Rohani Islam SMA Negeri 9 Tangerang

Rohani Islam SMA Negeri 9 Tangerang We are Rohis 9 Community

Mampir ke sini ya teman2 :3
Jangan lupa di Like, di Follow, dan di Join..

- Fanpage:
https://www.facebook.com/RohaniIslamSmaNegeri9Tangerang?ref=hl

- Twitter:
https://twitter.com/rohis9tng

- Blog:
http://rohaniislamsman9tangerang.blogspot.com/

YUK ORDER!!!  😍😍😍😍
22/08/2016

YUK ORDER!!! 😍😍😍😍

03/09/2015

Manusia Dan Ujian Hati – Muhasabah Diri

Hati manusia sering kali diuji. Hanya bertemankan iman untuk mengharungi perasaan yang Allah anugerahkan ini.

Saat hati diuji dengan kecintaan pada manusia, airmata menjadi peneman setia. Hanya Allah tempat meluah segala, hanya Dia mengetahui isi hati hambaNya. Sungguh, perasaan ini fitrah. Allah hadiahkan buat semua hambaNya, sebagai satu nikmat tatkala ia digunakan ditempat yang betul,juga sebagai ujian tatkala ia bukan pada masa dan orang yang selayaknya. Kerisauan menerpa, andai perasaan ini menjadikan kecintaan pada Allah itu bukan yang utama.

Aku hamba Tuhanku, bukan hamba cinta manusia..!

Seringkali berdoa agar Allah hilangkan perasaan yang bukan pada tempat dan waktunya, supaya dapat terus mengharungi kehidupan seperti biasa. Dan Allah itu Maha Mengetahui apa yang terbaik buat hambaNya. Andai diberikan lagi ujian menguji hati, lebih hebat dan perlunya ketahanan Iman yang lebih mantap untuk mengharungi ujian ini.

Sungguh, Dia menguji dengan hikmah. Setiap darinya diselitkan pengajaran, bukan sekadar ujian kosong. Berdiri hari ini, meneruskan langkah, berbekal keyakinan yang tinggi padaNya, berserah segala padaNya. Meniti hari dengan tanda tanya yang hanya Allah akan beri jawapan suatu hari nanti.

Antara bertemu cinta manusia, atau lebih pasti untuk bertemu janji denganNya di akhirat sana.!

Aku hanya manusia biasa, kita hanya manusia biasa, yang sedang sentiasa cuba perbaiki diri. Mengagumi srikandi Islam dahulu,mengagumi sahabat-sahabt Nabi terdahulu, namun jauh sekali dibandingkan dengan mereka. Mendidik diri, mendidik jiwa, mentarbiyah hati agar terus kuat melangkah dengan pasti, penuh keyakinan pada janji Ilahi. Berpegang teguhlah dengan tali Allah, agar kita tahu bahawa Allah sedang melakar sesuatu yang indah sebagai jalan kehidupan kita walau ia ujian sukar buat kita.

“Rabbi Yassir Wala Tu’assir, Rabbi Tammim Bil Khair”
Ya Allah, permudahkanlah jangan kau susahkan, semoga segalanya berakhir dengan baik

“Hasbunallah wa ni’mal wakil”
Allah cukup bagiku dan Dialah sebaik baik penjaga

Notakaki : Andai bidang pengurusan perniagaan mengajar kita mengurus sebuah perniagaan dengan baik, perlunya juga kita belajar bidang pengurusan hati agar ia dapat diurus dengan baik berpandukan iman dalam diri.

03/09/2015

Muslim Sejati Gemar Muhasabah Diri

"Seyogyanya bagi seorang Muslim itu menyisihkan waktunya pada pagi hari dan sore hari untuk muhasabah diri”

Muslim Sejati Gemar Muhasabah Diri
Merugilah Muslim yang menghabiskan umurnya tanpa muhasabah



Menag: Musuh Terbesar Seseorang Adalah Diri Sendiri
Waspadai Berhala Diri
MUHASABAH secara sedehana bisa dipahami sama dengan intropeksi, yaitu seseorang bertanya kepada dirinya sendiri tentang perbuatan yang dia lakukan agar jiwa menjadi tenang, dan memastikan secara gamblang apakah perbuatan yang dilakukan dalam kehidupannya sesuai dengan perintah-perintah Allah Ta’ala.

