Unit Kegiatan Kerohanian Islam UNIPA

Unit Kegiatan Kerohanian Islam UNIPA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Unit Kegiatan Kerohanian Islam UNIPA, Kampus Unipa Ngagel, Menanggal. Masjid Luhur, Surabaya.

18/11/2018
11/10/2018

KHILAFAH Solusi tuntas semua permasalahan ummat...

26/11/2017

Hidup ini ibarat roda berputar. Kadang di bawah kadang di atas. Saat kita di atas senangnya bukan main namun saat kita dibawah serasa menyedihkan. Bila kita belum bisa menerima pada posisi yg itu menyedihkan berarti harus ada pemahaman. Pemahaman pada qodlo dan qodar Allah.
Pengkajian tentang ketentuan yg datangnya dari Allah butuh kesungguhan. Memahami islam butuh keseriusan. Tidak hanya sekedar senang sesaat lalu menghilang. Bila demikian maka islam belum merasuk kepemahaman kita.
Saat ini memang banyak sekali tragedi di masyarakat. Inilah yang membuat kita jauh dari islam. Bila ingin tau lebih dekat yuk mengkaji islam lebih dalam.

Salam dari Alumni UKKI

20/09/2017

SELAMATKAN INDONESIA DARI KOMUNISME

Oleh Dr. Ahmad Sastra
Peneliti Islam Politik dan Peradaban

Kehidupan berbangsa dan bernegara tidak akan pernah bisa dihindarkan dari benturan ideologi, baik kapitalisme, komunisme maupun Islam. Kontestasi ideologi bersifat abadi selama kehidupan ini masih ada. Karena itu umat Islam harus terus berdiri tegak menjaga dan memperjuangkan ideologi Islam dan terus melawan ideologi komunisme dan kapitalisme. Menyelamatkan Indonesia dan dunia dari kejahatan ideologi komunisme dan kapitalisme adalah bentuk jihad peradaban abad ini.

Komunisme adalah ideologi anti Tuhan yang melahirkan kepemimpinan diktator sadis tak berperikemanusiaan. Kaum ateis sesungguhnya telah diperbudak oleh nafsu setan yang selalu ingin balas dendam kepada orang-orang beragama, utamanya kaum muslim. Asas materialisme menjadikan ideologi komunisme menjadikan eksploitasi atas manusia sebagai sarapan paginya. Kepemimpinan diktator menjadikan pemimpin yang absolut seolah dirinya tuhan yang bisa berbuat semaunya.

Joseph Vissarionovich Jugashvili, yang dikenal dengan nama Stalin, sebagai mentor kekejaman PKI pimpinan Moeso adalah seorang ateis yang oleh temen sepenjaranya disebut sebagai manusia baja yang benar-benar memiliki prinsip yang teguh, licik dan kejam. Sejak ditinggal mati istri, Stalin berubah menjadi dingin, sarkastis, penuh curiga, dendam dan kejam.

Sekedar untuk mendapatkan dana dan senjata untuk kaum Bolsyewik, Stalin memimpin kelompok-kelompok gerilya melemparkan bom, menyerang polisi, merampok bank, kantor pos, dan gudang-gudang senjata. Dengan ringan dia mengatakan “ betapa indahnya menusukkan pisau ke tubuh Ttrosky (lawan politiknya), lantas p**ang menggoyang-goyangkan kaki lantas tidur p**as”.

Mengenang sejarah kekejaman ideologi komunisme tentu memiliki manfaat untuk mengingatkan generasi sekarang untuk lebih berhati-hati dan waspada akan bangkitnya bahaya laten bagi bangsa ini. Namun demikian memahami kondisi ekonomi negeri ini yang telah melibatkan China yang berideologi komunis juga sebuah hal yang tidak kalah penting. Jika dahulu umat Islam dizolimi melalui aksi pembunuhan dan penculikan, maka sekarang kezaliman itu melalui cara baru yang lebih halus, yakni melalui dominasi ekonomi, politik dan budaya. Dengan kata lain telah mengalami transformasi yang kini disebut dengan Komunis Gaya Baru.

