ROHIS KU UNDIP

ROHIS KU UNDIP Kerohanian Islam Kedokteran Umum Univ. Diponegoro
Akun FB: Rohis KU Undip | Page: ROHIS KU UNDIP | Twitter: | Instagram: rohiskuundip

Page ini adalah page resmi dari Kerohanian Islam Kedokteran Umum Universitas Diponegoro Semarang. Akun FB: Rohis KU Undip
Page: ROHIS KU UNDIP
Twitter:
Instagram: rohiskuundip
Website: rohisku.fk.undip.ac.id

Silahkan berbagi info di page ini :)

[H-1 PENUTUPAN PENDAFTARAN] Ditunggu kontribusi nya hingga Besok, 11 Januari pukul 23.59 👻Hey kamu! iya, kamu :3udah daf...
10/01/2017

[H-1 PENUTUPAN PENDAFTARAN]

Ditunggu kontribusi nya hingga Besok, 11 Januari pukul 23.59 👻
Hey kamu! iya, kamu :3
udah daftar Rohis belum? pendaftaran udah mau tutup lhoo, yuk segera daftar online dulu!

klik bit.ly/BismillahLebihBaik


-1PenutupanPendaftaran
-1Wawancara

Untuk terus up to date dengan post terbaru.. Silakan add like follow akun akun kami yang lain di.....
14/12/2016

Untuk terus up to date dengan post terbaru.. Silakan add like follow akun akun kami yang lain di.....

TANAH GERSANG(Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah)Dalam hubungan-hubungan yang kita jalin di kehidupan, setiap orang ...
10/12/2016

TANAH GERSANG
(Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah)

Dalam hubungan-hubungan yang kita jalin di kehidupan, setiap orang adalah guru bagi kita.
Ya, setiap orang. Siapapun mereka. Yang baik, juga yang jahat. Betapapun yang mereka berikan pada kita selama ini hanyalah luka, rasa sakit, kepedihan, dan aniyaya, mereka tetaplah guru-guru kita. Bukan karena mereka orang-orang yang bijaksana. Melainkan karena kitalah yang sedang belajar untuk menjadi bijaksana.
Mereka mungkin tanah gersang. Dan kitalah murid yang belajar menjadi bijaksana. Kita belajar untuk menjadi embun pada paginya, awan teduh bagi siangnya, dan rembulan yang menghias malamnya.

Tetapi barangkali, kita justru adalah tanah yang paling gersang. Lebih gersang dari sawah yang kerontang. Lebih cengkar dari lahan kering di kemarau yang panjang. Lebih tandus dari padang rumput yang terbakar dan hangus. Maka bagi kita sang tanah gersang, selalu ada kesempatan menjadi murid yang bijaksana.
Seperti matahari yang tak hendak dekat-dekat bumi karena khawatir nyalanya bisa memusnahkan kehidupan. Seperti gunung api yang lahar panasnya kelak menjelma lahan subur, sejuk menghijau berwujud hutan.
Dan seperti batu cadas yang memberi kesempatan lumut untuk tumbuh di permukaannya. Dia izinkan sang lumut menghancurkan tubuhnya, melembutkan kekerasannya. Demi terciptanya butir-butir tanah. Demi tersedianya unsur hara pepohonan berbuah.


[SAMPAI KAPAN KITA AKAN BERDIAM?]Rohingya berduka, lagi.Penderitaan keluarga muslim kita di Myanmar sana ternyata belum ...
09/12/2016

[SAMPAI KAPAN KITA AKAN BERDIAM?]

Rohingya berduka, lagi.

Penderitaan keluarga muslim kita di Myanmar sana ternyata belum berakhir. Justru, akhir-akhir ini beritanya kembali memenuhi media. Bagaimana tidak? Konflik yang tak kunjung reda ini kembali mencuat setelah sempat memanas di tahun 2012 dan 2015. Muslim Rohingya harus kembali mendapat perlakuan tak manusiawi dari sekelompok orang yang secara tegas mendeklarasikan dirinya sebagai anti-Islam.

