29/09/2026
45 Hari Lebih Bertahan di Pengungsian. Jangan Biarkan Mereka Berjuang Sendirian.
Lebih dari 45 hari, para penyintas gempa NTT masih bertahan di pengungsian. Hari-hari mereka dilalui dalam kondisi serba terbatas, dengan kebutuhan pangan, tempat tinggal, air bersih, sanitasi, dan layanan dasar yang belum memadai.
Di tengah situasi tersebut, Tim Tanggap Musibah LAZIS Al Haromain terus bergerak. Dapur umum diupayakan tetap berjalan untuk memastikan kebutuhan makanan para penyintas dapat terpenuhi setiap hari.
Namun, perjuangan mereka belum selesai.
Kondisi pengungsian yang sangat terbatas telah membawa dampak serius. Hingga saat ini, 108 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kondisi yang terjadi selama berada di pengungsian.
Karena itu, LAZIS Al Haromain tidak ingin berhenti pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
Saat ini, Tim Tanggap Musibah LAZIS Al Haromain tengah mengusahakan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) agar para penyintas memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi.
Sembari mengupayakan huntara, tim terus hadir di pengungsian untuk mencukupi kebutuhan dasar dan membantu menyelamatkan mereka yang masih bertahan.
Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan untuk hari ini.
Mereka membutuhkan tempat yang aman untuk melanjutkan hidup.
Mari bersama LAZIS Al Haromain hadir untuk saudara-saudara kita di NTT.
🤲 Bantu penuhi kebutuhan pengungsian.
🏠 Bantu hadirkan Huntara.
❤️ Bantu selamatkan kehidupan.
Karena kemanusiaan tidak boleh berhenti.
----------------------------
💳 BSI 725 281 0956
an. Lazis Al Haromain Pusat
📲 Konfirmasi Donasi: 0851 7445 8870
🌐 Sedekah One Klik:
berbagimanfaat.org/campaign/gempantt