PP. Darul Fiqh Borehbangle

PP. Darul Fiqh Borehbangle Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from PP. Darul Fiqh Borehbangle, Religious organisation, Jalan Borehbangle Gang Teratai RT 002/RW 004 Desa Borehbangle Kec. Merakurak, Tuban.

KH. ABDULLOH FAQIH DAN WIRID LAQODJABeberapa hari sebelum kewafatan Syaikhina KH. Abdulloh Faqih ( Langitan) , Habib Mun...
01/11/2021

KH. ABDULLOH FAQIH DAN WIRID LAQODJA
Beberapa hari sebelum kewafatan Syaikhina KH. Abdulloh Faqih ( Langitan) , Habib Munzir Al-Musawa berkesempatan menjenguk beliau. Dalam kesempatan tersebut Syakhina bercerita perihal mimpi beliau bertemu dengan Rosululloh SAW. Lantas usai menjenguk Syaikhina, Habib Munzir menceritakan peristiwa tersebut dalam sambutannya kepada para santri.

“Saya tadi membesuk ayahanda, guru besar kita. Hadrotussyeikh KH. Abdulloh Faqih. Beliau bercerita diperintahkan untuk memanjangkan jenggot oleh Rosululloh SAW. ini menandakan betapa beliau sangat diperhatikan oleh Rosululloh, sampai-sampai janggut beliau diperhatikan. Dekat dengan Rosululloh sampai hal sekecil itu mendapat perhatian” Cerita Habib Munzir Al Musawa.

Perjumpaan Syaikhina dengan Rosululloh tersebut menurut sebagian riwayat adalah berkat keistiqomahan beliau mengamalkan wirid laqod Jaa akum (QS At-Taubah 128-129)
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ...الاية
selama 40 tahun. Sekalipun ada udzur beliau pasti mengqodhoinya di lain waktu.
Begitup**a Imam Abu Bakar Syibli seorang sufi kenamaan , dalam suatu riwayat yang tertuang dalam kitab Tarikh Madinah Dimasyq karangan Ibnu Asakir. Disitu diterangkan suatu ketika Ibnu Mujahid bermimpi. dalam mimpi tersebut Imam Ibnu Mujahid melihat Imam Syibli dan beberapa temannya berada dalam suatu majelis. Tiba-tiba Rosululloh Saw masuk dalam majelis tersebut, lantas mencium jidat Imam Syibli. Semua yang berada disitu merasa terperangah, tak terkecuali Imam Ibnu Mujahid yang menyaksikan kejadian tersebut.

Merasa heran dengan kemuliaan Imam Syibli dihadapan Rosululloh, Ibnu Mujahid memberanikan diri bertanya kepada Rasulullah mengenai rahasia Imam Syibli mendapatkan kemuliaan seperti itu. Ternyata rahasianya hanya satu: Ia selalu membaca ayat laqodja setiap kali usai menunaikan sholat selama 8 tahun.

Begitulah teladan guru-guru kita dalam mengamalkan suatu amalan. Selalu istiqomah dan konsisten. Semoga kita semua dapat meneladani apa yang telah mereka contohkan.
📸 : KH. Abdullah Faqih dan habib mundzir al musawa , Mbah Yai Sholeh Qosim Ngelom.
Di Mushollah Agung Pondok Pesanten Langitan Tuban.

KAROMAH ULAMA SALAF DALAM MENYUSUN KARYA ILMIAHSalah satu ulama terdahulu yang paling banyak karangannya sebagaimana dis...
30/09/2021

KAROMAH ULAMA SALAF DALAM MENYUSUN KARYA ILMIAH

Salah satu ulama terdahulu yang paling banyak karangannya sebagaimana disebutkan oleh Imam Suyuti adalah Imam Ibnu Syahin. Beliau telah membuat 1.500 judul karya ilmiah, menyusun 1.000 jilid fan Tafsir dan 1.500 jilid fan Hadits. Banyaknya kitab ini, apabila dikarang pada zaman sekarang pasti akan dikira bahwa kitab-kitab tersebut disusun secara kolektif yang melibatkan orang banyak. Itulah ulama terdahulu. Kok bisa demikian? Umur orang itu hanya berapa? Bagaimana bisa menulis sampai sekian ribu jilid?

Kita p**a akan tercengang ketika melihat kitab Mizan al-Kubra karya Syekh Abdul Wahab Al-Sya’rani. Syekh Al-Sya’rani menyebutkan ratusan kitab yang telah beliau baca sebelum mengarang kitab tersebut. Lah, bacanya itu kapan? Begitu juga Syekh Al-Allamah Murtadho Az-Zabidi sebelum mengarang kitab Taj al-Arus Syarah Qamus. Beliau telah membaca ratusan referensi kitab yang berkaitan dengan luhgoh. Dan banyak lagi kisah ulama luar biasa lainnya tentang karya-karyanya.

Pada masa itu ulama banyak mengalami keterbatasan dalam ketersediaan referensi kitab dan juga dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Air harus ditimba manual untuk mendapatkannya dan penerangan pun hanya memakai lampu teplok yang harus diisi dengan minyak. Tidak seperti zaman sekarang yang serba enak, serba otomatis. Sarana transportasi untuk rihlah ilmiah pada masa itu juga sangat terbatas. Adalah dengan mengendarai hewan bahkan dengan berjalan kaki, padahal yang ditempuh sampai antar negara.

Meskipun dengan keterbatasan-keterbatasan tersebut, tapi manakala tekad telah kuat, maka akan mewujudkan tujuan. Dan ketika niat itu ikhlas, maka akan mendekatkan pada sesuatu yang diangan-angankan. Pada waktu itu ulama terdahulu betul-betul mencurahkan tenaga dan pikirannya demi mengabdikan jiwa dan raganya untuk diwakafkan pada ilmu. Itu semua karena inayah (pertolongan) Allah SWT sebagaimana dalam suatu syair:

إذا ما حلت العناية قلبا # نشطت للعبادة الأعضاء

قصيدة الهمزية للإمام البوصيري*

“Ketika pertolongan Allah sudah memenuhi hati, maka tubuh akan semangat beribadah.”

