereka berpura² memuliakan Allah, padahal mereka tdk punya niat begitu dlm ibadah mereka (ay. 6-7).

"Mereka memuliakan Aku dgn bibirnya, mereka menetapkan adat istiadat untuk kemuliaan Allah, untuk membedakan mereka dari orang kafir, tetapi sesungguhnya hati mereka jauh dari Allah dan hanya dikuasai oleh ambisi dan kedengkian."

Dengan *keharusan adat istiadat* ini, mereka menyangka orang lain melihat mereka sebagai orang2 yg hidup kudus, padahal sama sekali tdk demikian. Mereka bersandar pada hal2 luar saja dlm ibadah mereka, hati mereka tdk benar di hadapan Allah, dan ini merupakan penyembahan kpd Allah yg sia2, ini adalah ibadah palsu.

Oleh sebab itu, *Apa Yg sudah Jelas Di dlm Alkitab, maka yang lain harus tunduk. Amen*

03/09/2024

Amsal 14:23 Dalam tiap jerih payah, ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.

Kata-kata or Karya-karya

Dengan penuh hikmat, Amsal memberikan nasehat dan sekaligus Peringatan, bahwa bekerja dgn giat dlm setiap perkara memberikan keuntungan. Namun, kerja menata kata yg manis saja, hasilnya adalah berkekurangan

Jadi marilah kita menata KARYA bukan KATA semata. Bukan hanya Pintar mengeluarkan Pernyataan; "Kami Sudah pantau semua, kami sudah petakan, saya tahu semua atau semua sudah di kantong saya.." Tetapi hasil Pantauan, Pemetaan atau Kantong itu tdk ada, kantongnya Bolong. Orang itu sebenarnya sedang NGIBUL alias BERBOHONG
Hanya Menata KATA namun "Karyanya, Nol"

Karya enol artinya tidak ada perubahan menuju kemajuan atau perbaikan.

Saudaraku, mari Banyak berbuat, sedikit berkata-kata..Amin.

APA YANG KITA CARI DALAM HIDUP....???Kita hidup di gunung merindukan pantai.Kita hidup di pantai merindukan gunung.Dikal...
03/09/2024

APA YANG KITA CARI DALAM HIDUP....???

Kita hidup di gunung merindukan pantai.
Kita hidup di pantai merindukan gunung.

Dikala kemarau kita tanya kapan hujan
Di musim hujan kita tanya kapan kemarau

Diam di rumah inginnya pergi
Setelah pergi inginnya pulang ke rumah

Waktu tenang cari keramaian
Waktu ramai cari ketenangan

Ketika masih bujang mengeluh ingin segera menikah, Sudah berkeluarga, melirik kebun tetangga, mengeluh belum punya anak, setelah punya anak mengeluh biaya hidup dan pendidikan

Ternyata SESUATU ITU tampak indah karena belum kita miliki

Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada, tapi mengabaikan apa yang sudah kita miliki

Mungkinkah selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini??

Menutupi telapak tangan saja sulit…
Tapi kalau daun kecil ini nempel di mata kita, maka tertutuplah “BUMI” dengan daun,

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun, maka kita akan melihat keburukan dimana-mana Bumi inipun akan tampak buruk...

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun yang kecil …

Jangan menutupi hati kita, dengan sebuah pikiran buruk, walau hanya seujung kuku …
SYUKURI apa yang sudah kita miliki, sebagai modal untuk meMULIAkan-NYA …

Karena hidup adalah; WAKTU yang dipinjamkan, Dan Harta adalah Amanah yang dipercayakan …

Yang semua itu akan di mintai pertanggung jawaban,
Bersyukurlah atas nafas yang masih kita miliki.
Bersyukurlah atas keluarga yang kita miliki.
Bersyukurlah atas pekerjaan yang kita miliki.
Bersyukur dan selalu bersyukur di dalam segala hal...

Bersegeralah berlomba dalam kebaikan di mulai dari sekarang. Selamat meraih kebaikan dihari ini dan seterusnya...

CARA ALLAH tidak sama dengan cara manusia.
02/09/2024

CARA ALLAH tidak sama dengan cara manusia.

Always obey What God says, No matter what, He cares and He loves more than anyone. He is faithful and trust worthy. This animation explains How good are the ...

TERIMAKASIH ATAS KESEMPATAN MELAYANI
31/08/2024

TERIMAKASIH ATAS KESEMPATAN MELAYANI

Address

Jalan Monumen Yogya Kembali Nandan 09/39 Sariharjo, Ngaglik, Sleman
Yogyakarta City
55581

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GBKP Runggun Yogyakarta - 2017 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share