Puri Andul Jembrana

Puri Andul Jembrana Om Swastyastu, Media Sosial Resmi Pesemetonan Keluarga Besar Puri Andul (KBPA) Jembrana, Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan (SNKK)

rahayu sami, Om Swastyastu 🙏PROFILE KETUA UMUM PURI ANDUL JEMBRANAPratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan (PSNKK)I G...
19/05/2026

rahayu sami, Om Swastyastu 🙏
PROFILE KETUA UMUM PURI ANDUL JEMBRANA
Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan (PSNKK)

I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab dikenal sebagai Agung Gempa, merupakan putra daerah asal Desa Mendoyo Dangin Tukad, Kabupaten Jembrana, Bali, yang telah aktif sejak tahun 1996 di bidang Teknologi Informasi (IT), digital, media, kewirausahaan, serta pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.

Dengan perjalanan panjang di bidang teknologi, media digital, pariwisata, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat, Agung Gempa dikenal sebagai salah satu pionir transformasi digital di Bali yang konsisten mendorong kemajuan desa, UMKM, serta penguatan sumber daya manusia berbasis teknologi modern.

Perjalanan tersebut dimulai dari dunia komputer dan pelatihan teknologi dasar di era DOS, WS, Lotus, dan WordStar, jauh sebelum hadirnya Windows modern maupun Artificial Intelligence (AI) seperti sekarang. Di masa itu, belajar komputer membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan perjuangan besar karena akses teknologi masih sangat terbatas.

Jauh sebelum hadirnya Dinas Kominfo maupun Kementerian Komunikasi dan Digital seperti saat ini, Agung Gempa telah ikut meletakkan pondasi transformasi digital di Bali. Bahkan sebelum penggunaan domain pemerintah “go.id” dikenal luas, Agung Gempa telah menjadi bagian dari perintis pengembangan website Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Jembrana, hingga Gianyar menggunakan identitas domain “.com” pada masa awal perkembangan internet di Indonesia.

Agung Gempa juga aktif dalam pengembangan pelayanan publik berbasis teknologi, mulai dari pelatihan operator komputer, penguatan SDM digital pemerintahan, hingga pelatihan pimpinan unit di berbagai sektor.

Di lingkungan Polda Bali, Agung Gempa ikut merintis pengembangan layanan SKCK berbasis online di masa awal digitalisasi pelayanan publik. Begitu p**a bersama KPU Provinsi Bali, Agung Gempa pernah ikut melahirkan inovasi layanan Pemilih Online yang saat itu menjadi perhatian nasional dalam keterbukaan informasi publik berbasis digital.

Melalui PT SIMAS Bali yang fokus di bidang media dan digital, Agung Gempa terus aktif mendampingi pelaku usaha, UMKM, komunitas, serta pelaku pariwisata Bali dalam membangun branding usaha, promosi digital, media sosial, website, pemasaran online, hingga penguatan identitas usaha di ruang digital.

Selain itu, melalui LPK Garuda College Indonesia, Agung Gempa juga aktif mengembangkan pendidikan digital dan penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan IT, Digital Marketing, media digital, hingga Cyber Security bagi generasi muda Bali.

Berbagai workshop, pelatihan, mentoring, dan pendampingan usaha terus dilakukan secara online maupun offline untuk membantu lahirnya entrepreneur muda Bali yang kreatif, mandiri, dan siap bersaing di era digital global.

Saat ini Agung Gempa dipercaya sebagai Ketua Bidang IT & Kominfo DEKOPINWIL Bali periode 2025–2030. Dalam perannya tersebut, Agung Gempa aktif mendorong transformasi digital koperasi, penguatan UMKM, pengembangan media digital, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis teknologi dan kolaborasi.

Agung Gempa juga dikenal sebagai pendiri Koperasi Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera yang dibangun sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong, digitalisasi, dan pemberdayaan UMKM Bali menuju kemandirian ekonomi modern.

Koperasi multi pihak tersebut telah melahirkan kawasan padi organik di Desa Sudaji Bali yang memperoleh sertifikat organik resmi dari Pemerintah Provinsi Bali. Selain itu juga berkembang bidang digital seperti LoveBali.id dan PT Desa Wisata Manajemen yang fokus membangun potensi desa, UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif berbasis digital.

Selain aktif membangun konsep Smart Village dan ekonomi digital masyarakat, Agung Gempa juga dikenal sangat aktif dalam penguatan adat, budaya, dan tradisi Bali.