Akhirnya terwujudlah segala keajaiban. Sehingga mereka dapat menghasilkan ratusan ribu judul kitab karya ilmiah yang bisa dinikmati hingga sekarang. Belum lagi puluhan ribu kitab yang dibuang oleh orang-orang kafir di sungai Dajlah , p**a yang dibakar oleh kaum Tartar Mongol dan bangsa Spanyol.

Keajaiban yang terjadi pada para ulama terdahulu sebagaimana di atas adalah bagian dari Khariqul ‘Adah atau Keramat. Adalah kejadian di luar kebiasaan yang diperoleh sebab kemuliaan. Dalam Khariqul Adah ada yang namanya Thoyyuzzaman dan Thoyyulmakan. Thoyyuzzaman adalah waktu yang dilipat oleh Allah, dimana satu jam seakan-akan satu hari dan seterusnya sehingga waktu itu barakah. Dengan Thoyyuzzaman dari Allah ini, para ulama diberi umur yang panjang, masa hidup yang lama, yang jika dikalkulasi dengan waktu di umur normal, maka tidak mungkin dapat mengarang begitu banyak kitab.

Sementara Thoyyulmakan adalah tempat yang dijadikan Allah sesempit mungkin, dimana secara normalnya tempat tersebut sangat jauh, sehingga perjalanan yang begitu jauh dapat ditempuh dengan cepat. Maka dari itu, sekalipun zaman dulu belum ada kendaraan secanggih sekarang, namun ulama terdahulu telah ditolong Allah SWT dengan dijadikannya jarak yang begitu jauh menjadi dekat.

*Dicuplik dari Artikel KH. M. Said Abdurrrochim “Ulama Tempo Dulu Menulis” di Majalah Risalah Santri edisi ke-II.

RAHASIA UMUR MANUSIA MENURUT MBAH MAIMUNKH Maimun Zubair ulama kenamaan Indonesia yang akrab disapa Mbah Moen menjelaska...
21/09/2021

RAHASIA UMUR MANUSIA MENURUT MBAH MAIMUN

KH Maimun Zubair ulama kenamaan Indonesia yang akrab disapa Mbah Moen menjelaskan rahasia umur manusia.

Beliau mengungkap hal ini untuk memberikan pemahaman kepada para jamaah agar tahu fase umur mulai dari 7, 28, 35, 42, 49, 56,63 hingga 70 tahun.

Orang hidup di dunia dari mulai lahir, sekolah, nikah, kerja, kaya, tua hingga meninggal, agar orang tahu dan bisa mempersiapkan bekal untuk dunia dan akhirat.

Adapun rahasia umur menurut Mbah Moen dari 7,28, 35, 42, 49, 56,63 hingga 70 tahun berikut ini penjelasannya dan tahapan manusia semasa hidup di dunia.
Tahapan dasar orang hidup didunia yang pertama adalah lahir dan setelah usia 7 tahun sekolah (mencari ilmu).

Setelah 7 tahun harus sekolah lanjutan, 7 tahun lagi, harus sekolah yang lebih tinggi, tahapan sekolah ini sangat lama bahkan maksimalnya itu sampai 28 tahun.

7x4=28, setelah 28 harus nikah, kalau umur 28 belum nikah, namanya terlalu tua.

Setelah 28 tahun sekolah dan mencari ilmu, tahapan manusia selanjutnya yaitu mencari pekerjaan dari umur 28 sampai 35 tahun.

Setelah 28 tahun tambah 7 tahun lagi 35 tahun, harus punya pekerjaan.

Adapun pada umur 35 sampai 42 tahun akan terlihat mana orang yang ditakdirkan kaya dan mana orang yang ditakdirkan miskin.

35+7=42, kalau kaya yah terlihat kaya, kalau memang miskin ya terlihat miskin.

Kalau 42 tahun tidak kaya, maka memang tidak ditakdirkan kaya.

Tahapan selanjutnya kata Beliau yaitu pada umur 49 tahun, dimana hidup manusia akan segera habis.

Diusia 42 sudah terlihat bagiannya, 42+7=49, sudah hampir habis usianya.

Untuk itu pada umur 49 hingga 56 tahun, Mbah Moen menyarankan kepada semuanya untuk tidak kemana-mana.

49+7=56, sudah tidak usah kemana-mana, jangan transmigrasi karena hanya buang-buang umur saja.

Apabila ada seseorang yang sudah berumur 63 tahun, namun masih hidup. Maka orang tersebut panjang umur.

Sekarang 7x9=63, mati pantes hidup juga pantes, tambah 7 tahun lagi, 70 tahun memang sudah tua, memang jatah panjang umur.

اَللّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِاْلاِسْلاَمِ وَاخْتِمْ لَنَا بِاْلاِيْمَانِ وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ

Artinya: Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan Islam, akhirilah hidup kami dengan membawa iman dan akhirilah hidup kami dengan husnul khotimah.

Ahmad miftahul huda

IRINGI DOAMU DENGAN MEMUJI ALLAH DAN SHOLAWATAgar doa yang kita ucapkan bisa sampai kepada ALLAH SWT dan segera mendapat...
06/09/2021

IRINGI DOAMU DENGAN MEMUJI ALLAH DAN SHOLAWAT

Agar doa yang kita ucapkan bisa sampai kepada ALLAH SWT dan segera mendapatkan ijabah, jangan lupa untuk senantiasa menyertai doa yang kita panjatkan itu dengan bershalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw.

Mencapai kesempurnaan berdoa adalah dengan mengawali doa kita dengan membaca shalawat Nabi Saw., demikian p**a ketika kita mengakhiri doa, hendaknya kita juga membaca shalawat Nabi.

