Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sinode Gereja Kristus Yesus, Religious organisation, Jalan Mangga Besar I No. 74, West Jakarta.

Gereja Kristus Yesus disingkat GKY didirikan atas dasar pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Dasar Gereja dan Kepala Gereja sebagaimana tercantum dalam Alkitab.

03/06/2026

Allah Tidak Kehilangan Kendali
Sabtu, 6 Juni 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
2 Tawarikh 22:7–23:21

Situasi kacau sering kali membuat orang berpikir bahwa situasi itu di luar kendali TUHAN. Benarkah demikian? Tidak! Dalam situasi kacau yang seakan-akan tidak ada harapan akan masa depan pun, Allah tetap memegang kendali. Inilah yang dituliskan dalam bacaan Alkitab hari ini. Situasi saat itu adalah keluarga Ahab dibunuh oleh Yehu sebagai pelaksanaan penghukuman Allah. Yehu juga membunuh Raja Ahazia (22:8-9). Ahazia menjadi raja yang jahat karena ia meniru kelakuan keluarga Raja Ahab yang merupakan kakek dari pihak ibu. Kematian Raja Ahazia ternyata tidak membuat situasi menjadi lebih baik. Atalya—ibu Ahazia yang memerintah Kerajaan Yehuda menggantikan anaknya—membunuh seluruh anggota keluarga dalam garis keturunan Raja Daud. Atalya—anak Raja Ahab—memerintah di Kerajaan Yehuda selama enam tahun (22:12). Atalya tidak sadar bahwa TUHAN telah memakai Yosabat—saudara Ahazia—untuk meluputkan salah seorang anak Raja Ahazia, yaitu Yoas, yang masih berusia satu tahun. Yoas disembunyikan di Rumah Allah oleh Imam Yoyada—suami Yosabat—selama 6 tahun. Tuhan memakai Imam Yoyada untuk membuat kesepakatan dengan para kepala pasukan dan orang-orang Lewi, serta menyusun penjagaan Bait TUHAN dengan rapi dan teratur (23:1-10).

Setelah tiba waktunya, saat berusia tujuh tahun, Yoas dimahkotai dan diurapi menjadi raja. Atalya diturunkan dari takhtanya dan menerima hukuman mati (23:12-15). Imam Yoyada memimpin pembaruan perjanjian antara TUHAN, raja, dan rakyat. Imam Yoyada menghancurkan kuil penyembahan Baal dan memulihkan ibadah kepada TUHAN. Orang Lewi kembali melayani di Bait Allah (23:16-19). Peristiwa ini memperlihatkan bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali Tuhan. Benarlah apa yang dituliskan dalam Amsal 19:21, "Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHAN-lah yang terlaksana." (2 Tawarikh 22:7-23:21).

Dalam kehidupan kita, kita sering menemukan situasi dan kondisi yang membuat kita bertanya mengapa TUHAN seperti tidak bisa mengendalikan situasi. Sebagai orang percaya, kita yakin bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang di luar kendali TUHAN. Walaupun kita mengalami kerugian dan penderitaan dalam suatu peristiwa, hal itu tidak berarti bahwa apa yang kita alami di luar kendali TUHAN. Kita percaya bahwa TUHAN tetap memegang kendali! Bila situasi tampak seakan-akan tidak terkendali, suatu hari TUHAN akan mengungkapkan secara jelas bahwa sebenarnya, tidak ada peristiwa yang lepas dari kendali Tuhan. Saat Anda menghadapi situasi sulit, apakah Anda bisa meyakini bahwa Allah masih memegang kendali? [Pdt. Roni Tan]

