Masjid Besar Al-Mukhlishin Wajak

Masjid Besar Al-Mukhlishin Wajak Follow IG : Tempat Ibadah Agama Islam

Suasana Zakat fitrah 2026
20/03/2026

Suasana Zakat fitrah 2026

06/03/2026
INTRUKSI PBNU TENTANG QUNUT NAZILAH Surat ini merupakan instruksi resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang ...
01/03/2026

INTRUKSI PBNU TENTANG QUNUT NAZILAH

Surat ini merupakan instruksi resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang diterbitkan di Jakarta pada 11 Ramadhan 1447 H atau 1 Maret 2026 M, dengan nomor surat 51/PB.01/A.II.08.47/99/03/2026 dan perihal “Instruksi Qunut Nazilah”.

Surat ditujukan kepada seluruh jajaran Nahdlatul Ulama di Indonesia, meliputi Pengurus Wilayah NU, Pengurus Cabang NU, Pengurus Cabang Istimewa NU, para pengasuh pondok pesantren di lingkungan RMI NU, serta takmir masjid dan musala di lingkungan NU se-Indonesia.

Dalam isi surat dijelaskan bahwa mencermati eskalasi konflik di Kawasan Timur Tengah, PBNU menginstruksikan kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk menggalakkan kembali pelaksanaan Qunut Nazilah, sebagaimana pedoman yang dilampirkan.

Adapun ketentuannya sebagai berikut:

Doa Qunut Nazilah dibaca pada rakaat terakhir dalam setiap salat fardhu, termasuk Salat Jumat.

Doa Qunut Nazilah tersebut tidak didahului dengan doa qunut yang biasanya dibaca pada waktu Subuh.

Khusus dalam Salat Subuh, Doa Qunut Nazilah dibaca setelah Doa Qunut Subuh.

Surat ini ditutup dengan harapan agar instruksi tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Surat ditandatangani oleh Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, Katib Aam KH. Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH. Yahya Cholil Staquf, dan Sekretaris Jenderal Drs. H. Saifullah Yusuf, serta dilengkapi keterangan bahwa dokumen telah ditandatangani secara elektronik dan dapat diverifikasi melalui situs resmi nya.

Rapat Persiapan Nuzulul Qur'an:Peringatan Nuzulul Qur'an akan dilaksanakan pada hari jum'at 6 Maret 2026
27/02/2026

Rapat Persiapan Nuzulul Qur'an:
Peringatan Nuzulul Qur'an akan dilaksanakan pada hari jum'at 6 Maret 2026

PENGARUH MAKNA KETIKA LAFADH رمضان DALAM NIAT PUASA DIBACA "NA & NI"Pelafadzan niat dalam sebuah ibadah adalah suatu kes...
16/02/2026

PENGARUH MAKNA KETIKA LAFADH رمضان DALAM NIAT PUASA DIBACA "NA & NI"
Pelafadzan niat dalam sebuah ibadah adalah suatu kesunnahan yang sangat dianjurkan dalam beribadah tak lain seperti ibadah puasa ramadlan yang dituntut pelafadzannya dilakukan setiap malam, sehingga pelafadan niat harus diketahui dan dipahami dengan baik bagaimana perbedaan pelafadzannya menjadi benar menurut ijtihad para alim ulama,sehingga lafadz niat ini bisa membersamai dengan hati kita sebab esensi niat itu pada hati kita. Berikut ini pembahasannya secara singkat semoga kita biasa memahaminya dengan baik.
1. Ketika lafadh َرمضان nunnya difathah dan lafadh َالسنة ta'nya juga dibaca fathah :

نويتُ صومَ غدٍ عن أداءِ فرضِ شهرِ *رمضانَ هذه السنةَ* لله تعالى

maka terjemahnya menjadi begini :

*Pada tahun ini saya niat puasa esok hari untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadlan karena Allah Yang Maha Luhur*

- Lafadh Niat Puasa yang pertama ini menunjukkan bahwa kalimat *pada tahun ini* menjadi keterangan waktu bagi kalimat *Saya niat*. Padahal realitanya kita niat hanya membutuhkan waktu yang sedikit dan sangat singkat.
Oleh karena itu makna di atas menjadi sia-sia bahkan dinilai cacat berdasarkan kenyataannya.

2. Ketika lafadh ِرمضان nunnya dibaca kasrah dan lafadh ِالسنة ta'nya juga dibaca kasrah :

نويتُ صومَ غدٍ عن أداءِ فرضِ شهرِ *رمضانِ هذه السنةِ*لله تعالى

maka terjemahnya seperti ini :

*Saya niat puasa esok hari untuk melaksanakan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Yang Maha Luhur*

- Lafadh niat fersi kedua inilah yang dipilih oleh para ulama' dalam semua kitab-kitab fiqh, karena secara qaidah bahasa Arab dan juga maknanya sudah benar dan sesuai dengan realitanya.

- Lafadh رمضان dimudlofkan / digabung pada lafadh ِهذه السنة, sehingga puasa yang kita kerjakan ini menjadi tertentu puasa Ramadlan tahun sekarang ini.
=============================

Kesimpulannya :
~ Lafadh Niat puasa fersi pertama : رمضانَ هذهِ السنةَ adalah benar secara qaidah bahasa Arab, tetapi cacat secara maknanya, karena tidak sesuai dengan realitanya.