Ideologi komunisme jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Komunisme tidak mengenal standar halal dan haram dalam menjalankan ekonomi dan bisnisnya. Yang terpenting adalah memberikan manfaat berupa keuntungan materi belaka. Sebab basis kedua sistem ini adalah materialisme. Kapitalisme yang berasal dari ideologi sekulerisme berusaha menjauhkan nilai-nilai agama, sedangkan komunisme sejak awal anti agama. Stalin pernah berucap, “ Sebenarnya Tuhan itu tidak ada “ (Jules Archer, 1986 : 28).

Konsep kebahagiaan kedua ideologi transnasional ini adalah tercapainya kebutuhan materi seseorang. Tesis ini sudah lama terbantahkan, sebab faktanya materi tidak berhubungan dengan kebahagiaan seseorang, melainkan hanya kesenangan sesaat. Di Barat sendiri pemahaman ini mulai using dan mereka kini mengejar apa yang mereka sebut sebagai spiritualisme, karena materialisme tak terbukti membahagiakan.

Prinsip kapitalisme adalah liberalisme sumber daya alam dengan jalan imperialisme. Seluruh sumber daya alam boleh diprivatisasi oleh para kapitalis hingga menyebabkan kemiskinan rakyat kecil karena mengabaikan pemerataan, namun lebih mengedepankan pertumbuhan semu. Adapun prinsip komunisme adalah pemerataan dengan cara otoriterisme, semua sumber daya alam dikuasai oleh negara yang diwakili oleh seorang dictator. Dalam alam komunisme, rakyat juga dibuat sengsara dan penuh tekanan.

Satu hal yang tidak mungkin dipungkiri adalah bahwa setiap bangsa memiliki visi bagi kesejahteraan rakyatnya, meski kadang hanya sekedar retorika politik. Instrumen fundamental yang digunakan untuk merealisasikan cita-cita kebangsaan suatu negara adalah nilai-nilai ideologis yang diyakini. Ideologi negara adalah seperangkat paham dan keyakinan yang melahirkan sistem aturan bagi kehidupan rakyatnya.

Negara-negara yang mengadopsi ideologi kapitalisme seperti Amerika dan Eropa juga memberikan janji kepada rakyatnya untuk bisa hidup sejahtera. Demikian p**a ideologi komunisme yang telah mati, pun menjanjikan kesejahteraan bagi rakyatnya. Apalagi ideologi Islam, sebuah ideologi yang datang dari Allah juga merupakan seperangkat sistem nilai yang bisa mengantarkan rakyatnya sejahtera lahir batin. Ketiga ideologi ini sama-sama merupakan sistem nilai yang diterapkan oleh sebuah negara, namun memiliki perbedaan yang mendasar.

Perbedaan yang fundamental antar ideologi negara akan memunculkan berbagai benturan ideologis yang tidak mungkin di satukan. Antara Islam dan komunisme tidak mungkin disatukan, kapitalisme dengan komunisme juga demikian, apalagi Islam dan kapitalisme. Sudah menjadi sunnatullah yang haq dan yang batil tidak bisa disatukan. Allah menegaskan larang mencampur aduk kebenaran Islam dan kebatilan dalam surat Al Baqarah ayat 42, “Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui”.

Ideologi kapitalisme memandang kesejahteraan sosial adalah dengan pandangan pragmatis. Bagi kapitalisme, kesejahteraan adalah tercapainya keinginan materi dan kesenangan yang bersifat duniawi semata. Sebab kapitalisme memiliki fundamental nilai yang berakar dari sekulerisme. Sekulerisme memandang agama tidak punya peran bagi urusan-urusan kenegaraan. Dalam pandangan sekulerisme, agama hanya dianggap sebagai urusan private setiap individu.

Dengan ideologi kapitalisme yang mengutamakan pertumbuhan ekonomi oleh segelintir pemilik modal telah mengakibatkan jurang kesenjangan ekonomi yang semakin menganga. Kemiskinan dan kesengsaraan yang dinajikan kapitalisme justru berujung kepada kesengsaraan rakyat banyak. Sebab rakyat banyak hanyalah dianggap sebagai budak-budak kaum kapitalis demi menambah kekayaan mereka. Tidak mengherankan jika negara-negara kapitalisme justru sering terjadi krisis ekonomi.

