Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan

Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan Paroki Administratif Brayat Minulya Wirobrajan Yogyakarta/PA BMW

(Halaman ini dikelola oleh Komsos PA BMW)

18/05/2026
UPDATE!!!!JADWAL MISA 2026PAROKI ADMINISTRATIF Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan
16/03/2026

UPDATE!!!!
JADWAL MISA 2026
PAROKI ADMINISTRATIF Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan

09/03/2026
Selamat siang Bapak/Ibu/Saudara/i Yang Terkasih.. Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, Timpel Kesehatan yang berkolabor...
21/10/2025

Selamat siang Bapak/Ibu/Saudara/i Yang Terkasih.. Dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, Timpel Kesehatan yang berkolaborasi dengan OMK Gereja Brayat Minulya mengajak seluruh umat dan masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal kasih Donor Darah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: Minggu, 9 November 2025
Waktu: Pukul 10.00 - 12.00 WIB
Tempat: Wisma Asih Gereja Brayat Minulya
Jl. Lokananta, Patangpuluhan, Wirobrajan.

Mari wujudkan ajaran kasih-Nya, dalam bentuk kepedulian dan kasih terhadap sesama.
Atas perhatian dan partisipasinya, diucapkan terima kasih.
Berkah Dalem πŸ™πŸ»

Berikut kami sampaikan jadwal Ekaristi Natal 2023 Gereja Brayat MinulyaNB: Untuk Misa Mingguan Hari Sabtu 23 Desember 20...
23/12/2023

Berikut kami sampaikan jadwal Ekaristi Natal 2023 Gereja Brayat Minulya

NB: Untuk Misa Mingguan Hari Sabtu 23 Desember 2023 Sore Pukul 18.00 WIB dan Hari Minggu 24 Desember 2023 Pukul 08.00 WIB tetap berlangsung.

21/12/2022

ORA LAMIS
(Rabu Legi, 21/12/2022)
Lukas 1: 39 – 45

-- Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. (Luk 1: 39-40) --

Elisabet punya dhayoh (tamu), Maria. Saat bertemu, Maria memberikan salam. Salamnya sungguh membahagiakan sampai anak dalam kandungan Elisabet melonjak. Elisabet menerima Maria dengan penuh kegirangan. Itulah sebuah persaudaraan yang penuh kehangatan.

Dalam hidup ini, setiap orang mempunyai dhayoh. Dhayoh/tamu tidak hanya berarti orang yang sedang bertamu. Namun dhayoh dalam pengertian luas berarti bisa macam-macam. Cita-cita hidup, iman, pekerjaan, studi, pelayanan di gereja maupun masyarakat merupakan dhayoh, bahkan setan juga bisa menjadi dhayoh.

Orang mestinya menerima dhayoh/tamu dengan sebaik-baiknya alias dengan semangat gupuh (hangat), lungguh (mempersilakan duduk), suguh (jamuan). Zaman dahulu saat menyambut dhayoh, orang membentangkan tikar. Tikar adalah lambang hati atau pribadi yang bersih. Kalau belum bersih berarti sama dengan tikar yang sobek, maka harus ditambal jadah (ketan).

Jadah berasal dari ketan. Ketan merupakan simbolisasi dari raketan. Artinya tiada lain adalah sambutlah semua dhayoh, bangunlah persaudaraan dan kerjama sama dari baik yang bersifat rekreatif-bisnis- sosial-rohani (rohani dan profan) dengan sungguh-sungguh, hangat, penuh dedikasi, penuh persaudaraan, tulus alias tidak lamis. Lamis berarti orang bersaudara namun hatinya buruk, sehingga persaudaraannya menjadi semu.

Orang lamis (semu) biasanya mudah dusta, ujung-ujungnya membuat kecewa. Lamis tiada lain hidup penuh dengan polesan atau lipstik. – (abakaeb, ppriyapr – simo).

04/12/2022

"NGINTERI"
(Minggu Wage, 4/12/2022). Matius 3:1 – 12

_β€œAlat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan." (3:12)_

Waktu kelas enam SD, diadakan ujian praktek keterampilan atau prakarya. Macam-macam mata ujiannya, salah satunya adalah "nginteri" atau "napeni" beras atau "gabah."

Kerikil, jerami, sekam, akan terlempar ke luar karena lebih ringan, sedangkan beras atau gabah yang bernas tetap tinggal di tampah atau alat penampi.

Tujuan "nginteri" tiada lain untuk membersihkan segala kotoran, sehingga biji menjadi bersih dan tidak mengganggu atau menimbulkan sakit. Biji (beras, gabah, gandum, jagung, kedelai) bisa tetap tinggal di tampah karena berbobot. Berbobot artinya berisi, bermutu atau baik.

Menjalani penantian entah perayaan kelahiran Tuhan atau kedatangan Kristus di akhir zaman, yang tidak boleh dilupakan adalah 'pertama' selalu bertobat (membersihkan diri dari segala noda daki kehidupan), dan 'kedua' tekun menjadi pribadi yang berbobot, berisi, baik, bermutu dengan tekun melaksanakan ajaran Kristus.

Mereka yang datang pada Yohanes mengakui dosanya dan dibaptis. Selalu bertobat karena manusia 'kenggonan sifat salah, luput lan apes,' mudah menjadi anak yang hilang. Manusia mudah jatuh dalam dosa dengan pikiran, perkataan, perbuatan dan kelalaian.

Menjadi biji yang berisi berarti tekun beriman, tidak berhenti di tengah jalan, namun mengakhiri perjalanan dengan iman. Orang tekun melakukan ajaran Yesus dengan mutu kepribadian yang memiliki iman, harapan dan kasih.

Kapak sudah tersedia di akar pohon. Salah satu bentuk menjadi biji berisi adalah menjadi bagaikan akar, tekun mencari air, makanan untuk batang pohon dengan berani menembus tanah yang keras, bebatuan, bahkan beton sekalipun.

Kendati keadaan dunia sekarang ini seperti "gabah diinteri," semoga kita tetap tekun dalam pertobatan dan menjadi bagaikan beras, gabah, jagung, kedelai atau gandum yang bernas. –

(abakaeb, ppriyapr – simo).

Puncak acara ulang tahun Gereja Brayat Minulya
22/07/2022

Puncak acara ulang tahun Gereja Brayat Minulya

Address

Jalan Lokananta, Patangpuluhan
Yogyakarta City

Telephone

+622744281270

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gereja Katolik Brayat Minulya Wirobrajan:

Share