Saudara kita di sana yang berpegang teguh menjadi muslim harus menerima perlakuan yang dapat dikatakan tidak memanusiakan manusia. Tak diakui sebagai bagian negara, diteror, dibiarkan kelaparan, dibunuh, diperkosa, dan menua tak berpendidikan. Masjid-masjid pun tak luput dari pemusnahan. Sedikitnya 150.000 orang dipaksa meninggalkan rumahnya dan tinggal di camp, yang tidak lebih dari open-air-prison. Menurut kabar terbaru, camp pengungsian yang tak layak huni ini pun kini telah dibumi hanguskan. Lalu, masihkah kalian ingat bagaimana cerita para pengungsi yang terapung-apung di lautan lepas perairan Indonesia, Malaysia, bahkan Australia dalam keadaan berdesakan tanpa makan dan minum? Menyakitkan, bukan?

Padahal ini adalah tahun 2016, tahun di mana semestinya genosida tidak ada lagi di dunia. Ya, ini bukanlah tentang agama, tetapi tentang kemanusiaan. Upaya penghapusan suatu etnis dari muka bumi seperti konflik ini, apa namanya kalau bukan genosida? Apa kata yang paling tepat untuk kondisi ini?

Sayangnya, dunia terdiam. Seolah ini adalah masalah Muslim Rohingnya, derita mereka sendiri. Beda dengan bom di Paris, beramai-ramai orang memasang tagar . Padahal konflik ini juga sebuah pen*staan terhadap kemanusiaan, bukan sebatas agama. Apakah tagar mereka dulu hanya untuk mengikuti trend? Lalu, jika tidak, mengapa mereka hanya untuk kasus Paris saja dan seolah menutup telinga untuk saudara kita di Myanmar?

Dan sadarkah kita bahwa yang lebih menyakitkannya lagi adalah, sebagian dari mereka yang terdiam adalah umat Islam. Tidak lain tidak bukan adalah kita, yang seharusnya menjadi saudara mereka.

Astaghfirullah hal adzim.
Sampai kapan kita akan berdiam?

Salurkan kepedulian anda melalui Rekenung BTN
00175-01-61-018970-2 a.n. Uswatun Khasanah

Merdeka itu..."SINGLE. Karena itu adalah cara Allah melindungi kita dari penjajahan cinta yang salah"Merdeka itu... "HAR...
18/08/2016

Merdeka itu...
"SINGLE. Karena itu adalah cara Allah melindungi kita dari penjajahan cinta yang salah"

Merdeka itu...
"HARUSNYA JUGA PALESTINA karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa"

Merdeka itu...
"BERPRERTASI. Kebodohan wajib diperangi"

Apapun definisi kemerdekaan yang ada di pikiran teman-teman, yang jelas sampai saat ini nikmat bebas dari penjajahan kolonial dapat kita rasakan. Mari isi kemerdekaan ini dengan banyak bersyukur. Mari bersyukur dengan melakukan kerja nyata untuk Indonesia yang lebih baik 💪💪💪

-Dirgahayaku Republik Indonesia yang ke 71- Semoga semakin damai dan berkah ❤❤

ROHISKU UNDIP


PANGERAN DIPONEGOROSiapa yang tak kenal dengan sosok Pangeran Diponegoro? Lahir pada tahun 1785, Pangeran Diponegoro mer...
17/08/2016

PANGERAN DIPONEGORO

Siapa yang tak kenal dengan sosok Pangeran Diponegoro? Lahir pada tahun 1785, Pangeran Diponegoro merupakan putra tertua dari Sultan Hamengkubuwono III yakni Raja Kasultanan Yogyakarta. Ibunya, Raden Ayu Mangkarawati, keturunan Kyai Agung Prampelan, ulama yang sangat disegani di masa Panembahan Senapati mendirikan kerajaan Mataram. Bila ditarik lebih jauh lagi, silsilahnya sampai pada Sunan Ampel Denta, seorang wali Sanga dari Jawa Timur.

“Gusti Allah menilai ketulusan perjuangan manusia, bukan hasil akhirnya. Kalaupun harus menjumpai kematian, itu artinya mati syahid di jalan Tuhan” , begitu kata beliau. Sungguh pemahaman yang indah mengenai jihad fi sabilillah, berjuang di jalan Allah SWT. Mungkin memang jarang sekali diajarkan dalam buku-buku sejarah kita selama sekolah dasar hingga menengah pertama bahwa para pahlawan kita sebetulnya memiliki visi perjuangan semacam itu. Dengan balutan sorban dan jubah yang hingga kini menjadi ciri khas Pangeran Diponegoro, semakin menegaskan bahwa beliau begitu teguh menegakkan syariat Islam di tanah Jawa.