#读经运动的反思

03/06/2026

上帝不失去掌控
星期六, 6月6日2026

本日经文:
《历代志下》22:7-23:21

混乱的局势常常使人以为一切超出了上帝的掌控。真是如此吗?并非如此!即使在看似毫无希望的混乱局面,上帝仍然掌管一切。这正是本日经文所要告诉我们的。当时的情况是,亚哈家族被耶户所杀,作为上帝审判的执行;耶户也杀死了亚哈谢王(22:8-9)。亚哈谢王之所以成为恶王,是因为他效法了亚哈王家族的行为,也就是他母亲的祖父。亚哈谢王的死并没有使情况好转。亚他利雅——亚哈谢的母亲,代替他统治犹大王国的——杀灭所有大卫王的后裔。亚他利雅——亚哈王的女儿——在犹大王国统治了六年(22:12)。亚他利雅并不知道耶和华借着约示巴——亚哈谢的妹子——救了亚哈谢王的一个儿子,年仅一岁的约阿施。约阿施被祭司耶何耶大——约示巴的丈夫——藏在上帝的殿里六年。上帝借着祭司耶何耶大与军队首领们和利未人立约,并妥当安排耶和华的圣殿的守卫(23:1-10)。

到了适当的时候,约阿施在七岁时被加冕,并被膏立为王。亚他利雅被废黜,并被处以死刑(23:12-15)。祭司耶何耶大带领君王和百姓与耶和华重新立约。祭司耶何耶大拆毁了巴力庙,恢复了对耶和华的敬拜。利未人也回到圣殿服事(23:16-19)。这件事表明,没有一件事是上帝无法掌控的。《箴言》19:21所言不虚:"人心多有计谋,唯有耶和华的筹算才能立定。"(《历代志下》22:7-23:21)。

在我们的生活中,我们常常会遇到一些情况,让我们不禁怀疑上帝为何似乎无法掌控局势。作为信徒,我们确信没有一件事是超出上帝掌控之外的。即使我们在某些事件经历了损失和苦难,也并不意味着我们所经历的是超出了上帝的掌控。我们相信上帝仍然掌管一切!当局势看似失控时,总有一天,上帝会清楚地显明,其实没有任何事是脱离上帝的掌控。当你面对困境时,你是否仍然能确信,上帝依然掌权?[陈仙果牧师/梁思静]

#读经运动的反思

03/06/2026

Pengaruh yang Mematikan
Jumat, 5 Juni 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
2 Tawarikh 21:2–22:6

Seberapa besar pengaruh orang-orang di sekitar Anda terhadap cara Anda berpikir dan bertindak? Apakah pengaruh tersebut membangun diri Anda menjadi lebih baik atau justru membuat Anda menjadi lebih buruk? Sadarilah bahwa keberadaan orang lain dalam hidup Anda memiliki pengaruh terhadap diri Anda, baik dalam berkata-kata, berpikir, maupun dalam bertindak. Bacaan Alkitab hari ini menceritakan tentang dua orang raja yang memerintah pada masa yang berbeda, tetapi kehidupan keduanya sangat dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar mereka. Raja pertama adalah Yoram yang menjadi raja Yehuda menggantikan Raja Yosafat, ayahnya. Setelah menjadi raja, Yoram membunuh semua saudaranya (21:4). Ia menikah dengan anak Raja Ahab, yaitu Atalya, sehingga cara hidupnya terpengaruh oleh kelakuan keluarga Ahab (21:6). Yoram tidak mau menaati Tuhan. Ia melakukan praktik penyembahan berhala dengan mengadopsi pola hidup, nilai, dan dosa keluarga Ahab, sehingga kerajaan Yehuda ikut terseret ke dalam kehancuran secara rohani. Jelas bahwa Raja Yoram terpengaruh oleh istrinya. Raja kedua adalah Ahazia yang menggantikan Raja Yoram, ayahnya. Raja Ahazia sangat dipengaruhi oleh ibunya yaitu Atalya, sehingga ia juga melakukan apa yang jahat di mata TUHAN (22:3-4).

Jelaslah bahwa Raja Yoram dan Raja Ahazia terpengaruh oleh orang yang sama, yaitu Atalya. Pengaruh buruk dari Atalya membuat mereka berdua menjadi dua raja yang jahat di mata Allah. Perhatikanlah nasihat Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:33, "Janganlah sesat! Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." Sangat penting bagi kita untuk belajar memilah dan memilih dengan siapa kita akan bergaul karena salah dalam memilah dan memilih akan membuat kita menerima pengaruh yang buruk dari orang-orang di sekitar kita, dan selanjutnya merusak diri kita.

