30/08/2022
Bismillah.
Maksimalkan Ta'aruf ( saling mengenal ) agar bisa Tafahum ( saling memahami )dan mudah Ta'awun. ( Saling Menolong ).
Kebersamaan dlm memerangi akan terjalin seumur bumi, menjaga hingga anak keturunan kita nanti.
Kelas new IG angkatan keempat kita mulai ya.
LABEL MAKIN MAPAN.
LAtar BELakang (LABEL),
Institut Guyub atau IG adalah pendidikan non formal yg dibentuk RIBA crisis center (RCC) dan mulai sejak Desember 2020, format pendidikan secara online selama 3 bulan memberikan pencerahan kepada para penderita RIBA agar bisa lepas dari lilitan hutang & RIBA.
Juga kepada setiap orang yg mau mengambil bagian utk memerangi RIBA, agar memahami situasinya.
Ribuan orang sudah merasakan manfaatnya, pendidikan dibuat seefisien mungkin sehingga bebas biaya.
Pada angkatan ke-22 distop utk evaluasi, dan mulai kembali angkatan pertama sbg new IG pada bulan Dzulqa'dah 1443 H.
MAsa KIni (makin),
Antum semua adalah tamu, kami akan jamu semaksimal mungkin. Kami sbg tuan rumah tentu meminta utk dihargai p**a,
1. Kami akan menjawab seluruh pertanyaan maksimal dlm waktu 1x24 jam, tapi saya tdk akan menjawab pertanyaan yg sudah pernah dijawab atau sudah dijawab peserta lain.
2. Setelah 3 bulan akan ada fasilitas yg diberikan pd peserta yg dianggap layak :
2.1. Beasiswa ISA.
2.2. Permodalan tanpa RIBA.
2.3. Pinjaman hutang bergilir.
2.4. Pembiayaan cabang usaha.
2.5. Kredit pemilikan rumah tanpa RIBA.
Kesemuanya itu ada upaya bertahun-tahun utk mencapai solusi taktis, kebersamaan kita nanti diharapkan menambah portofolio program.
3. Tidak ada posting apapun selain tentang tujuan pendidikan new IG.
MAsa dePAN (mapan).
Hutang masih jadi bentuk penjajahan yg sulit dilawan, jangankan warganya, dilevel negara pun tak berkutik dlm jeratan hutang.
Hutang (RIBA) adalah persoalan yg dihadapi semua kalangan, orang punya uang / tdk punya, orang berpendidikan / tdk berpendidikan, pejabat / rakyat, semua terjebak dlm kesusahannya.
Kami membangun ekoSIStem TA'awun (sista) utk menghalau setan (Sistem Ekonomi huTANg), merintisnya mulai dari kelas on line new IG ini yg akan berlangsung 3 bulan, shafar - Rabiul akhir 1444 H.
Tujuan pendidikan new IG membentuk pribadi guyub utk mencapai 5 berDAYA :
1. Bebas hutang (sendiri)
2. Bebaskan hutang (orang lain)
3. Menghutangi.
4. Menghapus hutang.
5. Membuat orang-orang tdk butuh lagi berhutang.
Output kelas ini selain pd 5 berDAYA tadi adalah penempatan setiap peran pd proses penyatuan (menjadi kelompok) & persatuannya (antar kelompok menjadi kelompok lebih besar lagi).
Kurikulum & orientasi.
TATA KETAT amanah
Agama adalah panduan hidup, kita membutuhkan pemahaman yg paling empiris dari keseluruhan petunjuk. Pengalaman nyaris satu dekade mengarahkan kami pada 3 implementasi beragama yg dibutuhkan utk memerdekakan manusia dari penjajahan hutang : Tauhid, Amanah, TA'awun disingkat TATA.
Dalam membentuk dan menumbuhkan solusi yg dibutuhkan, harus dilakukan pd cluster terdekat. Tdk bisa dan tdk boleh lompat-lompat, ketahanan diri dan lingkungan harus dimulai sesuai prioritas yaitu KEluarga, TetanggA, Teman atau disingkat KETAT.
Amanah mencakup 2 aspek yaitu integritas (softskill) dan kompetensi (hardskill), kalau hanya salah satunya saja akan tetap memunculkan pribadi tdk amanah. Karena itu 2 hal tsb akan kita bekali dan kuatkan secara berimbang.
Sistem Ekonomi huTANg (setan) hanya bisa dihalau dgn ekoSIStem TA'awun (sista), maka TATA KETAT akan melahirkan banyak ekosistem dgn banyak portofolio Ta'awun. Allahulmusta'an.
Untuk 3 bulan kedepan akan kita bagi fokus diskusi menjadi 3 bagian.
Bulan pertama advokasi iman, fokus pd Tauhid.
Bulan kedua advokasi hukum, fokus pd Amanah.
Bulan ketiga adalah advokasi ekonomi, fokus pd TA'awun.
Ketiganya harus runtut, karena percuma advokasi hukum tanpa ada advokasi iman. Akan kehilangan tujuan, cuma akan berkutat pada masalah yang itu-itu saja.
Advokasi hukum tanpa dilanjutkan dgn advokasi ekonomi pun sia-sia, karena akan mengurusi masalah terus dan gagal fokus pada potensi.
Saya sudahi kelas hari ini dgn sebuah hadist,
فَعَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ
“Karena itu berjama’ahlah kalian.”
فَإِنَّمَا يَأْكُلُ الذِّئْبُ الْقَاصِيَةَ
“Karena sesungguhnya serigala hanya akan menerkam domba yg sendirian.” (H.R Abu Daud & An nasai).
Berjamaah belum dilakukan secara optimal, sering disebut tapi tak kunjung kelihatan perwujudannya. Berjamaah baru sebatas bersama, seagama, atau hal-hal normatif belaka.
Bukti bahwa berjamaah kita belum optimal itu ya kuatnya Sistem Ekonomi huTANg (setan) hari ini, jika berjamaah kita sebagaimana seruan Rasulullah maka tdk akan ada diantara kita sampai diterkam RIBA.
In sya allah ...Next kita bahas apa & bagaimana advokasi iman
sumber : WAG IG4