GMIM Tiberias Kiniar Wilayah Tondano

GMIM Tiberias Kiniar Wilayah Tondano “GMIM yang Kudus, Am dan Rasuli”

29/03/2024
19/07/2022

RHK-Selasa,19 Juli 2022

📖Ibrani 12:24
"DARAH YESUS TERTUMPAH UNTUK KEMENANGAN KITA"

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Hidup orang percaya di tengah-tengah dunia berada dalam medan peperangan. Kita bertempur melawan keinginan daging, "Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging, karena keduanya bertentangan, sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki." (Gal. 5:17) Kita berjuang, bertempur melawan tipu muslihat Iblis. Karena itu Rasul Paulus mengatakan kepada orang Kristen agar senantiasa, "Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. (Ef. 6: 11-12).

Darah adalah nyawa kehidupan manusia. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya". (Im. 7:11a) Pertempuran dalam setiap peperangan pasti berakibat pertumpahan darah. "...terjadilah di sana pertumpahan darah yang dahsyat: dua puluh ribu orang tewas. (2 Sam. 18:7) Kendati hidup kita sebagai orang Kristen selalu menghadapi pertempuran, berjuang melawan keinginan daging dan dan tipu muslihat Iblis, namun kasih-Nya sungguh agung dan luar biasa, sebab bukan darah kita yang tertumpah. Tetapi darah-Nya. Dalam Perjanjian Lama dikatakan "... dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa." (Im. 17:11b) Dalam perjanjian Baru dikatakan, Darah Yesus Kristus yang tertumpah bagi kita. "Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan p**a dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat." (1 Ptr. 1:18-19)

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Oleh karena itu, bagi orang Kristen, mengucap syukur adalah kewajiban. Karena hal mengucap syukur bukan dilakukan atas kehendak manusia melainkan kehendak Tuhan. Kita mengucap syukur karena hidup ini adalah anugerah, pengasihan Allah yang telah rela menumpahkan darah-Nya untuk memenangkan pertempuran kita melawan keinginan daging dan tipu muslihat Iblis. Ia telah bangkit melawan kuasa maut. Hal mengucap syukur itu adalah perbuatan atau tindakan sakral. Sebagai sebuah tindakan sakral mau tidak mau kita harus mengucap syukur dengan cara yang berkenan kepada-Nya. Mengucap syukur yang benar adalah menjadikan hidup ini sebagai ibadah kepada-Nya. "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati." (Rm. 12:1) Amin.

Doa: Ya Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami. Kami bersyukur atas pengorbanan darah-Mu di Kayu Salib, menggantikan darah nyawa dosa kami dalam pergumulan hidup, sehingga kami boleh meraih kemenangan melawan keinginan daging dan kuasa tipu muslihat Iblis. Kuatkan dan kokohkan keyakinan iman kami ini, agar hidup kami selalu memancarkan syukur dan sukacita atas anugerah-Mu yang menyelamatkan. Amin

15/07/2022

RHK Jumat, 15 Juli 2022

*Orang Benar Pasti Menang*

_*Mazmur 34:19-20*_

Hidup orang benar, tidak selalu mulus tanpa hambatan. Orang yang hidup dalam Tuhan justeru diuji oleh berbagai persoalan hidup yang pelik, termasuk menderita karena kebenaran dan ketaatan kepada Tuhan. Seperti syair lagu: _"tak pernah Tuhan janji hidupmu takkan berduri, tak pernah Dia janji, lautan tenang. Tetapi Dia berjanji kan sertamu, dan menuntun jalan hidupmu slalu..."_

Orang benar memang akan menderita karena kebenaran. Juga menderita karena rencana Tuhan yang indah untuk membentuk kepribadian kita agar semakin serupa dengan-Nya dan hidup semakin erat melekat kepada-Nya. Tapi segala penderitaan, pergumulan dan berbagai persoalan hidup itu, hanya sebatas kemampuan manusia saja. Sebab jika ada persoalan melebihi kekuatan kita, maka itu sudah menjadi bagian Tuhan yang menyelesaikan-Nya. Jika Tuhan menyelesaikan-Nya, maka mujizat-Nya pasti dinyatakan, maka kita akan dimenangkan-Nya dalam segala perkara.