Demikianlah yang dilakukan oleh para sahabat Nabi. Mereka tidak pernah menutup malam harinya kecuali telah melakukan muhasabah. Bahkan seorang Abu Bakar mampu menghisab dirinya sendiri sedemikian rupa.

Menjelang akhir wafatnya, Abu Bakar memanggil putrinya Aisyah radhiyallahu anha. Abu Bakar berkata, “Sesungguhnya semenjak kita menangani urusan kaum Muslimin, tidak pernah makan (dari dinar dan dirham mereka). Yang kita makan adalah makanan yang keras dan sudah rusak.” (HR. Ahmad).

Demikianlah Abu Bakar menghisab dirinya sendiri. Bahkan sahabat utama Nabi itu tidak memperkenankan Aisyah mengambil apa yang dimiliki Abu Bakar. Semuanya diminta untuk diserahkan kepada Umar bin Khaththab. Tentu, langkah Abu Bakar ini sagat berat. Tetapi tatkala muhasabah telah menjadi gaya hidup maka tidak ada yang lebih penting selain menyucikan diri demi ridha Ilahi.

Abu Bakar dan sahabat Nabi yang lainnya benar-benar serius menghisab dirinya. Hal tersebut tidak lain karena hadits Nabi yang berbunyi; “Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang masa mudanya, digunakan untuk apa, tentang hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dihabiskan, dan tentang ilmunya, apa yang dilakukan dengan ilmunya itu.” (HR. Tirmidzi).

Jadi, sebagai apa pun dan di masa apa pun seorang Muslim wajib melakukan muhasabah.

Sebelum hari perhitungan benar-benar kita hadapi. Pantas jika Umar bin Khaththab sering mengingatkan umat Islam untuk selalu melakukan muhasabah diri. “Hasibu qobla an tuhasabu,” artinya hitunglah diri kalian sebelum datang hari perhitungan.

Dalam pandangan Hasan Al-Bashri muhasabah akan meringankan hisab di hari akhir. Sebab Allah tidak pernah melewatkan satu perbuatan pun melainkan telah tercatat di sisi-Nya.

اللَّهُ وَنَسُوهُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

“Allah mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya.” (QS. Al-Mujadilah: 6).

Jadi tidak sepatutnya jika seorang Muslim melewati hari-harinya tanpa melakukan muhasabah diri. Karena hanya dengan muhasabah itulah hati kita terjaga dari kelalaian, mulut terhindar dari mengucapkan keburukan dan perbuatan kita akan terpelihara dari segala maksiat dan kemunkaran.

Waktu Muhasabah

Dengan demikian muhasabah berarti perlu kita lakukan setiap hari. Mengenai waktunya, Ibnu Qayyim berkata, “Muhasabah itu dilakukan sebelum melakukan perbuatan dan setelah melakukan perbuatan.” Demikian beliau terangkan dalam kitabnya Mukhtashar Minhajul Qashidin.

Muhasabah sebelum melakukan perbuatan seorang Muslim berhenti pada awal keinginan dan kehendaknya serta tidak bersegera melakukan perbuatan sampai jelas statusnya. Setidaknya ada tiga pertanyaan yang harus dijawab.

Pertama, apakah perbuatan yang diiginkan mampu dilakukan atau tidak. Kedua, apakah perbuatan itu sesuai syariat. Ketiga, apakah perbuatan itu akan dilakukan ikhlas karena Allah.

Sementara itu, untuk muhasabah setelah melakukan perbuatan dapat dicek melalui apakah perbuatannya sesuai syariat dan apakah dilakukan ikhlas karena Allah. Meurut Ibnu Qayyim muhasabah setelah melakukan perbuatan ini ada tiga macam.

Pertama, muhasabah atas ketaatan yang diabaikan. Kedua, muhasabah atas setiap perbuatan yang apabila ditinggalkan lebih baik daripada dilakukan. Ketiga, muhasabah atas perbuatan yang mubah yang tidak dilakukannya.

Lebih jauh Ibnu Qudamah berkata, “Seyogyanya bagi seorang Muslim itu menyisihkan waktunya pada pagi hari dan sore hari untuk muhasabah diri. Dan ia menghitungnya sebagaimana para pedagang dengan rekan-rekannya menghitung keuntungan dan kerugian transaksi mereka setiap akhir penjualan.”

