PRNU Desa Wonoroto

PRNU Desa Wonoroto Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Wonoroto

Makna Filosofis Logo Harlah Ke-95 Nahdlatul UlamaPada 31 Januari 2021 yang akan datang, Nahdlatul Ulama genap berusia 95...
18/01/2021

Makna Filosofis Logo Harlah Ke-95 Nahdlatul Ulama

Pada 31 Januari 2021 yang akan datang, Nahdlatul Ulama genap berusia 95 tahun dalam hitungan tahun Masehi. Pada tahun ini, tema yang diangkat pada Hari Lahir (Harlah) ormas keagamaan terbesar di Indonesia ini, adalah Khidmah NU: Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan.

Visualisasi tema besar ini pun sudah terwujud dalam logo Harlah Ke-95 NU. Sang desainer logo, Dain Nur Rafita Ardani Rahmansyah menjelaskan bahwa ada makna filosofis terkandung dalam logo Harlah yang pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar empat hari.

Dalam desain tersebut terdapat dua bulatan yang menggabungkan angka sembilan dan lima di bagian tengah. Dua bulatan yang berbentuk seperti angka delapan ini dibuat dengan satu tarikan garis memiliki makna konsistensi atau keajegan.

"Ini sesuai tema yang diusung yaitu konsistensi khidmah NU dalam menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan, serta konsistensi dalam membawa Islam yang Rahmatan lil alamin," jelas Dian kepada NU Online, Ahad (17/1).

Dalam logo Harlah yang dipadu dengan logo NU di atasnya dan tanggal serta tahun kelahiran NU di bawahnya ini, ada dua warna yang dominan yakni warna emas dan hijau. Bukan tanpa alasan dua warna ini dipadukan dengan apik sehingga mewujudkan logo yang terlihat bersinar.

"Warna emas menggambarkan kemuliaan, hijau melambangkan kedamaian," jelas Dian.

Saat penggarapan, Dian mengungkapkan beberapa langkah dan kompleksitas dalam mewujudkan desain ini. Memang menurut Dian, kesulitan yang dihadapi oleh para desainer logo adalah mencari konsep dan memvisualisasikan tema. "Biasanya konsep udah nemu tapi nggak nyambung sama tema," ungkapnya.

Namun, dengan kesungguhan dan pengalaman dalam dunia desain, akhirnya ia bisa mewujudkan logo Harlah Ke-95 NU untuk tahun 2021. Logo ini nantinya bakal banyak terwujud dalam berbagai media seperti umbul-umbul, bendera, dan berbagai suvenir.

Sumber: NU.Online

01/06/2020

Pada tahun 1983 melalui forum Munas Alim Ulama di Pesantren Salafiyyah Syafiiyyah, Sukorejo, Situbondo-Jawa Timur, NU menegaskan Islam dan Pancasila bukan sebuah entitàs yg bisa dipetentangkan. Keduanya merupakan senyawa.

Selamat Hari Lahir Pancasila | 1Juni

Pic: Deklarasi Pancasila

Address

Damaran
Windusari
56152

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PRNU Desa Wonoroto posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to PRNU Desa Wonoroto:

Share