~ Lafadh Niat Puasa fersi kedua: رمضانِ هذه السنةِ secara mutlak benar, baik secara kaidah Bahasa Arab atau maknanya

Dengan demikian, mari kita mengikuti petunjuk dari para ulama fiqh yaitu memakai lafadh niat puasa yang fersi kedua :

*نويتُ صومَ غدٍ عن أداءِ فرضِ شهرِ رمضانِ هذه السنةِ لله تعالى*

Refleksi niat secara terjemah puasa romadlon:

نويت صوم غد
saya niat puasa esok hari
عن اداء
untuk melaksanakan
فرض شهر رمصان
kewajiban puasa romadlon

هذه السنة
pada tahun ini

لله تعالى
karena Allah Ta'ala

Maka agar lebih aman dari salah, dan selamat dlm niat, hendaknya memakai niat dg versi membaca "ramadhani hadzihis sanati"
_*ROMADONI bukan ROMADONA*_

Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardli syahri romadloni hadzihis sanati lillaahi ta’alaa.
Lihat : I’anah Thalibin :

*(قوله: نويت إلـخ) خبر عن أكملها: أي أكملها هذا اللفظ. (قوله: صوم غد) هو الـيوم الذي يـلـي اللـيـلة التـي نوى فـيها. (قوله: عن أداء فرض رمضان) قال فـي النهاية: يغنـي عن ذكر الأداء أن يقول عن هذا الرمضان. اهــــ. (قوله: بـالـجرّ لإِضافته لـما بعده) أي يقرأ رمضان بـالـجرّ بـالكسرة، لكونه مضافاً إلـى ما بعده، وهو اسم الإِشارة. قال فـي التـحفة: واحتـيج لإِضافة رمضان إلـى ما بعده لأن قطعه عنها يصير هذه السنة مـحتـملاً لكونه ظرفاً لنويت، فلا يبقـى له معنى، فتأمله، فإنه مـما يخفـى. اهــــ. ووجهه: أن النـية زمنها يسير، فلا معنى لـجعل هذه السنة ظرفاً لها. (قوله: هذه السنة)* .

❄ *والله اعلم بالصواب* ❄

Wallaahu A'lamu Bish showaab...
Demikian pembahasan niat secara singkat semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa tahun ini dengan baik dan tenang tanpa ada keraguan sama sekali, semoga bermanfaat.
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADLAN 1447H.
By. Masjid Besar NU Al Mukhlishin Wajak Malang.

Rapat Persiapan kegiatan Bulan Ramadhan Jum'at, 30 Januari 2026
30/01/2026

Rapat Persiapan kegiatan Bulan Ramadhan
Jum'at, 30 Januari 2026

Mari manfaatkan kesempatan baik ini
19/01/2026

Mari manfaatkan kesempatan baik ini

Rapat Persiapan peringatan Isro' Mi'roj Rabu, 24 Desember 2025
24/12/2025

Rapat Persiapan peringatan Isro' Mi'roj Rabu, 24 Desember 2025

Safari Dakwah: Bersama KH. MUHAMMAD SYAUQI MZ ( Putra Alm KH. ZAINUDDIN MZ)Jum'at,7 November 2025 pukul 12.00 wib (ba'da...
04/11/2025

Safari Dakwah: Bersama KH. MUHAMMAD SYAUQI MZ ( Putra Alm KH. ZAINUDDIN MZ)
Jum'at,7 November 2025 pukul 12.00 wib (ba'da sholat Jum'at) di Masjid Besar NU Al-Mukhlishin Wajak

Ayo belajar....Tentang Sholat Rebo Wekasan, Hari rabu terakhir dibulan shafar
19/08/2025

Ayo belajar....
Tentang Sholat Rebo Wekasan,
Hari rabu terakhir dibulan shafar

08/08/2025

Daftarkan segera putra Anda dalam acara khitanan massal. Selain gratis, acara ini akan dilakukan oleh tenaga medis profesional dan higienis

Address

Jalan SUROPATI
Wajak
65173

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Besar Al-Mukhlishin Wajak posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category

PROFIL MASJID

Masjid Besar Al Mukhlishin terletak + 100 m dari utara Pasar Wajak, Jalan Raya Suropati No.3 Wajak, kapasitas lebih dari 1500 jama'ah, berdirinya masjid diprakarsi tokoh Nahdlatul Ulama' ranting, figur sentralnya Bapak H. Asmad, Bapak H. Afandi serta tokoh ulama' Desa Wajak.

Tahun 1962, berawal didirikan Madrah Ibtidaiyah NU disebelah barat masjid. Tahun 1970, pengurus madrasah membangun Masjid yang semula sebuah Langgar Gede “Lor Pasar” yang diasuh oleh K. Zairi diteruskan oleh K. Thoyib yang untuk Sholat Jum'at selama lima tahun.

Tahun 1971, rumah P.Bardi ‘ruislag’ dengan mushola untuk perluasan Masjid. Tahun 1972 , selesai pembangunan dengan luas tanah 882 m² dan luas bangunan 880 m² , Masjid Al Mukhlishin diresmikan ditandai pelaksanaan sholat jum'at dengan imam pertama KH. Asy'ari Kidangbang Wajak.

Tahun 1977 ,Bupati Malang Soewignjo menetapkan status Masjid jami' Al Mukhlishin , pada tahun ini membeli tanah hak milik Ibu Mani luas 144 m². Tahun 1985, membeli tanah hak milik Ibu Joyo 200 m² utara Masjid dan dibangun perluasan lantai dua.