Dalam kitab Al-Fawaid al-Mukhtarah, Syaikh Abdul Wahhab Asy Sya’roni meriwayatkan bahwa Abul Mawahib Asy Syadzily berkata:

رَأَيْتُ سَيِّدَ الْعَالَمِيْنَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ صَلاَةُ اللهِ عَشْرًا لِمَنْ صَلَّى عَلَيْكَ مَرَّةً وَاحِدَةً هَلْ ذَلِكَ لِمَنْ حَاضَرَ الْقَلْبَ ؟

Artinya: Aku pernah bermimpi bertemu baginda Nabi Muhammad SAW, aku bertanya: Ada hadits yang menjelaskan sepuluh rahmat ALLAH diberikan bagi orang yang berkenan membaca shalawat, apakah dengan syarat saat membaca harus dengan hati hadir dan memahami artinya?

قَالَ لاَ، بَلْ هُوَ لِكُلِّ مُصَلٍّ عَلَيَّ وَلَوْ غَافِلاً

Kemudian Nabi menjawab: Bukan, bahkan itu diberikan bagi siapa saja yang membaca shalawat meski tidak paham arti shalawat yang ia baca.

ALLAH Taala memerintahkan malaikat untuk selalu memohonkan doa kebaikan dan memintakan ampun bagi orang tersebut.
Terlebih jika ia membaca dengan hati hadir, pasti pahalanya sangat besar, hanya ALLAH yang mengetahuinya.

Bahkan, ada sebuah keterangan apabila kita berdoa tidak dimulai dengan memuja ALLAH Taala, tanpa membaca shalawat, kita disebut sebagai orang yang terburu-buru.

عن فَصَالَةَ بن عُبَيدْ رضى الله عنهما قَالَ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم رَجُلاً يَدْعُوْ فِىْ صَلاَتِهِ لَمْ يَحْمَدِ اللهَ تَعَالَى وَلَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَجَّلَ هَذَا،

Artinya:
Baginda Nabi mendengar ada seseorang yang sedang berdoa tapi tidak dibuka dengan memuja ALLAH Taala dan tanpa membaca shalawat,
Nabi berkata: Orang ini terburu-buru.

ثُمَّ دَعَاهُ فَقَالَ لَهُ اَوْ لِغَيْرِهِ اِذَا صَلَّى اَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيْدِ رَبِّهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ ثُمَّ يُصَلِّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ يَدْعُوْ بَعْدُ بِمَا شَاءَ، رواه ابو داود والترمذى وقال حديث صحيح.

Artinya:
Kemudian baginda Nabi mengundang orang itu, lalu ia atau orang lainnya dinasihati:
Jika di antara kalian berdoa, maka harus diberi pujian kepada ALLAH SWT, membaca shalawat, lalu berdoalah sesuai dengan apa yang dikehendaki.

Apalagi jika bertepatan pada hari Jumat, maka perbanyaklah membaca shalawat di dalamnya.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إِنَّ مِنْ اَفْضَلِ اَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَاَكْثِرُوْا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيْهِ فَاِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوْضَةٌ عَلَيَّ رواه ابو داود

Artinya: Sabda Rasulullah SAW:
Hari yang paling mulia adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat di hari itu, karena shalawat kalian dihaturkan ke pangkuanku.
Ulama sepakat bahwa shalawat pasti diterima, karena dalam rangka memuliakan Rasulullah SAW.

Ada penyair yang berkata

أَدِمِ الصَّلاَةَ عَلَى مُحَمَّدٍ فَقَبُوْلُهَا حَتْمًا بِغَيْرِ تَرَدُّدٍ
أَعْمَالُنَا بَيْنَ الْقَبُوْلِ وَرَدِّهَا اِلاَّ الصَّلاَةَ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ

Artinya: Bacalah shalawat selalu, sebab shalawat pasti diterima. Adapun amal yang lain mungkin saja diterima dan mungkin ditolak, kecuali shalawat.
Shalawat pasti diterima.

Supaya doa berhasil dan terkabul maka saat berdoa kita harus dengan adab dan tata cara yang tepat yaitu dimulai dengan memuji Allah SWT dan membaca shalawat.

Saudaraku, sebagaimana kita mafhumi bahwa
Doa yang tidak disertai dengan shalawat Nabi akan terhenti di antara langit dan bumi.

Oleh karenanya Selain membaca shalawat Nabi Saw.,
sebelum berdoa sebaiknya juga mendahulinya dengan memuji ALLAH Swt. Dalam risalah sederhana ini, penulis contohkan rangkaian bacaan yang diucapkan sebelum berdoa, sebagai berikut:

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ, حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَ يُكَافِى مَزِيْدَهُ, يَا رَبَّنَا َلَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَ عَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

A’ûdzu billâhi minasy-syaithânir-rajîm. Bismillâhir-rahmânir-rahîm. Alhamdu lillâhi rabbil ‘âlamîn. Hamday yuwâfî ni’amahu wa yukâfi mazîdah. Yâ rabbanâ laka hamdu kamâ yan(m)baghî li jalâli wajhika wa ‘azhîmi shulthânik.

Artinya:
“Aku berlindung kepada ALLAH dari godaan setan yang terkutuk.
Dengan menyebut nama ALLAH Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi ALLAH, Tuhan semesta alam, dengan pujian yang sesuai dengan segala nikmat-Nya dan memadai dengan penambahan-Nya.
Ya Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana pujian itu patut bagi keluhuran-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.”

أَللهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ

Allâhumma shalli wa sallim ‘alâ sayyidinâ Muhammad wa ‘alâ âlihi wa shahbihi ajma’in.

Artinya:
“Ya ALLAH, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya.”

Setelah membaca pendahuluan doa sebagaimana tersebut, selanjutnya kita berdoa kepada ALLAH Swt. dengan doa yang perlu untuk kita sampaikan.
Pada saat berdoa, hendaknya disampaikan dengan hati yang bersungguh-sungguh, khusyuk, dan ada harapan besar kepada ALLAH Swt.

