PDM Kab. Tangerang

PDM Kab. Tangerang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from PDM Kab. Tangerang, Religious organisation, Tangerang.

MENGAPA SETIAP PCM HARUS MEMILIKI AUM PENDIDIKANOleh: SuhardiKita sangat bersyukur bahwa sejak berdirinya Muhammadiyah m...
29/01/2024

MENGAPA SETIAP PCM HARUS MEMILIKI AUM PENDIDIKAN

Oleh: Suhardi

Kita sangat bersyukur bahwa sejak berdirinya Muhammadiyah mengelola pendidikan. Bahkan bisa dikatakan pendidikan identik dengan Muhammadiyah.

Melalui pendidikan, Muhammadiyah bisa mengembangkan dakwah Islam secara sistematis dan komprehensif. Melalui pendidikan Muhammadiyah memberikan kontribusi yang nyata dalam turut mencerdaskan bangsa. Dan melalui pendidikan, Muhammadiyah mampu melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang terdidik. Inilah yang menurut saya, rahasia mengapa Muhammadiyah masih eksis sampai sekarang, sehingga usianya melewati satu abad. Bahkan diusianya yang terus bertambah Muhammadiyah semakin eksis dan semakin matang.

Atas dasar itulah, maka menurut saya PDM dan seluruh PCM di Kabupaten Tangerang harus berusaha sekuat mungkin untuk memiliki AUM Pendidikan.

Idealnya memang berupa lembaga pendidikan formal, seperti TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA. Tetapi kalau belum mampu, maka bisa menyelenggarakan dalam bentuk lain.

Pertama, dalam bentuk kajian rutin mingguan atau bulanan. Topik yang dibahas sebaiknya fokus dan terstruktur berdasarkan kesepakatan peserta dan ketersediaan narasumber. Tetapi yang wajib ada adalah al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam berbagai perspektifnya. Tempatnya bisa di rumah, di mesjid/mushalla, sekolah, dan sebagainya.

Kedua, dalam bentuk bimbingan belajar atau les mata pelajaran. Bisa berupa Bimbel MIPA, Bimbel Bahasa Inggris, Bimbel BTQ, dan sebagainya. Sasarannya adalah anak-anak sekolah, baik di madrasah atau di sekolah. Tenata pengajarnya bisa dari anak-anak IMM atau NA yang punya jiwa avolunter.

Tempatnya bisa di musholla atau mesjid, salah rumah warga persyarikatan, kelurahan, dan sebagainya. Jangan lupa sisipkan materi al-Islam dan Kemuhammadiyah yang kemasannya disesuaikan dengan kondisi peserta bimbel.

Ketiga, dalam bentuk program kejar Paket A, B, atau C. Kejar Paket adalah untuk masyarakat yang belum punya ijazah SD. Kejar Paket B untuk masyarakat yang belum punya ijazah B, dan Kejar Paket C untuk masyarakat yang belum punya ijazah SMA.

Untuk membuka Kejar Paket, insya Allah akan ada pelatihan dari Majelis Dikdasmen PDM. Tempat untuk penyelenggaraan Kajer Paket bisa di mana saja, seperti di Aula Kelurahan, mesjid/mushalla, gedung sekolah saat tidak dipakai, dan semacamnya. Lagi-lagi jangan lupa sisipkan materi al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Keempat, sanlat atau pesantren kilat. Pesertanya adalah anak-anak pelajar di sekitar. Materinya difokuskan kepada pembinaan ibadah, akhlak, BTQ, dan berbagai macam ketrampilan agama (dzikir, doa, adzan, shalat jenazah, dan sebagainya). Selain itu yang juga penting adalah memasukkan materi Kemuhammadiyahan.

Waktunya biasanya yang tepat adakah pada anak-anak libur semester, baik ganjil maupun genap. Pembiayaan dibebankan kepada peserta dengan jumlah yang tidak memberatkan. Selanjutnya untuk narasumber adalah anak-anak IMM, NA, atau Pemuda Muhammadiyah.

Sebagai variasi penyelenggaraan berbagai jenis pendidikan di atas, sesekali bisa dilaksanakan secara daring atau online, sehingga anak-anak tidak akan merasa jenuh.

Insya Allah kalau bentuk-bentuk pendidikan di atas dikelola dengan, maka secara perlahan tetapi pasti AUM pendidikan atau terus berkembang.