Pada Perang Diponegoro tahun 1825-1830, yang merupakan salah satu perang paling diingat dalam sejarah, beliau memperjuangkan hak-hak rakyat yang kala itu terbebani oleh kebijakan pemerintah Hindia-Belanda. Tak hanya karena pajak yang tinggi kepada rakyat atau ikut campurnya Belanda pada Kesultanan Yogyakarta, namun juga berangkat dari kegelisahan para Ulama Islam akibat kebobrokan moral yang merajalela. Maka, begitu nyata bahwa Pangeran Diponegoro memperjuangkan kepentingan bangsa dan agama secara menyeluruh. Louw dalam De Java Oorlog Van 1825 – 1830, menulis: “Sebagai seorang yang berjiwa Islam, ia sangat rajin dan taqwa sekali hingga mendekati keterlaluan.”

Pertanyaan perrtama, sejauh mana kita mengenal Pangeran Diponegoro sebagai salah satu pahlawan Indonesia? Terlebih pahlawan yang tak hanya memiliki misi memerdekakan negara ini, karena bahkan visinya jauh lebih mulia dari itu yakni hanya untuk Allah Ta’ala. Pertanyaan kedua adalah, bagaimana kita seharusnya memaknai kemerdekaan bangsa kita yang tak terasa telah 71 tahun berlalu? Karena sesungguhnya kita ini diciptakan untuk bermanfaat dimanapun kita berada, tak terkecuali kepada tanah air kita. Seperti Pangeran Diponegoro yang hingga akhir hayatnya di pengasingan, tetap berpegang teguh untuk membela bangsa dan agama demi mengharap ridho Allah Yang Maha Agung.

Selamat datang adik-adikku mahasiswa baru Pendidikan Dokter Universitas Diponegoro jalur SBMPTN. Selamat menjadi bagian ...
08/07/2016

Selamat datang adik-adikku mahasiswa baru Pendidikan Dokter Universitas Diponegoro jalur SBMPTN. Selamat menjadi bagian dari keluarga Rohis KU Undip.

"Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Sebab itu damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (Al-Hujurat: 10)

Perjalanan masih panjang, luruskan niat, hadapi dengan ikhlas 😇

Jangan lupa add account ROHIS KU Undip agar selalu stay update info-info seputar Rohis KU😉

facebook: ROHIS KU UNDIP
twitter:
instagram:
line:
blogspot: rohiskuundip.blogspot.co.id
youtube: ROHIS KU UNDIP





ROHIS KU Undip
KUAT Bersahabat

Bismillahirrahmaanirrahiim 🎋Assalamu'alaikum Sahabat Muslim Undip (happy) [UNDIP MENYAPA KAMU, GENERASI MUDA UNDIP] Ahla...
05/07/2016

Bismillahirrahmaanirrahiim
🎋Assalamu'alaikum Sahabat Muslim Undip (happy)
[UNDIP MENYAPA KAMU, GENERASI MUDA UNDIP]
Ahlan wa sahlan,
Selamat Datang Kami Ucapkan di Kampus Biru Kebanggaan kita semua yang nantinya akan menjadi tempat baru kalian untuk mengukir cita dan masa depan yang lebih cerah
Perkenalkan Kami dari LDK Insani Undip (Lembaga Dakwah Kampus Universitas Diponegoro), mengajak kalian untuk berkenalan dan bersilaturrahim dengan keluarga muslim se undip agar ukhuwah kita dapat terbangun lebih kokoh lagi.
Pernah ikut Rohis? Pernah ikut mentoring? Atau mau gabung jadi Pementor ?
Yuk, diisi form berikut ini:
bit.ly/MabaMuslimUndip2016
Semoga dengan adanya kita di Universitas Diponegoro ini, nantinya akan ada jalan-jalan kebaikan yang kita buat.
Terimakasih, Jazakumullah khairan katsir :)
Contact Person:
Ikhwan: Prana (08669523735)
Akhwat: Iffa (085640902800)
_________________________
Fb: Insani Undip Full
Twitter:
Line:
Instagram:
Insani Lebih Dekat, Berkarya, Memberi Manfaat ^^


