Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sinode Gereja Kristus Yesus, Religious organisation, Jalan Mangga Besar I No. 74, West Jakarta.

Gereja Kristus Yesus disingkat GKY didirikan atas dasar pengakuan bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Dasar Gereja dan Kepala Gereja sebagaimana tercantum dalam Alkitab.

06/08/2026

赋予生命的复兴
星期六, 8月8日2026

本日经文:
《以西结书》45:18-47:12

以色列百姓的复兴,必须从赎罪与洁净开始。在第47章生命之河涌流之前,第45章先设立了赎罪祭。这表明,人类最深层的问题并非艰难的生活处境,而是罪破坏了人与上帝之间的关系。罪不仅败坏个人,也玷污群体,甚至污损圣所。因此,真正的复兴必须始于罪的问题得着解决,以及人与上帝关系的恢复。以色列悲剧的核心,在于耶和华的荣耀离开了祂的圣殿。在上帝重新临在、与祂百姓同住之前,祂所临在之处必须先被洁净,而百姓也必须经历更新与重造,以致成圣归主。由此可见,真正的复兴始终深深扎根于上帝的救赎之工。

上帝百姓的复兴不仅关乎罪得赦免,更关乎在祂的同在中重新建立合乎圣约的生活秩序。圣殿的门必须照着耶和华的条例开启和关闭,这表明百姓生活的节奏与方向,应当由上帝的圣洁来塑造,而非受人的私欲支配。领袖率先敬拜,并与百姓一同俯伏在上帝面前,提醒众人:他们蒙召是要活出以上帝为中心的新生命样式。对于当今追求安逸、崇尚自我、以人为中心,甚至在敬拜中高举人的现代社会而言,这无疑是一记振聋发聩的提醒与严肃的责问。罪使人高举自己,以自我为尊;因此,真正的复兴乃是将人的生命从自我中心中扭转过来,重新归向以上帝为中心的道路。上帝复兴图景的高潮,是生命之河从上帝同在之处——圣殿门槛之下——涌流而出,直达死海(盐海),使原本毫无生机之地焕发出丰盛的生命力。这水越流越深,终成为无法涉渡的大河;它所到之处,尽都得着生命,并成为源源不绝的祝福泉源。对于地处相对干旱环境的以色列而言,这条浩荡的大河象征着上帝奇妙的大能,以及祂丰沛倾注的恩典与祝福。

今天的经文提醒我们:真正的生命源于上帝的同在;被重新点燃的心灵,是上帝所赐的恩典。当上帝住在祂百姓中间时,祂的大能足以使死亡与荒凉之地重现生机,使枯干之处涌流生命。上帝的同在(参《约翰福音》7:37-39)即是上帝那流淌在信徒心中的活水泉源。你的生命是否正如"死海"一般,陷入属灵的枯干与贫瘠?请记住,上帝的灵能够赐下真实而丰盛的生命。你是否愿意敞开心门,接受祂所赐的复兴,好经历那更新而崭新的生命呢?[许哈娜传道/胡敏慧]

#读经运动的反思

06/08/2026

Pemulihan yang Menghidupkan
Sabtu, 8 Agustus 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
Yehezkiel 45:18-47:12

Ada seorang pria yang tinggal di dekat rel kereta api. Mula-mula, setiap kali ada kereta yang lewat, ia selalu terbangun karena suara kereta sangat keras.Pemulihan umat Israel harus dimulai dengan pendamaian dan penyucian. Sebelum sungai kehidupan mengalir di pasal 47, lebih dahulu harus ada kurban penghapus dosa di pasal 45. Hal ini menunjukkan bahwa masalah terdalam manusia bukan sekadar keadaan hidup yang sulit, tetapi relasi dengan Allah yang rusak karena dosa. Dosa tidak hanya merusak pribadi, tetapi juga mencemarkan manusia, mencemarkan komunitas, bahkan mencemarkan tempat kudus. Oleh karena itu, pemulihan sejati harus dimulai dari pemberesan dosa dan pemulihan relasi dengan Allah. Inti tragedi Israel adalah kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait-Nya. Sebelum Allah kembali tinggal bersama umat-Nya, tempat hadirat-Nya harus disucikan dan umat dibentuk kembali dalam kekudusan. Pemulihan sejati selalu berakar pada karya penebusan Allah.