Saat ini Agung Gempa menjabat sebagai Ketua Umum Puri Andul Jembrana, salah satu puri tertua di Kabupaten Jembrana yang dikenal sebagai bagian penting dari sejarah dan cikal bakal lahirnya Kabupaten Jembrana.

Puri Andul memiliki keterkaitan sejarah dengan Puri Mengwi dan Gelgel yang menjadi bagian penting dalam perjalanan pemerintahan, budaya, dan perkembangan masyarakat Jembrana dari masa ke masa.

Berangkat dari nilai-nilai luhur warisan leluhur Puri Andul, Agung Gempa dikenal konsisten menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya Bali.

Semangat pengabdian tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya membangun desa, koperasi, UMKM, dan generasi muda Bali agar mampu bersaing di era digital tanpa melupakan akar budaya, adat, tradisi, dan sejarah daerahnya.

Bagi Agung Gempa, teknologi dan budaya tidak boleh dipertentangkan, tetapi harus berjalan berdampingan untuk memperkuat masa depan Bali yang modern namun tetap berkarakter.

“Teknologi harus dekat dengan masyarakat, membangun kemandirian, membuka jalan masa depan generasi Bali, serta tetap menjaga dan mempertahankan tradisi budaya adi luhung Bali yang menjadi warisan luhur sepanjang masa.”
Om Santih, Santih, Santih Om.
(Admin PA)

09/05/2026

Mengusung semangat budaya dan inovasi, Agung Gempa terus mendorong Bali maju di era digital tanpa melupakan akar tradisi.

Rahayu Sami;I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab dikenal sebagai Agung Gempa, merupakan praktisi teknologi infor...
09/05/2026

Rahayu Sami;
I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang akrab dikenal sebagai Agung Gempa, merupakan praktisi teknologi informasi, mentor digital, dan penggerak ekonomi desa asal Bali yang telah aktif sejak tahun 1996.

☑️ Dengan pengalaman panjang di bidang teknologi, pariwisata, media, dan pemberdayaan masyarakat, ia dikenal sebagai salah satu pionir transformasi digital di Bali yang konsisten mendorong kemajuan desa, koperasi, serta UMKM berbasis teknologi modern.

☑️ Saat ini, Agung Gempa dipercaya sebagai Ketua Bidang IT & Kominfo DEKOPINWIL Bali periode 2025–2030. Ia juga dikenal sebagai pendiri Koperasi Multi Pihak Bali Bangkit Sejahtera yang dibangun sebagai wadah kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong, digitalisasi, dan pemberdayaan UMKM Bali menuju kemandirian ekonomi modern.

☑️ Selain aktif membangun konsep Smart Village, Agung Gempa juga mengembangkan pendidikan digital dan penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan IT (LPK Garuda College Indonesia), Digital Marketing, hingga Cyber Security bagi generasi muda Bali.

☑️ Di balik kiprahnya di dunia digital, Agung Gempa juga menjabat sebagai Ketua Umum Puri Andul, salah satu puri tertua di Kabupaten Jembrana yang dikenal sebagai cikal bakal lahirnya Kabupaten Jembrana. Puri Andul memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan pemerintahan, budaya, dan perkembangan masyarakat Jembrana dari masa ke masa.

☑️ Berangkat dari nilai-nilai luhur warisan leluhur Puri Andul, Agung Gempa dikenal konsisten menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan pelestarian budaya Bali. Semangat pengabdian tersebut diwujudkan melalui upaya membangun desa, koperasi, UMKM, dan generasi muda agar mampu bersaing di era digital tanpa melupakan akar budaya, adat, dan sejarah daerahnya. (AdminPA)

01/04/2026

PRASASTI BERANGBANG: Asal-Usul Nama Jembrana Bali Sejak 1580 Masehi dan Puri Andul

PRASASTI BERANGBANG: Asal-Usul Nama Jembrana Bali Sejak 1580 Masehi dan Puri Andul
01/04/2026

PRASASTI BERANGBANG: Asal-Usul Nama Jembrana Bali Sejak 1580 Masehi dan Puri Andul

Rahayu sami. Prasasti Berangbang Ungkap Asal-Usul Nama Jembrana Sejak 1580 Masehi.Bertepatan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebuah fakta sejarah besar bagi...

Prasasti Berangbang Ungkap Asal-Usul Nama Jembrana Sejak 1580 Masehi.Bertepatan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebuah ...
01/04/2026

Prasasti Berangbang Ungkap Asal-Usul Nama Jembrana Sejak 1580 Masehi.

