03/07/2020
“AGAMA ISLAM LAH AGAMA YANG BENAR DAN AGAMANYA SELURUH PARA NABI”
Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatu.
Seluruh pujian dan rasa syukur kita haturkan kepada Allah, karena Allah lah yang berhak dalam menerima seluruh rasa syukur dan pujian seluruh hamba Nya. Dan tak luput dari juga kita kirimkan sholawat dan salam kita kepada nabi besar Muhammad Sholaulahualaihi wassalam.
Dalam hadits beliau disebutkan, dari Abu Hurairah RA yang telah menceritakan bahwa rosulullah sholaulahualaihiwassalam pernah bersabda; Barang siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali shalawat untuknya. Wahai para muslimin marilah perbanyak shalawat kepada baginda Rosulullah, karena tidak ada yang mampu membalas kasih sayang beliau kepada ummatnya, kecuali ummatnya pun mau menunjukkan rasa sayang kepada Rosulullah dengan mengucapkan shalawat kepadanya.
Dalam kemajuan zaman, era modern saat ini, banyak sekali informasi-informasi yang beredar ditengah masyarakat kita. Baik itu informasi yang baik ataupun yang buruk. Tak lepas juga informasi tentang keagama pun sudah sangat mudah untuk di dapatkan. Baik itu agama islam ataupun selain islam. Sehingga menjadikan sebuah keharusan bagi kita (muslim) lebih memperkuat dan memperkokoh pondasi pemahaman akan islam, sehingga tidak menjadikan kepercayaan, keimanan didalam diri kita mudah tergerus, luntur diterjang arus gelombang zaman.
Dan timbullah pertanyaan apakah hanya agama islam saja yang benar?
Allah berfirman didalam Al-Quran;
“ Sesungguhnya agama yang diridhai oleh Allah hanya agama Islam” (QS. Ali Imran:19)
Didalam ayat lain Allah berfirman:
“Dan barang siapa mencari selain agama Islam maka tidak akan diterima darinya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Ali Imran:85)
Dengan demikian haruslah kita menyakini bahwa yang benar dan yang diridhai oleh Allah hanyalah islam saja. Secara langsung Allah mengabarkan kepada seluruh mahlukNya, bahwa islam lah agama yang benar disisi Nya. Dan dalam artian lain, maka wajiblah islam menjadi tuntunan dalam kehidupan, dalam menghamba kepada Allah sebagai hamba Nya. Didalam surat lain Allah berfirman:
“ Dan katakanlah (Muhammad), “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; barangsiapa menghendaki (beriman) hendaklah dia beriman, dan barangsiapa menghendaki (kafir) biarlah dia kafir.” Sesungguhnya Kami telah menyediakan neraka bagi orang zalim, yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta pertolongan (minum), mereka akan diberi air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan wajah. (Itulah) minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.(QS. Al-Kahfi:29)
Didalam ayat ini jelas, bahwa Allah menangguhkan azab bagi orang kafir yang enggan menerima islam dan mengakui islam sebagai agama yang benar. Allah memberikan kebebasan didalam beriman atau tidak beriman, sungguh tiada paksaan dalam menerima islam sebagai agama samawi, namun di akhirat nanti barulah orang-orang kafir akan menerima balasan serta siksaan karena tidak mau menerima islam menjadi agamanya.
Agama islam adalah agama tauhid. Islam adalah satu-satunya agama yang meyakini bahwa hanya ada satu Ketuhanan, dan tiada yang menyamai Nya dalam kekuasaan dan ilmu Nya. Karena itu p**a lah agama seluruh dari para Nabi dan Rosul adalah agama Islam, karena seluruh Nabi dan Rosul mengajak dan memerintahkan untuk mempercayai dan mengimani akan adanya satu ketuhanan dan satu sesembahan saja, yaitu Allah Robbul alamin. Seperti yang Allah sampaikan kepada kita tentang nabi Ibrohim, bahwa beliau adalah muslim(islam) didalam surat Ali-Imran:67;
Allah berfirman “ Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan p**a seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang jauh dari syirik dan kufur dan seorang muslim. Dan sekali-kali dia bukanlah seorang musyrik”.
Begitupun Sulaiman adalah seorang muslim dan datang membawa risalah menegakkan kalimat tauhid (islam). Allah berfirman;
“Sesungguhnya surat itu dari Sulaiman, dan sesungguhnya isinya; Dengan menyebut nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang, bahwa janganlah kalian berlaku sombong terhadapku sebagai orang-orang yang memeluk islam”. (QS. An-Naml: 30-31)
Allah memberitakan tentang Nabi Yusuf AS bahwa, dia adalah seorang yang beriman kepada Allah dan mengesakan Nya(Muslim). Allah berfirman; Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkan aku bersama orang-orang yang saleh”. (QS. Yusuf:101)
Dan begitupun dengan seluruh nabi lainya, yang tidak bisa seluruhnya kami jabarkan disini. Mereka para Nabi Allah dan Rosul Nya adalah orang yang berserah diri kepada Allah dan benar mentauhidkan Allah dengan sebenar-benarnya. Rosulullah bersabda; “Seluruh nabi bagaikan saudara seayah, agama mereka satu yaitu agama islam, dan syariat-syariat mereka yang berbeda-beda”. (HR. Al-Bukhari).
Kesimp**an dari seluruh penjabaran diatas, marilah kita kokohkan keimanan kita, dan tetaplah memperkuat pondasi keislaman kita dan terus menambah keilmuan kita akan islam. Sehingga rusaknya zaman tidak akan memberikan pengaruh kepada kita dan para keturunan kita. Dan mampu menjaga keislaman didalam dada dan hati kita sampai nanti ketika menghadap kepada Allah.
Waulahu Alam Bis-Shawaab.
Wassalamualaikum Warohmatullah. Semoga menjadi amal jariyah. Amin