13/08/2026
Salam
Upaya memperkuat pendidikan inklusif bagi murid penyandang disabilitas perlu mendapat perhatian serius. Hal tersebut mengemuka saat kegiatan audiensi Tim Inovasi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, dan Forum Pendidikan Madrasah Inklusif (FPMI) bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah di Ruang kerjanya, Selasa (11/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, dikenalkan Program INOVASI Fase 3 yang sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui penguatan layanan dan pemenuhan akomodasi layak bagi murid penyandang disabilitas di Indonesia.
Hadir dalam audiensi. Handoko Widagdo, Deputy Director Subnational Program, dan Abdul Munir, Policy Advisor INOVASI. Dari Kementerian Agama Kabupaten Semarang hadir Kepala Kantor dan Kasi Pendidikan Madrasah. Sementara dari FPMI hadir Supriyono, Faqih, dan Arifin.
Program INOVASI Fase 3 merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia yang berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya melalui penguatan layanan pendidikan dan penyediaan akomodasi yang layak bagi murid penyandang disabilitas. Dan Kabupaten Semarang, ditunjuk menjadi pilot project Program INOVASI di Jawa Tengah.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah memberikan sejumlah pesan penting sebagai landasan penguatan program. Pertama, perlunya penguatan data dan identifikasi awal terhadap murid yang membutuhkan dukungan khusus. Kedua, perlunya pemahaman yang menyeluruh mengenai spektrum disabilitas. Ketiga, Kakanwil mendorong adanya pelatihan bagi guru madrasah terkait pendidikan inklusif.
Semoga, sinergi ini tidak hanya berhenti pada diskusi semata, namun mampu menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap anak, termasuk murid penyandang disabilitas, memperoleh hak pendidikan yang berkualitas, setara, dan bermartabat.
Karena pendidikan yang baik bukan hanya tentang siapa yang paling cepat belajar, tetapi tentang bagaimana setiap anak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan mencapai potensi terbaiknya.