gpdibenihkasih

gpdibenihkasih Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from gpdibenihkasih, Church, kalimasada 1 sitambal, Ungaran.

26/07/2026

July 26th, 2026 ~ BLESSED SUNDAY 🌞

Welcome home JOHN PASCHAL DAVINE WARDANI.
You are saved, loved, and blessed.

Huge thank you Efrata Retreat & Camping Hill for your hospitality, GBU non stop!

#2026

07/12/2025

2025 BERKEMENANGAN

Save the date; come and let us adore Him! 🎄

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang telah memberkati agenda pelayanan sepanjang hari ini Minggu, 14 ...
15/04/2024

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang telah memberkati agenda pelayanan sepanjang hari ini Minggu, 14 April 2024:

1. Ibadah Pemberkatan Pernikahan Kudus Sakty Fiky Fernando ❤️ Fergi Putri Krismi Prasetyo di Purworejo jam 7 pagi. (Slide 1 & 2)

2. Ibadah Penyerahan Anak "Kerenhapukh Nauli Sinaga" puteri Bapak Kristalon Sinaga dan Ibu Magdalena Romawli Siboro di GPdI Benih Kasih jam 6 sore. (Slide 3 & 4)

Selamat untuk Tuan Fiki dan Nyonya Putri yang sudah SAH menjadi SUAMI ISTRI. Selamat melayani bersama sebagai keluarga baru di GPdI Benih Kasih.

Terima kasih kepada seluruh jemaat yang sudah berjerih lelah dan bersehati mendukung suksesnya pelayanan hari ini baik di Purworejo maupun di Benih Kasih. Tetap loyal melayani Tuhan & sesama sampai Maranatha.

TUHAN memberkati tanpa batas!

Kamis, 22 Februari 2024
22/02/2024

Kamis, 22 Februari 2024

Rabu, 21 Februari 2024
21/02/2024

Rabu, 21 Februari 2024

"DAMAI SEJAHTERA KRISTUS MEMPERSATUKAN (Efesus 2:13-16)"Mission Trip (pertama kali) GPdI Benih Kasih ke GPdI Jagang Kalo...
19/02/2024

"DAMAI SEJAHTERA KRISTUS MEMPERSATUKAN (Efesus 2:13-16)"

Mission Trip (pertama kali) GPdI Benih Kasih ke GPdI Jagang Kaloran Temanggung pada hari Minggu, 18 Februari 2024 pukul 14.00 WIB.

Terima kasih kepada Ibu Gembala (Tante Widaningsih Sudarman), Majelis dan seluruh jemaat untuk undangan, keramahan, kehangatan serta jamuannya dalam menyambut kami keluarga Benih Kasih. Sampai bertemu di waktu dan kesempatan berikutnya.

TUHAN memberkati tanpa batas.

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (3)•Sebagai orang-orang berdosa yang telah diselamatkan oleh darah Tuhan Yesus Kristus, ki...
05/07/2020

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (3)
•
Sebagai orang-orang berdosa yang telah diselamatkan oleh darah Tuhan Yesus Kristus, kita tidak mempunyai alasan untuk merasa malu tentang siapa kita. Sebaliknya, kita seharusnya memegang identitas kita sebagai makhluk yang diciptakan menurut ‘nature’ gambar dan rupa Allah. Kita seharusnya hidup sesuai dengan kedudukan hak-hak kita sebagai anak-anak Raja (Bapa yang empunya Kerajaan) yang olehnya kita juga hidup sebagai warga negara suatu kerajaan surga di bumi.
•
Kita adalah anak-anak Raja! Yesus berkata, “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu” (Luk. 12:32). Tuhan memberikan kita kekuasaan atas kerajaan di bumi (kingdom: [king - dominion]), suatu tanggung jawab dan hak istimewa yang mengagumkan. Maka dari itu, janganlah kita memperlakukan diri sendiri seperti gelandangan, hamba atau orang sewaan yang tidak mempunyai minat pribadi di bumi, tetapi jadilah anak-anak Raja yang bijaksana yang mengelola dengan berhati-hati dan penuh percaya diri akan suatu alam yang suatu hari nanti akan kita warisi.
•
•
•