Pengalaman Daud membuktikan bahwa penyertaan Tuhan selalu sempurna bagi setiap orang yang hidup benar. Termasuk bagi dirinya. Karena dia telah mengalami sendiri. Dia menyaksikan bahwa orang yang hidup benar, pasti menang. Tidak akan kalah. Orang benar akan menang oleh kebenaran yang Dia lakukan, karena Tuhan-lah pembelanya.

Memang orang benar pasti akan menanggung banyak penderitaan. Tapi itu sifatnya sementara. Tidak permanen dan hanya untuk lebih meneguhkan iman dan percaya umat Tuhan yang hidup benar.

Orang benar banyak kali mengalami kemalangan. Berulang kali dia jatuh, tapi kuat tangan Tuhan pasti menopangnya. Tuhan melepaskan orang benar dari segala jerat orang jahat dengan segala tipu muslihatnya, serta menolong mereka dari lembah kekelaman karena melakukan kebaikan.

Ketika orang benar jatuh, dia tidak akan terjerembab sampai ke jurang kehancuran, sebab Tuhan pasti melindunginya dan membebaskan dia dari segala persoalan hidup serta memenangkan orang benar dari tekanan dan serangan musuh-musuhnya. Daud menyaksikan tentang pengalamannya yang hidup benar dan Tuhan memenangkan dia dalam segala perkara, termasuk dari serangan raja Saul yang mengejar untuk membunuhnya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
_*"Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;*_
_*Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah."* (ay 20, 21)_

Meski dalam tekanan berat, hingga dalam lembah kekelaman hidup, Daud tetap menengadah kepada Tuhan. Matanya selalu tertuju pada Allah sumber pertolongannya. Di tengah kesesakan, dia berseru kepada Allah. Tuhan mengulurkan tangan-Nya, membebaskan dan memenangkan Daud dari cengkraman musuh yang mengancam nyawanya.

Bagi Daud, yang penting dia hidup benar di hadapan Tuhan. Dalam segala keberadaan hidupnya, dia selalu mencari Tuhan dan melakukan segala sesuatu dalam ketaatan kepada Tuhan. Dia selalu hidup menyenangkan hati Tuhan. Sebab dia sangat yakin bahwa Tuhan lah sumber segala perlindungan dan kehidupan. Jika dia bernaung kepada-Nya, dia akan selamat dan akan menang dalam segala perkara.

Daud menjauhi yang jahat. Dia berlaku benar karena dia sangat yakin bahwa kebenaran akan membawa kemenangan baginya oleh pertolongan Tuhan. Itu terbukti dalam hidupnya dan dia menyaksikannya kepada semua orang, termasuk bagi kita dewasa ini.

Sebagai anak Tuhan, keluarga Kristen sekaligus sebagai hamba-Nya, marilah kita berlaku seperti Daud. Kita harus konsisten melakuman kebenaran. Jangan takut melakukan kebenaran sesulit apapun dan seberat apapun tantangan yang harus kita hadapi dan lewati.

Percayalah, sebagaimana keyakinan Daud bahwa, _"kebenaran memang bisa disalahkan, tetapi kebenaran tidak dapat dikalahkan."_ Pada waktu yang tepat, kebenaran akan muncul sebagai Kebenaran Sejati, dan menjadi pemenang. Sebab Kebenaran itu adalah Tuhan kita Yesus Kristus, sendiri. Dialah Sang Kebenaran dan Sang Kehidupan.

