El-Shadday - Wamena

El-Shadday - Wamena GPdI El-Shadday Wamena bernaung dibawah kemajelisan Gereja Pantekosta di Indonesia, dalam penggembal

08/08/2023

🙏🙏

01/08/2023
Pelayanan kepadalaman papua.(Pos)
12/05/2022

Pelayanan kepadalaman papua.
(Pos)

15/12/2021

Firman Tuhan hari ini:
Yesaya 61: 1 -11.
" TUHAN SANGGUP MENGUBAH YANG BURUK "
" .....untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu,minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji- pujian ganti semangat yang putar."( Yesaya 61: 3 ).
Ketika mengalami terpaan badai permasalahan atau kegagalan, kebanyakan orang cenderung berputar asa dan menyerah kalah pada keadaan.Mereka berpikir masalah atau kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Kita lupa bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang Mahakuasa, Sang Pembuat Mujizat, yang sanggup mengubah kegagalan menjadi keberhasilan , kehancuran menjadi pengharapan, mengubah yang buruk menjadi baik, mengubah ratapan menjadi teri- tarian.
Ayat nas menyatakan bahwa Tuhan mengaruniakan perhiasan kepala ganti abu ,minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian pujian ganti semangat yang putar.Apa yang bagi manusiaan, kegagalan, hancur lebur, menyedihkan,mendatangkan duka, atau mungkin dianggap seperti nasi yang sudah menjadi bubur, bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin, Dia sanggup memberikan harapan baru . Hal ini seharusnya mendorong kita tetap bersemsngat dalam menjalani hidup, tak perlu menyerah kalah pada masalah. Layaknya seorang penjunan:" Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang permukaan itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. "( Yermia 18: 4 ).Tuhan membenahi dan membereskan semua permasalahan anak- anak- Nya. Namun Tuhan menginginkan kerja sama kita. Bagian kita adalah tunduk sepenuhnya pada proses Tuhan! Kalau kita menyerah itu artinya kita membatasi kerja Tuhan dan menolak campur tangan- Nya. Ayub, orang saleh, jujur takut akan Tuhan mengalami masalah, baiklah masalah yang sungguh sangat berat.
Beratnya masalah yang dihadapi Ayub sepertinya menjadi akhir dari segalanya, mustahil dipulihkan. Andai Ayub langsung menyerah pada keadaan, ia takkan melihat perkara- perkara besar dinyatakan. Ayub belajar tunduk pada proses;" Karena Ia tahu jalan hidupku, seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas. "( Ayub 23:10), sampai akhirnya Tuhan memulihkan dan memberkatinya dua kali lipat ( Ayub 42 : : 10 ).
Jangan pernah meragukan kuasa Tuhan! Sebab bagi Dia tak ada yang tak mungkin.
Slamat pagi dan selamat beraktivitas Tuhan Yesus memberkati.

*AIR HIDUP.*Rabu, 15 Desember 2021   Baca: Roma 8:18-30*MEMBANTU DALAM KELEMAHAN KITA**_“Demikian juga Roh membantu kita...
14/12/2021

*AIR HIDUP.*

Rabu, 15 Desember 2021
Baca: Roma 8:18-30

*MEMBANTU DALAM KELEMAHAN KITA*

*_“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Tuhan dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”_* Roma 8:26

Kita patut bersyukur karena Tuhan memberikan Roh Kudus-Nya bagi kita. Salah satu peranan Roh Kudus adalah membantu kita dalam kelemahan kita.

Kelemahan mendasar sebagian besar orang percaya adalah hal berdoa. Betapa banyak orang Kristen bermasalah dalam hal berdoa. Padahal doa adalah nafas hidup orang percaya! Artinya kehidupan orang percaya tak bisa dipisahkan dari doa.

Orang percaya yang berhenti berdoa sama seperti orang yang berhenti bernafas (mengalami kematian rohani). Rasul Paulus mengingatkan kita untuk bertekun dalam doa (Kolose 4:2). Namun banyak orang Kristen malas berdoa, ada yang berdoa saat perlu saja, ada yang berhenti berdoa karena tak sabar menunggu jawaban, dan bahkan tidak sedikit orang Kristen yang tidak berdoa sama sekali.

