KONSELING DOA

KONSELING DOA Email :

22/08/2021
Doa merupakan tindakan nyata yang bisa kita lakukan setiap hari. Karena berserah 100% kepada Kristus. https://www.youtub...
02/08/2021

Doa merupakan tindakan nyata yang bisa kita lakukan setiap hari. Karena berserah 100% kepada Kristus.

https://www.youtube.com/watch?v=NtD_P_8URRk

Bagaimana kondisi di tempat sobat? semoga pandemi cepat berlalu

Kondisi terkini pusat wisata bali | legian kuta dewi sri. Kondisi terkini H-1 PPKM berakhir hari ini di Bali.Follow Instagram: www.instagram.com/jainimunaiseche

08/09/2016

NAMA YESUS

Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka (Matius 1:21)

Seandainya Anda diharuskan untuk memilih beberapa pribadi yang paling berpengaruh di sepanjang sejarah, pria dan wanita yang telah mempengaruhi hidup jutaan jiwa, nama siapa sajakah yang akan masuk di dalam daftar Anda? Saya pikir satu nama yang pasti akan muncul dalam semua daftar kita adalah nama Yesus.

Reynolds Price menulis tentang "Yesus Orang Nazaret" dalam majalah Time (Desember, 1999). Ia menyatakan bahwa "sebuah argumen yang serius dapat dibuat, bahwa tak ada seorang pun yang dalam kehidupannya terbukti berkuasa dan tahan uji seperti Yesus". Maka, ketika Laki-laki yang dilahirkan di sebuah desa terpencil dua ribu tahun yang lalu itu menyatakan, "Akulah terang dunia" (Yohanes 8:12) dan "Perkataan-Ku tidak akan berlalu" (Lukas 21:33), Dia telah memprediksi bahwa sejarah akan membuktikan kebenaran perkataan-Nya.

Tak disangkal lagi, Yesus telah menjadi Pribadi yang paling berpengaruh di seluruh dunia. Namun, sudahkah Dia mempengaruhi kehidupan Anda secara pribadi? Apakah Anda menempatkan Dia sejajar dengan sosok berpengaruh lainnya, atau sudahkah Dia mengubah hidup Anda? Tidak seperti orang-orang penting lainnya yang akhirnya mati, dengan menakjubkan Yesus tetap hidup.

Apakah Yesus adalah Juruselamat dan pendamping tetap Anda? Jika Anda menjawab "bukan", Dia dapat menjadi Juruselamat dan pendamping tetap Anda. Panggillah nama-Nya dengan iman dan undanglah Dia untuk masuk ke dalam hidup Anda. Setelah itu, nama Yesus akan menjadi nama yang paling berharga bagi Anda --Vernon Grounds

APA YANG ANDA PUTUSKAN MENGENAI YESUS AKAN MENENTUKAN MASA DEPAN ANDA

14/05/2016

Renungan: Suap

Kisah Para Rasul 8:20

Suap atau korupsi yang sudah mengakar di dalam pemerintahan suatu negara sangatlah susah untuk dibasmi sampai habis. Perlu waktu dan keberanian untuk menghapus tindakan tersebut. Dibutuhkan orang-orang yang jujur dan tegas untuk menghilangkan tindakan yang merugikan negara.

Namun pada kenyataannya, suap ternyata telah terjadi pada zaman dahulu. Tatkala Petrus dan Yohanes pergi ke tanah Samaria untuk mendoakan orang-orang itu agar memperoleh ROH KUDUS, datanglah tukang sihir yang juga bertobat yang bernama Simon. Simon melihat bahwa kuasa (Allah) yang dimiliki oleh Petrus dan Yohanes sangatlah besar sehingga ROH KUDUS turun atas orang-orang di Samaria. Dan Simon hendak menyuap Petrus dengan uang yang dimilikinya agar Petrus mau memberikan juga kuasa Allah.

Namun dengan tegas Petrus menolak dan mengatakan bahwa kuasa Allah tidaklah diperjualbelikan. Itu adalah anugerah bagi setiap orang yang mau percaya dan bertobat. Simon memang telah bertobat, akan tetapi pertobatan Simon hanyalah secara jasmani namun secara rohaninya ia masih berpikir seperti tukang sihir (masih membawa manusia lamanya). Ia mengira dapat memiliki “ilmu ajaib” dengan membelinya. Seolah dengan uang yang dimiliki, ia bisa melakukan apapun yang dikehendaki.

