03/09/2026
GBI Imanuel Surabaya | Pdt. Yohanton Lapan
B’Sorat HaRo’eh | Jumat, 4 September 2026
Tidak Semua Jawaban Tuhan Berupa Perubahan Keadaan | Daniel 9:20-27
Ayat Kunci: Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi—Daniel 9:23
Daniel masih berada dalam suasana doa ketika malaikat Gabriel datang kepadanya. Ia bukan hanya membawa jawaban atas permohonan Daniel, tetapi juga membawa pengertian tentang apa yang sedang Tuhan kerjakan bagi umatNya. Bahkan dikatakan bahwa ketika Daniel mulai menyampaikan permohonannya, suatu firman telah keluar.
Ini menunjukkan bahwa doa Daniel tidak berhenti sebagai ungkapan kesedihan di hadapan Tuhan. Doanya menjadi jalan bagi Daniel untuk menerima pengertian tentang rencana Tuhan. Tuhan tidak sekadar menjawab apa yang Daniel ingin ketahui, tetapi memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih besar: rencanaNya bagi Yerusalem, umatNya, penghapusan dosa, datangnya keadilan yang kekal, dan kedatangan Mesias.
Di sinilah kita menemukan sesuatu yang penting tentang doa. Kadang-kadang Tuhan menjawab doa bukan dengan segera mengubah keadaan, tetapi dengan memberikan pengertian supaya kita mampu melihat keadaan dari sudut pandangNya.
Daniel berdoa tentang keadaan bangsanya, tetapi Tuhan membawanya melihat rencana yang melampaui keadaan itu. Dari penderitaan umat, Tuhan menunjukkan karyaNya yang lebih besar sampai kepada kedatangan Mesias.
Karena itu, ketika kita berdoa dan keadaan belum berubah, jangan menganggap Tuhan tidak bekerja. Bisa jadi, sementara kita meminta Tuhan mengubah keadaan, Tuhan sedang mengubah cara kita melihat keadaan tersebut. Doa bukan hanya tempat kita menyampaikan keinginan kepada Tuhan, tetapi juga tempat kita belajar memahami kehendakNya.
Studi Kata: Châmad (חָמַד)
Kata yang diterjemahkan “sangat dikasihi” dalam Daniel 9:23 berkaitan dengan akar kata Châmad, yang memiliki nuansa sesuatu yang berharga, menyenangkan, atau sangat diingini. Dalam konteks Daniel, ungkapan ini menunjukkan bahwa Daniel dipandang berharga di hadapan Tuhan.
Gabriel menyampaikan hal ini ketika Daniel sedang berdoa. Jadi, sebelum Daniel menerima penjelasan tentang perkara besar yang akan terjadi, ia terlebih dahulu diteguhkan bahwa dirinya dikenal dan dihargai oleh Tuhan.
Makna Bagi Kita: Kita tidak berdoa kepada Tuhan yang jauh dan tidak peduli. Kita datang kepada Tuhan yang mengenal kita dan mendengar seruan kita. Karena itu, ketika jawaban belum kita pahami, kita tetap dapat percaya kepada Pribadi yang mendengar doa kita.
Yang Harus Dilakukan Hari Ini: Dalam doa hari ini, selain menyampaikan permohonan, mintalah Tuhan memberi pengertian tentang apa yang sedang Ia kerjakan dalam hidupmu.
Refleksi Diri: Ketika Tuhan belum mengubah keadaan, apakah aku masih mau percaya bahwa Dia sedang bekerja dan memintaNya menolongku memahami kehendakNya?
Kata Bijak: “Doa bukan hanya tentang meminta Tuhan mengubah keadaan, tetapi juga memberi kita pengertian untuk melihat keadaan melalui kehendakNya.” — Yohanton Lapan
Doa:
Tuhan Yesus, ajarlah aku berdoa dengan hati yang percaya. Ketika keadaan belum berubah dan jawabanMu belum kupahami, berikan aku pengertian untuk melihat rencanaMu. Aku percaya Engkau mendengar setiap seruanku dan mengenal hidupku. Tolong aku tetap percaya dan berjalan dalam kehendakMu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.