Semoga!!

Kampus PPG UIN, 29 Januari 2024, PK. 15.20 wib

27/01/2024

TERINSPIRASI DARI PRINSIP KEBIJAKAN ANIS BASWEDAN
Oleh: Suhardi

Dalam beberapa kesempatan, Pak Anis Baswedan menyampaikan ide-ide briliannya terkait dengan bagaimana beliau memegang empat prinsip dalam pengambilan keputusan dan menjalankan program-programnya saat dirinya menjadi gubernur DKI Jakarta.

Keempat prinsip yang dipegang Pak Anis adalah:
1. Keadilan
2. Public interest
3. Ilmu dan objektivitas
3. Regulasi

Berdasarkan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Pak Anis tersebut, saya terinspirasi untuk juga mengembangkan prinsip-prinsip yang juga perlu dipegangi oleh PDM dan juga PCM di Kabupaten Tangerang yang perlu dipegangi untuk mendorong kita mengembangkan program-program Muhammadiyah di Kabupaten Tangerang.

Saya menemukan setidaknya ada 5 prinsip.

PERTAMA, prinsip dakwah. Program apapun yang dikembangkan oleh PDM atau PCM harus bernilai dakwah. Sesuatu akan bernilai dakwah kalau dasarnya adalah al-Qur'an dan Hadits, dimaksudkan untuk mengembangkan syiar Islam, dan ujinganya adalah mendapatkan ridlo Allah SWT.

Oleh karena itu, pastikan program-program yang dikembangkan persyarikatan adalah program yang memiliki landasan dalam Al-Qur'an dan Hadits, memiliki syiar Islam, dan mengejar ridlo Allah.

KEDUA, kemaslahatan. Program apapun yang dikembangkan oleh PDM dan PCM harus berdampak menciptakan kemaslahatan kehidupan umat. Cirinya adalah hasilnya bisa meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dan memberi nilai tambah dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, peningkatan kecerdasan, peningkatan keadaban, dan sebagainya.

KETIGA, keadilan yaitu menciptakan kesamaan hak dan kewajiban sosial, menciptakan kesamaan peluang untuk mendapatkan kesejahteraan, kecerdasan, dan semacamnya.

Dalam keadilan tidak boleh ada diskriminasi. Oleh karena itu manakala ada diskriminasi, maka harus ada advokasi. Dalam keadilan tidak boleh ada ketimpangan kekuatan. Oleh karena itu, kalau ada yang lemah, maka harus diberdayakan.

KEEMPAT, berkelanjutan, yaitu program-program kebaikan yang dikembangkan sebaiknya berkelanjutan. Oleh karenanya harus direncanakan secara matang, dibangun sistem pelaksanaan yang rapih, dan didukung oleh SDM yang mumpuni.

KELIMA, realistis dengan berpegang pada prinsip 3M, yaitu mulai dari yang bisa dilakukan, mulai saat ini, dan mulai dari siapa saja yang mau. Tidak perlu menunggu semuanya siap, tidak perlu menunggu nanti yang tidak jelas kapan waktunya, dan tidak perlu semuanya mendukung karena ada juga yang wait and see.

Namun demikian, juga bukan berarti asal dilakukan dan asal ada. Sebab kalau ini yang terjadi, maka hasilnya pasti mengecewakan.

Kata kuncinya adalah dilaksanakan dengan terencana, sungguh-sungguh, dan dilakukan dengan cara terbaik.

Insya Allah dengan prinsip-prinsip di atas, kita semua yang diamanahi untuk memimpin persyarikatan akan memiliki energi atau semangat untuk menggerakkan persyarikatan.

Wallahu a'alam bishawab.

RSUD, 27 Januari 2024
PK. 15.25 WIB

TERINSPIRASI DARI PRINSIP KEBIJAKAN ANIS BASWEDANOleh: SuhardiDalam beberapa kesempatan, Pak Anis Baswedan menyampaikan ...
27/01/2024

TERINSPIRASI DARI PRINSIP KEBIJAKAN ANIS BASWEDAN
Oleh: Suhardi

Dalam beberapa kesempatan, Pak Anis Baswedan menyampaikan ide-ide briliannya terkait dengan bagaimana beliau memegang empat prinsip dalam pengambilan keputusan dan menjalankan program-programnya saat dirinya menjadi gubernur DKI Jakarta.

