Komisi Pemuda Olives Tulungagung

Komisi Pemuda Olives Tulungagung Persekutuan Pemuda Olives
Setiap Sabtu pukul 18.30 Di GKA Anugerah

Add juga BBM Youth Olives utk i

Tujuan Pacaran Pacaran hanyalah suatu sarana dan bukan tujuan akhir. Jadi Anda berpacaran itu bukan goal-nya, tapi itu h...
28/06/2016

Tujuan Pacaran

Pacaran hanyalah suatu sarana dan bukan tujuan akhir. Jadi Anda berpacaran itu bukan goal-nya, tapi itu hanya suatu sarana untuk mencapai goal. Goalnya sendiri adalah kehidupan berkeluarga: menikah. Dalam Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu tidak dikenal istilah pacaran, yang ada adalah tunangan. Namun kalaupun mau pacaran itu tidak dilarang, tetapi jelas pacaran itu bukan tujuan akhir.

Tujuan dari pacaran adalah:

1. Menemukan pasangan yang sepadan dengan kita.

Kejadian 2:18: TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Sepadan dalam Alkitab dianalogikan sebagai k*k pada 2 ekor sapi yang digunakan untuk membajak lahan. Bila k*k tersebut tidak sama berat, maka akan timbul berat sebelah yang akhirnya tidak akan memungkinkan untuk 2 ekor sapi tersebut untuk maju secara bersamaan untuk membajak lahan tersebut.

Bila dikembalikan pada konteks pasangan hidup, pasangan hidup yang sepadan adalah pasangan hidup yang memungkinkan untuk bersama-sama menjalani hidup dengan sebaik mungkin. Pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana ukuran kesepadanan itu?

Kesepadanan dapat dilihat dari:
a. Kapasitas rohani (seberapa banyak pasangan dan diri kita telah mengalami Tuhan dalam hidupnya).
b. Wawasan/pola pikir yang akan sangat dipengaruhi latar belakang, pendidikan, pengalaman, dan kehidupannya.
c. Memiliki misi dan visi yang diarahkan kepada Tuhan.
d. Memiliki kedewasaan psikologis untuk berkomitmen.

Pasangan yang sepadan adalah pasangan yang memiliki empat dimensi tersebut dengan kadar yang kurang lebih sama (tidak terlalu jauh). Ingat prinsip k*k: bila salah satu terlalu berat dan satu terlalu ringan, maka sapi tidak bisa berjalan beriringan.

2. Bisa menemukan orang yang dapat menghadapi kelemahan kita dan sebaliknya.

Pengkotbah 4:9-10: Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!

Jika Anda saat ini berpacaran tetapi ternyata pasangan Anda tidak mampu membantu Anda saat Anda dalam kondisi lemah atau hanya Anda yang membantu dia tapi dia tidak membantu Anda, ini berarti bukan pasangan yang sepadan dengan Anda. Perlu senantiasa membawa hubungan Anda dalam doa.

Jika memang si dia bukan pasangan yang sepadan dengan Anda, kemungkinan besar akan berakhir juga. Namun ada p**a pasangan yang awalnya kurang sepadan, namun si pasangan bersedia mengejar ketertinggalannya dan menjadi sepadan.

3. Bisa menemukan orang yang dapat mendorong, menguatkan, dan menyemangati kita, begitu juga sebaliknya.

Yohanes 14:16: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.

Kata encouragement (mendorong, menguatkan, memberi semangat) itu menggunakan kata yang sama dengan Penolong (Roh Kudus).

Jika pasangan Anda tidak pernah mendorong, menguatkan, dan menyemangati Anda, ini ada sesuatu yang salah. Begitu p**a bila Anda tidak pernah melak*kannya. Jika hanya salah satu pihak yang melak*kannya maka ini adalah sesuatu yang keliru.

Hubungan hanya dapat terjadi bila terjadi saling. Tanpa saling ini, maka tidak mungkin hubungan dapat terjadi. Bila dua orang dalam hubungan sama sekali keduanya tidak melak*kan saling mendorong, menguatkan, dan menyemangati, maka sebentar saja hubungan ini akan hancur.

4. Menghasilkan buah. Tujuan hidup kita adalah menghasilkan buah. Dalam apapun yang kita lak*kan, termasuk dalam berpacaran kita perlu menghasilkan buah.

Buah yang dimaksud adalah buah Roh.