Bertepatan pada hari Selasa, 31 Maret 2026, sebuah fakta sejarah besar bagi krama Jembrana baru saja terungkap dalam Prosesi Mewacen (Pembacaan) Prasasti Berangbang yang berlangsung khidmat di Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung.

Berdasarkan penjelasan Dr. I Ketut Sudarsana (Bendesa Adat Kapal & Penulis Purana), terungkap fakta luar biasa:
✅ Kerajaan Berangbang berdiri pada tahun 1502 Caka (1580 Masehi).
✅ Di masa itulah nama Jambatrana pertama kali lahir, yang kemudian berevolusi menjadi Jamberana, Jimbarwana, hingga Jembrana.
✅ Artinya, nama Jembrana kini genap berusia 446 TAHUN! (1580-2026).

Momentum sakral ini dihadiri langsung oleh Ida Cokorda Mengwi XIII, Bupati Jembrana (I Made Kembang Hartawan), Ketua DPRD, Ibu Kapolres & Waka, serta para Penglingsir Puri se-Bali dan Blambangan.

Ketua Umum Puri Andul, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Putu Gempa), menekankan pentingnya menjaga warisan ini:

“Tantangan kita adalah memastikan estafet nilai-nilai dalam prasasti ini sampai ke generasi muda. Kita harus senantiasa memegang teguh semangat Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka — bersatu padu, seiya sekata, serta saling menghargai dalam s**a maupun duka. Melalui semangat kolektif ini, kita membuktikan bahwa krama Jembrana tetap solid dan semakin kokoh dalam ngajegan adat, tradisi, serta agama di jagat Bali.”

Mari kita jaga warisan luhur ini sebagai jati diri krama Jembrana yang kokoh. Suksmaning Bakti.

Huluning Jembrana: Menyingkap Tabir Spiritual Prasasti Berangbang sebagai Simpul Pemersatu Bali-BlambanganJembrana, 31 M...
01/04/2026

Huluning Jembrana: Menyingkap Tabir Spiritual Prasasti Berangbang sebagai Simpul Pemersatu Bali-Blambangan

Jembrana, 31 Maret 2026 — Di titik strategis perbukitan yang menatap lurus ke arah Selat Bali, sebuah momentum sakral baru saja terukir. Fokus utama hari ini adalah Prosesi Mewacen (Pembacaan) Prasasti Berangbang, sebuah upaya krusial untuk menyingkap tabir sejarah dan memperkuat jati diri krama Bali secara autentik.

Prosesi pembacaan Prasasti Berangbang ini disampaikan langsung oleh Dr. I Ketut Sudarsana. Beliau merupakan Bendesa Adat Kapal, Mengwi, Badung, yang sangat aktif dalam pelestarian sejarah dan budaya, serta dikenal luas sebagai penulis purana pura. Dalam paparannya, Dr. I Ketut Sudarsana mengungkap fakta historis bahwa Kerajaan Berangbang berdiri pada tahun 1502 Caka atau 1580 Masehi.

Pada masa itulah nama Jambatrana pertama kali dicetuskan, yang kemudian berevolusi menjadi Jamberana, Jimbarwana, hingga kini dikenal sebagai Jembrana. Merujuk pada lini masa tersebut (1580–2026), maka nama Jembrana kini telah genap berusia 446 tahun. Momentum ini sekaligus menjadi kado sejarah yang sangat berharga bagi peringatan ulang tahun Kabupaten Jembrana yang ke-446.

Pembacaan Prasasti Berangbang bukan sekadar ritual formalitas, melainkan jembatan informasi dari leluhur untuk generasi masa kini. Pura Pucak Luhur Berangbang Agung berdiri sebagai "Huluning Jembrana" hulu yang menjadi pusat orientasi spiritual. Melalui pembedahan prasasti ini, krama diajak kembali menyelami nilai-nilai luhur dan tanggung jawab suci yang telah diwariskan turun-temurun di titik strategis yang menghubungkan getaran spiritual Bali dan Jawa (Blambangan).

Kehadiran para tokoh yang dipimpin langsung oleh Ida Cokorda Mengwi XIII, bersama Bupati Jembrana (I Made Kembang Hartawan), Ketua DPRD Jembrana, Ibu Kapolres Jembrana dan Waka, serta jajaran penglingsir dari Puri Agung Klungkung, Puri Panjisakti, Puri Andul, hingga Dalem Blambangan, memberikan legitimasi spiritual yang sangat kuat terhadap keabsahan sejarah ini. Sinergi ini semakin kokoh dengan hadirnya para Penglingsir Lintas Puri se-Jembrana, serta dukungan penuh dari Perbekel, MDA Kabupaten Jembrana, Prajuru Adat lan Dinas, serta para Penglingsir dan Tokoh Desa.