Apapun dan siapapun lawan kita, janganlah takut. Tetaplah hidup benar. Jangan berkompromi dengan dosa, kejahatan dan kefasikan. Sebab jika kita hidup benar, kita pasti jadi pemenang bahkan lebih dari pemenang, karena Yesuslah Penolong dan Pahlawan Sejati kita. Dialah yang akan membela dan memenangkan kita dalam segala hal. Ingatlah bahwa penderitaan yang kita alami, tidak sebanding dengan berkat dan kemuliaan Allah yang akan dinyatakan-Nya atas kita yang konsisten hidup benar, baik di bumi maupun di sorga.

Jadi, janganlah takut akan segala kemalangan, kesesakan, penderitaan dan berbagai persoalan dan ancaman kehidupan. Tetaplah hidup benar di hadapan Tuhan. Dia melindungi dan pasti memenangkan kita bersama keluarga, dalam segala hal. Amin

*Doa:* Tuhan Yesus, teguhkan kami untuk terus hidup benar, agar kami senantiasa menikmati hidup yang berkemenangan di dalam Tuhan. Amin

14/07/2022

RHK Kamis, 14 Juli 2022

*Tuhan Benteng Perlindungan*

_*Mazmur 34:15-18*_

Allah bukan hanya menciptakan manusia dengan segala kekayaan alam yang menyertainya. Tapi Dia tetap menjaga, memelihara, menolong dan memberkati umat-Nya. Setiap orang yang lemah, letih, lesu, menanggung beban berat, Allah adalah sumber kekuatan kita. Dialah benteng dan perisai hidup kita. Dia melindungi dan menyertai serta memberkati setiap orang yang hidup benar, setia dan taat pada-Nya.

Itulah yang disaksikan raja Daud dalam mazmur dan puji-pujiannya kepada Allah. Jika orang hidup baik dan benar minta tolong, mata Tuhan pasti tertuju padanya. Apapun penderitaan dan kesukaran hidupnya, pasti diperhatikan dan ditolong oleh Allah. Telinga-Nya sangat tajam mendengar keluh kesah orang lemah yang hidup benar dalam penderitaan dan kelemahannya. Dia pasti akan mengulurkan tangan kasih-Nya bagi mereka.

Jika ada orang degil, fasik dan jahat menindas orang yang hidup benar dalam kesengsaraan dan penderitaan-Nya, maka Allah akan menyatakan keadilan-Nya. Dia menolong, membela dan memenangkan mereka yang ditindas, sebaliknya akan menghukum mereka yang jahat. Dia akan menghapus nama mereka dari muka bumi.

Apabila orang-orang benar berseru-seru kepada Tuhan, maka dari tempat-Nya yang mahatinggi lagi mahakudus, Dia akan mendengarkan seruan mereka dan menjawab-Nya. Dia pasti membela perkara orang benar. Dia akan melepaskan mereka dari segala kesesakan dan menghukum dengan adil yang menindas mereka.

Sebab Allah itu amat sangat mahabaik. Dia pengasih dan penyayang, panjang sabar serta berlimpah kasih setia-Nya. Dia selalu merancangkan kebaikan, dan damai sejahtera kepada setiap orang yang hidup berkenan di hadapan-Nya.

Kepada setiap orang benar yang patah hati, Tuhan dekat dengan mereka. Dia pasti menyelamatkan orang-orang benar yang remuk jiwanya. Dia akan mengangkat, menolong dan memberkati mereka secara heran dan dahsyat.

Demikian firman Tuhan hari ini.
_*Mata TUHAN tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong;*_
_*wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.*_
_*Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka TUHAN mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.*_
_*TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya."* (ay 16-19)_

Inilah pengalaman sekaligus kesaksian Daud. Dia hidup benar di hadapan Tuhan. Tetapi dia juga mengalami kesesakan dalam hidupnya. Ia sempat patah hati, menderita sampai remuk jiwanya. Tapi ketika dia berseru kepada Tuhan, maka Allah mengulurkan tangan-Nya. Tuhan pun menolong dan membela Daud dalam segala kelemahan dan penderitaannya.