Galatia 5:22-23b: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

Coba cek apakah dalam hubungan Anda dengan kekasih Anda, kalian berdua semakin menghasilkan buah Roh? Jika hanya salah satu saja, ini adalah hubungan yang tidak sepadan. Semakin banyak Anda berdua menghasilkan buah Roh, berarti Anda telah menemukan pasangan yang tepat.

5. Memuji dan memuliakan Tuhan.

Filipi 1:11: penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.

Bila Anda dan pasangan Anda menghasilkan banyak buah Roh, pastilah dalam hubungan kalian itu membuat kalian semakin memuji dan memuliakan Tuhan dan juga membuat orang-orang lain di sekitar Tuhan memuji dan memuliakan Tuhan karena melihat buah Roh yang kalian berdua hasilkan.

6. Membuat komitmen dan rencana bagi pernikahan.

Lukas 16:10: “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

Jika dalam hubungan pacaran, Anda atau pasangan Anda tidak bisa setia dan berkomitmen saat itu, apalagi membuat rencana pernikahan, sebaiknya Anda tidak melanjutkan hubungan pacaran Anda. Untuk memulai pernikahan dimulai dari pacaran, tanpa komitmen dan rencana ke depan, hubungan pacaran Anda akan tidak memiliki arti.

Semoga kita semua mengerti tujuan berpacaran yang benar dalam Tuhan. Amin.

Inspirasi Satu Jam  Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya :"Apakah kita bisa hidup tidak berd...
07/06/2016

Inspirasi Satu Jam

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya :
"Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?"

Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata : "Tidak, nak"

Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi : "Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?"

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.

"Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melak*kan kesalahan?"

Ayahnya tertawa, "Mungkin tidak bisa juga, nak"

"OK ayah, ini yang terakhir kali. Apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?"

Akhirnya ayahnya mengangguk. "Kemungkinan besar, bisa nak.."

Anak ini tersenyum lega, "Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah. Lebih mudah menjalaninya dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar."

Pernyataan ini mengandung KEBENARAN SEJATI.

Marilah kita hidup dari waktu ke waktu dengan memperhatikan cara kita MENJALANI HIDUP ini...

Dari latihan yang paling kecil dan sederhana, akan menjadikan kita TERBIASA.

Dan apa yang sudah biasa kita lak*kan akan menjadi SIFAT.

Dan sifat akan berubah menjadi KARAKTER.

HIDUPLAH 1 JAM TANPA :

- Perseteruan,
- Perselisihan,
- Iri Hati,
- Amarah,
- Kepentingan diri sendiri,
- Percideraan,
- Kedengkian,
- Kemabukan,
- Pesta pora,
- Kecemaran.

HIDUPLAH 1 JAM DENGAN :

- Kasih,
- Sukacita,
- Damai Sejahtera,
- Kesabaran,
- Kemurahan,
- Kebaikan,
- Kesetiaan,
- Kelemahlembutan
- Penguasaan diri.

Lalu ulangi untuk 1 jam berikutnya.
Tuhan Yesus memberkati.

PANGGILAN HATIKeluaran 2:23-3:12Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu...
18/04/2016

PANGGILAN HATI

Keluaran 2:23-3:12

Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?” (Keluaran 3:3)

Kendati menggelandang akibat kediktatoran militer di negerinya, Brazil, Raimundo Arruda Sobrinho tetap melak*kan kegemarannya: menulis puisi. Setiap hari selama tiga puluh lima tahun. Kebiasaannya yang janggal itu memantik minat dan niat Shalla Monteiro untuk menolong gelandangan tua itu. Lewat akun fesbuk yang ditanggapi khalayak, kehidupan Raimundo berubah. Kini, pada usia ke-77, karya-karya tulisnya diterbitkan dan digemari orang.

Panggilan hati Musa ialah membela yang lemah. Budak Israel yang dianiaya orang Mesir dibelanya (2:11-12). Anak-anak gadis Yitro yang diusir para gembala dibelanya (2:16-17). Hanya, pelariannya dari kejaran Firaun mengubah total kehidupannya. Dari seorang pangeran menjadi seorang gembala ternak. Setelah empat puluh tahun, masihkah panggilan hati itu menyala di hatinya? Simaklah kisah semak duri yang menyala. Tuhan menanam panggilan di hati Musa, kehidupan sekeras apa pun tak sanggup “membakar”-nya. Dorongan hati itu tetap “menyala” dan siap dipakai Tuhan pada waktu-Nya.