Ketua Pengempon Pura, I Wayan Mawa, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas suksesnya prosesi ini. "Sami sampun memargi rahayu (semua sudah berjalan dengan selamat dan lancar). Dumogi krama Jembrana sami kenak rahayu. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk menguatkan keberadaan Pura sebagai pusat spiritualitas kita bersama," ujarnya.

Ketua Umum Puri Andul, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Gempa), didampingi Penglingsir Puri Andul, Gusti Agung Ngurah Diputra, menekankan bahwa pemahaman sejarah adalah modal utama untuk menjaga solidaritas krama lintas generasi yang berlandaskan semangat Pakedek Panyem:

"Tantangan kita adalah memastikan estafet nilai-nilai dalam prasasti ini sampai ke generasi muda. Kita harus senantiasa memegang teguh semangat Sagilik Saguluk, Salunglung Sabayantaka bersatu padu, seiya sekata, serta saling menghargai dalam s**a maupun duka. Melalui semangat kolektif ini, kita membuktikan bahwa krama Jembrana tetap solid dan semakin kokoh dalam ngajegan adat, tradisi, serta agama di jagat Bali."

Setelah prosesi pembacaan prasasti Berangbang yang sarat nilai historis ini, seluruh rangkaian acara kini bersiap menuju puncak Karya Suci PUJEWALI Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung. Puncak bakti piodalan akan dilaksanakan pada Purnama Kadasa, Wraspati 2 April 2026.

Suksmaning Bakti. Mari kita sungsung puncak karya dengan hati yang suci. Semoga vibrasi spiritual dari Pucak Berangbang Agung senantiasa memayungi jagat Nusantara.

Menyingkap Tabir Sejarah: Prosesi Mewacen Prasasti BerangbangJembrana, 31 Maret 2026 , Sebuah momentum sakral baru saja ...
31/03/2026

Menyingkap Tabir Sejarah: Prosesi Mewacen Prasasti Berangbang

Jembrana, 31 Maret 2026 , Sebuah momentum sakral baru saja terukir di perbukitan yang menatap Selat Bali. Telah terlaksana Prosesi Mewacen (Pembacaan) Prasasti Berangbang, sebuah langkah krusial dalam memperkuat jati diri dan menyambung pesan leluhur bagi generasi masa kini.

Huluning Jembrana: Pura Pucak Luhur Berangbang Agung ditegaskan sebagai pusat orientasi spiritual yang menghubungkan getaran suci Bali dan Jawa (Blambangan).

Legitimasi Spiritual: Kehadiran tokoh-tokoh agung seperti Ida Cokorda Mengwi XIII, Bupati Jembrana (I Made Kembang Hartawan), Penglingsir Puri Agung Klungkung, Panjisakti, Puri Andul, Dalem Blambangan, serta tokoh, penglingsir Desa, memberikan makna mendalam pada keabsahan sejarah ini.

Pesan Persatuan dari Ketua Umum Puri Andul I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana (Agung Gempa): Menjaga semangat Sagilik-Saguluk, Salunglung Sabayantaka (bersatu padu dalam s**a dan duka) sebagai modal utama menjaga solidaritas lintas generasi.

Huluning Jembrana: Sejarah Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung Sebagai Episentrum Spiritualitas Lintas Kab...
31/03/2026

Huluning Jembrana: Sejarah Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung Sebagai Episentrum Spiritualitas Lintas Kabupaten dan Pulau

Jembrana, 31 Maret 2026 — Di titik strategis perbukitan yang menatap lurus ke arah Selat Bali, sebuah momentum sakral baru saja terukir. Fokus utama hari ini adalah Prosesi Mewacen (Pembacaan) Prasasti Berangbang, sebuah upaya krusial untuk menyingkap tabir sejarah dan memperkuat jati diri krama B...

ATUR PIUNING / BERITA DUKAOM SWASTYASTU"Om Atma Tattwatma Suddhamam Swaha. Om Ksama Sampurnaya Namah Swaha."(Ya Tuhan, b...
26/03/2026

ATUR PIUNING / BERITA DUKA
OM SWASTYASTU

"Om Atma Tattwatma Suddhamam Swaha. Om Ksama Sampurnaya Namah Swaha."
(Ya Tuhan, bersihkanlah arwahnya, ampuni segala dosanya, dan tuntunlah ia menuju kedamaian sempurna).