Pemulihan umat Allah bukan hanya menyangkut pengampunan dosa, tetapi hidup yang kembali diatur di hadirat Allah. Gerbang bait yang harus dibuka dan ditutup menurut ketetapan TUHAN menunjukkan bahwa seluruh ritme kehidupan umat dibentuk oleh kekudusan TUHAN, bukan oleh keinginan manusia. Pemimpin harus datang sebagai penyembah bersama umat, mengingatkan panggilan untuk hidup dalam pola baru yang berpusat pada Allah. Hal ini menjadi teguran bagi dunia modern yang mengejar kenyamanan dan budaya self-centered yang menempatkan manusia sebagai pusat segala sesuatu, termasuk dalam ibadah. Dosa membuat manusia menjadikan diri sendiri sebagai pusat hidupnya. Oleh karena itu, pemulihan sejati memindahkan manusia dari hidup yang berpusat pada diri sendiri menjadi terarah kepada Allah. Puncak gambaran pemulihan Allah adalah saat sungai kehidupan mengalir dari hadirat Allah (bawah ambang pintu Bait Suci) menuju Laut Mati (Laut Asin) dan mengubah tempat tanpa kehidupan menjadi penuh kehidupan. Makin jauh mengalir, air itu makin dalam, menjadi sungai tak terseberangi, serta membawa kehidupan dan menjadi sumber berkat. Untuk kondisi geografis Israel yang relatif kering, sungai besar ini menggambarkan mukjizat dan berkat Allah.

Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan bahwa kehidupan sejati berasal dari hadirat Allah. Hati yang dihidupkan kembali adalah berkat pemberian Allah. Ketika Allah hadir di tengah umat-Nya, kuasa-Nya sanggup mengubah tempat yang mati dan tandus menjadi penuh kehidupan. Hadirat Allah (lihat Yohanes 7:37-39) adalah air hidup yang mengalir dalam diri orang percaya. Apakah hidup Anda seperti "Laut Mati" yang menggambarkan kekeringan rohani? Ingatlah bahwa Roh Allah sanggup memberi kehidupan sejati. Apakah Anda mau membuka hati untuk menerima pemulihan dan mengalami hidup yang baru? [GI Jokhana]

#读经运动的反思

06/08/2026

在圣洁中重塑生命
星期五, 8月7日2026

本日经文:
《以西结书》44:4-45:17

在圣殿被重建的异象中,当耶和华的荣耀充满圣殿之后,上帝明确的指出一点,就是与祂的亲近绝不能脱离圣洁、忠心和有条不紊的生活。上帝重整祂子民的生活,使他们配得成为祂临在的居所。上帝的同在不仅带来安全感或舒适感,是一种呼召,呼吁人过圣洁、有秩序和委身的生活 (44:5)。

本日经文重点强调了三点:第一,祭司们的圣洁(44:4-31)。只有忠心的人,特别是祭司撒督的子孙,才蒙允在耶和华面前事奉;而那些妥协的利未人,他们的事奉则受到限制。上帝不会接受缺乏诚信且不尊重祂圣洁的事奉。祭司们必须过着特定的生活标准。他们必须注意穿着、人际关系、不洁之事,以及向子民传授上帝律法的职责。这一点表明,"亲近上帝"不仅仅是一种特权,更是一种要求圣洁的呼召。事奉上帝与体现上帝圣洁的生活的品格是密不可分的。第二,涵盖民族社会结构的圣洁(45:1-8)。拈阄分地为业不仅仅基于拥有权,更是基于归给上帝、祭司、利未人、百姓和君王的的"一份圣地"。当注意的是,即便是君王也没拥有绝对的权力,因为整个生命体系都在上帝的主权之下。因此,土地不仅是一个政治空间,更是一个神学空间。上帝的居所始终成为祂子民的生活中心。圣洁不仅在圣殿中,也在国民的结构中。第三,贯穿崇拜经济学中的圣洁。天平必须公道,大小必须准确,供物必须诚心献上(45:9-17)。经济的不公被视为对上帝圣洁的冒犯。这表明,真正的敬拜不仅发生在祭坛上,也发生在市场上、在交易中以及在日常的诚实行为中。

归根结底,本日经文教导我们,当上帝临在时,整个事奉生活、社会结构和经济体系,都会被重新调整,以彰显祂的圣洁。上帝的临在,正是呼召我们要重新规划我们的整个人生。本日经文敦促我们,不要将圣洁局限于敬拜场所,而应该延伸至我们整个生活的各个层面。上帝的圣洁应当重塑我们的事奉、工作、建立的关系和做出的决定。祂的临在是否重塑了你的生活?[许哈娜传道/陈巧云]

