Gbis YB

Gbis YB Blog Pribadi

• Show Time di Karmel sudah dimenangkan Elia. Israel bertobat, kembali menyembah Allah. Nabi² Baal dibasmi.• Namun Samar...
01/10/2022

• Show Time di Karmel sudah dimenangkan Elia. Israel bertobat, kembali menyembah Allah. Nabi² Baal dibasmi.
• Namun Samaria masih kekeringan/paceklik akibat 3½ thn tanpa hujan. Rakyat masih kelaparan, bahkan tak terbilang yg mati.
• Elia tdk berpangku tangan menikmati keberhasilan. PELAYANAN ABDI ALLAH TIDAK PERNAH USAI

Datang dan Ikutilah Ibadah Raya disertai Perjamuan Kudus, hari Minggu 02 Oktober jam 07.00 WIB di GBIS Yerusalem Baru, Surabaya (onsite dan juga online/live streaming)

16/08/2020
MASA DEPAN BERSAMA YESUS KRISTUS Maksud Injil adalah untuk mengajarkan manusia tidak hanya tentang apa yang seharusnya m...
28/02/2018

MASA DEPAN BERSAMA YESUS KRISTUS

Maksud Injil adalah untuk mengajarkan manusia tidak hanya tentang apa yang seharusnya mereka percayai, namun juga bagaimana mereka seharusnya hidup. Adalah kehendak Allah bahwa semua milik-Nya harus kudus di dalam hati dan murni di dalam tubuh karena “Dia yang memanggil kita adalah kudus.” Orang Kristen, tidak boleh tidak tahu tentang pengharapan yang membahagiakan, kembalinya Kristus untuk membangkitkan orang yang mati di dalam Dia dan mengangkat orang percaya yang masih hidup, karena ini dimaksudkan untuk menjadi penghiburan terbesar untuk orang percaya.
Fakta
ay. 16. Tuhan Yesus SENDIRI, bukan Roh Kudus, bukan kehancuran Yerusalem, bukan penyebaran Kekristenan, bukan kematian orang percaya – inilah pengharapan yang membahagiakan. Dia akan datang membawa bersama-Nya roh-roh mereka yang telah mati di dalam Dia. Tubuh mereka akan dibangkitkan dan bersatu dengan roh-roh mereka. Di waktu yang sama, orang percaya yang masih hidup akan langsung berubah dan menyusul ke awan-awan bersama dengan Dia.
---------------------

1 Tesalonika 4:13-18 (TB)
13 Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
14 Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
18 Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.

1 Tesalonika 4:13-18 (JAWA94)
13 Para sedulur! Aku kepéngin supaya kowé padha ngerti temenan bab wong-wong sing wis padha mati, supaya atimu aja sedhih kaya wong-wong sing padha ora duwé pengarep-arep.
14 Kita padha precaya yèn Gusti Yésus wis séda, sarta wis wungu menèh. Mengkono uga kita precaya, yèn wong-wong sing padha precaya marang Gusti Yésus, sing wis padha mati, bakal ditunggilaké déning Gusti Allah dadi siji karo Gusti Yésus.
15 Piwulangé Gusti Yésus sing arep dakkandhakaké kuwi mengkéné: Ing dina rawuhé Gusti Yésus, kita sing isih padha urip iki ora bakal ndhisiki wong-wong sing wis padha mati.
16 Mbésuk penggedhéné malaékat bakal nguwuh paring dhawuh, lan bakal ana swaraning kalasangkané Gusti Allah; banjur Gusti Yésus piyambak bakal tumedhak saka ing swarga. Wong-wong sing precaya marang Gusti Yésus lan wis padha mati, kuwi bakal katangèkaké dhisik.
17 Nuli kita sing isih padha urip, bakal kaklumpukaké kabèh ana ing méga karo sing mentas padha katangèkaké mau, methukaké Gusti ana ing langit. Sebanjuré kita bakal nunggil karo Gusti ing selawas-lawasé.
18 Mulané kowé siji lan sijiné padha nyantosakna precayamu srana pangandika iki.
------------------------
Tak seorang pun tahu apa yang akan terjadi di masa depan, apalagi yang akan terjadi sesudah kematian. Oleh karena itu banyak orang takut menghadapi kematian. Orang Kristen di Tesalonika malah merasa dukacita karena beberapa dari mereka telah mati. Firman Tuhan memang mengajarkan bahwa kematian adalah upah dosa dan sesudah kematian akan datang penghakiman. Jadi wajarlah bila timbul perasaan ngeri dan duka seperti itu. Namun untuk orang yang beriman dalam Kristus, sebenarnya ada kebenaran lain yang bisa memberikan kepastian dan kes**aan. Tuhan kita Yesus, telah mati dan telah bangkit (ayat 14). Orang yang mati dalam Tuhan tidak mengalami kengerian hukuman Allah, tidak juga kehilangan kesempatan untuk berjumpa dengan Tuhan saat Dia datang kembali. Orang yang mati dalam Tuhan akan bertemu Tuhan (ayat 14, bdk. Fil. 1:23). Dan ketika Tuhan datang kedua kali, orang beriman yang sudah mati akan dibangkitkan dan beroleh tubuh kebangkitan (ayat 16, bdk. 1Kor. 15:52).