Setelah kita selesai berdoa, berikut adalah bacaan yang dapat kita gunakan untuk mengakhiri atau menutup doa:

وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ, وَ سَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ, وَ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Wa shallallâhu ‘alâ sayyidina Muhammadiw wa âlihî wa shahbihî ajmaîn. Subhâna rabbika rabbil ‘izzati ‘ammâ yashifûn, wa salâmun ‘alal mursalîn, wal hamdu lillâhi rabbil ‘âlamîn.

Artinya:
“Dan semoga ALLAH melimpahkan rahmat-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya.
Maha Suci Tuhanmu yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka (orang-orang kafir) katakan, dan semoga kesejahteraan senantiasa dilimpahkan kepada para utusan ALLAH, dan segala puji bagi ALLAH, Tuhan semesta alam.”

AAMIIN

Memotong kuku, hingga hari-nya pun ada sunnahnya.- SABTU(Menyebabkan Banyak makan)- AHAD / Minggu(Hilang barokah hidupny...
20/08/2021

Memotong kuku, hingga hari-nya pun ada sunnahnya.
- SABTU
(Menyebabkan Banyak makan)
- AHAD / Minggu
(Hilang barokah hidupnya)
-SENIN
(Barokah ilmunya)
- SELASA
(Mendatangkan bencana dan kerusakan)
-RABU
(Buruk budi pekerti dan akhlaknya)
- KAMIS
(Dilapangkan rizkinya),
- JUM'AT
(Punya sifat belas kasihan pada orang lain/welas Asih)
Anjuran hari yang disunnahkan memotong kuku yaitu :
SENIN, KAMIS, JUM'AT
Ketika memotong kuku hendaknya diawali membaca Istighfar, Sholawat Nabi, dan
LAA ILAA HA ILLALLAH
Sumber Kitab :
Al Bajuri Juz 1

Rasulullah Saw. bersabda : "Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari) .

Maulana Habib Luthfi Bin Yahya: Siroh Singkat Wali Sanga.Sebenarnya Wali Sanga di Indonesia itu tidak hanya yang biasa d...
16/06/2021

Maulana Habib Luthfi Bin Yahya: Siroh Singkat Wali Sanga.

Sebenarnya Wali Sanga di Indonesia itu tidak hanya yang biasa dikatakan oleh ahli sejarah, Saya akan bercerita tentang Wali Sanga yang ini menyimpang dari para ahli sejarah. Ahli sejarah itu membuatnya berdasarkan kepentingan politik. Wali sanga itu ada lima generasi.

Generasi pertama dipimpin oleh Syaikh Jamaludin Husein atau Syeikh Jumadil Kubro yang membawahi delapan wali lainnya. Sebagian terpencar di Sumatera.

Generasi kedua dipimpin oleh Syaikh Maulana Al-Malik Ibrahim yang membawahi delapan wali lainnya diantaranya Sayyidina Imam Quthub Syarif bin Abdullah Wonobodro, Syaikh Muhammad Sunan Geseng, Sayyid Ibrahim, Sunan Gribig, Amir Rahmatillah Sunan Tembayen, Imam Ali Ahmad Hisamuddin (Cinangka, Banten lama), al-Imam Ahmad Zainul Alam.

Generasi ketiga dipimpin oleh Imam Maulana Ibrahim Asmoroqondi/ Pandito Ratu (Tuban, Gresik) yang membawahi delapan sunan, diantaranya: Sunan Ali Al-Murtadlo (Genjang), Wali Lanang (Maulana Ishaq), Imam Ahmad Rahmatillah, Sayyid Jalal Tuban, Syaikh Datuk Kahfi/ Dzatul Kahfi/ Sayyid Mahdi Cirebon, Syaikh Muhammad Yusuf Parang Tritis Jogja, Syaikh Maulana Babullah (Belabenung).

Generasi keempat dipimpin oleh Imam Ahmad Rahmatillah (Sunan Ampel) yang membawahi delapan sunan diantaranya: Sultan Abdul Fatah, Sunan Drajat, Syaikh Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), Syaikh Maulana Utsman Haji, Syaikh Muhammad bin Abdurrahman (Sunan Mejagung), Syaikh Maulana Ja’far Shadiq (Sunan Kudus), Sayyid Abdul Jalil (Sunan Bagus Jeporo, Bukan Syaikh Siti Jenar).

Generasi kelima dipimpin oleh Sunan Bonang yang membawahi delapan wali, diantaranya Sunan Kudus, Sunan Gunung Jati, Sunan Kalijogo, Sultan Trenggono, Sunan Zainal Abidin/ Qadli Demak, Sunan Muria.

Pada masa Syaikh Jamaluddin Husein perjuangan dititikberatkan pada keorganisasian, dedikasi, ekonomi. Kemudian dilanjutkan dalam dunia pendidikan dan pengkaderan pada masa Sayyid Malik Ibrahim, sehingga dapat memasuki wilayah kerajaan tanpa campur tangan politik dan (imbalan) ekonomi. Selanjutnya pada masa Syaikh Asmoroqondi, mulai dilakukan pengaturan struktur organisasi sebagai media dakwah serta memperkuat perekonomian dan spiritual. Selanjutnya pada masa Sunan Ampel dilanjutkan dengan pemetaan geografi dan antropologi, pembangunan ekonomi dan pertanian, pengelolaan tanah hadiah dari Hayam Wuruk dan Gajah Mada, sehingga bisa menghidupi dakwah dan pendidikan. Selain itu, kerapian organisasi lebih disempurnakan sehingga melahirkan ketatanegaraan/negarawan, ekonom, pertanian, yang diantaranya dipegang oleh putra beliau, Maulana Hasyim, seorang ulama, fuqoha, tasawwuf, ekonom, mampu memberdayakan ekonomi umat, sehingga fuqara, masaakin, aytam, dan para siswa terjamin hidupnya.

Sunan Bonang; merupakan seorang yang ‘allaamah, membidangi segala ilmu, guru besar dari para sultan/ratu, senopati, adipati, tumenggung, dan guru para wali dan ulama. Kedudukan beliau shulthaan al-auliyaa’ fii zamaanihi.