Keempat prinsip yang dipegang Pak Anis adalah:
1. Keadilan
2. Public interest
3. Ilmu dan objektivitas
3. Regulasi

Berdasarkan prinsip-prinsip yang dipegang oleh Pak Anis tersebut, saya terinspirasi untuk juga mengembangkan prinsip-prinsip yang juga perlu dipegangi oleh PDM dan juga PCM di Kabupaten Tangerang yang perlu dipegangi untuk mendorong kita mengembangkan program-program Muhammadiyah di Kabupaten Tangerang.

Saya menemukan setidaknya ada 5 prinsip.

Pertama, prinsip dakwah. Program apapun yang dikembangkan oleh PDM atau PCM harus bernilai dakwah. Sesuatu akan bernilai dakwah kalau dasarnya adalah al-Qur'an dan Hadits, dimaksudkan untuk mengembangkan syiar Islam, dan ujinganya adalah mendapatkan ridlo Allah SWT.

Oleh karena itu, pastikan program-program yang dikembangkan persyarikatan adalah program yang memiliki landasan dalam Al-Qur'an dan Hadits, memiliki syiar Islam, dan mengejar ridlo Allah.

Kedua, kemaslahatan. Program apapun yang dikembangkan oleh PDM dan PCM harus berdampak menciptakan kemaslahatan kehidupan umat. Cirinya adalah hasilnya bisa meningkatkan kualitas hidup bagi masyarakat dan memberi nilai tambah dalam bentuk peningkatan kesejahteraan, peningkatan kecerdasan, peningkatan keadaban, dan sebagainya.

Ketiga, keadilan yaitu menciptakan kesamaan hak dan kewajiban sosial, menciptakan kesamaan peluang untuk mendapatkan kesejahteraan, kecerdasan, dan semacamnya.

Dalam keadilan tidak boleh ada diskriminasi. Oleh karena itu manakala ada diskriminasi, maka harus ada advokasi. Dalam keadilan tidak boleh ada ketimpangan kekuatan. Oleh karena itu, kalau ada yang lemah, maka harus diberdayakan.

Keempat, berkelanjutan, yaitu program-program kebaikan yang dikembangkan sebaiknya berkelanjutan. Oleh karenanya harus direncanakan secara matang, dibangun sistem pelaksanaan yang rapih, dan didukung oleh SDM yang mumpuni.

Kelima, realistis dengan berpegang pada prinsip 3M, yaitu mulai dari yang bisa dilakukan, mulai saat ini, dan mulai dari siapa saja yang mau. Tidak perlu menunggu semuanya siap, tidak perlu menunggu nanti yang tidak jelas kapan waktunya, dan tidak perlu semuanya mendukung karena ada juga yang wait and see.

Namun demikian, juga bukan berarti asal dilakukan dan asal ada. Sebab kalau ini yang terjadi, maka hasilnya pasti mengecewakan.

Kata kuncinya adalah dilaksanakan dengan terencana, sungguh-sungguh, dan dilakukan dengan cara terbaik.

Insya Allah dengan prinsip-prinsip di atas, kita semua yang diamanahi untuk memimpin persyarikatan akan memiliki energi atau semangat untuk menggerakkan persyarikatan.

Wallahu a'alam bishawab.

RSUD, 27 Januari 2024
PK. 15.25 WIB

RAKOR PDM DENGAN MPI DAN LAZISMUSelasa, 16 Januari 2024, PK. 20.00-22.30 WIB PDM mengajak Majelis Pustaka dan Informasi ...
17/01/2024

RAKOR PDM DENGAN MPI DAN LAZISMU

Selasa, 16 Januari 2024, PK. 20.00-22.30 WIB PDM mengajak Majelis Pustaka dan Informasi dan LAZISMU mengadakan rapat koordinasi melalui aplikasi zoom meeting. Tujuannya adalah mendorong kepada kedua majelis/lembaga tersebut untuk mengoptimalkan program-program yang sudah dibuat.

Hadir dalam Rakor tersebut ketua, sekretaris, dan beberapa wakil ketua. Sedang MPI dan LAZISMU semua personilnya hadir.