Sebaliknya, sistem komunisme seolah berpihak kepada rakyat miskin dan menentang kaum kapitalis atau borjuis. Namun disisi lain, istilah kesejahteraan dimaknai oleh komunisme sebagai tercapinya materi semata. Bahkan ideologi ini mengabaikan sama sekali peran Tuhan dengan tidak mempercayai adanya Tuhan. Nilai keyakinan komunisme inilah yang telah melahirkan pemerintahan diktator, karena pemimpinnya menganggap dirinya sebagai tuhan. Akibatnya, bukan kesejahteraan yang didapatkan rakyat, melainkan kenestapaan dan kesengsaraan lahir batin.

Berbeda dengan prinsip Islam yang mengedepankan konsep keberkahan dan pemberdayaan dalam sistem ekonominya. Dengan prinsip halal dan haram, distribusi zakat, membedakan kekayaan milik umum, pribadi dan negara, mengutamakan distribusi dibanding produksi, serta dikelola oleh pelaku ekonomi yang jujur, amanah dan professional menjadikan sistem ekonomi Islam lebih adil, mensejahterakan dan menumbuhkan keberkahan dari Allah.

Karena itu umat muslim adalah para pejuang ideologi Islam, bukan komunisme atau kapitalisme. Ideologi Islam adalah ideologi terbaik dari Allah pencipta alam semesta. Sementara kapitalisme dan komunisme adalah ideologi setan yang harus disingkirkan dari muka bumi. Mari selamatkan Indonesia dan dunia dari ideologi komunisme dan kapitalisme. Perjuangan menegakkan ideologi Islam adalah perjuangan terberat abad ini. Hanya para pejuang tangguh yang berani dan istiqomah memperjuangkan ideologi Islam. Semoga pejuang itu adalah kita. [KotaHujan, 20/09/17]

20/09/2017

rusaknya ideologi sosialisme termasuk didalamnya pki itu lebih gamblang dari ideologi sekulerisme yg biasa disebut kapitalisme. namun yg punya basiroh mendalam akan mudah paham akan kebobrokan kapitalisme ketika dijelaskan. sosialisme itu runtuh lebih dulu meski dia lahir tuk ngimbangi ketidak adilan kapitalisme. sementara runtuhnya kapitalisme tinggal tunggu waktu, dimana saat itu kebangkitan islam sudah mulai kokoh. hmmm kalau kebangkitan pki mungkin juga, tapi insya allah duluan islam, namun kapitalisme bisa juga memanfaatkan sosialisme tuk jegal kebangkitan islam sebagaimana dia juga menjegal dg kebangkitan islam islaman ... jadi waspadalah. assuro' bainal haq wal batil sijalun ila yaumil qiyamah... pertarungan antara haq dan batil itu berkesinambungan sampai hari qiyamat

11/06/2017

Al-Islam No. 860-13 Ramadhan 1438 H_9 Juni 2017

MENGEMBALIKAN AL-QURAN
SEBAGAI PEDOMAN HIDUP

Ramadhan disebut p**a bulan al-Quran (syahrul-qur’ân). Pada bulan inilah al-Quran diturunkan sebagaimana firman-Nya:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil) (TQS al-Baqarah [2]: 185).

Al-Quran telah mengubah kehidupan bangsa Arab yang terbelakang, jahiliah dan ummi menjadi umat yang maju bahkan mampu menaklukkan dua negara adidaya kala itu, yaitu Romawi dan Persia. Dengan al-Quran bangsa Arab mampu membebaskan bangsa-bangsa lain dari belenggu kezaliman penguasa dan kegelapan kebudayaan mereka.

Berabad-abad dalam naungan Khilafah Islamiyah, al-Quran menjadi pedoman hidup kaum Muslim. Mereka menerapkan al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Fakta sejarah menunjukkan bahwa kebangkitan bangsa Arab yang pertama kali memeluk Islam itu sangat dipengaruhi oleh al-Quran. Apa rahasianya? Tidak lain karena al-Quran memiliki tiga fungsi utama. Pertama: sebagai mukjizat abadi Nabi Muhammad saw. Kedua: sebagai pedoman hidup (minhâj al-hayâh) kaum Muslim. Ketiga: sebagai media ibadah kaum Muslim.