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (2)•Keselamatan dapat terjadi segera ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus dengan iman. N...
28/06/2020

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (2)
•
Keselamatan dapat terjadi segera ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus dengan iman. Namun, perubahan mental & karakter memerlukan waktu seumur hidup; kita perlu belajar bagaimana berpikir, hidup dan bertindak sebagai ‘anak-anak Tuhan/ Raja’. Keselamatan itu seperti berpindah dengan tiba-tiba dari sebuah pondok rusak ke sebuah rumah besar; kita membawa semua karakter & mentalitas “pondok” ke dalam rumah besar itu, lalu karakter & mental kita berubah sedikit demi sedikit dengan berlalunya waktu.
•
Roma 12:1–2, Paulus menasihati orang-orang percaya – yang masih perlu mengalami suatu perubahan cara berpikir. Sekalipun sudah jadi anak-anak Tuhan karena iman, mereka masih terperangkap dalam suatu mentalitas “kandang babi” dari cara berpikir seperti budak; banyak orang percaya yang sudah selamat tapi belum berubah. Kita punya urapan Roh Kudus, tapi bukan mentalitas Roh Kudus.
•
Ay. 1: Paulus menegaskan bahwa kita harus menjaga tubuh dan pikiran kita agar tetap kudus (terpisah, murni) dari segala perkara dan tingkah laku yang tidak sehat dan cemar, sebab itulah wujud dari ibadah yang sejati – “reasonable service”: penyembahan kepada Tuhan yang rasional/ logis. Tuhan menghendaki kita untuk mengelola tubuh kita dan menyerahkannya kepada Allah sebagai persembahan yang hidup dan kudus, yang darinya Ia disenangkan dan memperoleh kemuliaan & kehormatan.
•
Ay. 2: Paulus lebih menegaskan lagi bahwa kita harus berubah oleh pembaruan budi. Maksudnya adalah kita perlu mengubah pola pikir kita. Kata ‘berubah’ menggunakan kata dalam bahasa Yunani μεταμορφόω (metamorphoō); dari kata itu lahir kata dalam bahasa Inggris ‘metamorphosis’ – dalam bahasa Indonesia 'metamorfosis'; secara harfiah artinya “berubah sama sekali” (berubah menjadi bentuk lain). Perubahan yang dimaksud adalah meliputi revolusi penuh keadaan mental kita. Inilah juga yang dimaksud Paulus bahwa kita harus belajar berpikir seperti seorang raja agar mental kita memiliki semangat dan sikap-sikap raja.
•
INGATLAH, KITA SUDAH SELAMAT, KITA SUDAH MASUK KE DALAM KERAJAAN BAPA, KITA PUNYA HAK PENUH SEBAGAI ANAK; BUANG MENTALITAS PONDOK/ KANDANG BABI!
•
•
•

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (1)•Dalam perumpamaan tentang anak yang hilang (Luk. 15:11 – 32), Yesus menjelaskan tentan...
28/06/2020

MEMBANGUN MENTALITAS KERAJAAN (1)
•
Dalam perumpamaan tentang anak yang hilang (Luk. 15:11 – 32), Yesus menjelaskan tentang apa yang terjadi dan mengungkapkan sikap Bapa terhadap kita. Tuhan berdiri siap menyambut kedatangan kita kembali dengan tangan terbuka untuk memulihkan status kita sepenuhnya sebagai anak-anak-Nya, laki-laki dan perempuan. Masalah kita adalah kita terlalu sering menerima hanya kontrak yang diinginkan anak yang hilang itu – menjadi hamba di rumah bapanya (ayat 19).
•
Kita terlalu sering hanya ingin menjadi hamba-hamba Tuhan; dan jika kita hanya menerima hubungan sebagai hamba-hamba-Nya, maka kita akan kehilangan banyak sukacita dalam mengenal Kristus dan aspek-aspek kehidupan di kerajaan secara penuh dan menyeluruh. Terlalu banyak di antara kita hanya mengetahui bagaimana menjadi “pekerja-pekerja di ladang” dan tidak tahu apa artinya menjadi “seorang anak di dalam rumah”.
•
Banyak orang Kristen sekarang berada dalam keadaan menyedihkan sama seperti keadaan anak yang hilang; yang mentalitasnya dirusak pada saat ia berada dalam kandang babi, maksudnya adalah sukar percaya bahwa orang-orang percaya dapat diterima kembali sebagai anak. Anak yang hilang tetap sebagai anak (bukan hamba) ketika pulang kembali ke rumah bapanya, dan menjadi anak dengan hak yang penuh. Begitu anaknya pulang, sang bapa meminta cincin untuk dikenakan pada jari anaknya tersebut. Cincin adalah lambang kedudukan anak & otoritas dalam keluarga, yang menunjukkan saat anak itu memakai cincin maka segala sesuatu yang ada dalam rumah bapanya adalah miliknya juga.
•
•
•