05/08/2026

Hidup yang Ditata Ulang dalam Kekudusan
Jumat, 7 Agustus 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
Yehezkiel 44:4-45:17

Dalam penglihatan Bait Suci yang dipulihkan dan setelah kemuliaan TUHAN memenuhi Bait-Nya, Allah menetapkan satu hal yang sangat tegas, yaitu bahwa kedekatan dengan-Nya tidak pernah lepas dari kekudusan, kesetiaan, dan keteraturan hidup. TUHAN menata kembali kehidupan umat-Nya agar mereka layak menjadi tempat kehadiran-Nya. Kehadiran Allah bukan sekadar membawa rasa aman atau nyaman, tetapi merupakan panggilan untuk hidup kudus, tertib, dan berkomitmen (44:5).

Bacaan Alkitab hari ini menyoroti tiga hal: Pertama, kekudusan para imam (44:4–31). Hanya yang setia, khususnya para imam dari bani Zadok yang diperkenankan melayani di hadapan TUHAN; sedangkan orang Lewi yang kompromi dibatasi pelayanannya. TUHAN tidak menerima pelayanan tanpa integritas dan rasa hormat akan kekudusan-Nya. Para imam harus hidup dengan standar khusus. Mereka harus memperhatikan soal pakaian, relasi, kenajisan, dan kewajiban mengajar hukum Allah kepada umat. Hal ini menegaskan bahwa "mendekat kepada Allah" bukan sekadar hak istimewa, tetapi panggilan yang menuntut kekudusan. Pelayanan kepada Allah tidak bisa dipisahkan dari karakter hidup yang mencerminkan kekudusan Allah. Kedua, kekudusan yang mencakup struktur sosial bangsa (45:1–8). Tanah dibagi bukan hanya berdasarkan kepemilikan, tetapi juga berdasarkan "bagian kudus" bagi TUHAN, para imam, orang Lewi, rakyat, dan raja. Perhatikan bahwa raja pun tidak memiliki kuasa absolut karena seluruh sistem hidup berada di bawah otoritas Allah. Dengan demikian, tanah bukan sekadar merupakan ruang politik, tetapi ruang teologis. Tempat Allah tetap menjadi pusat kehidupan umat-Nya. Kekudusan tidak hanya ada di Bait Suci, tetapi juga dalam struktur bangsa. Ketiga, kekudusan yang meresap sampai ke dalam ekonomi ibadah. Timbangan harus adil, ukuran harus benar, dan persembahan harus diberikan dengan ketulusan (45:9-17). Ketidakadilan dalam ekonomi dipandang sebagai pelanggaran terhadap kekudusan Allah. Ini menunjukkan bahwa penyembahan sejati tidak hanya terjadi di atas mezbah, tetapi juga di pasar, dalam transaksi, dan dalam kejujuran sehari-hari.

Pada akhirnya, bacaan Alkitab hari ini mengajarkan bahwa saat Allah hadir, seluruh hidup pelayanan, struktur sosial, dan ekonomi, ditata ulang untuk mencerminkan kekudusan-Nya. Kehadiran TUHAN adalah panggilan untuk menata ulang seluruh hidup kita. Bacaan Alkitab hari ini menantang kita untuk tidak membatasi kekudusan pada ruang ibadah saja, tetapi mencakup seluruh aspek hidup kita. Kekudusan Allah harus membentuk ulang cara kita melayani, bekerja, berelasi, dan mengambil keputusan. Apakah hidup Anda telah ditata ulang oleh kehadiran-Nya? [GI Jokhana]

#读经运动的反思

05/08/2026

耶和华的荣光归回!
星期四, 8月6日2026

本日经文:
《以西结书》43:1-44:3

以西结书中一个悲伤的时刻是耶和华的荣耀离开圣殿的时候(第10-11章)。上帝的离去是以色列百姓最大的悲剧和损失。圣殿变成一座毫无意义的空建筑。然而,耶和华亲自扭转祂的审判,恢复了与祂子民的立约关系。耶和华的荣光回到了祂的子民中间!本日经文中,耶和华的荣光从东门进入,正是之前耶和华荣光离开圣殿的方向。如今,从同一个方向荣光回到了上帝的圣殿。耶和华的荣光再次显现,以西结便俯伏在地(43:3)。在巴比伦同在的上帝也是在耶路撒冷同在的上帝。这是极大的安慰,因为耶和华是全地的君王,没有被巴比伦的神所胜过的。那位曾因罪而离去的上帝,如今因祂的恩典而归回。审判被复兴所取代,耶和华亲自应许永远与祂的子民同在(43:7,9)。