Sudah menjadi bagian dari hidup kita untuk memiliki hati yang lurus di hadapan Allah agar tidak terjerat dari segala bentuk kejahatan yang dibenci Allah. Pertobatan yang sejati haruslah secara radikal. Bukan hanya mengaku dengan mulut untuk percaya kepada Allah namun juga memiliki kehidupan iman yang terus bertumbuh.

Tetapi Petrus berkata kepadanya : “Binasalah kiranya uangmu itu bersama dengan engkau, karena engkau menyangka, bahwa engkau dapat membeli karunia Allah dengan uang.

14/05/2016

Bahagia dengan Sederhana

Matius 6:14

Di dunia ini, banyak orang yang berlomba-lomba untuk bisa menjadi makhluk yang berbahagia. Mereka mencoba untuk menemukan jalan dengan caranya masing-masing. Terkadang bahagia menjadi sebuah hal yang sangat mahal dimana mereka harus mengumpulkan banyak harta.

Bahagia yang sesungguhnya adalah hal yang sederhana. Kita tidak akan bisa berbahagia jika kita tidak bersyukur. Kita juga tidak akan bahagia jika kita masih menyimpan kesalahan orang lain dalam hati. Oleh sebab itu, melupakan dan mengampuni adalah syarat utama untuk bisa menjadi bahagia.

Bagaimana kita bisa tersenyum jika pikiran kita selalu melayang-layang di atas rasa sakit hati? Yang akan muncul bukanlah kebahagiaan dan damai sejahtera melainkan adalah niat untuk membalas dendam. Dendam itulah yang akan menjadi duri dalam hati kita.

Ampuni karena itu merupakan syarat utama untuk bisa mendapatkan pengampunan dari Tuhan atas dosa-dosa yang telah kita lakukan. Kita tidak akan disebut sebagai anak Allah jika kita gagal untuk mengampuni dan mengasihi orang lain. Bahagia itu adalah sangat sederhana, yaitu dengan mengasihi.

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

13/05/2016

Mengucap syukur dalam segala hal, mengapa?

Perintah Paulus pada jemaat adalah, “Bersukacitalah senantiasa”. Satu perintah yang ingin kita taati, namun kenyataan dan realita kehidupan seringkali membuat kita tidak mungkin dapat menaatinya. Untuk bersukacita saat ada hal yang menyenangkan terjadi tidaklah sulit, tetapi bagaimanakah kita dapat bersukacita “senantiasa”? Bagaimana bersukacita pada saat hal-hal yang tidak menyenangkan terjadi – hal yang seringkali kita alami?

Namun yang anehnya, justru inilah yang merupakan kehendak Allah bagi kita di dalam Kristus Yesus.

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” – 1Th 5:18

Dikatakan di ayat ini adalah merupakan kehendak Allah bagi kita untuk mengucap syukur dalam segala hal. Ini berarti walaupun kita sedang ditimpa masalah atau malapetaka, kita tetap harus mengucap syukur. Ayat ini tidak memberi kita pilihan. Kalau kita tidak mengucap syukur dalam segala hal, berarti kita sedang tidak berada di dalam kehendak Allah, sedang mengingkari, tidak taat dan melawan kehendak Allah! Apa implikasi ayat ini? Ini berarti, dengan tidak mengucap syukur dalam segala hal kita sedang berada di luar jalur kehendak Allah dan sedang memberontak terhadap kehendak Allah dalam hidup kita. Tindakan tidak mengucap syukur adalah suatu tindakan pemberontakan yang halus terhadap Allah. Dan tidak ada pemberontak yang akan mengalami penyertaan Allah. Ini merupakan suatu kenyataan yang dapat dilihat dengan mengamati orang di sekitar kita. Orang yang selalu mengeluh dan negatif, seringkali tidak mengalami penyertaan Allah dalam hidup mereka. Karena tidaklah mungkin Allah menyertai orang yang tidak taat dan melawan Allahnya.

Tetapi apakah mungkin kita dapat mengucap syukur saat orang yang kita kasihi meninggalkan kita buat selama-lamanya? Tidaklah mungkin kita bisa mengucap syukur saat kita didiagnosa dokter sedang menderita penyakit kanker ataupun saat kita kecelakaan dan hal-hal yang buruk sedang terjadi. Tetapi bukankah semua situasi ini tercakup dalam keadaan “segala hal”. Ini memberitahu kita bahwa hal “mengucap syukur” itu sama sekali bukan persoalan perasaan tetapi persoalan “ketaatan”. Persoalannya adalah apakah kita akan taat atau tidak? Namun, mengapa? Mengapa kita diperintahkan Allah untuk melakukan hal yang begitu melawan perasaan dan naluri kita? Kalau kita mengerti alasan di balik suatu perintah akan lebih mudah untuk kita menjalaninya. Apakah ada alasannya?