Pengharapan mulia. Banyak orang termasuk Kristen yang takut berpikir tentang akhir zaman. Kejadian utama pada akhir zaman, yaitu kedatangan Tuhan Yesus Kristus kedua kali, adalah pengharapan utama dan mulia dalam iman Kristen. Mengapa? Karena Ia akan turun dari surga (ayat 16), berarti kita tidak hanya beriman dan berharap tetapi berjumpa langsung muka dengan muka. Lebih lagi, kita akan diubah menjadi baru seutuhnya. Tubuh kita akan diubah sehingga tubuh dan roh kita akan serasi penuh dengan kemuliaan surgawi dalam langit dan bumi baru yang akan Tuhan ciptakan ulang kelak. Lalu sesudah itu kita akan bersama-sama dengan Dia selama-lamanya. Betapa indah pengharapan tersebut. Itulah pengharapan yang pasti yang memberikan kepastian bagi kehidupan kita kini.

Renungkan: Kita sedang menjalani momen-momen sejarah yang makin jelas menyaksikan bahwa Kristus adalah Raja.

Doa: Tuhan mampukan GerejaMu menjadi umat yang ditandai oleh pengharapan, penghiburan, kepastian, MASA DEPAN.

Pelayanan seminggu berlalu bersama Tuhan Yesus
23/02/2018

Pelayanan seminggu berlalu bersama Tuhan Yesus

Agnez-MonicaAgnes Monica Muljoto, artis cantik kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 yang sekarang dikenal sebagai Agnez Mo ini...
23/02/2018

Agnez-Monica
Agnes Monica Muljoto, artis cantik kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 yang sekarang dikenal sebagai Agnez Mo ini adalah salah satu artis yang bisa membanggakan nama Indonesia dengan menjadi penyanyi yang Go internasional. Dengan pencapaian yang tidak main-main, pastinya Agnes telah melewati proses yang sangat luar biasa.

Diluar sana, banyak orang yang bertanya-tanya tentang apa yang membuat Agnes kuat menjalani proses saat banyak orang yang mencibirnya, dan bagaimana cara Agnes bisa terus mencoba untuk meraih mimpinya.

Menanggapi banyaknya pertanyaan yang dilontarkan para penggemarnya, pada kesempatan kali ini Agnes menceritakan bagaimana caranya dia bisa meraih mimpinya menjadi artis go internasional.

“Dreams all what drive me, but faith is what keeps me going. Jadi artinya mimpi itu yang drive tapi yang bikin saya keeps going itu adalah faith.” Kata Agnes

Dia dengan tegas mengatakan bahwa iman kepada Yesus lah yang membuatnya pantang menyerah. Dalam hidupnya, Alkitab adalah kitab suci yang harus dia baca dan pelajari karena Agnes percaya bahwa Alkitab (Firman Tuhan) adalah buku petunjuk yang diberikan Tuhan kepada manusia.

“Saking sayangnya Tuhan sama kita, kita di kasih kisi-kisi gitu lho. Kita di kasih manual book. Makanya kenapa orang bilang suruh baca Alkitab, bukan karena cuman ‘o.. iya orang kristen harus baca Alkitab.’ No, karena itu manual book nya kita, for our life.” Ucap Agnes

Alkitab adalah kisi-kisi yang dipakai oleh Agnes dalam hidupnya. Agnes mengatakan bahwa dia bisa kuat menghadapi semua orang yang mencibirnya itu bukan karena kekuatannya sendiri, namun karena kekuatan Tuhan yang ada dalam dirinya.

“Nothing is I believe in me, but because I believe in God in me. That’s different. And how I can be strong, because my God in me is strong.” Ujarnya

Selama Agnes hidup di dalam Tuhan, dia banyak belajar dari Tuhan dan Alkitab tentang bagaimana caranya untuk take action and not to react.