随后,经文的焦点转向祭坛和燔祭(43:13-27)。圣洁上帝的同在,唯有通过赎罪才能亲近。祭坛成为以色列属灵生活的中心,因为罪造成了人与上帝之间的隔绝,所以需要献祭成就和好。在敬拜被恢复之前,祭坛必须先被洁净。《利未记》8-9章显示,祭坛为期七日的奉献仪式是上帝继续与祂子民立约的记号。对于被掳的以色列人来说,这记号表明他们与上帝的关系尚未终止。通往上帝的道路开始被敞开了。然而,这道路只能借着赎罪祭才能被实现。

当上帝与祂的子民同在时,百姓的回应就是藉着这敞开的道路来到祂面前。然而,祂的子民也应当持续并敬畏地持守圣洁。在上帝荣光回归之后被关闭的东门(44:1-3)成为上帝的同在和圣洁的永久纪念,应当被祂子民守护的纪念。如今,上帝藉着耶稣基督彰显祂的同在(《约翰福音》1:14)。祂是完美的赎罪祭,带罪人回归上帝的。因此,我们的敬拜不只是仪式,因为我们整个人生都蒙召要彰显上帝的荣耀。上帝的同在不仅是我们的福音,也帮助我们活出圣洁的生命。你是否因为借着基督有上帝的同在而真心欢喜,并且以祂时刻与你同在的意识而生活?[许哈娜传道/梁思静]

#读经运动的反思

04/08/2026

Kemuliaan TUHAN Kembali!
Kamis, 6 Agustus 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
Yehezkiel 43:1-44:3

Satu momen yang sangat menyedihkan dalam Kitab Yehezkiel adalah saat kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait Suci (pasal 10–11). Ketidakhadiran Allah adalah tragedi dan kehilangan terbesar bagi umat Israel. Bait itu menjadi bangunan kosong tak berarti. Namun, TUHAN sendiri membalikkan penghakiman-Nya dan memulihkan hubungan perjanjian dengan umat-Nya. Kemuliaan TUHAN kembali ke tengah umat-Nya! Dalam bacaan Alkitab hari ini, kemuliaan TUHAN kembali masuk melalui pintu gerbang timur, arah yang sama dengan saat kemuliaan TUHAN meninggalkan Bait sebelumnya. Kini, dari arah yang sama, kemuliaan itu datang kembali menuju Rumah Tuhan. Kemuliaan TUHAN dinyatakan lagi dan Yehezkiel tersungkur (43:3). Allah yang hadir di Babel sama dengan Allah di Yerusalem. Inilah penghiburan besar, sebab TUHAN adalah Raja atas seluruh bumi yang tidak terkalahkan oleh ilah-ilah Babel. Allah yang dulu pergi karena dosa, kini kembali karena anugerah-Nya. Penghakiman diganti pemulihan, dan TUHAN sendiri berjanji untuk tinggal di tengah umat-Nya selamanya (43:7,9).

Fokus kemudian beralih pada mezbah dan kurban bakaran (43:13-27). Hadirat Allah yang kudus hanya dapat didekati melalui pendamaian. Mezbah menjadi pusat kehidupan rohani Israel karena dosa telah menciptakan keterpisahan dengan Allah, sehingga kurban diperlukan untuk pendamaian. Sebelum penyembahan dipulihkan, mezbah harus disucikan. Imamat 8–9 memperlihatkan bahwa penahbisan mezbah selama tujuh hari merupakan tanda bahwa Allah tetap melanjutkan hubungan perjanjian dengan umat-Nya. Bagi para buangan, hal ini menjadi tanda bahwa relasi mereka dengan Allah belum berakhir. Akses kepada Allah mulai terbuka. Akan tetapi, akses itu hanya dapat terjadi melalui kurban pendamaian.