Di Perjanjian Lama, Yusuf tidak tahu kenapa saudara-saudaranya membencinya sampai ke tahap mau membunuhnya. Yusuf yang awalnya adalah anak kesayangannya Yakub, akhirnya dikhianati saudaranya sendiri dan dijual ke dalam perbudakan di Mesir. Dari usia 17 sampai 30 tahun, hidup Yusuf tidak lepas dari masalah yang berakhir dengan dia dimasukkan ke dalam penjara, karena difitnah oleh istri Potifar yang genit. Yusuf kelihatannya tidak berbuat salah, tetapi mengapa hal-hal yang buruk terus saja menimpa dirinya. Di akhirnya semuanya, di Kejadian 50.20, Yusuf berkata, “Memang kamu memaksudkan untuk melakukan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah memaksudkan semua itu untuk kebaikan, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”

Yusuf harus menjalani semua kejahatan yang menimpanya yang akhirnya membawa dia ke kedudukan sebagai orang yang paling penting di Mesir setelah Firaun. Tujuanya dari “segala hal yang buruk yang dialaminya” adalah agar Yusuf berada di dalam posisi yang dapat dipakai Allah untuk menyelamatkan satu bangsa!!!!

Kita mungkin tidak tahu apa alasan di balik semua hal yang buruk yang sedang menimpa diri kita, tetapi apakah kita dapat menyakini bahwa sekalipun dalam situasi yang paling parah, Allah tetap berdaulat dan memegang kendali? Keyakinan inilah yang membuat kita dapat mengucapkan syukur dalam segala hal. Jadi, alasan pertama mengapa kita dapat bersyukur dalam segala hal adalah karena kita menyakini bahwa Allah tetap berdaulat, tidak kira dalan situasi apa pun.

Tidak ada tokoh lain yang mengalami hal yang seburuk Ayub di dalam hidupnya. Dalam waktu satu hari, Ayub menerima empat pesan, masing-masing membawa berita terpisah tentang ternaknya, hambanya, dan sepuluh anak-anaknya. Ayub kehilangan anak-anak dan semua harta bendanya. Seolah-olah itu belum cukup parah, Ayub yang sedang berdukacita tiba-tiba menderita penyakit kulit yang mengerikan. Kita diberi kesempatan untuk melihat apa yang sedang terjadi di balik tabir, tetapi Ayub tidak. Kita tahu bahwa semuanya itu adalah ulah si Jahat. Iblis mendatangkan semua itu hanya dengan satu tujuan. Yaitu untuk membuat Ayub mengutuk Allah. Tujuan Iblis tercapai di dalam diri istri Ayub yang berkata, “Kutuklah Allah dan mati saja.” Istri Ayub jatuh ke dalam rencana dan jerat Iblis. Saat malapetaka atau hal-hal yang buruk terjadi, yang diinginkan oleh musuh adalah untuk kita menggerutu, mengkritik dan mengutuk Allah. Tetapi apa terjadi saat kita malah mengucap syukur kepada Allah? Dengan melakukan hal ini, kita sebenarnya sedang mematahkan rencana dan tujuan Iblis. Kita seolah-olah sedang memberikan satu TKO kepada Iblis. Kita sedang memberitahu Iblis yang sedang mencobai kita bahwa “Tidak, engkau tidak akan berhasil membuat aku jatuh ke dalam jerat engkau. Tujuan engkau tidak akan tercapai dalam diriku!” Alasan kedua kita mengucap syukur dalam segala hal adalah untuk mematahkan tujuan Iblis yang ingin membuat kita memberontak terhadap Allah.

Ayub berkata kepada istrinya, “Kaubicara seperti orang dungu/gila! Masakan kita hanya mau menerima apa yang baik dari Allah, sedangkan yang tidak baik kita tolak?” (Ayub 2.10).

Kalau kita termasuk orang yang tidak dapat mengucap syukur dalam segala hal, berarti kita tidak beda dari istri Ayub, yang hanya mau menerima apa yang baik dari Allah dan menolak apa yang tidak baik. Dan menurut Ayub, ini merupakan konsep orang yang dungu. Justru karena kita sedang hidup di dunia ini yang merupakan daerah kekuasaan musuh, tidaklah mungkin kita dapat bebas dari cobaan dan penderitaan.