Ketua MPI Bapak Subhan menjelaskan bahwa saat ini MPI sedang membantu Majelis Dikdasmen membuat Aplikasi Pangkalan Data. Progresnya sudah kurang lebih 75 persen. Aplikasi tersebut akan merekam semua data sekolah Muhammadiyah se-Kab. Tangerang.

Selain itu, juga sedang merintis mobil perpustakaan keliling. Infonya ada tawaran mobil dari Puspitek dan UHAMKA yang bisa dibta untuk dijadikan sebagai perpustakaan keliling.

MPI juga sedang berusaha untuk mengupgrade Web PDM agar tampak lebih dinamis dan kekinian, serta menyajikan data yang lengkap seluruh databased PDM, seperti data anggota, data cabang, data tanah, dan sebagainya.

Sedangkan Ketua LAZISMU, Bapak Budiono Kusen menjelaskan bahwa Alhamdulillah LAZISMU telah berhasil menggalang dana peduli Palestina sebanyak 53 Jutaan. Sebagian sudah dikirimkan, dan sisanya masih dalam proses. LAZISMU juga akan melakukan konsolidasi, seperti melengkapi kepengurusan, membuat databased donatur, dan membuat program-program sasaran pemberdayaan. Selanjutnya untuk mendapatkan wawasan tentang pengelolaan dana umat LAZISMU berencana akan melakukan studi banding ke Dompet Dhuafa dan LAZISMU Banyumas Jateng.

PDM sangat mengapresiasi program-program yang dicanangkan oleh MPI dan LAZISMU. Harapannya program-program tersebut bisa segera dilaksanakan, sehingga akan membantu mensuport program pada majelis lain. Mengapa? Karena MPI dan LAZISMU berhubungan dengan hampir semua Lembaga atau Majelis dan semua kegiatan Muhammadiyah.

Amin

Rakor tiga bulanan PDM dan PCM se-Kab.Tangerang, 14 Januari 2024 di PCM Rajeg. Alhamdulillah dalam Rakor tersebut hadir ...
15/01/2024

Rakor tiga bulanan PDM dan PCM se-Kab.Tangerang, 14 Januari 2024 di PCM Rajeg. Alhamdulillah dalam Rakor tersebut hadir 17 PCM dari 19 PCM. Semoga Rakor ke depan semua PCM Bisa hadir. Sedangkan unsur PDM yang hadir adalah Ketua PDM, Pak Uhri, Pak Idris, Pak Joko, dan Pak Dadang.

Dalam di Rakor disampaikan PDM, khususnya Majelis Kader akan mengadakan Baitul Arqom pada 3-4 Perbruari 2024 di Perguruan Muhammadiyah Cikupa. Peserta Baitul Arqom adalah seluruh Anggota dan PDM dan Pimpinan PCM se-Kab.Tangerang. Di dalam Baitul Arqom juga akan diisi dengan Sharing Best Practice dari PCM Cileungsi Bogor yang merupakan PCM Teladan Nasional

Rakor juga menyepakati akan diadakan pengajian bulanan oleh PDM yang penyelenggaraannya didelegasikan pada 3 zona atau cluster, yaitu zona 1 meliputi PCM Pagedangan, Legok, Cisauk, dan Kelapa Dua. zona 2 meliputi PCM Cikupa, Balaraja, Tigaraksa, Panongan, Solear, dan Cisoka. sedangkan zona tiga meliputi PCM Rajeg, Sukadiri, Mauk, Teluknaga, Kosambi, Sepatan, Pasar Kemis, dan Bumi Indah.

Kajian diadakan pada hari Minggu, Minggu Pertama setiap bulan, dan akan dimulai di bulan April 2024. Pengajian tersebut ditiadakan jika.pada bulan tersebut ada Pengajian Akbar PDM. Temanya meliputi: Akidah, akhlak, muammalah, al-Qur'an Hadits, kajian Islam Kontemporer dan Kemuhammadiyahan. Adapun narsumnya berasal dari PDM, PCM, atau narsum lain yang dinilai kompeten.

15/01/2024

*MARI AZAMKAN AGAR SETIAP PCM MEMILIKI ASET TANAH*

Oleh: Suhardi
Ketua PDM Tangerang

Keberadaan cabang Muhammadiyah akan menjadi mantap kalau memiliki aset-aset yang bisa dijadikan sebagai pijakan untuk mengembangkan AUM untuk pusat dakwah. Diantara aset yang sangat penting adalah tanah. Dari tanah itu bisa dibuat sekolah, klinik, RS, gedung dakwah, sekretariat, toko, dan sebagainya.