Dengan siapakah selama ini Anda bergaul? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin dekat dengan TUHAN atau justru malah membuat Anda makin jauh dari Tuhan? Apakah pergaulan Anda membuat Anda makin produktif atau membuat Anda menjadi malas dan kehilangan semangat juang? Apakah Anda masih mampu menyaring informasi yang Anda terima dengan menerima hal-hal yang baik dan menolak hal-hal yang buruk? Mintalah hikmat Tuhan agar Anda memiliki kepekaan dalam bergaul serta mampu menolak pengaruh negatif dari orang-orang di sekitar Anda! Landasilah perjalanan hidup Anda dengan kebenaran firman Tuhan agar Anda bisa menjalani hidup yang berkenan kepada TUHAN! [Pdt. Roni Tan]
#读经运动的反思

03/06/2026

致命的影响
星期五, 6月5日2026

本日经文:
《历代志下》21:2-22:6

你周围的人对你的思想和行为有多大的影响?这种影响是让你变得更好,还是让你变得更糟?要意识到,你生活中其他人的存在会对你产生影响,无论是言语、思想或者行为。本日经文讲述了两位不同时期的君王,但他们的生活都深受周围人的影响。第一位是约兰王,他继承了父亲约沙法王的王位,成为犹大王。约兰登基后,杀死了他所有的兄弟(21:4)。他娶了亚哈王的女儿亚他利雅为妻,因此他的生活方式受到了亚哈家族行为的影响(21:6)。约兰拒绝顺服主。他效法亚哈家族的生活方式、价值观和罪行,实行了偶像崇拜,导致犹大王国陷入属灵的毁灭。显然,约兰王受到了他妻子的影响。第二位国王是亚哈谢,他继承了父亲约兰王的王位。亚哈谢王深受他母亲亚他利雅的影响,所以他也行了耶和华眼中看为恶的事(22:3-4)。

显然的,约兰王和亚哈谢王都受到了同一个人,即亚他利雅的影响。亚他利雅的不良影响使他们在上帝眼中都成了恶王。请注意使徒保罗在《哥林多前书》15:33的劝诫:"你们不要自欺!滥交是败坏善行。"学会筛选与什么人交流对我们来说是很重要的,因为错误的筛选会让我们受到周围人的不良影响,然后损害我们自己。

你一直以来和哪些人交往?你的交往使你更亲近上帝,还是反而让你离上帝越来越远?你的交往使你变得更加有效率,还是让你变得懒惰、失去奋斗的动力?你是否还能过滤分辨所接收的信息,取其善、弃其恶?祈求上帝赐于你智慧,使你在与人交往时具有敏锐能分辨是非,并能抵制周围人的负面影响!以上帝话语的真理为人生旅程的根基,使你能够活出蒙上帝喜悦的生命![陈仙果牧师/梁思静]

#读经运动的反思

Puji Tuhan, pada 17 Mei 2026 GKY Karawaci mengadakan Ibadah Ucapan Syukur Hari Ulang Tahun ke-21 dengan tema “Land of Fa...
02/06/2026

Puji Tuhan, pada 17 Mei 2026 GKY Karawaci mengadakan Ibadah Ucapan Syukur Hari Ulang Tahun ke-21 dengan tema “Land of Faith: Our Heavenly Father Provides” (Bapa Surgawi Mencukupi).

Melalui Firman Tuhan yang disampaikan oleh Pdt. Reggy Andreas, jemaat diingatkan bahwa Tuhan adalah Bapa Surgawi yang senantiasa memelihara dan mencukupi setiap kebutuhan umat-Nya.

Dalam momen ucapan syukur ini, GKY Karawaci juga mengucap syukur atas setiap penyertaan Tuhan dalam perjalanan pelayanan gereja, termasuk proses yang terus berjalan dalam rencana pembangunan gedung gereja.