Imam Ja’far Shadiq; merupakan seorang muhaddits dan faqiih, mahir ilmu kelautan, ekonomi, dan pola pendidikan sehingga mampu mensejahterakan kerajaan dan lingkungan, serta seorang budayawan.

Sunan Kalijogo; merupakan seorang ‘alim yang sangat memahami budaya, sekalipun aliran-aliran dan agama lain, sehingga mampu mengendalikan segala aliran, dari situ beliau mendapat gelar Kalijogo (kalinya aliran-aliran). Disamping itu, beliau merupakan budayawan, seniman, pengarang gending dan lagu yang berbentuk puisi ataupun syair. Beliau juga seorang dalang yang mampu memadukan dari mahabharata menjadi carangan, dari carangan menjadi karangan dan karangan itu menjadi pakem para dalang. Media tersebut juga menjadi media dakwah.

Sunan Giri (Muhammad ‘Ainul Yaqin); merupakan seorang yang mahir hukum, m***i di zamannya dan fatwanya sangat ditaati, pengaruh beliau sampai pada anak cucunya, diantara keabsahan para sultan di jawa, beliaulah yang melantiknya.

Sultan Abdul Fatah; merupakan seorang ‘alim bijaksana, luas wawasannya dalam kebangsaan, seorang negarawan, seorang politisi yang sangat rapi dalam mengatur struktur pemerintahan di zamannya, pengaruh beliau sampai malaka bahkan Turki di zaman itu.

Syaikh Ali Zainal Abidin / Qadli Demak; merupakan orang yang ‘allamah, kebijakan-kebijakan beliau dalam syariat sangat dihargai pada waktu itu, beliau sangat sukses dalam menjaga pemerintahan, keamanan, dan pertahanan nasional.

Sunan Gunung Jati; merupakan orang yang sangat ‘allamah, negarawan, budayawan, ahli strategi, pengaruhnya sangat luar biasa di kalangan muslim maupun non-muslim, disegani dan dicintai umat, serta menjadi pelindung umat dan bangsa.

Sunan Muria; merupakan shulthaan al-Auliyaa’ fii zamanihi, pembesar ahli thariqah, budayawan, seniman, ekonom. Pengaruh beliau sangat luar biasa dari semua kalangan menengah, atas, dan bawah. Pertumbuhan thariqoh di zamannya mekar. Beliau pendamai dan sangat disegani dan dicintai umat.

Sunan Bagus Jeporo (Syaikh Abdul Jalil); merupakan seorang sufi yang faqih, pengendali dari bentuk gejolak yang akan membawa perpecahan, sehingga tumbuh kedamaian dan ketentraman. Syaikh Abdul Jalil ini bukan Syaikh Abdul Jalil yang Syaikh Siti Jenar.

Demikianlah Siroh singkat Wali Songo yang disampaikan Habib Muhammad Luthfi Yahya di ndalem beliau pada hari jumat tanggal 13 April 2012,

Semoga kita bisa mengambil pelajaran, hikmah, dan menjadikan kisah di atas sebagai teladan untuk gerak dan perjuangan kita. Amien. Al-Fatihah.



Dr. (H.C). Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dan Lantamal V Koarmada II Letkol Mar Ridwan Azis berziarah ke makam Kh. Muhamad safi'i m***i bin Kh. M***i di Desa Kalibakung Kec. Balap**ang Kab. Tegal Jawa Tengah

28/12/2020

🌹Data Santri Berprestasi Yayasan Pondok Pesantren Fiqh 🌹
Semester 1 tahun 2020/2021, Jenjang TPQ, Awaliyah, Wustho dan Ulya Darul Fiqh
29 Desember 2020

1. Jilid 1
Gisella Ad driana AzZahra
Putri bapak Sukarno dan Ibu Nurul Hidayati dari senori

2. Jilid 2A1
Zahra Amira Ramadhani
Putri bapak Kamsuri dan ibu Wiwik dari Pongpongan

3. Jilid 2A2
Azka Talita Tukiningrum
Putri bapak Tamat dan Ibu Tukinem dari Senori

3. Jilid 2A3
Ahmad Irsyad Kamali
Putra bapak Muhamad dan Ibu Nur Qomariah dari Tuwiri kulon

4. Jilid 2B
Ahmad Rafaa Dwi Putra
Putra bapak Kacung Purwanto dan ibu Siti Harini dari Tuwiri wetan

5. Jilid 3
Shakiya Raisa Afifa
Putri bapak Tholib Musthofa dan ibu herawati dari Tuwiri kulon

6. Jilid 4
Devita Naura Eka
Putri bapak Nover Eka Ganda Saputra dan ibu Eniendri Ani dari Tuwiri Wetan

7. Jilid 5A
Hafiza khaira Lubna
Putri bapak Ponco Dwi Wibowo dan ibu Timiyati dari Senori

8. Jilid 5B
Putri Aminatus Syarifah A
Putri bapak Khulamin dan ibu Asmawati dari Sembungrejo

9. Jilid 6A
Nasywa Kamila
Putri bapak Masrukhin dan ibu Wafirul Makin dari Borehbangle

10. Jilid 6B
Fauziya shafia Ramadhani
Putri bapak wiyono dan ibu atmayanti
Dari sembungrejo

11. PSQ A
Ahmad Iqbal Hafidz Hanafi
Putra bapak Moch Yulianto dan ibu Sholikhatul Aisyah dari Tuwiri wetan

12. PSQ B
Dina Ayu Ningrum
Putri bapak Romli dan ibu Nafi'ah
Dari tuwiri kulon

13. PSQ C
Almahyra Fadhilatun Nisa
Putri bapak wibiyanto dan ibu Atik Hidayati dari Temandang

15. PSQ D
Dhofwatul Aisy Z.Bk
Putri bapak M.Thoha Riva'i dan Ibu Sholihatul amaliyah dari Temandang

16. PSQ E
Ahmad Thalhah Fatoni
Putra bapak kurdi dan ibu winarsih
Dari Temandang

17. PSQ F
Siti Annisa
Putri bapak Hudiono dan ibu siti zaenab
Dari Pongpongan

18. 1 A Awaliyah
Muhammad Hafidz Zaki Mubarok
Putra bapak. Gundik
Dari Sambonggede