Jadi kita dapat melihat setidaknya dua alasan mengapa kita mengucap syukur senantiasa. Satu adalah keyakinan kita bahwa Allah tetap pegang kendali tidak kira seburuk apa situasinya. Kedua, dengan mengucap syukur dalam segala hal, kita sebenarnya sedang mengalahkan tujuan Iblis dalam hidup kita. Kalau kita oleh kasih karunia Allah dapat tetap mengucap syukur dalam segala hal, Iblis tidak akan punya pegangan ke atas kita sama kali. Dengan cara demikianlah kita memuliakan Allah di dalam kehidupan kita!

“Aku bersyukur kepada-Mu dengan sepenuh hatiku, ya Yahweh Allahku; aku mau memuji kebesaran-Mu selama-lamanya” – Mzm. 86:12

12/05/2016

Hidup Tetap dalam Firman Tuhan

Ada satu pertanyaan dalam hidup kita , seberapa besar pengaruh Firman Tuhan terhadap kehidupankita, apakah itu hanya sekedar tulisan yang tiada berarti, Atau hanya pajangan semata dalam hidup kita, atau hanya sebuah cerita indah, atau bahkan hanya sekedar sebuah dongeng dari nenek moyang?

Firman Tuhan menjadi garis panduan hidup kita, dimana kita tidak akan melangkahkan kaki kita, apabila tidak tertulis dalam Firman Tuhan. Atau kita tidak melakukan sesuatu yang bertentangan apa lagi yang dilarang dalam Firman Tuhan.

Ataukah sebenarnya kita adalah orang – orang yang kurang percaya terhadap Firman Tuhan itu sendiri ? Buktinya, kita selalu berkata AMIN terhadap semua Firman Tuhan yang memberikan berkat kepada kita, akan tetapi terhadap Firman yang akan membuat kita menjadi sengsara, mendapat kesulitan dan mengalami kesusahan, banyak dari kita mengatakan: “ itu bukan buat saya, atau itu artinya sangat dalam, marilah kita mempelajari lebih lanjut dulu “.

Padahal semua Firman Tuhan mendatangkan kebaikan buat kita karena rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera bukan rancangan kecelakaan.

2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,

4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Roma 5:2-5

Didalam Yohanes 8:31-32 dikatakan Yesus kepada orang Yahudi yang menjadi percaya kepadaNya :

31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku

32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."

Kalau kita perhatikan di ayat 31, Yesus mengatakan Firman ini justru untuk orang yang percaya kepadaNya, bukankah kita adalah orang – orang yang percaya kepadanya ? Apakah Yesus sudah mengetahui, bahwa orang yang sudah percaya kepadanya selalu tidak tetap dalam FirmanNya ? Lari kesana-kesini,bahkan ada yang mencari hikmat dari dunia ini. Padahal jelas sekali diatas kalau kita Tetap dalam Firman Tuhan atau setia, dan selalu terus menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman hidup kita, maka Tuhan menjanjikan kita akan mengetahui kebenaran, bahkan kebenaran yang melepaskan kita dari hukum dosa dan hukum maut.

Jadi kalau sekarang kita sudah mengerti maksud dari perkataan yesus diatas, marilah kita menyambut Firman Tuhan dengan hati gembira dan sukacita yang besar, dan yang terpenting kita melakukannya tanpa pilih – pilih. Maka kita akan melihat kebenanran dari Firman ini, Yesus Tahu benar apa yang menjadi kelemahan dan kebutuhan kita selama kita hidup didunia ini. Ayo serius dengan Firman Tuhan. Jangan main – main lagi, ingat waktunya sudah singkat.

03/05/2016

Tuhan tidak menyukai orang yang memiliki iman tetapi masih mengandalkan hikmat manusia. Tuhan mau agar kita mengandalkan Tuhan secara total. Kolose 4:5-6: Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.


Sponsor: http://akundia.com/

Selamat datang di toko online kami, Belanja aneka kaos Couple, Kaos distro, Kaos Polo dengan kualitas produk yang terjamin mutunya.

Jadilah anak Tuhan yang dewasa, yang merindukan Pribadi-Nya lebih dari berkat-berkat-Nya.http://berkatrohani.com/sermons...
07/08/2015

Jadilah anak Tuhan yang dewasa, yang merindukan Pribadi-Nya lebih dari berkat-berkat-Nya.

http://berkatrohani.com/sermons/ingat-kebaikan-tuhan/

Home › Sermons › Ingat kebaikan Tuhan! Ingat kebaikan Tuhan! August 7, 2015 Jaini Kaleb No comments Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. – Yohanes 6:26 Setiap pulang dari lua…

Address

Tabanan
Tabanan
80361

Telephone

+6285104960994

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KONSELING DOA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share