Keluh kesah Daud, didengar Tuhan. Mata Tuhan pun tertuju kepada Daud. Dia mendengar keluh kesah Daud yang terus berseru-seru minta tolong kepada-Nya. Sebab Tuhan tidak berkenan kepada orang jahat. Dia pasti menghukum orang fasik. Sedangkan Daud yang hidup benar, pasti dibelanya dan diberkatinya.

Karena itu Daud menyerukan semua umat Tuhan lewat mazmurnya agar hidup benar, setia dan taat pada Tuhan. Sebab meski kita dalam penderitaan dan kesesakan, namun jika kita hidup benar dan berkenan kepada Allah, maka kita pasti akan dibelanya serta dilindungi Allah dalam segala hal.

Marilah kita belajar dari pengalaman hidup Daud. Dia hidup benar di hadapan Tuhan. Dia banyak melakukan kebaikan dan kebenaran meski tidak pernah sepi dengan penderitaan dan kesesakkan. Jauhkanlah diri kita dari yang jahat dan kefasikkan. Tapi hiduplah baik dan benar. Pasti Tuhan menjaga dan menolong kita semua.

Kita adalah keluarga dan jemaat atau umat Kristen. Maka marilah kita meneladani Daud dengan prilaku hidupnya yang konsisten dalam kebenaran dan kebaikan. Sebab dengan demikian, hidup kita aman, nyaman dan bahagia dalam perlindungan Tuhan. Karena Dialah benteng perlindungan yang teguh bagi kehidupan kita sepanjang masa, dari kekal sampai kekal. Amin

*Doa:* Tuhan Yesus, lindungi dan bentengilah kami dari segala yang jahat dan teguhkanlah kami hidup sesuai kehendak-Mu agar kami jadi berkat bagi semua orang. Amin

_*Syalom..*_

Semangat hari Kamis. Allah benteng kehidupan akan melindungi dan memberkati kita yang hidup benar di hadapan-Nya.

_*Tetap patuhi protokol kesehatan*_

Semangat mengabdi n melayani. Tuhan Yesus memberkati slalu bersama keluarga. Amin

13/07/2022

RHK Rabu, 13 Juli 2022

PENTINGNYA PENGAJARAN BAGI ANAK-ANAK.

Mazmur 34:12-15
"Marilah anak-anak, dengarkanlah aku, takut akan TUHAN akan kuajarkan kepadamu!
Siapakah orang yang menyukai hidup, yang mengingini umur panjang untuk menikmati yang baik?
Jagalah lidahmu terhadap yang jahat dan bibirmu terhadap ucapan-ucapan yang menipu;
jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya! "
---------------------------------------

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Pendidikan dan pengajaran merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, sebab dengan pendidikan maka seseorang tidak hanya dididik namun juga diajar. Didik agar seseorang dapat berperilaku yang baik, dan diajar agar dapat pengetahuan. Pentingnya pendidikan dan pengajaran ini, sehubungan dengan kemajuan dimasa sekarang ini. Maka hal itu membuat kita dapat menjawab tantangan masa kini dan akan datang. Ingat bahwa pendidikan yang diutamakan adalah pembentukkan karakter seseorang, sedangkan pengajaran lebih ditekankan pada ilmu dan pengetahuan dan keduanya saling berhubungan dan tak dapat dipisahkan. Apa yang diajarkan dalam ayat 12-15 ini, mengajarkan orang untuk takut akan TUHAN. Dengan demikian orang diajarkan untuk menyukai hidup dan umur panjang jaminannya, sehingga ia layak menikmati yang baik. Pengamsal mengatakan bahwa Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan. Tentu yang diajarkan berprilaku yang baik adalah, menjaga lidah dari perkataan yang jahat, dan bibir dengan ucapan yang menipu, menjauhi kejahatan dan melakukan perbuatan yang baik, serta berdamai dengan orang lain (bahkan alam dan lingkungan sekitar kita).