Ketika Allah hadir di tengah umat-Nya, respons umat adalah datang kepada Allah melalui akses yang terbuka. Namun, umat-Nya juga harus memelihara kekudusan secara teratur dan penuh hormat. Pintu gerbang timur yang tertutup setelah kembalinya kemuliaan Allah (44:1-3) menjadi memorial permanen dari kehadiran dan kekudusan Allah yang harus dijaga umat-Nya. Sekarang, Allah menyatakan kehadiran-Nya melalui Yesus Kristus (Yohanes 1:14). Ia adalah kurban pendamaian yang sempurna untuk membawa manusia berdosa kembali kepada Allah. Oleh karena itu, penyembahan kita bukan sekadar ritual karena seluruh hidup kita dipanggil untuk memancarkan kemuliaan Allah. Kehadiran Allah bukan hanya menjadi kabar sukacita bagi kita, tetapi juga menolong kita untuk hidup dalam kekudusan. Apakah Anda sungguh-sungguh bersukacita atas kehadiran Allah melalui Kristus, dan Anda telah hidup dengan kesadaran bahwa Ia hadir dalam hidup Anda? [GI Jokhana]

#读经运动的反思

04/08/2026

在至圣所的门槛前
星期三, 8月5日2026

本日经文:
《以西结书》40:48-42:20

在当今时代,准入权限就是一切。几乎所有事物都显得自由、开放且即时。只需点击、扫描或登录,我们就能轻松进入并获取。然而,《以西结书》第41-42章提醒我们,并非所有的空间都可以随心所欲地进入,尤其是涉及上帝圣洁的同在时。上帝的圣洁有着必须被尊重的界限。以西结书第41章论述了圣殿建筑的尺寸与细节。对于被掳的以色列子民而言,圣殿不仅是一幅建筑蓝图,更是上帝将居住在祂子民中间的盼望源头。越是接近圣殿,对上帝圣洁的强调就越发强烈。当那向导进入至圣所时,以西结停在了外面。即便他是一位祭司,他也不是大祭司。在赎罪日,唯有大祭司一年一次才可以进入至圣所(《利未记》第16章)。圣殿的结构教导人们:上帝是圣洁的。属罪的人绝不可轻率进入。圣殿各部分极其细腻的尺寸,预表着上帝完美的秩序、主权与设计。在旧圣殿被罪玷污之后,耶和华展示了这座全新且井然有序的圣殿。上帝的复兴绝非模糊或抽象,而是反映出了一个真实、有条不紊且完美的计划。基路伯和棕树的雕刻描绘了圣洁与生命的交融。基路伯预表上帝圣洁的守护者,而棕树则预表生命与平安。因此,圣殿描绘了圣洁与生命的相遇。圣洁的上帝居住在祂的子民中间,带来复兴。

对于被掳的人而言,这一异象不仅带来了盼望,更带来了悔改的呼召。如果上帝重新居住在祂的子民中间,他们就必须活在圣洁之中。这并不是一份建筑设计报告,而是一篇关于上帝的圣洁、祂同在的复兴,以及呼召凡被分别出来的子民过圣洁生活的视觉讲章。圣洁之物与俗常之物的分别,在第42章中被进一步阐明。祭司的圣屋、圣供物、供职的礼服以及圣殿的墙垣都表明,凡与上帝同在相关的一切,都必须以极其严谨和尊崇的态度被分别并安排得井然有序。如今,大祭司耶稣基督已经开辟了通往上帝的道路,使我们可以坦然无惧地来到祂面前。这份恩典呼召我们活在圣洁之中,以尊崇和专属于祂的心来敬拜祂。当通往上帝同在的道路已被基督开启,你是否渴望在圣洁中亲近祂?[许哈娜传道/林玉琴]

#读经运动的反思

03/08/2026

Di Ambang Ruang Maha Kudus
Rabu, 5 Agustus 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
Yehezkiel 40:48-42:20