Kiranya GKY Karawaci terus dipakai Tuhan untuk memuliakan nama-Nya dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Soli Deo Gloria.

02/06/2026

在重重困境中持守信心
星期四, 6月4日2026

本日经文:
《历代志下》20:1-21:1

你是否常常面对压迫你生命的难题?当处于这样的情况时,你会怎么做:放弃、挣扎,还是仍然信靠上帝?今天的经文讲述了犹大王约沙法被三族包围时的情景,就是摩押人、亚扪人和米乌尼人。他们已经逼近,因此约沙法王和犹大众民根本没有时间预备防御和抵抗。约沙法和犹大众民得知,大批敌军已经来到隐基底。这样的处境必然使约沙法和犹大众民充满忧虑,因为他们觉得自己无力抵挡仇敌。

在如此危急的情势中,约沙法王意识到自己和百姓都毫无能力。就在这样的情况下,满有信心的约沙法决定寻求耶和华,宣告全国禁食,并召聚犹大全地的百姓一同祷告,祈求上帝的帮助(20:3-4)。约沙法代表犹大众民祷告时,承认他们的无助,并仰望上帝寻求帮助,说:"我们无力抵挡这来攻击我们的大军,我们也不知道怎样行,我们的眼目单仰望你。"(20:12)。仰望上帝的眼目表明,他们正在等候帮助,并完全倚靠上帝。约沙法和全犹大众民把盼望放在主身上,相信祂有能力施行拯救,并赐下胜利。随后,撒迦利雅的儿子、比拿雅的孙子、耶利的曾孙、玛探雅的玄孙——雅哈悉,被耶和华的灵充满,高声宣告说:"……不要因这大军恐惧惊惶,因为胜败不在乎你们,乃在乎上帝……。"(20:15-17)。

当你面对重大问题,感到无助且不知所措时,你的态度如何?你的眼目是否仍然仰望上帝?反过来说,当你觉得自己有能力解决问题时,是否就认为不需要寻求上帝的帮助?作为上帝的儿女,你是否始终把目光定睛在那位拯救你、并应许与你同在直到世界末了的上帝身上?请常常记得,耶稣基督是以马内利,意思就是:上帝与我们同在。[陈仙果牧师/林玉琴]

#读经运动的反思

02/06/2026

活在上帝的鉴察之下 (基督耶稣教会国语堂堂庆)
星期三, 6月3日2026

本日经文:
《历代志下》19

闭路电视(CCTV)如今已被广泛安装在住宅、办公室、马路上,甚至小巷里。CCTV 的功能是监控并记录所有被摄像头拍摄到的人和事。若发生犯罪事件,案发现场附近的监控录像通常会被调取,作为极其重要的证据,用来查明事情的经过。现今,意图犯罪的人往往会先考虑目标地点是否装有 CCTV。然而,作为上帝的子民,我们的行为不应因是否有人监督而决定,因为我们相信上帝是全知、全在的。在今日的经文中,因约沙法王与亚哈王结盟,上帝差遣先知耶户责备约沙法王,因为他这样做等于间接支持并认同亚哈王的邪恶(19:2)。在主眼中,约沙法与那恨恶耶和华的亚哈王建立友谊,是错误的行为。因此,耶和华向他发怒,并严厉责备他。

请注意约沙法王对主责备的回应:他没有否认、发怒,也没有为自己辩解,反而继续以敬畏耶和华的心治理国家。约沙法从别是巴直到以法莲山地巡行,劝导百姓悔改归向耶和华(19:4);他整顿审判制度,提醒众人一切判断都必须建立在敬畏上帝的基础上(19:5-7)。在耶路撒冷,他派立祭司和利未人承担百姓属灵领袖的职责(19:8-10)。约沙法之所以如此改革,是因为他明白自己的生命是在上帝的鉴察之下。《箴言》15:3说:"耶和华的眼目无处不在;恶人善人,他都鉴察。"耶和华的鉴察使约沙法渴望自己和他所带领的百姓都活出蒙主喜悦的生命,因为上帝一直在察看他们。