Keuntungan Melakukan Muhasabah

Dengan gemar,rutin dan terus-menerus melakukan Muhasabah diri maka kita akan memperoleh banyak manfaat atau keuntungan.

Pertama, mendorong diri sendiri semakin antusias dan konsisten melakukan amal-amal sholeh, sehinnga lahir kesadaran dan harapan akan kepada Allah hingga lahir kekhusyuk’an dalam setiap ibadah.

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَى وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَباً وَرَهَباً وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (QS. Al-Anbiya: 90).

Kedua, tidak akan pernah lupa apalagi memandang salah karunia dan nikmat-nikat Allah yang telah dianugerahkan. Dengan kata lain akan memantik rasa syukur yang mendalam atas segala karunia Allah Ta’ala.

Ketiga, akan terhindar dari melakukan ghibah, fitnah dan namimah yang akan berakibat pada hangusnya pahala dari amalan sholeh yang disusun selama hidup. Sebab, orang yang bicaranya buruk adalah orang yang pasti tidak pernah me-muhasabah dirinya sendiri, sehingga berlaku kata pepatah: “Semut di seberang jauh kelihatan sedangkan gajah di depan mata tidak terlihat.”

Dengan demikian merugilah Muslim yang menghabiskan umurnya tanpa muhasabah, sehingga keras hatinya dan buruk perangainya. Padahal, hanya dengan muhasabah semata, iman seorang Muslim akan terpelihara dan takwa menjadi nyata. Mumpung belum berpisah jauh dengan Ramadhan, yuk kita bangun buday
a muhasabah diri sendiri.*/Imam Nawawi

14/07/2014

Assalamualaikum warrahmatullahiwabarakaatuh.
Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan dibulan yang penuh berkah ini. Guna mempererat tali silaturrahmi antara anggota, pengurus dan alumni, kami dari pengurus rohis 2013/2014 ingin mengundang kaka kaka alumni pada kegiatan buka bersama rohis yang akan dilaksanakan pada
Hari/tanggal : minggu, 20 juli 2014
Tempat : masjid sman 9
Biayanya 25ribu per orang. Bagi kaka yang ingin berpartisipasi dalam acara ini diharapkan bayar paling lambat tanggal 18.

Info lebih lanjut hubungi:
Mutiara : 089617642992 / 74D71612
Sohib : +6285710555556 / 2A1FF115

Hati-hati ukhti dengan virus ini. Virus ini bisa menjauhkan anda dengan Sang Maha Cinta :)No khalwat until akad ^^
08/02/2014

Hati-hati ukhti dengan virus ini.
Virus ini bisa menjauhkan anda dengan Sang Maha Cinta :)
No khalwat until akad ^^

Belum berjilbab karena belum siap? Emang udah siap dipanggil kehadapan-Nya??Yuk tutup auratmu mulai dari sekarang. Wanit...
08/02/2014

Belum berjilbab karena belum siap?
Emang udah siap dipanggil kehadapan-Nya??
Yuk tutup auratmu mulai dari sekarang. Wanita sholeha adalah penghuni Jannah-Nya :) aamiin

08/02/2014

Dari Abu Umamah ra. dia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, "Bacalah Al Qur'an sesungguhnya ia akan datang di hari Kiamat menjadi syafaat (penolong) bagi pembacanya."
(Riwayat Muslim)

Dari Nawwas bin Sam'an ra. telah berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Di hari Akhirat kelak akan didatangkan Al Qur'an dan orang yang membaca dan mengamalkannya, didahului dengan surat Al Baqarah dan Surah Ali 'Imran, kedua-duanya menjadi hujjah (pembela) orang yang membaca dan mengamalkannya."
(Riwayat Muslim)

:)

21/11/2013

Assalamu'alaikum..
Alhamdulillah..
PMP ( Pelantikan Malam Pengukuhan ) ROHIS SMAN 9 Tangerang telah dilaksanakan pada :
Hari : Sabtu-Minggu
Tanggal : 16-17 November 2013..
Dan berjalan dengan lancar :)
Semoga kepengurusan yang baru yang sudah Dilantik bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Sesuai Al Qur'an dan Assunnah :)
Aamiin Ya Rabb *angkatkeduatangan*

21/11/2013

Assalamu'alaikum..
Shobakul khoir antum fii hadzal yaum??
Insya Allah. Selalu dalam lindungan-Nya ya. :)
Aamiin Allahumma Aamiin ♥