Di zaman sekarang, akses adalah segalanya. Hampir semua hal terasa bebas, terbuka, dan instan. Tinggal klik, scan, atau login, lalu kita bisa masuk dan mengakses dengan mudah. Namun, Yehezkiel 41–42 mengingatkan kita bahwa tidak semua ruang dapat dimasuki sesuka hati, terutama bila menyangkut hadirat Allah yang kudus. Kekudusan Allah memiliki batas yang harus dihormati. Yehezkiel 41 membahas ukuran dan detail bangunan Bait Allah. Bagi umat Israel di pembuangan, Bait Allah bukan sekadar rancangan arsitektur, melainkan sumber pengharapan bahwa Allah akan tinggal di tengah umat-Nya. Makin mendekat ke Bait Allah, makin kuat penekanan pada kekudusan Allah. Ketika sang pemandu memasuki Tempat Maha Kudus, Yehezkiel berhenti di luar. Sekalipun ia seorang imam, ia bukan imam besar. Hanya imam besar yang boleh masuk setahun sekali ke Tempat Maha Kudus pada Hari Pendamaian (Imamat 16). Struktur Bait Allah mengajarkan bahwa Allah itu kudus. Manusia berdosa tidak boleh sembarangan masuk. Ukuran bagian-bagian Bait Allah yang sangat detail melambangkan keteraturan, kepemilikan, dan rancangan Allah yang sempurna. Setelah bait yang lama dicemari dosa, TUHAN menunjukkan bait Allah yang baru dan tertata. Pemulihan Allah tidak kabur atau abstrak, tetapi mencerminkan adanya rencana yang nyata, teratur, dan sempurna. Ukiran kerubim dan pohon kurma menggambarkan perpaduan antara kekudusan dan kehidupan. Kerubim melambangkan penjaga kekudusan Allah, sedangkan pohon kurma melambangkan kehidupan dan damai. Jadi, Bait Allah menggambarkan pertemuan antara kekudusan dan kehidupan. Allah yang kudus tinggal di tengah umat-Nya untuk membawa pemulihan.

Bagi para buangan, penglihatan ini membawa harapan sekaligus panggilan pertobatan. Jika Allah kembali tinggal di tengah umat-Nya, mereka harus hidup dalam kekudusan. Ini bukan laporan rancang bangun, tetapi khotbah visual tentang kekudusan Allah, pemulihan hadirat-Nya, dan panggilan hidup kudus sebagai umat yang dipisahkan bagi-Nya. Pemisahan antara yang kudus dan yang biasa terus diperjelas dalam pasal 42. Ruang imam, persembahan kudus, pakaian pelayanan, dan tembok bait menunjukkan bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan hadirat Allah harus dipisahkan dan ditata dengan baik dan penuh hormat. Sekarang, Imam Besar Yesus Kristus telah membuka jalan kepada Allah sehingga kita dapat menghampiri-Nya dengan penuh keberanian. Anugerah ini memanggil kita hidup dalam kekudusan, menyembah-Nya dengan hormat dan hati yang dikhususkan untuk Dia. Setelah jalan menuju hadirat Allah dibukakan oleh Kristus, apakah Anda rindu untuk mendekat kepada-Nya dalam kekudusan? [GI Jokhana]

#读经运动的反思

03/08/2026

回到祂的面前
星期二, 8月4日2026

本日经文:
《以西结书》40:1-47

每一个经历过被掳事件的以色列人,必定都会深深记得那座圣殿。在那个地方,他们曾敬拜、获得赦免、经历耶和华的同在,并找到了身为上帝选民的身份认同。然而,当以西结看到异象时,一切都已化为废墟。耶路撒冷已经倾倒,圣殿已成荒凉,子民则生活在被掳之地。没有祭司,没有祭坛,没有祭物,没有敬拜。在这样的绝境中,耶和华带领以西结看见了一座崭新的圣殿。这正是一个记号,表明上帝并没有放弃建造祂的子民。在他们的毁灭与失败之中,耶和华依然赐下盼望与未来。上帝没有丢弃祂的子民,并且仍将回到他们中间居住。

在异象中,以西结看见圣殿被极其精确地量度。每一个大门、门口和院子都有着明确的尺寸。这一切都表明,上帝是绝不混乱、圣洁且满有旨意的。祂的同在绝不容轻慢。自以色列陷入罪中,用偶像崇拜玷污了圣殿,导致耶和华的荣耀离开之后(第8-11章),如今耶和华展示了一个为祂的荣耀而特别分别出来的圣地。圣殿必被复兴,上帝的圣洁成为关注的中心,上帝的荣耀也将得到恢复。关于圣殿的异象指向了更伟大的事,那就是上帝渴望重新居住在祂子民中间。耶和华复兴的核心,不仅是物质的建筑、土地或繁荣,而是上帝自己的同在与荣耀。上帝正在祂子民中间重建祂的临在。在新约的光照下,这一切都在基督——那真正的圣殿——里面得到了成全,祂为人类开辟了一条来到上帝面前的路。借着基督,上帝的子民获得了进入祂圣所的途径,并成为了圣灵的殿,就是上帝的灵居住的地方。

