Regina Mantilla / Rome Catholic's Veil

Regina Mantilla / Rome Catholic's Veil MANTILLA/ MANTIYA/ VEIL/ KERUDUNG MISA sejak jaman Kristen Perdana Terima Kasih atas atensi, minat dan keingintahuannya.

Sedikit pemberitahuan ttg Page Regina Mantilla, bahwa di Page ini kami sebenarnya tidak berdagang namun karena melihat bahwa tidak sedikit peminat kaum perempuan Katolik yang ingin mengenal dan mengenakan mantilla sebagai ujub salah satu Devosi, maka kami juga menyediakan pemesanan dan pembelian Mantilla. Karena kami bukan pedagang, jadi bahan Mantilla yg kami sediakan adalah bahan seleksi dgn mutu terbaik (bukan bahan kulakan). Jadi hrg kami bukan hrg Kompetitif maupun hrg komersil dgn berdasarkan harga pasaran sekarang setelah adanya bbrp kali kenaikan di semua sektor. Dan ckp b*k pertanyaan masuk via inbox 'yang hanya sekedar mencari tau harga utk di bandingkan dgn pedagang dari bahan kulakan'. Bagi kami tidak masalah .... cuma mohon sedikit memiliki ETIKA. Saya adalah awam yg memliki kerinduan melihat umat perempuan Kristen rapi berpenutup kepala (bisa dlm bentuk syal / scarf) dalam peribadatan sbg ujud rasa hormat terhadap Ekaristi Kudus. Niat sy, tidak mencari keuntungan, tapi lebih berfokus kepada pelayanan pribadi dgn pembuatan Mantilla. Mantilla sangat gampang di buat, tapi tidak semua orang bisa membuat krn keterbatasan waktu ....

Saya tergerak utk berpartisipasi, karena melihat banyaknya peminat umat perempuan Kristen yang rindu mengenakan kerudung Misa utk peribadatan.

07/08/2026
Seorang imam misionaris yang hidupnya habis untuk melayani diam-diam.Namanya: Pastor José Maria Prada.Lahir di Portugal ...
07/08/2026

Seorang imam misionaris yang hidupnya habis untuk melayani diam-diam.
Namanya: Pastor José Maria Prada.

Lahir di Portugal 1928. Ditahbiskan 1953.
20 tahun di Angola melayani kaum miskin.
Lalu ke Brasil. Menjadi pastor Paroki Santo Antonius di Salgueiro.

Umat mengenalnya: rendah hati, dekat, dan teguh pada kebenaran.

Sampai suatu hari datang permintaan:
"Tolong nikahkan saya di gereja."
Tapi pria itu sudah menikah secara sakramen.

Jawab sang pastor hanya satu kata: Tidak.

Datang lagi bujukan. Uang. Ancaman.
Jawabannya tetap sama.
"Saya lebih memilih mati daripada memalsukan kebenaran."

29 April 1991, pukul 11.00.
5 tembakan di pastoran.
Ia gugur di usia 63 tahun.

Bukan karena politik.
Bukan karena kuasa.
Tapi karena menolak mengkhianati kesucian pernikahan.

Di pemakamannya, umat membawa satu hal:
Kemeja berlumuran darah yang ia kenakan saat wafat.
Tak perlu kata-kata. Itu sudah cukup.

Jantungnya kini disimpan di Gereja Santo Antonius, dengan tulisan:
“Martir untuk Kesucian Pernikahan.”

Seperti Yohanes Pembaptis, ia mati karena membela kebenaran.

Kebenaran tidak bisa dinegosiasikan.
Cinta tanpa kebenaran, bukan cinta.
Dan kesetiaan... kadang harus dibayar mahal.

Jika kamu ditekan untuk kompromi...
Ingat Pastor José Maria.
Yang memilih setia, walau nyawa taruhannya.

Michele Ferrero mendirikan salah satu kerajaan usaha makanan manis terbesar di dunia. Nutella, Ferrero Rocher, Kinder, T...
04/08/2026

Michele Ferrero mendirikan salah satu kerajaan usaha makanan manis terbesar di dunia. Nutella, Ferrero Rocher, Kinder, Tic Tac. Beliau juga seorang umat Katolik yang taat dengan devosi seumur hidup kepada Bunda Maria dari Lourdes.

Pada peringatan ulang tahun ke-50 perusahaannya, beliau berkata: “Keberhasilan Ferrero kami persembahkan kepada Bunda Maria dari Lourdes; tanpa-Nya kami tidak mampu berbuat banyak.”

Beliau melakukan ziarah ke Lourdes setiap tahun, membawa serta para manajer utamanya, dan mengatur kunjungan ke tempat ziarah tersebut bagi para karyawannya. Sebuah patung Bunda Maria berdiri di masing-masing dari 14 fasilitas produksi perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. Cokelat Rocher yang diluncurkan pada tahun 1982, diyakini luas namanya diambil dari Rocher de Massabielle, bukit batu tempat Bunda Maria menampakkan diri kepada Santa Bernadette pada tahun 1858.