Pernyataan *_“...Roh membantu kita dalam kelemahan kita.”_* seharusnya menyadarkan kita secara penuh bahwa kita ini penuh kelemahan dan keterbatasan. Inilah yang mestinya menjadi faktor pendorong untuk kita berdoa.

Sebagai manusia yang lemah kita ini sangat rentan dengan sakit-penyakit, masalah, rentan jatuh dalam dosa. Jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak berdoa! Kita patut beryukur karena di tengah kelemahan dan ketidakberdayaan kita Tuhan memberikan Sang

Penolong yaitu Roh Kudus. Ayat nas menyatakan bahwa Roh Kudus membantu kita dalam kelemahan kita, artinya Roh Kudus turut merasakan apa yang kita rasakan, turut memikul beban kita, dan kita pun ditopangnya. Roh Kudus yang menolong kita untuk menyampaikan segala pergumulan dan kerinduan hati kita kepada Tuhan.

Oleh karena itu bangunlah mezbah doa secara pribadi dan berdoalah dengan sepenuh hati, berdoa bukan dengan kekuatan sendiri, berdoalah dengan melibatkan Roh Kudus; *_“Berdoalah setiap waktu di dalam Roh...”_* (Efesus 6:18), berdoa dalam satu kesatuan antara tubuh, jiwa dan roh (tidak terpecah-pecah), berdoa tidak dengan asal-asalan dan berdoa sebagai bukan lips service.

*Berjalan bersama Roh Kudus kita beroleh kesanggupan menjalani hidup ini, saat kita lemah Ia menopang dan menguatkan!.*

13/12/2021

*AIR HIDUP.*

Senin, 13 Desember 2021
Baca: Lukas 10:1-12

*MELAYANI DENGAN KEKUATAN ROH KUDUS*

*_“Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”_* Lukas 10:2

Peristiwa Kristus kembali ke sorga (Kisah 1:9) benar-benar membuat banyak orang terkesima dan terheran-heran menyaksikannya: *_“Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: ‘Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.’"_* (Kisah 1:10-11).

Dua utusan Tuhan tersebut mengingatkan orang banyak itu untuk tidak hanya terkesima melihat bagaimana Kristus naik ke sorga, tapi yang terpenting dan terutama adalah bagaimana kesiapan mereka menyambut kedatangan-Nya kembali kedua kalinya.

Karena itulah Roh Kudus diutus datang ke dunia: *_“Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.”_* (Yohanes 16:7).

Roh Kudus (Parakletos) diutus untuk membentuk, memroses, mempersiapkan umat menyambut kedatangan-Nya, sehingga saat Dia datang kembali didapati-Nya kita tak bercacat cela, layak menjadi mempelai-Nya. Roh Kudus, yaitu Roh Kebenaran, akan memimpin kita kepada seluruh kebenaran (Yohanes 16:13). *_“Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu. Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: ‘Terimalah Roh Kudus.’”_* (Yohanes 20:21-22).

Saat ini kita diutus Tuhan untuk melanjutkan pekerjaan-Nya di bumi. Inilah yang disebut Amanat Agung (Matius 28:18-20). Modal utama untuk mengerjakan pekerjaan Tuhan adalah kuasa Roh Kudus! Tanpa melibatkan Roh Kudus, tanpa Roh Kudus turut bekerja, pelayanan yang kita lakukan takkan berdampak apa-apa.

Kita sangat membutuhkan Roh Kudus, karena itu ketika mengutus tujuh puluh murid, Tuhan terlebih dahulu memerlengkapinya dengan kuasa Roh-Nya: *_“Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.”_* (Lukas 10:19).

*Libatkan Roh Kudus di setiap pelayanan kita, supaya ada kuasa!.*

Slamat hari minggu EL- SHADDAY..Tuhan YESUS Meberkati.😍😍😍🙏🙏🙏🙏
12/12/2021

Slamat hari minggu
EL- SHADDAY..
Tuhan YESUS Meberkati.
😍😍😍
🙏🙏🙏🙏

12/12/2021

Address

Jalan TRIKORA NO. 8
Wamena
99511

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when El-Shadday - Wamena posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to El-Shadday - Wamena:

Share

Category