Kemukjizatan al-Quran

Al-Quran adalah mukjizat terbesar yang dimiliki Rasulullah saw. Al-Quran telah menundukkan bangsa Arab yang pada waktu itu berada di puncak kesusastraannya. Mereka tidak mampu membuat karya sastra yang keindahan bahasanya semisal dengan al-Quran. Allah SWT telah menantang mereka untuk membuat satu surat saja yang semisal dengan al-Quran, tetapi tidak ada seorang pun yang sanggup menyambut tantangan-Nya (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 23-24). Kemukjizatan al-Quran itu terus berlaku sepanjang masa (Lihat: QS al-Hijr [16]: 9).

Dengan al-Quran Rasulullah saw. mampu membuktikan kerasulannya. Dengan al-Quran generasi pertama kaum Muslim mampu mengalahkan Quraisy dan sekutu-sekutunya. Karena itu dengan al-Quran p**a insya Allah kaum Muslim masa kini pun akan mampu memenangkan persaingan global melawan musuh-musuh mereka.

Al-Quran Sebagai Min¬hâj al-Hayâh

Akhir perjalanan hidup manusia adalah akhirat: kembali kepada Allah SWT. Oleh karena itu, orientasi hidup seorang Muslim adalah akhirat. Al-Quran sering menekankan pentingnya kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Allah SWT berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
Carilah pada apa yang telah Allah anugerahkan kepada kamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi (QS al-Qashshash [28]: 77).


Ayat tersebut memberikan pandangan yang jelas akan cita-cita dan target hidup seorang Muslim, yakni mendapatkan posisi terbaik di akhirat tanpa melupakan dan meninggalkan kenikmatan dunia. Hanya saja, cara menikmati dunia tidak seperti orang-orang yang berpikir bahwa kehidupan ini hanya di dunia saja sehingga mereka sangat rakus terhadap dunia. Hal itu telah membentuk jiwa serigala pada diri mereka. Perang Dunia I dan II yang disulut oleh negara-negara Eropa pada paruh pertama abad ke-20 adalah bukti sejarah tentang kerakusan negara-negara imperialis Eropa. Itulah cerminan sikap hidup dan kecenderungan mereka, yakni membuat kerusakan di bumi.

Kaum Muslim, yang cita-cita mereka adalah kebahagiaan negeri akhirat, akan mengelola bumi dan menikmati rezeki-Nya dengan jiwa yang selalu terkendali; senantiasa berbuat kebajikan selama perjalanan hidup mereka. Orang-orang seperti inilah yang pantas memegang kekuasaan dan mengendalikan pemerintahan di bumi, tentu dengan bimbingan al-Quran. Al-Quran merupakan sumber hukum yang paling luhur dan layak untuk mengatur kehidupan manusia di bumi.

Sebagai petunjuk dan pedoman hidup manusia, al-Quran telah menjelaskan segala yang diperlukan untuk memecahkan prolematika hidup manusia dari masa ke masa. Dari ayat-ayatnya, para ulama mujtahid menggali hukum untuk menyelesaikan problem-problem baru.

Al-Quran menjelaskan dan memecahkan berbagai persoalan praktis kehidupan manusia di bumi. Berkaitan dengan kehidupan manusia sebagai hamba Allah SWT, al-Quran menjelaskan hukum-hukum ibadah seperti doa, zikir, shalat, puasa, zakat dan haji. Bahkan puncak penghambaan kepada Allah SWT yang membutuhkan pengorbanan tertinggi pun telah dijelaskan oleh al-Quran ketika memaparkan hukum-hukum berkaitan dengan jihad fi sabilillah (Lihat: QS at-Taubah [9]: 111).

Berkaitan dengan pembentukan sifat-sifat pribadi luhur, al-Quran menjelaskan hukum-hukum tentang akhlaqul karimah, seperti jujur dan adil (Lihat: QS al-Maidah [5]: 8).

Untuk menjaga kelestarian jenis manusia, al-Quran menjelaskan berbagai hukum tentang perkawinan seperti penyusuan, pengasuhan anak, nafkah, waris, kehidupan perkawinan, perselisihan dalam perkawinan hingga perceraian.

