19/08/2022
Saudara-saudari terkasih,
pada katekese lanjutan kita tentang usia tua dalam terang sabda Allah, sekarang mari kita beralih kepada sosok misterius "Yang Lanjut Usia", yang disajikan dalam penglihatan Nabi Daniel (Dan 7:9) dan digemakan dalam Kitab Wahyu (bdk. Why 1:13-14).
Gambaran Allah Bapa ini, terhormat dalam usia dan kekuasaan-Nya, mengungkapkan transendensi Allah, kekekalan-Nya dan perhatian-Nya yang terus-menerus terhadap dunia ini dan sejarahnya. Sosok "seorang serupa Putra Manusia" menubuatkan Yesus, Putra Bapa yang kekal, yang diutus ke dunia kita untuk menyelamatkan kita.
Pada saat Ia dipersembahkan di Bait Allah, kanak Yesus dipeluk oleh Simeon dan Hana, dua orang lanjut usia yang mengenali dalam diri-Nya penggenapan janji-janji Allah yang telah lama dinanti. Kehadiran pasangan suami istri yang telah berusia lanjut tersebut berbicara kepada kita tentang panggilan khusus kaum lansia: menyambut kaum muda ke dalam dunia kita, merayakan hidup mereka sebagai berkat dan memberi kesaksian tentang kesatuan antargenerasi dalam pengungkapan rencana penyelamatan Allah.
Orang tua memainkan peran yang sangat diperlukan dalam membantu orang muda untuk menjadi dewasa dalam kebijaksanaan, berakar pada kesinambungan dengan masa lalu dan memandang masa depan dengan harapan bahwa Allah, "Yang Lanjut Usia", tersingkap di hadapan kita semua.
Saudara-saudari terkasih, selamat pagi! Kata-kata yang kita dengar tentang mimpi Daniel membangkitkan penglihatan tentang Allah yang misterius, dan mulia pada saat yang sama. Penglihatan yang diper…