Oleh karena itu setiap cabang sebaiknya (kalau bisa seharusnya) memiliki aset tanah. Untuk bisa memiliki aset tanah bisa dilakukan dengan berbagai cara.

*Pertama,* berusaha memiliki Hak Guna Pakai (HGP) tanah-tanah Fasos atau Fasum yang dimiliki Pemda. Biasanya tanah Fasos atau Fasum ini diberikan oleh pengembang kompleks perumahan kepad Pemda. Oleh karena kalau di suatu kecamatan terdapat komplek perumahan, PCM bisa mencari tahu keberadaan tanah Fasos dan fasumnya, dan selanjutnya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, utamanya camat dan Pemda di bagian asetm

*Kedua,* mendapatkan tanah dari seseorang yang menghibahkan atau mewakafkan tanah. Biasanya orang yang menghibahkan tanah adalah orang-orang yang banyak memiliki tanah, dan ia dermawan serta terpanggil untuk membantu dakwah Islam.

PCM perlu mencermati orang-orang kaya (tanah) dan dermawan yang ada di kecamatan. Dekati dan mintalah secara persuasif orang tersebut untuk mendorongnya menghibahkan atau mewakafkan tanahnya. Triknya silahkan disesuaikan dengan gaya dan kearifan orang tersebut.

*Ketiga*, dengan cara membeli. Kita tahu tanah di Kabupaten Tangerang sudah tergolong mahal. Tetapi harga tanah sampai kapan memang akan terasa mahal. Untuk bisa membeli tanah perlu keberanian, kebersamaan, dan siap untuk mengupayakan. Kalau tidak, maka kecil kemungkinan PCM akan memiliki aset tanah.

_*Tanah persyarikatan yang didapatkan dengan cara membeli insya Allah akan berkah dan mendatangkan pahala jariyah bagi kita semua. Kalau digunakan untuk AUM, insya Allah usahanya juga akan lancar dan sukses.*_

Oleh karena itu, bagi PCM yang belum memiliki aset tanah, sebaiknya mulai memprogramkan untuk membeli tanah.

Mulailah dengan membeli tanah dengan ukuran kecil, misalnya 200 meter. Usahan agar posisi tanah strategis, sehingga mudah untuk pengunaannya. Tanah seluas itu insya Allah bisa digunakan untuk TK atau RA, membuka toko, membuka bengkel, dan sebagainya.

Atau bisa digunakan untuk kegiatan komersial (membuat toko, tempat cuci motor atau mobil, jualan buah, atau semacamnya). Keuntungannya bisa digunakan untuk kas PCM atau dipersiapkan untuk pembelian tanah berikutnya.

Pertanyaannya dari mana dana untuk membeli tanah? Begini. Mengandaikan harga tanah 1 juta, maka untuk memiliki 200 meter diperlukan dana 200 juta. Seandainya di PCM ada 100 warga Muhammadiyah, maka bisa dibagi rata per orang 2 juta. Pembayarannya bisa diangsur, tinggal sepakati saja dengan penjual tanah.

Pengalaman banyak orang, kalau kita sudah meniatkan untuk beramal dan kemudian merealisasikannya, biasanya Allah akan memudahkan kita mendapatkan rizki yang lebih dari biasanya. Kelebihan itu sesungguhnya memang merupakan titipan Allah kepada kita untuk kita untuk digunakan sesuai niat dan program amal kita.

Insya Allah dengan cara demikian, maka setiap PCM di Kab. Tangerang akan memiliki tanah. Nah, biasanya kalau sudah sukses mengawali membeli tanah biasanya akan mudah p**a untuk membeli tanah berikutnya, sehingga secara perlahan PCM akan memiliki tanah yang cukup untuk mengembangkan AUM.

Kalau ada yang punya pengalaman menarik atau ide cerdas dalam hal kepemilikan tanah. Silahkan bisa didiskusikan.

_Bandara Soeta, 15 Januari 2024, PK. 13.00 WIB. Ditulis sambil anak yang akan dijemput p**ang._

Address

Tangerang

Telephone

+628118167677

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PDM Kab. Tangerang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to PDM Kab. Tangerang:

Share