19. 1B Awaliyah
Lutfia Zahra Talita
Putri bapak Rukun dan Ibu Lasmuni
Dari Temandang

20.1C Awaliyah
Wafira Halwa Al Thofun Nisa
Putri bapak sujianto dan ibu siti citawati Dari Senori

21. 2A Awaliyah
Naila Lutvia Nafi'ah
Putri bapak wiyono dan ibu ni'matun nafi'ah dari Temandang

22. 2B Awaliyah
Shiefty Ainul khoriyah
Putri bapak Kusnandar ibu Sumirah
Dari Tuwiri kulon

22. 3A Awaliyah
Dwi Nila Agustina
Putri bapak kacung
Dari Tuwiri kulon

23. 3B Awaliyah
Linatul Husnia
Putri bapak Trisyanto dan ibu Khuswatul Rofi'ah dari Borehbangle

24. 4A Awaliyah
Tanisha Alzena Soraya
Putri bapak Feri Andriyanto dan Ibu Listiyani
Dari temandang

25. 4B Awaliyah
Nafis Faidlurrahman
Putra bapak.Duladi....
Dan ibu Ninik sukesi
Alamat : temandang

26. 1 Wustho
Dini Nailal Mafaza
Putri Ust. Ahmad Maftuhin Mudhoffar dan Ustdh. Siti Alifah dari Borehbangle

27. 2 Wustho
Pipit Pristiawati
Putri bapak Samidi dan ibu Maryam dari Borehbangle

28. 3. Wustho
Iis Aisaroh
Putri Bpk Kasmilan ibu Kamapin
Dari Sugihan

29. 1 Ulya
Anggi Kartika Sari
Putri bapak Abdul Kamim dan ibu Tasmi dari Borehbangle

30. 2 Ulya
Melisa Qotrunnada
Nama ayah: Darsilan
Nama ibu. : sutinah
DS. Tuwiri kulon

RAHASIA DZIKIR "LAQOD JA'AKUM...."Di antara ayat al Quran yang banyak digunakan sebagai dzikir oleh para sholihin adalah...
17/09/2020

RAHASIA DZIKIR "LAQOD JA'AKUM...."

Di antara ayat al Quran yang banyak digunakan sebagai dzikir oleh para sholihin adalah dua ayat terakhir surat at Taubah.

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُول مِنْ أَنْفُسكُمْ عَزِيز عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيص عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوف رَحِيم (*) فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِي اللَّه لَا إِلَه إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْت وَهُوَ رَبّ الْعَرْش الْعَظِيم

Nabi saw bersabda, "Barang siapa membaca dua ayat terakhir surat at Taubah pada satu hari maka dia tidak akan meninggal pada hari tersebut".

وَفِيْ رِوَايَةٍ لَمْ يُقْتَلْ وَلَمْ يُضْرَبْ بِحَدِيْدَةٍ وَإِنْ قَرَأَهَا فِيْ لَيْلَةٍ فَلَهُ مِثْلُ ذَلِكَ ذَكَرَ هَذَا الْحَدِيْثَ بَعْضُ الصَّالِحِيْنَ

Dalam satu riwayat dituturkan, "Dia tidak akan dibunuh, dan tidak akan dibukul dengan besi. Jika dia membacanya di malam hari maka dia tidak akan mati di malam hari tersebut".

As Sayyid al Walid Habib Ali bin Abdurrohman bin Abdul Qodir Assegaf berkisah,
"Ada seorang anak yang setiap melakukan aktivitas atau bermain s**a membaca ayat tersebut

ﻟَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﺳُﻮﻝٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻜُﻢْ ﻋَﺰِﻳﺰٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣَﺎ ﻋَﻨِﺘُّﻢْ ﺣَﺮِﻳﺺٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺭَﺀُﻭﻑٌ ﺭَﺣِﻴﻢٌ

'Laqod Jaakum Rosuluun Min Anfusiikum Aziizun Alaihi maa Aniitum Hariisun Alaykum Bilmuminina Rofururrohiim'

Suatu saat, ketika ia bermain dan mengejar layang-layangnya yang terlepas ia tak sadar bahwa sedang berada di tengah jalan raya.
Matanya terus menatap ke layang-layang, tanpa disadari oleh anak itu ada sebuah truk kontainer yang melaju kencang dan menabrak sang anak. Orang-orang melihat truk itu menabrak keras sang anak, bahkan menyeretnya beberapa meter. Segera warga sekitar mengerubuti anak itu.

Sesaat kemudian, warga sekitar berteriak-teriak dan menyebut-nyebut nama Allah. Bukan karena melihat darah atau tubuh yang terlindas. Mereka tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Anak itu tidak meninggal, bahkan tidak mengalami luka sedikitpun. Anak itu berdiri dan kembali melanjutkan mengejar layang-layang, seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Mendengar hal itu, sang ayah anak itu pun cukup kaget. Ketika warga menanyakan kepada ayah anak tersebut, "Apa rahasianya, mengapa ia tidak meninggal saat tertabrak truk ?" Sang ayah hanya menjawab, "Tidak ada, tapi anak itu sering mengucapkan bacaan 'Laqod Jaakum Rosuluun min Anfusiikum Aziizun Alaihi Maa Anittuum Harisum Alaykum Bilmumininaa Rofurrurohiim."

Beliau as Sayyidil Walid Al-Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf kemudian berpesan,
"Amalkan ayat itu dalam aktivitas kita sehari-hari, karena Allah swt memberi 141 khasiat dalam bacaan itu. Minimal baca 7X setiap Ba'da Subuh dan Ba'da Asar

Sebagian ulama telah dikasyaf (dibukakan) Allah tentang kandungan rahasia dari ayat ini. Di antara perkataan Asy Syaikh Ahmad At-Tijani Rodliallohu anhu tentang keutamaan ayat ini :

1.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Subuh maka Alloh akan menjaga hatinya

2.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Dhuhur maka Allah akan menghidupkan dan menetapkan hatinya (dalam keimanan) di dunia maupun di akhirat

3.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat 'Ashar maka dia tidak akan mati seperti matinya orang kaget.