Adakah dorongan yang terus menyala di hati Anda untuk berbuat sesuatu? Melukis? Menulis? Melanjutkan studi? Membuka usaha sendiri? Merintis kegiatan sosial? Jangan lekas menyerah. Jika Tuhan “menyalakannya”, tiada yang mampu memadamkannya. Usia bukan alangan. Ayo, mulailah melangkah. Tekunilah. Waktu-Nya bukan waktu kita. Anda tak akan pernah terlampau tua untuk memenuhi sebuah panggilan hati.

PANGGILAN HATI YANG DARI TUHAN
TAK AKAN MUSNAH DIBAKAR OLEH WAKTU DAN KESUKARAN

Selamat Malam & Selamat Beristirahat sobat olives
Tuhan Yesus memberkati 😉

TAK SEMPURNAMengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah - I Tesalonika 5:18 Kata orang, say...
12/04/2016

TAK SEMPURNA

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah - I Tesalonika 5:18

Kata orang, saya ini cukup perfeksionis. Mungkin ada benarnya juga, sebab saya selalu mengusahakan agar segala sesuatunya berjalan dengan sempurna. Namun meski saya berjuang keras untuk mengusahakan apa yang sedang saya kerjakan menjadi sempurna, tapi kenyataannya tak seperti itu.

masih ingat dengan aksi Roberto Bagio (pemain sepak bola terbaik tahun 1994) yang menendang bola terlalu melenceng dari titik penalti, sehingga membuat tim Italia gagal menjadi juara dalam piala dunia? Penonton yang melihat menjadi kecewa atau bahkan marah besar karena tak seharusnya pemain sekaliber Roberto Bagio gagal mengeksekusi tendangan penalti. Namun itulah hidup, tak ada yang sempurna.

Tak ada yang sempurna. Jadi, berdamailah dengan ketidaksempurnaan yang sedang kita alami. Berdamailah dengan kondisi fisik kita yang tidak sempurna. Berdamailah dengan kesalahan kecil yang tak pernah kita perhitungkan sebelumnya.

Berdamailah dengan suasana hati seandainya mobil kesayangan kita tergores panjang. Atau tak perlu terus-terusan menyalahkan diri sendiri, orang lain, dan keadaan buruk yang sedang kita alami.
Berdamai dengan ketidaksempurnaan bukan berarti kita hidup dengan asal-asalan atau tidak perlu berusaha dengan sebaik-baiknya. Kita tetap harus mengusahakan segala sesuatu menjadi sebaik dan sesempurna mungkin,
namun seandainya itu tidak menjadi seperti yang kita harapkan, kita tidak perlu kehilangan kebahagiaan oleh karena merasa tak sempurna.

Kita bukan mahkluk yang sempurna dan anti kesalahan, jadi mengapa harus menjadi frustasi dan kehilangan kebahagiaan ketika segala sesuatu tidak berjalan dengan sempurna? Kita tetap bisa menjadi yang terbaik,meski tidak sempurna. Ini hanya masalah cara pandang saja.

Maafkan diri sendiri ketika melak*kan kesalahan. Maafkan orang lain ketika ia tidak seperti yang kita harapkan

Selamat beraktivitas sobat Olives
Tuhan Yesus Berkati 😃😉

Hai Hai Hai 🙌kami dari Pemuda Olives GKA Anugerah Tulungagung ngadain bazar loh !!!kali ini kita ngadain Bazaar Kaos Roh...
07/04/2016

Hai Hai Hai 🙌

kami dari Pemuda Olives GKA Anugerah Tulungagung ngadain bazar loh !!!
kali ini kita ngadain Bazaar Kaos Rohani,
yukk buruan order guys !!! masalah kwalitas jangan diragukan lagi deh
kita pakai bahan standard distro kok guys,bahan kaosnya cotton combed 30s yg bahannya super nyaman dipake,dijamin adem dan gak bikin gerah kok
sablonnya juga sablon rubber & plastisol bukan sablon abal abal yg 3x cuci sudah luntur,jadi gak bakal ngecewain deh
designnya juga kekinian banget kok,jadi cocok deh buat hang out atau sekedar nongkrong sama temen-temen (y)
pasti bikin penampilan kalian menjadi ganteng dan cantik maximal

oiya masalah harga nih,kalian ga perlu khawatir,murah banget guys cuma 75 ribu
jadi pasti pas dikantong deh
ayo tunggu apalagi
buruan pesen ya,sebelum kita close PO tanggal 24 april

utk info lebih lanjut atau sekedar tanya tanya
langsung aja add BBM official kita
PIN : 5E4B6BEF

atau bisa juga hubungi contact person kita
Denny
PIN : 5E2A27A0
Telp/SMS : 0822-5734-0809