"Om Swargantu, Moksantu, Sunyantu, Parama Sidhyantu. Om Dewa Suksma Parama Acintyaya Namah Swaha."
(Ya Tuhan, semoga arwah yang meninggal mendapat surga, kebebasan, ketenangan, dan kesempurnaan abadi).

Munggwing gatra piwarah ring Ida Dane semeton sami, pamekasne kulawarga agung Puri Andul. Sampun mantuk ring Sunyata (lelayu) tokoh/penglingsir saking Saren Mangku, Puri Andul:

I GUSTI AGUNG KADE SUANDRA (AGUNG AJI SOGRONG)
"AMOR ING ACINTYA"
Beliau lebar ring rahina Buda, 25 Maret 2026, sawetara dawuh 22.00 WITA.

DUDONAN UPACARA
Majeng ring semeton sami, puniki rancana parikrama Pitra Yadnya sane jagi kalaksanayang:

Nyiraman lan Saji Tarpana:
Senin, 30 Maret 2026 | Dawuh 12.00 SIANG.

Pelebon:
Selasa, 31 Maret 2026 | ring Setra Adat Pohsanten.

PANGEPAHAN PAGEBAGAN
Anggen nincapang rasa nunggil lan bhakti, puniki jadwal pagebagan kulawarga:

☑️Saren Mangku: Menados pengarep/penyanggra parikrama ngantos puput.
☑️26 Maret 2026: Keluarga Saren Mangku & Saren Lid Kertha.
☑️27 Maret 2026: Keluarga Saren Punggawa.
☑️28 Maret 2026: Keluarga Saren Anom.
☑️29 Maret 2026: Keluarga Saren Sedahan & Kompiang.
☑️30 Maret 2026: Keluarga Besar Puri Andul.
☑️31 Maret 2026: Keluarga Besar Puri Andul nuju Setra.

Kadi asapunika gatra piwarah puniki katurang. Dumogi sang Lampus nemu ayu ring pemargin ipun nuju Sunya Loka, lan kulawarga sane katilarin polih keteguhan iman.

OM SHANTI SHANTI SHANTI OM
Pengurus Umum Puri Andul.

Puri Andul Jembrana: Melasti Jelang Nyepi, Guyub Lintas Generasi Sami Memargi Rahayu.Senin, 16 Maret 2026 – Menjelang fa...
16/03/2026

Puri Andul Jembrana: Melasti Jelang Nyepi, Guyub Lintas Generasi Sami Memargi Rahayu.

Senin, 16 Maret 2026 – Menjelang fajar suci Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Keluarga Besar Puri Andul Jembrana bersama ribuan umat Hindu melaksanakan prosesi Melasti. Dengan penuh khidmat, kami mengusung pralingga dan pratima menuju Segara Yeh Kuning, Mendoyo dari Pura Merajan Agung Batuagung Jembrana Bali.

Melasti bukan sekadar perjalanan fisik menuju laut, melainkan momentum penyucian diri dan alam semesta. Di tepi pantai, pralingga dan pratima disucikan dengan percikan Tirta Amerta (air suci), memohon kepada Ida Hyang Widhi agar segala kotoran spiritual luruh dan berganti dengan kerahayuan.

Ketua Umum Puri Andul, I Gusti Agung Putu Gempa Yuliana, yang didampingi oleh Penglingsir Puri Drs. Anak Agung Putu Radnyana, M.Pd, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kekompakan seluruh keluarga besar.

"Suksma dahat majeng seluruh keluarga besar Puri Andul yang sangat guyub lintas generasi dalam ngemargiang Melasti, saking Pura Merajan Agung Jembrana nyujur Segara Yeh Kuning. Di bawah koordinasi I Gusti Agung Semara Jaya (Ketua Harian), semua berjalan lancar. Ini adalah bentuk Sraddha Bhakti kita demi memohon kerahayuan bagi kita semua dan jagat Bali."

Setelah prosesi Melasti ini, rangkaian akan dilanjutkan dengan upacara Pecaruan di setiap Catus Pata. Tujuannya satu: Nyomya atau melebur segala hal buruk menjadi kebaikan bagi kehidupan umat manusia, sebelum kita memasuki keheningan total pada Hari Suci Nyepi, Kamis 19 Maret 2026.

Mogi Ida Hyang Widhi mapaica kerahayuan jagat.

Address

Gang Melati II, Mendoyo Dangin Tukad, Kec. Mendoyo
Tabanan
82218

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Puri Andul Jembrana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Puri Andul Jembrana:

Share

Category