圣殿的复兴意味着敬拜将重新开始,子民将再次亲近上帝。通往上帝同在的道路重新被开启。这是一个坚固人心的好消息,因为上帝依然乐意让人寻见。请深刻反省:究竟什么才是你生命的中心?很多时候,我们更容易去追求舒适、成功或环境的复原,却忘记了我们最大的需要其实是上帝自己的同在。当生活看似塌陷或尚未完全恢复时,请记住,主并没有停止建造我们——祂的子民。祂依然以完美、极其有条不紊且满有旨意的方式在动工,为了引领我们重新活在祂的同在里。[许哈娜传道/林玉琴]

#读经运动的反思

03/08/2026

Kembali Ke Hadirat-Nya
Selasa, 4 Agustus 2026

Bacaan Alkitab hari ini:
Yehezkiel 40:1-47

Setiap orang Israel yang mengalami peristiwa pembuangan pasti ingat tentang Bait Allah. Di tempat itu, mereka beribadah, menerima pengampunan, mengalami kehadiran TUHAN, dan menemukan identitas sebagai umat pilihan Allah. Namun, saat Yehezkiel menerima penglihatan, semuanya telah hancur. Yerusalem sudah jatuh, Bait Suci sudah menjadi reruntuhan, dan umat hidup dalam pembuangan. Tidak ada imam, tidak ada mezbah, tidak ada kurban, tidak ada ibadah. Dalam keadaan seperti itu, TUHAN membawa Yehezkiel melihat sebuah Bait Allah yang baru. Hal ini merupakan tanda bahwa Allah belum selesai membina umat-Nya. TUHAN masih memberi pengharapan dan masa depan di tengah kehancuran dan kegagalan mereka. Allah tidak meninggalkan umat-Nya dan masih akan kembali tinggal di tengah mereka.

Dalam penglihatan itu, Yehezkiel melihat Bait Suci yang diukur dengan sangat teliti. Setiap gerbang, pintu, dan pelataran memiliki ukuran yang jelas. Semua ini menunjukkan bahwa Allah itu teratur, kudus, dan penuh tujuan. Kehadiran-Nya tidak bisa diperlakukan sembarangan. Setelah Israel jatuh dalam dosa dan mencemari Bait Allah dengan penyembahan berhala yang menyebabkan kemuliaan TUHAN meninggalkannya (pasal 8-11), kini TUHAN menunjukkan sebuah tempat yang dipisahkan secara khusus bagi kemuliaan-Nya. Bait Suci akan dipulihkan, kekudusan Allah menjadi pusat perhatian, dan kemuliaan Allah akan pulih. Penglihatan tentang Bait Suci menunjuk pada sesuatu yang lebih besar, yaitu kerinduan Allah untuk kembali tinggal di tengah umat-Nya. Inti pemulihan TUHAN bukan sekedar bangunan fisik, tanah, atau kemakmuran, melainkan kehadiran dan kemuliaan Allah sendiri. Allah sedang membangun kembali kehadiran-Nya di tengah umat-Nya. Dalam terang Perjanjian Baru, semua ini digenapi di dalam Kristus, Sang Bait Allah sejati, yang membuka jalan bagi manusia untuk datang kepada Allah. Melalui Kristus, umat Tuhan menerima akses kepada hadirat-Nya dan menjadi bait Roh Kudus, tempat Roh Allah berdiam.

Pemulihan Bait Allah berarti ibadah akan dimulai kembali dan umat akan kembali mendekat kepada Allah. Jalan menuju hadirat Tuhan terbuka lagi. Ini adalah kabar yang meneguhkan, karena Allah masih mau ditemui. Renungkanlah: Apa yang sebenarnya menjadi pusat hidup Anda? Sering kali kita lebih mengejar kenyamanan, keberhasilan, atau pemulihan keadaan, tetapi lupa bahwa kebutuhan terbesar kita adalah hadirat Allah sendiri. Ketika hidup terasa runtuh atau belum pulih sepenuhnya, ingatlah bahwa Tuhan belum selesai membangun hidup kita, umat-Nya. Ia tetap bekerja dengan sempurna, teratur, dan penuh tujuan untuk membawa kita kembali hidup dalam hadirat-Nya. [GI Jokhana]

#读经运动的反思

Address

Jalan Mangga Besar I No. 74
West Jakarta
11180

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 13:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sinode Gereja Kristus Yesus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Sinode Gereja Kristus Yesus:

Shortcuts

Share