“it’s so easy for us to react instead taking action, buat saya taking action yang pertama adalah be still, diem, pray and really understand. Ini sebenarnya apa, buat apa, perlu gak saya react.” Ujar Agnes

Ketika Agnes dicaci, hal pertama yang dia lakukan adalah diam. Jika dia sudah berani menjawab hal itu, dia masih harus berdoa, bahkan sampai berpikir berkali-kali untuk berbicara.

Agnes juga menjawab pertanyaan tentang proses. Proses yang dia alami sangat panjang dan susah. Banyak orang yang hanya menagih janji Tuhan dalam hidupnya.

“kita selalu denger dari orang-orang, God’s promise, God’s plan, God’s Timing. Tapi kadang-kadang kita s**a mikir, ujungnya sampai mana Tuhan? kok sampe sekarang gue belum dapet-dapet. Why is it so slow?”


Menurut Agnes setiap masalah yang dihadapi manusia adalah karena manusia mempunyai reaksi secara natural untuk tidak mau keluar dari zona nyaman. Maka dari itu, satu-satunya cara agar kita mau keluar adalah Tuhan menguji manusia. Ujian itu bermaksud supaya kita bisa mendengar apa yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita.

“Saat saya digoncang, saat itu saya jadi aware, saya gak tidur, saya di bangunin. Makanya kenapa orang-orang s**a nanya, kok gue misalnya pas lagi ada masalah kok malah seneng. Gue seneng, karena artinya gue dipeduliin. Artinya Tuhan sayang.” Kata Agnes

“He let things happen in our life, supaya kita bisa grow as a present and be a better He will be.” Tambahnya

Bagi Agnes, Tuhan memberi kita masalah bukan karena Tuhan tidak punya pekerjaan, namun karena Tuhan mau mengambil waktu untuk membuat kita sadar dan karena Tuhan tidak mau kita salah jalan.

“Pada saat lagi ada masalah, our natural reaction adalah to react. Dan sometimes, reaction itu yang bikin noises.” Ujarnya

Agnes berpendapat bahwa manusia sering menyalahkan orang lain, komplain kepada Tuhan dan yang lebih parah adalah manusia sering menyalahkan Tuhan.

“kadang2kita bahkan suruh Dia yang proof ke kita. Mana Tuhan katanya janjinya begini, mana? Tapi you know what, He doesn’t need to proof as anything, He’s God. Yang harusnya proof ke Dia itu kita.” Ujar Agnes

Dalam urusan berkat, Agnes mengatakan tentang mengapa Tuhan merasa kita belum siap menerima berkat itu

“Sebagai anak Tuhan, saya belajar peka sama apa yang Tuhan coba ajarin ke saya. Pada saat tadi saya digoncang, my first reaction adalah dengan nanya Tuhan. God what are You trying to tell me? What are You trying to teach me? Kenapa tiba-tiba orang-orang yang aku anggap sebagai teman, tiba-tiba they talk about me behind. Why?” Ucapnya

Kata Agnes, terkadang saat Tuhan ingin kita naik level, ada beberapa orang yang tidak pantas berada di samping kita akan disingkirkan oleh-Nya. Kita harus senang, karena Tuhan sedang mencoba memperbaiki kehidupan kita.

Dan ketika kita tidak sabar dengan waktu Tuhan, Agnes mengutip satu ayat dari Alkitab,

2 Petrus 3:9, “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.”

“Artinya, God never give up on us. Kalo menurut Dia, kita butuh waktu 100 tahun to grow and be a better child. He will take that time to all of us.” Ucap Agnes

Heroes, teladan Agnes sangat kita butuhkan dalam kehidupan kita. Bahwa kita harus selalu belajar dari Tuhan melalui Alkitab dan juga kita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah lalai terhadap janji-janji Nya. Tuhan kita adalah Tuhan yang sabar dalam melihat pertumbuhan dalam kehidupan anak-anak Nya, maka dari itu kita harus berterimakasih dan bersyukur setiap harinya kepada Tuhan.

Waktu nya makan siang dulu ya...
10/02/2018

Waktu nya makan siang dulu ya...

Raker GBIS YB 10 Februari 2018
10/02/2018

Raker GBIS YB 10 Februari 2018

Address

Jalan Wonorejo 4
Surabaya

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gbis YB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Gbis YB:

Share

Category