27/05/2025
Amalan di bulan Dzul hijjah.
1. Bagi yang berniat berqurban
Disunahkan untuk TIDAK memotong rambut dan kuku.
(InsyaaAllah mulai tgl 28 mei sampai 6 juni 2025)
Batas akhir bolehnya potong rambut dan kuku tgl 27 mei 2025 sebelum masuk waktu magrib
Rasulullah ﷺ bersabda :
دَخَلَتِ الْعَشْرُ، وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا ✾ رواه مسلم ، Nilai : الْأَضَاحِيُّ ، بَابٌ : نَهْيُ مَنْ دَخَلَ عَلَيْهِ عَشْرُ ذِي الْحِجَّةِ وَهُوَ التَّضْحِيَةِ
Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah satu dari kalian bermaksud untuk berqurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kulitnya sedikitpun.
Dalam cerita lain,
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ، فَإِذَا أُهِلَّ هِلَالُ ذِي الْحِجَّةِ فَلَا يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعَرِهِ، وَلَا مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا، حَتَّى يُضَحِّيَ ✾ رواه مسلم ، كِتَابٌ : الْأَضَاحِيُّ ، Nilai : نَهْيُ مَنْ دَخَلَ عَلَيْهِ عَشْرُ ذِي الْحِجَّةِ وَهُوَ مُرِيدُ التَّضْحِيَةِ
Rasulullah ﷺ bersabda : Barangsiapa memiliki hewan kurban yang ingin ia kurban kan, maka ketika memasuki tanggal 1 Dzul Hijjah janganlah dia mencukur rambut dan memotong kuku terlebih dahulu walaupun sedikit hingga dia selesai berkurban.”
2. Berpuasa Di tanggal 9 Dzul Hijjah (Arafah).
InsyaaAllah bertepatan pada tanggal 5 Juni 2025
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ، وَالسَّنَةَ بَعْدَهُ، وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ ✾ رواه مسلم ، كِتَابٌ : الصِّيَامُ ، Nilai : اسْتِحْبَابُ صِيَامِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ
Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari 'Asyura' (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.
3. Sholat Idul Adha.
Nb : Sunnah-Sunnah Di Hari Idul Adha
a. Mandi Jenabat
سَأَلَ رَجُلٌ عَلِيًّا رَضِيَ اللهُ عَنْهَ عَنِ الغُسْلِ قَالَ اِغْتَسِلْ كُلًّ يَوْمٍ إِنْ شِئْتَ فَقَالَ لاَ الغُسْل الَّذِي هُوَ الغُسْلُ قَالَ يَوْمَ الجُُُمُعَةِ وَيَوْمَ عَرَفَةَ وَيَوْمَ النَّحْرِ وَيَوْمَ الفِطْرِ ✾ رواه البيهقي
Seseorang pernah bertanya pada 'Ali radhiyallahu 'anhu mengenai mandi. 'Ali menjawab, “Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Orang tadi berkata, “Bukan.Maksudku, apakah mandi yang direkomendasikan?” 'Ali menjawab, “Mandi pada hari Jum'at, hari 'Arofah, hari Idul Adha dan Idul Fithri.”
B. Memakai pakaian yang terbaik.
serupa diriwayatkan dari Nafi':
ﺃَﻥَّ ﺍﺑْﻦَ ﻋُﻤَﺮَ ﻛَﺎﻥَ ﻳَﻠْﺒَﺲُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻌِﻴﺪَﻳْﻦِ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺛِﻴَﺎﺑِﻪِ ✾ رواه البيهقي
Ibnu Umar biasa mengenakan bajunya yang terbaik pada Idul Fitri dan Idul Adha
C. Tidak makan hingga kembali dari shalat 'id.
Dalilnya hadits Buraidah:
ﻛﺎﻥ ﺭﺳﻮﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻻ ﻳﺨﺮﺝُ ﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻔﻄﺮِ ﺣﺘَّﻰ ﻳَﻄﻌَﻢ ، ﻭﻳﻮﻡَ ﺍﻟﻨﺤﺮِ ﻻ ﻳﺄﻛﻞ ﺣﺘَّﻰ ﻳﺮﺟﻊَ ﻓﻴﺄﻛﻞَ ﻣﻦ ﻧَﺴِﻴﻜﺘِﻪِ ✾ رواه الترمذي ٬ أَبْوَابُ الْعِيدَيْنِ ٬ بَابٌ : فِي الْأَكْلِ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ الخرُوجِ
Nabi ﷺ tidak keluar (ke tempat shalat) pada hari raya idul fitri sampai beliau makan terlebih dahulu, dan baliau tidak makan terlabih terlebih dahulu pada hari raya idul adha sampai beliau shalat terlebih dahulu.
D. Mengambil jalan yang berbeda ketika pergi shalat 'id.
Dalilnya hadits Jabir:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ. ✾ رواه البخاري ، كِتَابُ الْعِيدَيْنِ ، بَابُ مَنْ خَالَفَ الطَّرِيقَ إِذَا رَجَعَ يَوْمَ الْعِيدِ
Nabi ﷺ biasanya ketika hari 'id mengambil jalan yang berbeda antara pulang dan pergi
4. Ber Qurban.
ﻓَﺼَﻞِّ ﻟِﺮَﺑِّﻚَ ﻭَﺍﻧْﺤَﺮْ ✾ سورة الكوثر ٢
Shalatlah karena Rabbmu dan berqurbanlah
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ ، قَالَ : شَهِدْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَضْحَى بِالْمُصَلَّى، خُطْبَتَهُ نَزَلَ عَنْ مِنْبَرِهِ، فَأُتِيَ بِكَبْشٍ، فَذَبَحَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ، وَقَالَ : ” بِاسْمِ اللَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، هَذَا عَنِّي، وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي ✾ رواه الترمذي ، أَبْوَابُ الْأَضَاحِيِّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Diriwayatkan dari Jabir bin 'Abdillah radhiallahu 'anhu bahwasanya dia berkata, “Saya menghadiri shalat ldul Adha bersama Rasulullah ﷺ di mushalla (tanah lapang). Setelah dia berkhutbah, dia turun dari mimbarnya dan datangkan kepadanya seekor kambing. Kemudian Rasulullah ﷺ menyembelihnya dengan tangannya, sambil berkata:
بِاسْمِ اللَّهِ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، هَذَا عَنِّي، وَعَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِي
Dengan nama Allah. Allah Maha Besar. Kambing ini dariku dan dari orang-orang yang belum menyembelih di kalangan umatku”