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Oleh karena itu, dalam keluarga Kristen, pendidikan dan pengajaran menjadi hal yang penting, di mana orang tua patut memberikan perhatian khusus akan pendidikan dan pengajaran di tengah keluarga, sikap dan keteladanan yang selalu menjadi anutan bagi anak-anak patut dipraktekan dalam kehidupan berkeluarga. Perhatian orang tua terhadap pendidikan anakanak (sekolah) merupakan modal bagi anak-anak, sebab dengan memiliki latarbelakang pendidikan kita telah mempersiapkan anak-anak untuk bersaing dalam kemajuan dan perkembangan dunia saat ini. Ingat persaingan tersebut harus menjadi tantangan tersendiri, jangan pasrah, terus memotivasi anak-anak agar mereka berhasil dalam Pendidikan. Perilaku yang baik, dengan melakukan hal hal yang baik dan menjauhi kejahatan, serta menjaga dirinya termasuk berkata-kata atau mengunakan lidah agar tidak mengucapkan hal-hal yang merugikan orang lain. Itulah keberhasilan pengajaran orang tua kepada anak-anaknya. Sebab tantangan masa kini adalah penggunaan teknologi termasuk HP, yang bisa merusak perilaku anak-anak, kecanduan penggunaan HP yang tanpa batas jam, biasa merusak kesehatan si anak, bahkan dapat merugikan orang lain. Walaupun banyak juga manfaat dari teknologi itu. Maka setiap keluarga Kristen, harus menjadikan pendidikan dan pengajaran sebagai hal yang penting. Di situlah kita belajar untuk memahami kehendak TUHAN dalam kehidupan, terutama Firman TUHAN. Amin.

Doa: Ya TUHAN, Engkau selalu mengajar kami melalui FirmanMu, biarlah setiap ajaran dan didikan-Mu dapat kami terima, dan hal itu menjadi modal utama kami mengajarkannya kepada keluarga, anak-anak kami termasuk orang lain. Agar dalam hidup ini kami dapat menjadi teladan dan berkat bagi orang lain. Amin

10/07/2022

Mars GMIM

RHK Minggu, 10 Juli 2022Carilah Tuhan, Pujilah Nama-Nya✝️Mazmur 34:1-4
10/07/2022

RHK Minggu, 10 Juli 2022
Carilah Tuhan, Pujilah Nama-Nya
✝️Mazmur 34:1-4

Ibadah Minggu 10 Juli 2022Tema Mingguan Kecaplah dan Lihatlah,TUHAN itu Baik
09/07/2022