4.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat Maghrib maka dia akan diberi istiqomah (dalam beribadah) oleh Alloh SWT

5.- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat 'Isya maka Alloh akan menjaga dirinya dari penguasa lalim

6- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setelah sholat sunah maka Alloh akan memberinya rizqi kepadanya bisa merasakan manisnya iman

7- Barang siapa membaca ayat ini tujuh puluh tujuh kali setelah sholat Jum'ah maka Alloh akan menjaganya dari makan makanan haram

8- Barang siapa membaca ayat ini tiga ratus enam puluh kali pada hari 'Arafah maka Alloh akan menuntunnya dan mencukupinya dari kesusahan dunia akhirat

9- Barang siapa membaca ayat ini seribu kali pada hari 'Asyura maka akan dilayani oleh para Malaikat dan Alloh akan memberi rizqi baginya dari segala arah

10- Barang siapa membaca ayat ini lima ratus kali pada malam Nishfu Sya'ban maka dia tidak akan ditanya oleh Malaikat Munkar Nakir

11- Barang siapa membaca ayat ini satu kali pada pagi dan sore hari maka Alloh akan menjaganya dari segala mara bahaya dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya

12- Barang siapa membaca ayat ini satu kali setiap akan tidur maka Alloh akan menjaganya sampai pagi dan tidak akan ada yang dapat mencelakainya selamanya

13.- Barang siapa membaca ayat ini tujuh kali ditulis untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dengan cara meminum air rendamannya

14- Barang siapa membaca ayat ini seratus kali untuk orang sakit dengan niat yang sungguh sungguh dan benar maka akan sembuh seketika

15- Barang siapa membaca ayat ini siang dan malam walaupun hanya sekali maka dia tidak akan meninggal

16- Barang siapa membaca ayat ini untuk harta benda maka Alloh akan menjaga harta tersebut

17- Barang siapa membaca ayat ini untuk rumah, atau kebun, atau desa, atau kota, atau benteng maka Alloh akan menjaga semuanya

18.- Barang siapa membacanya untuk kafilah atau perahu / kapal laut maka Alloh akan menjaganya

19.- Barang siapa membaca ayat ini di tengah peperangan maka musuh akan lari dan diberi kemenangan dan keselamatan

20. Barang siapa membaca ayat ini tujuh puluh ribu kali ketika kholwat maka akan mendapat khodam malaikat dan jin mukmin selama hidupnya, diterima dihati semua makhluk, semua akan tunduk kepadanya, disembuhkan segala penyakitnya, dan diberi kemudahan segala urusannya

21- Barang siapa memperbanyak membaca ayat ini tanpa dihitung, baik ketika berjalan maupun duduk, maka bertambah tambah kebaikannya, dicintai baginda Nabi SAW, dapat melihat baginda Nabi SAW setiap saat

22- Barang siapa selalu membaca ayat ini selama empat puluh tahun maka hilanglah hijab antara dia dan baginda Nabi SAW, dan memperoleh derajat sebagaimana yang diperoleh para shiddiiqiin.

Allahumma sholli ala Sayyidina Muhammad wa alihi wa sohbihi wa sallim

25/10/2018

SEJENAK MENGENANG SEJARAH BANGSA YANG HAMPIR KITA LUPAKAN.

" 22 Oktober Hari Santri Nasional ".
*RESOLUSI JIHAD*_
*(sejarah yang di terlupakan atau SENGAJA di lupakan?)*

Indonesia merdeka tanggal 17 agustus 1945, namun belum genap 1 bulan usia kemerdekaan, Indonesia langsung mendapat ujian yg berat. Tentara sekutu yang membonceng tentara Belanda mendarat di jakarta dan kota-kota besar lainya di Indonesia.

B**g Karno dan B**g Hatta berupaya melakukan upaya DIPLOMATIK untuk mendorong tentara sekutu bekerja profesional hanya mengurus tahanan saja dan tidak mengutak ngatik _Status kemerdekaan Indonesia,_ namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
B**g Karno galau saat itu, beliau menganalisa bila sampai terjadi peperangan secara Sistematis, Indonesia pasti tidak akan bisa mengalahkan tentara sekutu, karena persenjataan mereka jauh lebih lengkap dan keahlian militernya lebih memadai.

Atas saran dari *Panglima Besar Jenderal SUDIRMAN,* B**g Karno di minta untuk mengirim utusan Khusus kepada *Roisul akbar Nadhatul 'Ulama* (Ketua Umum NU) yaitu *Hadrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy'ari* di Pondok Pesantren _Tebu ireng Jombang._
TUJUANYA untuk meminta FATWA kepada Kyai Hasyim tentang bagaimana Hukumnya BERJIHAD membela negara yang notabene bukan negara islam seperti Indonesia.
Kyai Hasyim lantas memanggil
K.H. Wahab Hasbullah dari Tambak Beras Jombang. Kyai Wahab di minta untuk mengumpulkan para Ketua NU se Jawa-Madura untuk membahas persoalan ini, bukan hanya itu saja, mbah Kyai Hasyim juga meminta kepada para Kyai-Kyai Khos (utama) NU, untuk melakukan Sholat istiqoroh, salah satunya adalah mbah Kyai Abbas dari Pon-Pes Buntet Cirebon Jawa Barat.