Dalam mengatur kehidupan masyarakat, al-Quran menjelaskan hukum-hukum berkaitan dengan sistem pemerintahan. Menurut al-Quran, kaum Muslim wajib taat kepada Allah SWT, Rasul saw. dan ulil amri mereka. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan Rasul-(Nya) serta ulil amri di antara kalian (QS an-Nisa' [4]: 59).

Ulil amri (pemimpin) yang wajib ditaati tersebut berkewajiban mengemban amanah melaksanakan pemerintahan dengan menjalankan hukum-hukum Allah SWT yang tercantum dalam al-Quran dan as-Sunnah. Allah SWT berfirman:

وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ
Hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut wahyu yang telah Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka (TQS al-Maidah [5]: 49).

Jika terjadi perselisihan antara rakyat dan penguasa kaum Muslim, Allah SWT menyuruh kedua pihak kembali pada al-Quran dan as-Sunnah. Allah SWT berfirman:

فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ
Kemudian jika kalian berlainan pendapat tentang suatu perkara maka kembalikanlah perkara itu kepada Allah (al-Quran) dan Rasul-Nya (as-Sunnah) (TQS an-Nisa' [4]: 59).


Berkaitan dengan ekonomi, al-Quran menjelaskan berbagai hukum seputar kepemilikan, pengelolaan dan pendistribusian harta. Secara umum semua harta yang ada di langit dan bumi ini diciptakan untuk manusia (QS al-Baqarah [2]: 29). Namun, ada zat harta tertentu yang haram dimiliki, misalnya khamr dan babi; juga ada cara-cara memiliki harta tertentu yang terlarang seperti mencuri dan merampok. Dalam mengelola harta, Allah SWT menghalalkan jual-beli tetapi mengharamkan riba (QS al-Baqarah [2]: 275) dan perjudian (QS al-Maidah [5]: 90-91). Dalam masalah distribusi harta, al-Quran mencegah harta terakumulasi di kalangan orang-orang kaya saja (QS al-Hasyr [59]: 7).

Dengan demikian al-Quran menjadi petunjuk dan pedoman hidup (minhâj al-hayâh) kaum Muslim sehingga mereka dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Al-Quran Media Ibadah

Membaca al-Quran, baik mengerti artinya atau tidak, dinilai sebagai ibadah di sisi Allah SWT. Banyak nash yang memerintahkan agar kita selalu membaca al-Quran (Lihat, misalnya:
QS al-Muzammil [73]: 4 dan 20). Saat al-Quran dibacakan, kita diperintahkan untuk mendengar dan memperhatikan dengan penuh kesungguhan (QS al-A'raf [7]: 204).

Karena itu tentu penting untuk mempelajari dan mengajarkan al-Quran. Bahkan Rasulullah saw. bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَ عَلَّمَهُ
Yang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari dan mengajarkan al-Quran (HR al-Bukhari dan Muslim).

Berkumpul di masjid untuk membaca dan mempelajari tafsir-tafsir serta hukum-hukum al-Quran sangat dianjurkan, terutama pada bulan Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيمَنْ عِنْدَهُ
Tiada berkumpul suatu kaum di dalam suatu rumah Allah dengan saling mempelajari Kitabullah bersama-sama melainkan kepada mereka diturunkan ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi para malaikat dan disebut-sebut oleh Allah di hadapan hamba-hamba-¬Nya yang ada di sisi-Nya (HR Muslim dan Ahmad).


Inilah di antara nash-nash syariah yang telah mendorong para sahabat untuk gemar menyibukkan diri membaca, mempelajari, menghapalkan dan mengamalkan al-Quran. Mereka adalah generasi pengemban al-Quran yang telah merealisasikan seluruh isi kandungannya dalam kehidupan serta mengajarkan dan mendakwahkannya kepada seluruh umat manusia.

Khatimah

Alhasil, jika kaum Muslim hari ini ingin kembali memimpin dunia, selayaknya mereka kembali menempatkan al-Quran pada kedudukan yang sebenarnya, yakni sebagai mukjizat teragung Rasulullah saw., sebagai media ibadah dan sebagai pedoman hidup. Yang terakhir ini, yakni menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup, tentu harus diwujudkan dalam seluruh aspek kehidupan: akidah, ibadah ritual, muamalah, siyâsah (politik), pendidikan, hudûd, dll. Semua itu tentu membutuhkan intitusi negara sebagai pelaksananya, yakni Khilafah. Inilah juga yang dipraktikan oleh para sahabat (Khulafaur Rasyidin), tâbi’în, tâbi at-tâbi’în dan generasi setelah mereka selama lebih dari 14 abad. WalLâhu a'lam. []

Komentar al-Islam:

Ketua MPR: Gunakan Medsos untuk Sosialisasi Nilai Luhur (Republika.co.id, 7/6/2017).