作为上帝的儿女,我们是否活在这样的意识中——知道上帝看见我们所做的一切?对上帝鉴察的认知,是否使你真诚祈求主帮助你、赐能力给你,使你能保守自己的生命,常常讨主喜悦?还是你仍效法那些不认识上帝之人所行的罪恶?作为上帝的儿女,愿我们的生命都荣耀祂![陈仙果牧师/林玉琴]

#读经运动的反思

30/05/2026

当真理不再令人喜悦
星期二, 6月2日2026

本日经文:
《历代志下》18

您更愿意先听到好消息还是坏消息?如果有人问您这个问题,您会如何回答?您可能会先选择坏消息,然后再听好消息。然而,关键在于要分辨消息的真假。真理很重要,即使它并不总是令人愉悦。今日的经文记载了约沙法王与不认识神的以色列王亚哈结盟的故事。这段关系是通过婚姻建立的——约沙法王的一位儿子与亚哈王的女儿成婚。这桩婚姻被认为能为两国带来安全和政治上的稳定。此外,这段婚姻也被期望促成双方联合,在基列的拉末(当时被亚兰占据的以色列领土)进行争战。(18:3)。在出战之前,敬畏上帝的约沙法王要求先寻求上帝的指引。亚哈王召集的四百位先知一致给出同样的回答:可以上去,必然得胜(18:5,11)。基拿拿的儿子西底家用两个铁角作为象征,进一步强化了这一答案,以此表明亚兰军队将被以色列和犹大的联军用角刺穿并彻底消灭(18:10)。数百位先知的话语显然未能说服约沙法王,于是他们又请来被亚哈王厌恶的先知——米该雅。米该雅之所以被憎恨,是因为他只说耶和华要他说的话,包括当他被询问这场战争时也是如此。他并未附和那些假先知一致的预言,反而宣告以色列与犹大的联军将遭遇失败、败亡与死亡(18:16,27)。米该雅的话惹怒了基拿拿的儿子西底家,他打米该雅的脸(18:23),随后将他下在监里,只给他少量的食物(18:26)。最终,米该雅的话应验了:亚哈王在战场上阵亡,以色列与犹大的联军也战败了!

诚然,真理并不总是令人愉悦,因为我们的耳朵早已被训练,不是去听真理,而是去听那些好听、自己有利的话。作为信徒,您是否忠心聆听上帝话语的真理,即便这些话带来责备,揭露我们的罪?愿上帝赐给我们忠心、恒心、谦卑的心,聆听祂话语中的真理![陈仙果牧师/孔秋雯]

#读经运动的反思

30/05/2026

委身遵行上帝的旨意
星期一, 6月1日2026

本日经文:
《历代志下》16-17

亚撒王的心已经偏离了上帝。在历代志下15章中,亚撒王将自己的生命和国度交托给上帝,上帝也赐给他胜利。然而,在今天的经文中,当亚撒王面对以色列王巴沙的威胁时,他没有寻求上帝的帮助,而是向亚兰王便哈达求助。这次求助并非无偿,亚撒王必须从上帝的殿中取出金银作为贡品。亚撒王的行为在上帝眼中是不义的。因此,上帝差遣先知哈拿尼提醒亚撒王,当亚撒王面对比犹大(以色列北部)军队更强大的敌人(古实人和路比人)时,上帝曾帮助过他。上帝也责备亚撒王不仰赖上帝,反而倚靠人的帮助(亚兰军队)。然而,这责备并没有使亚撒王醒悟悔改。相反,亚撒王拒绝上帝的劝诫,反而决定囚禁哈拿尼。直到去世,亚撒王都固执己见,不愿寻求上帝。

亚撒王的态度与他的儿子约沙法王截然不同。约沙法王一生寻求上帝,他顺服上帝的命令,不愿敬拜巴力。上帝喜悦约沙法王,使他的国力强盛(17:12),甚至使犹大四围的君王心生恐惧,不敢与约沙法王争战。上帝与约沙法王同在,喜悦他。