Riry
PIN : 5D4484A5
Telp/SMS : 0857-3212-7236

Terimakasih 😃
Tuhan Yesus Memberkati

PIKIRAN POSITIFBaca: Filipi 4:2-9 Jadi akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, s...
02/04/2016

PIKIRAN POSITIF

Baca: Filipi 4:2-9

Jadi akhirnya, Saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. (Filipi 4:8)

Orang yang memiliki masalah dengan gambar diri sering dinasihati untuk mengenali pikiran yang timbul dalam benaknya. Mereka perlu menolak pikiran negatif dan merusak seperti “Aku adalah orang yang gagal” atau “Aku orang yang malang”, kemudian menggantinya dengan pikiran positif dan membangun seperti “Meskipun aku gagal kali ini, aku bisa berhasil di kemudian hari jika aku belajar dengan baik”. William Backus, seorang psikolog Kristen, menyebutnya sebagai “mengatakan kebenaran kepada diri sendiri”.

Hal yang senada juga dinasihatkan oleh Paulus melalui suratnya kepada jemaat di Filipi. Dari dalam penjara, Paulus menasihatkan jemaat untuk mengisi pikiran mereka dengan kebenaran dan kebajikan (ay. 8). Ia juga mendorong mereka bersukacita (ay. 4), menyatakan kebaikan hati (ayat 5), tidak khawatir, dan berdoa dengan mengucap syukur (ay. 6). Dengan memikirkan dan melak*kan hal-hal itu, damai sejahtera Allah akan melingkupi dan menyertai hati dan pikiran (ay. 7, 9).

Dari pikiran, akan timbul perbuatan. Perbuatan yang dilak*kan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan itu akan terbentuklah karakter. Jadi, semuanya dimulai dari pikiran. Jika kita ingin membentuk karakter yang baik, maka mari kita mulai mengisi pikiran dengan hal-hal yang positif dan membangun, yaitu dengan kebenaran firman Tuhan.

BUANGLAH DARI PIKIRAN KITA HAL-HAL YANG NEGATIF
ISILAH PIKIRAN KITA DENGAN HAL-HAL YANG POSITIF

Selamat Malam sobat Olives
Tuhan Yesus Berkati :)

DIPERLENGKAPI UNTUK KEBAIKANBaca: 2 Timotius 3:10-17Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untu...
01/04/2016

DIPERLENGKAPI UNTUK KEBAIKAN

Baca: 2 Timotius 3:10-17
Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (2 Timotius 3:17)

Setiap orang tentu pernah berbuat baik kepada orang lain, entah itu kebaikan yang lahir dari hati yang tulus ataukah semata-mata karena kewajiban. Seseorang merasa iba dengan orang lain, lantas mengulurkan pertolongan. Atau, seorang karyawan berbuat baik kepada pelanggan karena ada maksud di baliknya.

Orang kristiani tentu tidak beda dengan manusia lainnya: menyimpan segala potensi untuk berbuat baik atau tidak berbuat baik. Namun, orang kristiani memiliki landasan berbuat baik, yaitu firman Tuhan. Paulus menulis, “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.” Ya, kita “diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik”. Perbuatan baik kita mungkin gagal hari ini, tetapi dalam kuasa Roh Kudus, kita diajar, kesalahan kita dinyatakan, kelakuan kita diperbaiki, dan dididik dalam kebenaran. Demikian seterusnya, dari sehari ke sehari. Alkitab BIS menafsirkan, “Dengan Alkitab itu orang yang melayani Allah dapat dilengkapi dengan sempurna untuk segala macam pekerjaan yang baik.”

Alkitab menuntun kehidupan anak-anak Tuhan sehingga kita diperlengkapi dengan kebaikan. Disiplinlah membaca Alkitab, terbukalah kepada Roh Kudus yang membentuk kita melaluinya. Bagaimana kita dapat menyatakan kebaikan-Nya melalui kehidupan kita hari ini?

ALKITAB MENYIMPAN SEGALA PESAN KEBAIKAN.
DALAM ANUGERAH TUHAN, KITA DIMAMPUKAN MENJALANKAN KEBAIKAN ITU.