Formulir biodata untuk mahasiswa baru muslim angkatan 2016

[KENALI 3 PENYELAMAT DAN 3 PERUSAK DI HARI-HARI TERAKHIR RAMADHAN]Assalamualaikum..Semangat pagi sahabat😊Tak terasa nih....
05/07/2016

[KENALI 3 PENYELAMAT DAN 3 PERUSAK DI HARI-HARI TERAKHIR RAMADHAN]

Assalamualaikum..
Semangat pagi sahabat😊
Tak terasa nih.. Ramadhan sebentar lagi akan pergi meninggalkan kita 😢 Lantas bagaimana dengan ibadah kita? Apakah sudah maksimal? Atau malah semakin malas? Astaghfirullah..

Sahabatku, dalam hidup yang singkat ini. Serigkali kita terjebak dengan hal-hal yang sepele. Akibatnya, agenda-agenda besar yang menjadi tugas kita sebagai khalifatullah di muka bumi terabaikan 😢😢

Maka dari itu Sahabat. Agar ibadah kita semakin maksimal dan dapat diberkahi Allah. Mari kita kenali bersama-sama, Apa saja yang menjadi penyelamat dan perusak diri kita sebagai Muslim.

Yuk simak posternya 😊😊

Dan yang belum puas, bisa kepoin artikel lengkapnya di :
http://rohiskuundip.blogspot.co.id/2016/07/kenali-3-penyelamat-dan-3-perusak-di.html?m=1

Tetep semangat mengejar Ridha Allah yaaa 😊😊 Semoga bermanfaat.

ROHISKU UNDIP

SPINALIS 2 HAS BEEN RELEASEDTadaa~Spinalis meluncurkan karya nya yang kedua. Kali ini tema nya tentang Ramadhan, karena ...
30/06/2016

SPINALIS 2 HAS BEEN RELEASED

Tadaa~
Spinalis meluncurkan karya nya yang kedua. Kali ini tema nya tentang Ramadhan, karena khusus diluncurkan pada bulan Ramadhan ini 😊😊

Spinalis bisa didapatkan di
- mushola tiap lantai gedung A
- mushola tiap lantai gedung B
- via OA ROHISKU UNDIP




ROHISKU UNDIP
KUAT bersahabat

[WANITA HAID dan LAILATUL QADAR]Sebelum kita bahas tentang bagaimana wanita haid mendapatkan Lailatul Qadr. Kita bahas d...
25/06/2016

[WANITA HAID dan LAILATUL QADAR]

Sebelum kita bahas tentang bagaimana wanita haid mendapatkan Lailatul Qadr. Kita bahas dahulu tentang apa sih Lailatul Qadr? Bedanya apa dengan malam Ramadhan yang
lain?
Jadi gini, Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Rasulullah saw,
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Terjadinya lailatul qadar di malam-malam ganjil itu lebih memungkinkan daripada malam-malam genap, sebagaimana sabda Rasulullah saw,
“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah saw bersabda,
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء
“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-
merahan.” (HR. Ath Thoyalisi. Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh/terpercaya)
Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.

Untuk wanita haid yang ingin medapatkan malam lailatul qadar, bisa melakukan banyak ibadah selain shalat.
Juwaibir mengatakan bahwa dia pernah bertanya pada Adh-Dhahak, “Bagaimana pendapatmu tentang wanita nifas, haid, musafir, dan orang yang tidur; apakah mereka bisa
mendapatkan bagian dari lailatul qadar?” Adh-Dhahak pun menjawab, “Iya, mereka tetap bisa mendapatkan bagian. Setiap orang yang Allah terima amalannya akan mendapatkan
bagian lailatul qadar.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 341)
Sehingga bentuk ibadah yang bisa dilakukan antara lain :
> Membaca Alquran tanpa menyentuh mushaf.
> Berzikir dengan memperbanyak bacaan tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah), dan zikir lainnya.
> Memperbanyak istigfar.
> Memperbanyak doa.
> Membaca zikir ketika lailatul qadar
Sebagaimana yang disebutkan dalam riwayat dari Aisyah ra, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai satu malam yang itu merupakan lailatul
qadar, apa yang aku ucapkan?’ Rasulullah saw menjawab, “Ucapkanlah, ‘اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي’ (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat yang Maha Pemaaf dan
Pemurah maka maafkanlah diriku.)'” (Hadis sahih; diriwayatkan At-Turmudzi dan Ibnu majah)

