ISLAM DI DADAKU

ISLAM DI DADAKU Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from ISLAM DI DADAKU, kedungringin, waru, kebakkramat, Tangerang.

Agar Istri dan Anak Kita Jadi Qurrata A’yun“Dan orang orang yang berkata, "Ya Rabb kami, anugrahkanlah kepada kami ister...
11/06/2012

Agar Istri dan Anak Kita Jadi Qurrata A’yun

“Dan orang orang yang berkata, "Ya Rabb kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai qurrata a’yun (penyenang hati kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqan : 74)

SETIAP keluarga Muslim senantiasa mengharapkan anggota keluarganya, khususnya istri dan anak-anaknya, menjadi qurrata a’yun. Sebab, anggota keluarga yang memiliki sifat qurrata a’yun akan mampu memberikan warna dan rasa tersendiri bagi anggota keluarga yang lain. Keberadaan anggota yang menjadi qurrata a’yun akan membuahkan ketentraman bagi keluarga yang lain.

Yang menjadi pertanyaan sekarang; apa yang dimaksud dengan istilah qurrata a’yun tersebut? Apa dan bagaimana karakter istri dan anak yang memiliki sifat qurrata a’yun yang menjadi idam-idaman setiap keluarga Muslim?

Secara mendasar, istilah Qurrata a’yun memiliki dua makna; Pertama, kata qurra bermakna tsabat, ketenangan dan keteguhan. Artinya, istri dan anak yang memiliki sifat qurrata a’yun adalah meraka yang memberikan ketenangan dan keteguhan. Jadi, harapan orang, mereka kelak mereka menjadi wasilah untuk meraih ketenangan jiwa.

Kedua, kata qurra memiliki makna yang kedua adalah dingin dan sejuk. Sehingga, makna qurrata a’yun adalah air mata yang menyejukkan dan sebagai pendingin pandangan mata/hati. Ia memiliki makna air mata kesejukan. Sebab, air mata yang dingin dan sejuk yang mengalir dari mata seseorang menunjukkan kesenangan dan kegembiraan. Berbada halnya bila air mata yang mengalir terasa hangat atau panas, maka air mata itu menunjukkan kegelisahan dan kekhawatiran. Harapan seorang ayah, anak dan istrinya menjadi sarana kebahagiaannya yang mampu mengalirkan air mata yang sejuk yang menunjukkan kebahagiaan dan kesenangan.

Berkaitan dengan karakter qurrata a’yun yang diidam-idamkan setiap Muslim, sebagian ulama berpendapat, bahwa mereka adalah anggota keluarga yang kita lihat taat dan beribadah hanya kepada Allah Ta’ala. Artinya, anggota keluarga seperti itulah yang mampu menyejukkan dan memberikan ketenangan dalam jiwa kita.

Boleh jadi air mata kita akan menetes bahagia saat menyaksikan mereka sebagai orang-orang yang taat dan senantiasa beribadah kepada Allah. Luar bisa, kabahagiaan yang akan menyapa seseorang menyaksikan anak dan istrinya rajin shalat, membaca Al-Quran, bersedekah, dan rutin melaksanakan ibadah dan ketaatan yang lainnya.

Ada yang berpendapat, karakter anggota keluarga yang menjadi qurrata a’yun adalah mereka yang mampu mencegah kita agar tidak terjerumus ke dalam kemaksiatan dan dosa. Artinya, keberadaan anak dan istri yang mampu memberikan motivasi kepada kita untuk lebih taat beribadah kepada Allah Ta’ala. Sehingga, pandangan mata kita akan menjadi gembira dan senang saat memandang mereka. Subhanallah.

Ada yang berpendapat, yang dimaksud dengan anak istri yang menjadi qurrata a’yun bagi kita manaka kala mereka mendapatkan hidayah sehingga memeluk agama Islam. Betapa bahagianya seorang ayah Muslim manakala menyaksikan anggota keluarganya memeluk Islam yang merupakan satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah. Dengan harapan mereka kelak dikumpulkan oleh Allah dalam naungan Islam saat di dunia ini, dan di surga saat memasuki alam akhirat. Allahummastajib.

Ada yang berpendapat, anak dan istri yang menjadi qurrata a’yun adalah anak shalih dan istri yang shalihah. Artinya, anak shalih yang mampu memberikan manfaat bagi orang tuanya, baik saat di dunia ini maupun kelak ketika di alam akhirat. Juga, istri yang shalihah adalah penyejuk pandangan bagi suaminya. Karena, istri shalihah akan mampu memberikan ketenangan dan kebahagiaan saat bersama di rumah maupun saat ditinggal dirumah untuk suatu keperluan.

