Young Buddhist Association of Indonesia

Young Buddhist Association of Indonesia semoga semua senantiasa berbahagia.
(701)

open and humble Young Buddhist Circle in Indonesia

please join to our official community

https://youtube.com/

https://whatsapp.com/channel/0029VaM29wu6LwHry47O2i3v

https://t.me/youngbuddhist

https://m.me/j/AbYRZKtUNCVt2JVo/

03/08/2026

Kelahiran Kembali dan Karma

02/08/2026

Apakah semua penderitaan harus dijawab dengan, “Belajar ikhlas”?

Jujur saja, banyak dari kita pernah duduk di sebuah upacara, melafal dengan tertib, tapi diam-diam bertanya: “Ini sebena...
02/08/2026

Jujur saja, banyak dari kita pernah duduk di sebuah upacara, melafal dengan tertib, tapi diam-diam bertanya: “Ini sebenarnya membentuk batinku, atau cuma rutinitas?” 🤔

Dan kalau kamu pernah berpikir begitu, kamu mungkin terkejut.

Buddhisme punya istilah khusus untuk masalah itu: sīlabbata-parāmāsa. Buddha tidak menaruhnya sebagai catatan kaki, melainkan sebagai belenggu ketiga—salah satu dari tiga hal pertama yang harus diputus untuk sekadar memasuki arus pencerahan (sotāpatti).

Artinya: sebelum mengambil langkah pertama di jalan ini, pertanyaan tersebut harus sudah terjawab.

Tapi, baca baik-baik: yang menjadi belenggu bukan ritualnya.

Kata parāmāsa artinya “genggaman yang keliru.” Jadi, bukan ritualnya yang bermasalah, melainkan anggapan bahwa pelaksanaan ritual itu sendiri sudah cukup untuk pembebasan. Buddha sendiri menetapkan uposatha dan tata cara penahbisan. Ritual bukan musuh. 🌿

Satu hal penting: ini bukan untuk merendahkan para sesepuh yang melafal dengan bakti mendalam selama puluhan tahun. Bakti mereka nyata dan sangat kokoh. 🤍

Ritual tanpa pemahaman tetap membentuk batin, tetapi ia berhenti di satu titik. Yang mengubah rutinitas menjadi latihan sejati adalah pengertian. Seperti kata Dhammapada, banyak melafal tanpa mengamalkan ibarat penggembala yang menghitung sapi milik orang lain. 🐄

Dan inilah sebabnya di acara Ullambana YBA, Sutra Kṣitigarbha dibacakan dalam Bahasa Indonesia, dijelaskan lewat Ceramah Dharma, dan dibuka sesi Tanya Jawab bersama Suhu Xian Bing. Kami ingin Dharma menjadi bekal hidup, bukan sekadar formalitas. 📖✨



🕯️ PELIMPAHAN JASA & SANGHADANA ULLAMBANA 🕯️

🗓️ Minggu, 16 Agustus 2026 | 08.00–17.00 WIB

📍 Moonlight Chapel, Pakuwon Golf & Family Club, Surabaya

* Dana sukarela & terbuka untuk umum (termasuk yang belum pernah ikut/non-Buddhis)
* Pendaftaran: ullambana.yba.or.id

Sādhu, sādhu, sādhu. 🙏



Ada hal dalam ritual yang selama ini belum kamu pahami artinya? Tulis di kolom komentar, nanti kita tanyakan bersama-sama! 👇



Anchor Dharma: Sīlabbata-parāmāsa (Saṁyutta Nikāya 45.179 / Sotāpatti-aṅga), Dhammapada (Yamaka Vagga 19).

02/08/2026

Perlakukanlah dirimu dengan baik

Di banyak rumah, Sutra Kṣitigarbha baru dibaca saat ada yang meninggal. Padahal, Bab 7 justru berjudul “Manfaat bagi yan...
01/08/2026

Di banyak rumah, Sutra Kṣitigarbha baru dibaca saat ada yang meninggal. Padahal, Bab 7 justru berjudul “Manfaat bagi yang Hidup dan yang Mati.” Yang hidup disebut lebih dulu. Ini bukan hanya sutra untuk orang yang telah tiada, tetapi juga petunjuk hidup bagi kita yang masih memiliki kesempatan berbuat baik. 🪷

Beberapa pesan penting dari Bab 7:
• Kita tidak jatuh sekaligus, tetapi sedikit demi sedikit melalui kebiasaan buruk.
• Menyembelih atau melukai makhluk hidup tidak membawa manfaat bagi mendiang.
• Masa 49 hari adalah kesempatan bagi keluarga untuk menumbuhkan kebajikan dan melimpahkan jasa.
• Kṣitigarbha mengajarkan welas asih yang tak mengenal menyerah.

Kalau ingin mulai membaca Sutra Kṣitigarbha, cobalah mulai dari Bab 7. Setelah itu, lanjutkan ke Bab 1 dan Bab 4 agar kisahnya lebih mudah dipahami.

🗓️ Pembacaan Sutra Kṣitigarbha Bulan Ullambana
Minggu, 16 Agustus 2026
📍 Pakuwon Club House (Moonlight Chapel), Surabaya

🔗 Pendaftaran nama leluhur & informasi:
ullambana.yba.or.id

Sādhu, sādhu, sādhu. 🙏

Kamu pernah membaca Sutra Kṣitigarbha sendiri, atau selama ini hanya mendengarkannya dibacakan? 👇

01/08/2026

Hari Bodhisattva Avalokitesvara Mencapai Pencerahan

01/08/2026

Hari Pencerahan Bodhisattva Guanyin

Sebuah wahana yang identik dengan tawa justru berakhir duka.Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah keluar ...
01/08/2026

Sebuah wahana yang identik dengan tawa justru berakhir duka.

Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah keluar dari rumah hantu di Apollo Super Mall Tulungagung. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa tubuh setiap orang memiliki batas, dan hidup dapat berubah dalam sekejap. Dalam ajaran Buddha, inilah pengingat tentang ketidakkekalan (anicca), agar kita menjalani hidup dengan lebih sadar, menjaga kesehatan, dan menumbuhkan welas asih, bukan spekulasi.

Mari limpahkan jasa kebajikan kepada mendiang. Semoga beliau memperoleh kondisi yang baik, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. 🙏

Address

Spazio Buildings 5th Floor Unit 501
Surabaya
60226

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Young Buddhist Association of Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share