22 oktober 1945 seluruh Delegasi NU Sejawa & Madura telah berkumpul di Kantor Pusat Ansor di Jl. Pungutan surabaya.
Kyai Hasyim langsung memimpin pertemuan tersebut dan kemudian di lanjutkan oleh Kyai Wahab. Setelah berdiskusi yang cukup panjang dan mendengarkan hasil istikhoroh para kiyai utama NU, pada esok siangnya tanggal 22 oktober 1945 pertemuan menghasilkan 3 rumusan penting yang kemudian di kenal dengan istilah RESOLUSI JIHAD NU
Isinya :
*Pertama :*
_*SETIAP MUSLIM ,SANTRI,PELAJAR, TUA, MUDA DAN MISKIN SEKALIPUN WAJIB MEMERANGI ORANG KAFIR YANG MERINTANGI KEMERDEKAAN INDONESIA.
*Ke-dua :*
_*PEJUANG YANG MATI DALAM PERANG KEMERDEKAAN LAYAK DIANGGAP SYUHADA' (mati syahid)*_
*Ke-tiga :*
_*WARGA YANG MEMIHAK KEPADA BELANDA DIANGAP MEMECAH BELAH KESATUAN DAN PERSATUAN OLEH KARENA ITU HARUS DI HUKUM MATI.*
Dokumen Resolusi JIHAD di tulis dalam huruf ARAB-JAWA atau di sebut *huruf PEGON,* yang di tandatangi oleh K.H Hasyim Asy'ari, lalu di sebarluaskan keseluruh jaringan pesantren, tak terkecuali kepada para Komandan LASKAR HIZBULLAH & SABILILLAH di seluruh penjuru Jawa dan Madura.
Dokument Resolusi Jihad juga di muat dalam sejumlah media masa pergerakan pada masa itu, hanya berselang 3 hari pasca RESOLUSI JIHAD di cetuskan, 6.000 tentara sekutu mendarat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan persenjataan lengkap.
Mendengar kedatangan pas**an PENJAJAH, RIBUAN SANTRI, MUJAHIDIN & PARA KIYAI Sejawa Timur bergerak menuju SURABAYA dan situasi pun terus memanas dan cenderung tidak terkendali.
RESOLUSI JIHAD NU telah memompa semangat PERALAWANAN RAKYAT dan MEMICU TERJADINYA PERTEMPURAN HEBAT selama 3 hari 3 malam di Surabaya, tanggal 27 sampai tanggal 29 oktober 1945. Tentara Inggris KEWALAHAN menghadapi perlawanan RAKYAT JAWA TIMUR.

Inggris lantas mendatangkan SOEKARNO ke Surabaya untuk di ajak berunding melakukan gencatan senjata. Pagi hari tanggal 30 oktober gencatan senjata di tandatangani pemerintah INDONESIA dan INGGRIS, namun pada sore harinya terjadi insiden di *jembatan merah* yang menewaskan orang no.1 tentara inggris di surabaya yaitu JENDRAL MALLABI, gencatan senjatapun langsung berakhir.
Pengganti Jenderal Mallabi yaitu Jendral ROBERT MANSION mengultimatum laskar pejuang dan tentara Indonesia agar menyerahkan senjata kepada inggris paling lambat 10 november 1945, jika TIDAK inggris mengancam akan membumi hanguskan SURABAYA dan MEMBOMBARDIR Surabaya dari 3 arah sekaligus LAUT, DARAT dan UDARA.

Mendengar ancaman itu, para komandan LASKAR HIZBULLOH, SABILILLAH, MUJAHIDIN, TKR dan PARA SANTRI marah besar.
seorang pemuda bernama Soetomo atau yang lebih akrab di panggil B**G TOMO, sowan kepada Kiyai Hasyim, meminta izin untuk menyebarluaskan RESOLUSI JIHAD MELALUI RADIO. Pada Pidato B**g Tomo.

K.H. ahmad Muchid Muzadi (Pemuda Anshor 1945 dari Jember Jawa Timur) Mengatakan : *" Hai.. Tentara inggris, ayo kita berperang, kita ini tidak takut, kalau mati kita syahid, kalau hidup kita akan menjadi bangsa yang merdeka ".*
Pas**an terdepan yang cbertempur di Surabaya adalah :
(1). *Laskar Hizbullah* yang di pimpin oleh K.H. Zainal Arifin, dari Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Wafat di Jakarta.
(2). *Laskar Sabilillah* yang di pimpin oleh K.H. Masykur, dari Pon-Pes Mishbahul Wathon (Pelita Tanah Air) Singosari Malang Jawa Timur.
(3). *Barisan Mujahidin Indonesia* yang di pimpin oleh
K.H. Wahab Hasbullah Pon-Pes Tambak beras Jombang Jawa Timur.
(4). PETA Sebagian besar Batalionnya di pimpin oleh Para Kyai NU.
(5). Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Resolusi Jihad NU (Sejarah yang terlupakan) Cukup di sayangkan, karena Resolusi Jihad NU 22 Oktober 1945 *Tidak tercatat dalam Sejarah Resmi Indonesia.* Ada upaya untuk menghilangkan jejak peran *para Santri dan Kyai* dalam memperjuangkan kemerdekaan. Hal itu di duga terkait dengan kebijakan Rasionalisasi, Nasionalisasi dan Modernisasi TKR, yang mengakibatkan para *Milisi terdepak* dari TKR. Walau sedikit kecewa pada pemerintah saat itu, tapi para pejuang NU tetap sadar bahwa mereka berjuang bukan untuk pemerintah, tapi membela negara dan tanah air, mereka tetap setia dengan Resolusi Jihad dan tetap selalu menjaga serta membela NKRI.
Mereka tidak pernah berfikir untuk melawan pada pemerintah yang sah, apalagi memberontak dan KUDETA. Bahkan mereka berperang lagi menghadapi Agresi Militer Belanda tahun 1947-1948.
Semoga Pahlawan yang gugur membela NKRI menjadi Syuhadak..
Aamiin...

*Selamat HARI SANTRI NASIONAL 2018.* *Dari Santri Damailah Negeri*

Address

Jalan Borehbangle Gang Teratai RT 002/RW 004 Desa Borehbangle Kec. Merakurak
Tuban
62235

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PP. Darul Fiqh Borehbangle posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share