Beliau wafat pada tanggal 14 Februari 2015, dalam usia 89 tahun. Sesaat sebelum wafat, banjir merusak bangunan suci di Lourdes, dan beliau berjanji memberikan sumbangan besar untuk memperbaikinya. Setelah beliau wafat, anak-anaknya menepati janji tersebut.

Pernikahan di Gereja Katolik Paroki St. Petrus Rasul TDM, Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi viral setelah memperlihat...
29/07/2026

Pernikahan di Gereja Katolik Paroki St. Petrus Rasul TDM, Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi viral setelah memperlihatkan kedua orang tua Muslim dengan penuh kasih mengantar putri mereka menuju altar untuk menerima Sakramen Perkawinan. Momen yang berlangsung pada 25 Juli 2026 itu menyentuh banyak warganet karena memperlihatkan keharmonisan keluarga meskipun memiliki perbedaan keyakinan.

Menurut keterangan pembuat dokumentasi pernikahan, mempelai wanita adalah anak sulung yang beragama Katolik, sedangkan kedua orang tuanya dan adik-adiknya beragama Islam. Sang ibu diketahui sebelumnya beragama Katolik, kemudian memeluk Islam setelah menikah. Walaupun berbeda agama, seluruh keluarga hadir dan memberikan dukungan penuh dalam pemberkatan di gereja sebagai ungkapan kasih kepada putri mereka.

Video tersebut dibanjiri komentar positif dari warganet yang memuji sikap saling menghormati dalam keluarga itu. Banyak yang menilai peristiwa tersebut menjadi contoh bahwa kasih sayang orang tua dan toleransi dapat tetap terjaga di tengah perbedaan keyakinan, tanpa menghilangkan identitas agama masing-masing.

Pada tahun 1973, di sebuah biara kecil di Akita, Jepang, sebuah patung kayu sederhana Bunda Maria yang Mahakudus (dipaha...
29/07/2026

Pada tahun 1973, di sebuah biara kecil di Akita, Jepang, sebuah patung kayu sederhana Bunda Maria yang Mahakudus (dipahat oleh seorang pengrajin beragama Buddha) menampakkan tanda-tanda yang luar biasa.
Pada tahun 1973, di sebuah biara kecil di Akita, Jepang, sebuah patung kayu sederhana Bunda Maria yang Mahakudus (dipahat oleh seorang pengrajin beragama Buddha) menampakkan tanda-tanda yang luar biasa.

Suster Agnes Sasagawa, seorang biarawati yang tuli, secara ajaib mendengar suara Bunda Maria dari patung tersebut dan menerima pesan-pesan yang mendalam.

Bunda Maria kemudian memberikan tanda bagi mereka yang ragu. Antara tahun 1975 hingga 1981, patung kayu itu mulai mengeluarkan darah dari luka di tangannya, dan kemudian meneteskan air mata manusia sebanyak 101 kali. Peristiwa ini disaksikan oleh ratusan orang, disiarkan oleh televisi Jepang, dan bahkan dapat dilihat saat pameran terbuka.

Uji ilmiah yang dilakukan oleh Universitas Akita (oleh para ahli independen) memastikan: darah tersebut adalah darah manusia golongan B, sedangkan air mata dan keringatnya adalah golongan AB (hal yang sering dikaitkan dengan Kain Kafan Turin dan mukjizat-mukjizat Ekaristi). Mungkin tanda terbesarnya adalah ketika Suster Agnes sembuh secara ajaib dari ketuliannya, persis seperti yang telah dijanjikan oleh Bunda Maria.

Pesan-pesan Bunda Maria selaras dengan pesan Fatima (1917):

- Berdoalah Rosario setiap hari bagi para imam dan orang berdosa.
​
- Persembahkanlah pertobatan untuk menghibur Tuhan yang berduka.
​
- Memperingatkan akan perpecahan di dalam Gereja (“para kardinal melawan kardinal”) serta hukuman yang lebih besar jika umat manusia tidak bertobat—api dari langit yang lebih dahsyat daripada Air Bah.

Setelah penyelidikan yang mendalam, Uskup John Shojiro Ito menyatakan peristiwa-peristiwa tersebut bersifat supranatural pada tanggal 22 April 1984, serta mengizinkan penghormatan kepada Bunda Maria dari Akita.

Di zaman yang penuh perpecahan ini, air mata-Nya mengingatkan kita: Bunda Maria menangis karena Ia mengasihi kita. Marilah kita merespons dengan doa dan pertobatan!

Bunda Maria yang Mahakudus dari Akita, doakanlah kami dan tuntunlah kami kepada Putra-Mu. 🙏

Address

Tangerang

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Regina Mantilla / Rome Catholic's Veil posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Regina Mantilla / Rome Catholic's Veil:

Shortcuts

Share