Ibadah Minggu
10 Juli 2022
Tema Mingguan
Kecaplah dan Lihatlah,TUHAN itu Baik

09/07/2022

RHK Sabtu, 9 Juli 2022
*Injil yang Mulia dan Bahagia*
_*1 Timotius 1:11*_
Injil itu adalah mulia. Bahkan sungguh amat sangat mulia. Injil juga adalah bahagia. Bahkan amat sangat bahagia. Mengapa Injil itu adalah Mulia dan maha Bahagia? Karena Injil itu adalah Tuhan kita Yesus Kristus sendiri. Maka Injil itu sesungguhnya adalah Sumber segala sumber kemuliaan dan pusat serta sumber dari segala sumber kebahagiaan bagi setiap orang yang mencari dan menginginkannya.
Karena Injil adalah Kemuliaan Allah, maka setiap orang yang mencari dan mewartakan Injil itu sementara menyatakan kemuliaan Allah kepada semua orang dan yang menerimanya akan dimuliakan Allah. Karena Injil adalah maha bahagia, maka setiap orang yang hidup dalam Injil, memberitakan Injil yang adalah Kebenaran Allah itu, akan membuat orang banyak berbahagia, dan orang yang memberitakan Injil itupun akan berbahagia bersama keluarga dan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Maka agar kita memperoleh kemuliaan Allah dalam hidup kita, beritakanlah Injil. Kerjakanlah Injil itu dalam hidup kita. Beritakanlah dan saksikanlah baik dalam kata-kata maupun perbuatan (keteladanan) kepada srmua orang.
Jika kita ingin bahagia maka kita harus memberitakan Injil yang maha bahagia itu. Sebab dengan demikian, kita dan keluarga serta semua orang di sekitar kita akan bahagia. Asal kita memberitakan Injil dengan sungguh-sungguh dalam hidup kita sesuai dengan ajaran yang sehat, benar dan baik. Yakni sesuai firman Tuhan. Menjauhi segala kejahatan dan hidup menurut pengajaran Kristus dan keteladanan yang sudah ditunjukkan-Nya kepada kita.
Tuhan Yesus memercayakan semua itu dilakukan oleh rasul Paulus dan Timotius. Hal itu juga yang harus kita lakukan di dalam dunia sekarang ini. Kita harus memberitakan Injil kebenaran Kristus tanpa henti, di mana saja dan ke mana saja kita pergi dan berada.
Sebab dengan demikian, kita telah hidup menjadi berkat bagi banyak orang, dan kita telah menyenangkan hati-Nya serta memuliakan Dia di hadapan semua orang.
Demikian firman Tuhan hari ini.
_*"yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku."* (ay 11)_
Injil adalah kegenapan hukum Taurat. Jadi Injil tidak menghilangkan hukum Taurat tapi melengkapi atau menyempurnakannya. Sehingga siapa yang telah hidup dalam Injil, maka sesungguhnya dia telah melakukan hukum Taurat secara baik dan benar. Asal dia benar-benar melakukan Injil secara baik dan brnar dalam hidupnya. Kita pasti dimuliakan Kristus dan kita akan menikmati kebahagiaan itu.
Siapapun di antara kita umat manusia yang ingin hidup mulia dan dimuliakan Allah, carilah Tuhan dalam Injil kebenaran-Nya. Lakukanlah segala kehendak-Nya. Jika kita masih bergelut dengan dosa, bertobatlah dan ikutilah kehendak-Nya. Tinggalkanlah segala dosa kita itu. Lakukanlah semua kehendak-Nya dan jadilah teladan kepada semua orang dalam segala hal. Itulah penginjilan yang kontekstual, nyata dan efektif.
Sebab dalam memberitakan Injil, kita harus menyampaikan apa yang kita lakukan dan melakukan apa yang kita sampaikan. Apa saja yang kita sampaikan dan lakukan itu? Ya, itulah firman Tuhan. Firman Tuhan hatus kita beritakan dalam sikap dan perilaku hidup kita.
Injil Allah yang mulia itu akan memuliakan hidup kita. Kita juga akan Tuhan buat bahagia bukan hanya di bumi, tapi sampai di sorga dalam kehidupan kekal bersama-Nya di sorga mulia.
Jadi, jika hidup kita ingin bahagia di bumi dan di sorga bersama keluarga serta jadi berkat bagi semua orang di bumi, maka ikutlah Tuhan Yesus. Lakukanlah firman-Nya dengan sabar dan tekun. Layanilah Dia dengan lebih sungguh lagi. Senangkanlah hati-Nya dan muliakanlah Dia dengan memberitakan dan menyatakan dalam sikap dan prilaku hidup kita yang sesuai dengan ajaran sehat yakni ajaran Kristus.
Itulah kasih. Nyatakanlah kasih itu kepada semua orang bahkan kepada dunia, agar semua orang dan dunia ini selamat dan diberkati Kristus selamanya. Kitapun dimuliakan Allah dan dibuat-Nya bahagia di bumi dan di sorga selamanya. Amin
*Doa:* Tuhan Yesus, pakailah hidup kami hanya memuliakan dan mengagungkan nama-Mu, sehingga kami menikmati kebahagiaan sempurna bersama Tuhan di bumi dan di sorga. Amin
_*Syalom..*_
Selamat berakhir pekan. Beritakanlah Injil dan jadilah teladan dalam segala hal.

Address

Tondano

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GMIM Tiberias Kiniar Wilayah Tondano posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category