Yayasan Islam Karunia Mandiri

Yayasan Islam Karunia Mandiri Organisasi yang dikelola oleh PT. Karunia Mandiri Consultant

CS : 031 - 8705532 / 031 - 99044077 / 081 - 23120611 / 083 - 831498887

Organisasi yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf, serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, dan lembaga). Situs resmi : www.karuniamandiri.co.id

15/10/2014

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu.

Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, “Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?”

Sahabatnya menjawab, “Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain.”

“Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali,” bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel.

“Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri.”

Sahabat, Tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain kepada kita. Kalau mereka melakukan hal yang buruk, kita akan membalasnya dengan hal yang lebih buruk lagi. Kalau mereka tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit terhadap kita, kita yang semula pemurah tiba-tiba jadi sedemikian pelit kalau harus berurusan dengan orang itu.

Coba renungkan. Mengapa tindakan kita harus dipengaruhi oleh orang lain? Mengapa untuk berbuat baik saja, kita harus menunggu diperlakukan dengan baik oleh orang lain dulu? Jaga suasana hati. Jangan biarkan sikap buruk orang lain kepada kita menentukan cara kita bertindak! Pilih untuk tetap berbuat baik, sekalipun menerima hal yang tidak baik.

“Pemenang kehidupan” adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, yang tetap manis di tempat yang sangat pahit, yang tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar, serta tetap tenang di tengah badai yang paling hebat.

15/10/2014

Alkisah, ada seorang pemuda sedang duduk dengan tatapan kosong mengarah ke hamparan air telaga. Dia sudah berkelana mendatangi berbagai tempat, tapi belum ada yang membahagiakan dirinya. Tiba-tiba terdengar suara sengau memecah kesunyian.

“Sedang apa kau di sini, anak muda?” tanya seorang kakek yang tinggal di sekitar situ.

Anak muda itu menoleh sambil berkata. ”Aku lelah, Pak Tua. Aku sudah berjalan sejauh ini demi mencari kebahagiaan, tapi perasaan itu tak kunjung kudapatkan. Entahlah, ke mana lagi aku harus mencari…” keluh si anak muda dengan wajah muram.

“Di depan sana ada sebuah taman. Pergilah ke sana dan tangkaplah seekor kupu-kupu. Setelah itu aku akan menjawab pertanyaanmu,” kata si kakek. Meski merasa ragu, anak muda itu pergi juga ke arah yang ditunjuk. Tiba di sana, dia takjub melihat taman yang indah dengan pohon dan bunga yang bermekaran serta kupu-kupu yang beterbangan di sana.

Dari kejauhan di kakek melihat si pemuda mengendap-endap menuju sasarannya. Hap! Sasaran itu luput. Dikejarnya kupu-kupu ke arah lain. Hap! Lagi-lagi gagal. Dia berlari tak beraturan, menerjang rerumputan, tanaman bunga, semak. Tapi, tak satu pun kupu-kupu berhasil ditangkapnya.

Si kakek mendekat dan menghentikan si pemuda. ”Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Sibuk berlari ke sana kemari, menabrak tak tentu arah, bahkan menerobos tanpa peduli apa yang kamu rusak?”

Si kakek dengan tegas dan melanjutkan, ”Nak, mencari kebahagiaan layaknya menangkap kupu-kupu. Tidak perlu kau tangkap fisik kupu-kupu itu, biarkan dia memenuhi alam semesta ini sesuai fungsinya. Tangkaplah keindahan warna dan geraknya di pikiranmu dan simpan baik-baik di dalam hatimu.

Demikian p**a dengan kebahagiaan. Kebahagiaan bukanlah benda yang dapat digenggam dan disimpan di suatu tempat. Ia tidak ke mana-mana, tapi ada dimana-mana. Peliharalah sebaik-baiknya, munculkan setiap saat dengan rasa syukur maka tanpa kau sadari kebahagiaan itu akan sering datang sendiri. Apakah kamu mengerti?”

Si pemuda terpana dan tiba-tiba wajahnya tampak senang. ”Terima kasih pak Tua. Sungguh pelajaran yang sangat berharga. Aku akan p**ang dan membawa kebahagiaan ini di hatiku..”

Kakek itu mengangkat tangannya. Tak lama, seekor kupu-kupu hinggap di ujung jari dan mengepakkan sayapnya, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

17/09/2014

Hai para pemuda... Barang siapa diantara kalian telah mencapai masa nikah, maka menikahlah. Karena yang demikian itu lebih bisa menjaga pandangan mata dan kemaluan. dan barang siapa yang tidak mampu menikah, maka berpuasalah. karena itu adalah penyembuh.

17/09/2014

Semulia mulianya manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas, dan bersikap adil ketika kuat.

17/09/2014

sesungguhnya ada 3 tanda kita bersyukur:
1. Syukur dengan hati (hati senantiasa ingat kepada Allah di atas segala karunia)
2. Syukur dengan lidah (berdzikir memuja Allah SWT)
3. Syukur dengan perbuatan (bersedekah dan melakukan amal sholeh)

17/09/2014

waktu yang tepat tidak akan pernah datang bila kita hanya menunggunya dengan berpangku tangan.

12/09/2014

Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa meletakkan tangannya diatas kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang, maka Allah akan menuliskan kebaikan pada setiap lembar rambut yang di sentuh tangannya."

12/09/2014

tidak akan alim, seseorang tanpa ilmu. Seseorang tidak akan berilmu, tanpa belajar. Tidak akan belajar seseorang yang sombong. Kesombongan yang fatal adalah ketika kebenaran yang ada didahadapannya, ia tidak mau melihat, ia tidak mau mendengar, dan ia mengabaikannya.

11/09/2014

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar (QS.2:153)

11/09/2014

Bukanlah kesabaran jika masih ada batas, dan bukanlah p**a keikhlasan jika masih merasa sakit.

Yuk   bagi yang punya baju bekas dan layak pakai bisa disumbangkan ke Yayasan Karunia Mandiri. baju-baju ini akan segera...
11/09/2014

Yuk bagi yang punya baju bekas dan layak pakai bisa disumbangkan ke Yayasan Karunia Mandiri. baju-baju ini akan segera disumbangkan untuk orang-orang psikotik, dhuafa, dan anjal. Bagi sahabat yang sudah menyumbangkan bajunya kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan pastisipasinya, semoga menjadi ladang amal buat kita. Amiiin.

kami memerlukan pakaian bekas yang layak pakai kawan, apabila temn-teman ada bisa diberikan di Yayasan Karunia Mandiri y...
09/09/2014

kami memerlukan pakaian bekas yang layak pakai kawan, apabila temn-teman ada bisa diberikan di Yayasan Karunia Mandiri ya.... mau jadi donatur juga bisa. Terimakasih :D

Address

Surabaya

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 16:30
Saturday 08:00 - 13:00

Telephone

08123120611

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Islam Karunia Mandiri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Yayasan Islam Karunia Mandiri:

Share