Dalam Fatwa Islam Tanya-Jawab dijelaskan, “Wanita haid boleh melakukan semua bentuk ibadah, kecuali shalat, puasa, tawaf di ka’bah, dan i’tikaf di masjid. Menghidupkan
lailatul qadar tidak hanya dengan shalat, namun mencakup semua bentuk ibadah. Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan, ‘Makna ‘menghidupkan malam lailatul qadar’ adalah
begadang di malam tersebut dengan melakukan ketaatan.’ An-Nawawi mengatakan, “Makna ‘menghidupkan lailatul qadar’ adalah menghabiskan waktu malam tersebut dengan
bergadang untuk shalat dan amal ibadah lainnya.'”

Meskipun wanita berhalangan, ternyata masih mampu dan banyak kesempatan untuk mendapatkan lailatul qadar.
Semoga Allah memudahkan kita untuk meraih malam tersebut. Aamiin

Sumber:
https://rumaysho.com/489-mengenal-tanda-tanda-malam-lailatul-qadar.html
http://www.islam-qa.com/ar/ref/26753 disusun oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)

ROHISKU UNDIP
KUAT bersahabat

[Mentoring Asyik dan Bermakna]Akhir-akhir ini, banyak kita temukan hilangnya semangat pemuda Islam dalam beribadah dan m...
17/06/2016

[Mentoring Asyik dan Bermakna]

Akhir-akhir ini, banyak kita temukan hilangnya semangat pemuda Islam dalam beribadah dan menjalankan kehidupan sehari-hari. Beribadah dengan setengah hati, belajar hanya jika ada pengambilan nilai, dan terlena oleh kemajuan zaman. Daripada kita membicarakan keburukan akhlak, lebih baik kita mencari solusinya.

🔴Apa solusinya?
👉 Solusinya yaitu ayo mengikuti mentoring

🔴Apa sih mentoring itu?
👉Mentoring adalah kelompok kecil yang dipimpin oleh seorang mentor yang membina para menteenya baik dalam masalah kehidupan dunia, maupun masalah akhirat. Oleh karena itu, yuk kita hidupkan dan buat ceria kelompok mentoring kita. Selain itu, di mentoring bukan hanya membahas permasalahan dalam agama saja, namun bisa kita jadikan sebagai tempat berbagi isi hati, tempat menyenangkan pikiran, dan tempat menimba ilmu-ilmu bermanfaat lainnya.
👉Mentoring merupakan sarana efektif untuk menjalin ukhuwah dan kebersamaan dalam berjama’ah. Mentoring juga bisa kita jadikan sebagai tempat membina aqidah, memperbaiki akhlak, dan mengistiqomahkan ibadah secara berjamaah. Diharapkan dengan kegiatan mentoring akan terbentuk cara pandang yang benar terhadap Islam.

🔴Sudah pada tau sejarah mentoring belum?
👉Ternyata mentoring sudah dijalani dari zaman Rasulullah. Para sahabat biasanya duduk berkelompok kecil membentuk lingkaran untuk belajar dan menuntut ilmu agama, berbagi pengalaman, ataupun dalam membahas hal lainnya. Karena membentuk lingkaran ini, maka cara belajar seperti ini disebut dengan halaqah. Banyak keutamaan dari halaqah atau mentoring yang disebutkan dalam hadis, diantaranya:

"Ketika beliau keluar, tiba-tiba beliau dapati para sahabat dalam halaqah (lingkaran). Beliau bertanya, “apakah yang mendorong kalian duduk seperti ini?” Mereka menjawab, “Kami duduk berdzikir dan memuji Allah atas hidayah yang Allah berikan sehingga kami memeluk Islam.” Maka Rasulullah bertanya, “Demi Allah, kalian tidak duduk melainkan untuk itu?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak duduk kecuali untuk itu.” Maka beliau bersabda, “Sesungguhnya saya bertanya bukan karena ragu-ragu, tetapi Jibril datang kepadaku memberitahukan bahwa Allah membanggakan kalian di depan para malaikat.” (HR. Muslim no. 4869)