Selain dengan memanjatkan doa di atas, untuk meraih dan menjadikan anak istri kita sebagai qurrata a’yun, langkah yang harus kita tempuh adalah mendidik mereka dengan pendidikan islami, memenuhi hak-hak mereka, serta senantiasa mengarahkan mereka agar tetap berada dalam petunjuk Allah Ta’ala.

Semoga Allah memudahkan langkah-langkah kita dalam mewujudkan anggota keluarga yang mampu menjadi penentram hati sekaligus penyejuk pandangan mata. Wallahu a’lam bish shawab.*

Abu Hudzaifah, Lc adalah penulis buku “30 Inspirasi Keluarga Harmonis”

Tak terasa sepuluh hari Islamic Book Fair (IBF) 2012 menuju akhirnya. Beragam agenda terencana telah digelar satu per sa...
13/04/2012

Tak terasa sepuluh hari Islamic Book Fair (IBF) 2012 menuju akhirnya. Beragam agenda terencana telah digelar satu per satu. Pun respon pengunjung terhadap agenda yang diadakan panitia baik di Panggung Utama maupun Ruang Anggrek juga bervariasi.

Meski ada beberapa acara yang di-cancel lantaran sepi pengunjung, ataupun ada tokoh pembicara yang tidak hadir, rangkaian acara IBF ke-11 ini secara umum berlangsung meriah. Konsep religi, wisata, dan edukasi keluarga yang diangkat panitia, sukses meraup minat pengunjung tidak hanya dari Jakarta.

IBF kali ini yang bertemakan “Kuat dan Mandiri dengan Pendidikan Qur’ani” benar-benar dahsyat. Target peserta 390.000 tercapai sukses. Hal ini mengindikasikan kemajuan IBF dari tahun lalu. Dalam waktu relatif singkat ini pun, transaksi yang beredar di pasar buku dan produk muslim berkisar 100 miliar rupiah.

Kerja nyata panitia IBF untuk menggaet lebih banyak pihak, kian menguatkan rona kemajuannya. Tahun ini merupakan kali pertama IBF menggaet organisasi eksternal kampus, KAMMI. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) yang mendirikan stand-nya di lantai II Kids Zone, area dekat pintu A7 ini menjadi satu-satunya organisasi mahasiswa yang bergabung.

“Momen 'KAMMI on IBF (KOI)' ini menjadi ajang silaturahim kader KAMMI dan perkenalan tentang KAMMI secara luas. Semoga kelak KAMMI tetap bisa bekerja sama dengan IBF, IKAPI, atau pihak lain dalam syiar Islam.” tutur Riyan Fajri, Ketua KAMMI Madani, yang merupakan kontributor utama stand KAMMI.

KAMMI juga turut menyukseskan acara IBF dengan mendatangkan kader-kader dari berbagai daerah. Kader KAMMI dari daerah Jakarta, Bandung, Tangerang, Bogor, Banten, Surabaya, bahkan Makassar berbondong meramaikan IBF dan stand KAMMI.

Puluhan tokoh papan atas yang menjadi pengisi acara IBF, menjadi daya tarik terbesar bagi pengunjung di samping diskon buku maupun produk Islami dengan diskon besar-besaran. Tak heran, banyak instansi baik pemerintah, pendidikan, dan lainnya yang rela datang meski berasal dari jauh.

Dalam setiap pelaksanaan agenda kegiatan, tentu terdapat hal-hal yang menjadi ajang perbaikan untuk ke depannya. Satu hal sederhana yang menjadi sorotan dalam pelaksanaan IBF kali ini, yakni pada sirkulasi sampah kertas.

Kertas yang beredar dalam bentuk brosur penawaran produk sangat berlimpah ruah. Tak jarang, kertas-kertas itu berserakan di dalam maupun luar Istora. Bayangkan saja, dalam sehari satu stand bisa menyebarkan 30-an lebih brosur pada pengunjung. Dalam IBF terdapat lebih dari 100 peserta stand.

Sebagai titik cerah, alangkah lebih baiknya jika untuk pelaksanaan IBF selanjutnya telah ada upaya solutif untuk permasalahan sederhana ini. IBF sebagai pendobrak masyarakat untuk lebih dekat dengan buku dan Islam, tentunya mampu mencarikan solusi bagi masalah sampah kertas ini. Semoga usai IBF berlangsung, generasi kuat dan mandiri dengan pendidikan Qur’ani yang menjadi tujuan acara ini dapat terwujud.

Address

Kedungringin, Waru, Kebakkramat
Tangerang
57762

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ISLAM DI DADAKU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share