亚撒王和约沙法王的故事展现了两种截然不同的人:一个是不愿意立志遵行上帝旨意的人,另一个则是立志并委身遵行上帝旨意的人。亚撒王没有立志顺服上帝,因此带来上帝的愤怒与惩罚;而约沙法王立志顺服上帝,因此蒙上帝的慈爱与祝福。上帝的作为和态度直到今天仍然不变!请省察自己:您是否已经立志一生遵行上帝的旨意?作为蒙受救恩的上帝的儿女,您的生命是否不断被更新,使您持续活在顺服上帝旨意中,并在生活中荣耀上帝?[陈仙果牧师/孔秋雯]

#读经运动的反思

29/05/2026

Iman di Tengah Kepungan Masalah
Kamis, 4 Juni 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
2 Tawarikh 20:1–21:1

Apakah Anda sering menghadapi masalah yang mengimpit hidup Anda? Apa yang Anda lakukan dalam kondisi seperti itu: menyerah, berjuang atau tetap beriman kepada Tuhan? Bacaan Alkitab hari ini menceritakan kondisi Raja Yosafat—raja Kerajaan Yehuda—saat dikepung oleh tiga suku bangsa, yaitu bani Moab, bani Amon, dan orang Meunim. Posisi mereka sudah tidak jauh sehingga sudah tidak ada waktu bagi Raja Yosafat dan rakyat kerajaan Yehuda untuk menyiapkan pertahanan dan perlawanan. Raja Yosafat dan penduduk Yehuda mendapat berita bahwa musuh yang sangat banyak jumlahnya telah berada di En-Gedi. Kondisi ini pasti membuat Raja Yosafat dan penduduk Yehuda diliputi kecemasan karena mereka merasa tidak sanggup melawan musuh.

Dalam situasi terjepit, Raja Yosafat sadar bahwa ia dan rakyatnya dalam kondisi tidak berdaya. Dalam kondisi seperti itu, Raja Yosafat yang beriman mengambil keputusan untuk mencari Tuhan, menyerukan agar seluruh rakyat berpuasa, lalu ia mengumpulkan seluruh penduduk di kerajaan Yehuda untuk berdoa bersama memohon pertolongan Tuhan (20:3-4). Raja Yosafat—yang memimpin doa untuk mewakili umat Yehuda—mengungkapkan ketidakberdayaan umat Yehuda dan mengarahkan pandangan kepada Allah untuk memohon pertolongan, "Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." (20:12). Mata yang tertuju kepada Allah mengungkapkan bahwa mereka menunggu pertolongan dan bergantung total kepada Allah. Raja Yosafat dan seluruh penduduk Yehuda menaruh pengharapan mereka kepada Tuhan yang mereka percaya sanggup menolong dan memberi kemenangan. Kemudian, Yahaziel bin Zakharia bin Benaya bin Yeiel bin Mattania dikuasai oleh Roh TUHAN dan berseru, "... Janganlah kamu takut dan kecut hati karena pasukan yang besar ini, sebab bukan kamu yang berperang melainkan Allah...." (20:15–17).

Saat Anda menghadapi masalah yang berat dan Anda merasa tidak berdaya serta tidak mengerti apa yang bisa Anda lakukan, bagaimana sikap Anda: Apakah mata Anda tetap tertuju pada Allah? Sebaliknya, saat Anda merasa mampu menyelesaikan masalah, apakah Anda merasa tidak perlu meminta pertolongan Allah? Sebagai anak-anak Allah, apakah Anda selalu mengarahkan pandangan Anda kepada Allah yang telah menyelamatkan Anda dan menyertai Anda sampai akhir zaman? Ingatlah selalu bahwa Yesus Kristus adalah Imanuel, artinya Allah menyertai kita. [Pdt. Roni Tan]

#读经运动的反思

Address

Jalan Mangga Besar I No. 74
West Jakarta
11180

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 13:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sinode Gereja Kristus Yesus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Sinode Gereja Kristus Yesus:

Share