HIDUP DAN WAKTUSedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yan...
31/03/2016

HIDUP DAN WAKTU

Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. (Yakobus 4:14)

Ada ajaran filsafat India kuno tentang waktu dan karma: "Burung hidup memakan semut, tapi ketika burung mati, semut memakannya. Segala sesuatu bisa berubah setiap saat. Dalam hidup ini janganlah merendahkan dan melukai orang lain. Hari ini mungkin kamu begitu perkasa, tetapi ingatlah bahwa waktu lebih perkasa darimu! Satu batang pohon dapat dijadikan jutaan batang korek api, tapi hanya dibutuhkan satu batang korek api untuk membakar dan menghanguskan jutaan pohon.”

Yakobus mengajarkan bahwa hidup ini fana, segala sesuatunya bisa berubah bagaikan uap (ay. 14). Hari ini kita ada, sehat, kaya raya, berkuasa, penuh rencana bisnis yang diharapkan berkembang luar biasa. Tapi, siapa yang bisa memastikan apa yang bakal terjadi dengan hidupnya esok hari? Tak salah mempunyai rencana hari depan, tak salah hidup penuh optimisme yang bergairah. Tapi, hidup ini begitu renta, hidup ini bukan milik kita. Kita perlu mengelolanya dengan mencari kehendak-Nya agar hidup yang fana ini penuh arti (ay. 15). Baik bagi diri sendiri, bagi keluarga, sesama, dan terlebih bagi Tuhan Sang Pemilik Hidup.

Hargailah hidup ini—satu kali kita hidup, sesudah itu mati. Jangan hanya mengejar yang fana. Hargailah keluarga, teman kerja, teman pelayanan, dan sesama, terlebih Yesus Tuhan, Sang Penebus Hidup. Setelah kita diselamatkan, utamakanlah Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Hanya Dia yang sanggup mematahkan hukum karma. Mengantikan yang fana dengan hidup yang kekal.

DALAM KEHIDUPAN YANG FANA INI,
MARILAH MENGINVESTASIKAN HIDUP UNTUK KEKEKALAN

JANGAN BERKOMPROMI !!Membawa segelas air supaya tidak tumpah bukan masalah yang sulit. Tetapi bagaimana jika gelas air t...
28/03/2016

JANGAN BERKOMPROMI !!

Membawa segelas air supaya tidak tumpah bukan masalah yang sulit. Tetapi bagaimana jika gelas air tersebut harus tetap berada di tangan kita selama berjam-jam? Tangan menjadi mati rasa dan gelas bisa terlepas tanpa terasa. Beban yang tampak ringan tak menjamin kita mampu bertahan menghadapinya.

Simson adalah manusia perkasa yang sanggup mengalahkan seekor singa dengan kekuatannya. Tetapi ternyata ia mengalami kekalahan dalam pelukan Delila. Logikanya, bukankah seekor singa jauh lebih berpotensi membunuhnya daripada rengekan Delila? Rengekan Delila, yang tampak sepele namun berulang terus-menerus, menjerumuskan Simson pada kehancuran. Simson membeli cinta Delila dengan rahasia kenazirannya. Mungkin ia merasa sanggup melepaskan diri dari segala masalah dengan kekuatan fisiknya. Ternyata iman Simson tak setangguh kekuatan fisiknya. Ia mengira dosa tak perlu dianggap serius. Sangkanya Tuhan tidak memperhitungkan dosanya karena tidak ada akibat yang langsung menimpanya.

Kesabaran Tuhan bukan kesabaran yang permisif: menoleransi dosa. Ketiadaan komitmen untuk mendedikasikan diri pada Tuhan akan membawa kita pada kebinasaan. Kemampuan diri yang tampak kuat dan godaan yang tampak sepele tidak menjamin kemenangan atau ketahanan iman. Tidak berkompromi dengan dosa sekecil apa pun dan senantiasa hidup di dalam Tuhan adalah pencegahan terbaik. Jika tak ingin terjebak dan mengalami kemalangan seperti Simson, janganlah berkompromi dengan dosa.

MESKI TAMPAK KECIL, CELAH DOSA SANGGUP MENGGEROGOTI IMAN KITA
HINGGA HABIS TAK BERSISA

Selamat malam,selamat tidur
Tuhan Yesus Memberkati

Kesalehan Tanpa Kebenaran adalah KesalahanBy : Ev.AndiriusSendang, 19 Maret 2016
20/03/2016

Kesalehan Tanpa Kebenaran adalah Kesalahan
By : Ev.Andirius
Sendang, 19 Maret 2016

Address

Jalan Panglima Diponegoro No. 30
Tulungagung
66200

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Komisi Pemuda Olives Tulungagung posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share