KUNCI KERAJAAN ~ KRISTEN SEBAGAI TUBUH KRISTUS•Selama pelayanan Yesus di bumi, Ia menawarkan kepada kita berbagai kunci ...
20/06/2020

KUNCI KERAJAAN ~ KRISTEN SEBAGAI TUBUH KRISTUS
•
Selama pelayanan Yesus di bumi, Ia menawarkan kepada kita berbagai kunci kerajaan itu, salah satunya adalah kuasa doa. Dengan kuasa doa kita dapat mengatur untuk mendapatkan kuasa Tuhan ke dalam alam duniawi kita (Mat. 16:19).
•
Jadi, jika apa yang ingin kita saksikan di bumi tidak terjadi, itu adalah karena kita tidak membiarkannya terjadi. DOA PENTING, karena doa adalah sarana (komunikasi) kita untuk terus menerus memberikan izin kepada Tuhan untuk "campur tangan" dalam urusan-urusan manusia di bumi. Tuhan dapat melakukan segala sesuatu, tetapi karena Ia telah memberikan kita lisensi, Ia dapat melepaskan sesuatu di bumi hanya karena apa yang kita izinkan (doakan).
•
Agutinus, seorang bapa Gereja mula-mula pernah menulis, "Tanpa Tuhan kita tidak dapat, tanpa kita Tuhan tidak mau". Ini gambaran singkat dari bagaimana mandat kekuasaan kita bekerja. Tanpa kuasa Roh Tuhan, kita tidak mempunyai kesempatan untuk mempengaruhi bumi demi kepentingan Kerajaan Surga. Tanpa persetujuan dan izin kita melalui doa, Tuhan tidak akan campur tangan. Namun, melalui Anak-Nya, Tuhan Yesus, kemudian melalui Tubuh Kristus (saya dan Anda), Allah dapat campur tangan.
•
Dalam kedaulatan-Nya, Tuhan telah memastikan bahwa SELALU AKAN ADA ORANG DI BUMI YANG MENYETUJUI MAKSUD & RENCANA-NYA, melalui mereka IA DAPAT MEMPEROLEH JALAN MASUK UNTUK MEMENUHI KEHENDAK-NYA DALAM BUMI INI. Satu hal yang perlu kita pahami dan ingat, bahwa maksud dan tujuan Tuhan yang semula adalah memerintah alam yang tampak (bumi) dari alam yang tidak tampak (‘shamayim’ – heaven – takhta TUHAN) melalui kehidupan yang tidak tampak (kehidupan di alam surga – ‘shamayim’) dalam alam yang tampak di tempat kejadian (kehidupan di bumi).
•
Doa adalah urusan yang serius! Jika kita menginginkan Tuhan campur tangan, kita perlu tetap berdoa. Saat kita berdoa, kita sedang berkomunikasi dengan pemerintahan surgawi yang untuknya kita menjadi duta-duta besar Kerajaan Allah.
•
•
•

Address

Kalimasada 1 Sitambal
Ungaran
50519

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when gpdibenihkasih posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to gpdibenihkasih:

Shortcuts

Share

Category