1. Dalam Islam, di antara amal yang bernilai luhur adalah amar makruf nahi mungkar.
2. Amar makruf nahi mungkar yang paling luhur nilainya adalah yang ditujukan kepada penguasa.
3. Bahkan Rasulullah saw. menyebut jihad yang paling utama adalah menasihati penguasa zalim dengan menyampaikan kata-kata kebenaran di hadapan mereka (HR Ahmad, Ibn Majah dan Abu Dawud).

11/05/2017



08/02/2017

AKSI UMMAT PEDULI JAKARTA

Jakarta, Minggu 5 Februari 2017, sekitar 15 ribu orang hadir dalam acara Aksi Umat Peduli Jakarta Yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia.

Bertempat di area Patung Kuda Monas Jakarta, Hizbut Tahrir bersama Ummat besama-sama mengecam kriminalisasi ulama yang terjadi saat ini. Sebagai Ummat islam, jelas kita harus marah dan mengecam tindakan yang tidak pantas yang dilakukan terhadap ulama tersebut.



16/08/2015

Jangan menangis karena cinta,
menangislah karena dosa di atas cinta..
cinta bukanlah kata-kata..
tapi 1000 tindakan...
Salah satu moment terindah adalah mencintai
dirimu...
aku mencintaimu karena usahamu untuk
mencintaiku..
dan niatkan semua itu hanya karena Allah...

FILOSOFI AKAR.~~~~~~~~~~~~~~✽ Jangan pernah malu menjadi akar.. Sekalipun ia berada di dasar tanah paling bawah.✽ Kerja ...
15/04/2015

FILOSOFI AKAR.
~~~~~~~~~~~~~~

✽ Jangan pernah malu menjadi akar.. Sekalipun ia berada di dasar tanah paling bawah.

✽ Kerja akar memang tidak terlihat. Namun, bukan berarti kerjanya tiada.. Justru peran akar begitu nyata..

✽ Akar mencari "penghidupan" ke dalam tanah.. Untuk bunga, daun, batang, ranting, dan buah..

✽ Peran akar memang begitu nyata.. Tetapi hebatnya, akar tidak pernah iri, sekalipun tak banyak orang memuji:

✽ Anda Pernah makan buah Durian, buah Apel, buah Anggur, atau Semangka..lalu kemudian anda memuji petapa lezatnya rasa buah tersebut ?? pernahkan anda sekali saja memuji peran akar ?

✽ Pernahkah anda berteduh di bawah pohon beringin, atau pohon lain yang rindah, kemudian anda memuji betapa lebatnya dedaunannya, betapa kokoh batang pohonnya, betapa sejuk berada di bawah lindungannya ?? pernahkah anda memuji sekali saja peran akar ?

✽ Akar memang tidak tampak, kebedaannya tersembunyi di bawah tanah, tapi perannya sangat luar biasa, akarlah yang mencari air dan sumber makanan dari buah buahan, akarlah yang mencari kehidupan buat batang dan dedaunan.

✽ Maka, jangan malu menjadi Akar, walau tak tampak jasanya luar biasa.
Ibroh : Belajarlah menjadi orang Ikhlas, mungkin anda tidak di kenal orang, namun mulia di sisi-Nya

Ambil Pelajaran Berharga dan Jangan Lupa Share.😉

Address

Kampus Unipa Ngagel, Menanggal. Masjid Luhur
Surabaya

Opening Hours

Monday 00:00 - 23:45
Tuesday 00:00 - 23:45
Wednesday 00:00 - 23:45
Thursday 00:00 - 23:45
Friday 00:00 - 23:45
Saturday 00:00 - 23:45
Sunday 00:00 - 23:45

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Unit Kegiatan Kerohanian Islam UNIPA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share