"Tidaklah suatu kaum berjumpa di suatu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitabullah, dan mempelajarinya di antara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi majelisnya, malaikat menaungi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka dengan bangga di depan malaikat-malaikat yang ada di sisi-Nya.” (HR Muslim)

NAH dari hadits di atas, dijelaskan banyak sekali keutaman kita mentoring karena Allah yaitu kita akan diberikan rahmat dan naugan oleh Allah, serta Allah menyebut-nyebut kita dengan bangga di depan para malaikat-Nya.
Namun, dalam perjalanannya kita akan temukan bermacam masalah terkait mentoring. Bisa dari suasana yang berubah menjadi kaku, bosan dengan materi yang begitu saja. Jemu dengan kegiatan yang sama pada setiap mentoring. Maka dari itu, untuk mengatasinya diperlukan kreativitas pementor dan kerjasama anak didiknya untuk menimbulkan suasana nyaman dan tidak membosankan dalam mentoring serta menambahkan rasa ingin tahu yang dalam tentang agama Islam.

👉Ingat dalam setiap mentoring kita tidak dituntut untuk mendengarkan materi yang panjang dan lama, yang penting kebersamaan dan kehangatan di antara anggota mentoring dapat tetap terjaga dan inti materi dari pementor dapat selalu diresapi oleh para anggotanya.
👉Jadikan mentoring sebagai sarana untuk memperbaiki bacaan Al Quran kita. Kalau bukan dari sekarang kita memperbaiki, kapan lagi? Semakin bertambah usia kita, semakin bertambah sulit untuk memperbaiki bacaan dan semakin bertambah juga ego kita untuk kembali belajar membaca Quran yang baik dan benar. Ingat Al Quran ini akan selalu kita baca sampai akhir hayar kita, mempelajarinya adalah hal mulia, terlebih lagi mengajarkannya kepada orang lain.
👉Di samping itu, kita dapat memanfaatkan mentoring sebagai sarana untuk menambah ilmu, mengaplikasikan ilmu tersebut, terlebih lagi untuk memperbaiki akhlak. Jadikan teman mentoring sebagai sarana untuk saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran.
👉Selain itu kita juga dapat melatih diri berbicara di depan umum dan untuk berani mengemukakan pendapat. Pada setiap tausiyah setiap anggota mentoring dapat menyampaikan aspirasi yang hendak disampaikan dalam majelis. Disini kita juga bisa mengatur pembagian materi yang akan disampaikan untuk setiap anggota mentoring. Jadi, sambil menuntut ilmu bisa sambil belajar ngomong.

🔴Banyak sekali solusi yang dapat dilakukan agar dapat tercipta mentoring yang asyik dan bermakna, diantaranya :

* Bermain sambil belajar. Bisa dengan cara menjawab kuis agama Islam secara bergantian, bermain susun kata dan permainan lainnya, dimana kita bisa mengambil arti dari permainan itu.
* Mendengarkan nasyid bersama atau menonton video bermakna.
* Membicarakan masalah kehidupan atau share tentang pengalaman hidup.
* Olahraga bareng, ingat Islam menganjurkan umatnya untuk tetap bugar. Olahraga yang dianjurkan diantaranya berenang, memanah, dan menunggang kuda.
* Masak bareng, ingat salah satu kriteria istri idaman para lelaki adalah yang pintar masak.
* Jalan - jalan ke taman atau tempat indah lainnya.
* Makan siang atau makan malam bersama.
* Minta diajarin materi atau pelajaran oleh mentornya.
* Atau kegiatan bermanfaat lainnya.

Ada lagi yang punya pendapat agar mentoringnya tetap berjalan nyaman dan bermakna? Yuk sampaikan ke kakak mentornya. InsyaAllah kakaknya akan menerima segala kritik dan saran dengan selapang - lapangnya hati. Toh sesuatu yang monoton pasti nantinya akan membuat bosan bukan?

Yuk kita mentoring, jadikan teman mentoringmu sebagai sahabat hingga berjumpa kelak di surga. Kapan lagi seru-seruan nongki bareng dan berpahala? 😊😊

ROHISKU UNDIP

Address

Tembalang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ROHIS KU UNDIP posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share