10/11/2013

Apa hukum bertepuk tangan
dalam Masjid?
Sepintas permasalahan tepuk tangan
ini adalah masalah sepele yang tak
perlu dibahas, tapi jika terjadi di
dalam rumah ibadah apakah
dibenarkan?
Ternyata bertepuk tangan di Gereja
saja dipermasalahkan, hal ini
sebagaimana yang disebutkan Willard
Paul dalam salah satu tulisan di
blognya yang berjudul “ Clap Your
Hands, All You People! “ mengenai
tepuk tangan di gereja. Katanya,
“Kita pura-pura datang ke gereja
untuk menyembah Tuhan. Lalu ketika
seseorang bermain musik atau
bernyanyi, kita tepuk tangan
untuknya. Ini bukan hal yang
seharusnya dilakukan.”
Orang seperti Willard Paul saja
mengerti bahwa tepuk tangan di
gereja tidak tepat. Apalagi di dalam
masjid?
Pikirkanlah!!!…
Lalu bagaimana jika kita lihat dari
kaca mata syari’at Islam?
Allah berfirman;
ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺻَﻼَﺗُﻬُﻢْ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖِ ﺇِﻻَّ ﻣُﻜَﺎﺀً ﻭَﺗَﺼْﺪِﻳَﺔً …
“ Shalat mereka di sekitar Baitullah
itu, tidak lain hanyalah siulan dan
tepukan tangan… ” (Al-Anfal: 35)
Ada riwayat yang menyatakan bahwa
Kaum Quraisy mengganggu Nabi SAW
yang sedang tawaf dengan bertepuk
tangan dan bersiul, maka turunlah
ayat ini sebagai ancaman.
Ibnu Abbas berkata: “Dahulu orang-
orang Quraisy bertawaf di sekeliling
Ka’bah dalam keadaan telanjang
sambil brsiul dan bertepuk tangan”.
Hal ini juga diriwayatkan dari Ibnu
Umar, Mujahid, Muhammad bin Ka’ab,
Abu Salamah bin Abdurrahman, ad-
dhahhak, Qatadah, ‘Athiyyah, al-
Aufi, Hajar bin Anbas dan Ibnu Abza’.
(lihat tafsir Ibnu Katsir).
Para ulama berkata: ﺍﻟْـﻤُﻜَﺎﺀُ adalah
siulan sedangkan ﺍﻟﺘَّﺼْﺪِﻳَﺔُ adalah tepuk
tangan . Dan yang sunnah bagi
seorang mukmin ketika melihat atau
mendengar sesuatu yang
mengagumkan atau yang dia ingkari
adalah mengucapkan Subhanallah
(Maha Suci Allah) atau Allahu Akbar
(Allah Maha Besar), sebagaimana hal
ini shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi
wa sallam dalam banyak hadits.
Pendapat yang paling ringan
menyatakan hukumnya makruh . Dan
yang lebih nyata dari dalil-dalil yang
ada adalah bahwa hal itu haram,
karena kaum muslimin dilarang
menyerupai orang-orang kafir.
Oleh karena itu gantilah tepuk
tangan dengan ucapan Subhanallah,
Allahu akbar atau lainnya yang tidak
bertentangan dengan syari’at
Islam.Wallahu a’lam.
Maraji’:
1. Alqur’an al Karim
2. Tanwirul Maqbas fi Tafsir Ibnu
Abbas
3. Shahifah Ali bin Abi Thalhah
‘an Ibni Abbas fi Tafsir Alqur’anul
Karim
4. Lubabut-tafsir min Ibni Katsir
5. Tafsir Jalalain
6. Anwarut Tanzil wa Asrarut
Ta’wil (Tafsir al Baidhawi)
7. Lubabun Nuqul fi Asbabin Nuzu
8. http://www.asysyariah.com
dari Fatawa wa Maqalat Ibn Baz
Judul: Hukum Bertepuk Tangan

31/10/2013

Alhamdulillah..
Sudah 200 likers :")

27/10/2013

Blog : rohaniislamsman9tangerang.blogspot.com

Ask.fm, Instagram, Twitter :

Come join us :)

Address

Tangerang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rohani Islam SMA Negeri 9 Tangerang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Rohani Islam SMA Negeri 9 Tangerang:

Share