29/10/2019
Bersyukur bukan hanya ikrar dengan lisan berupa ucapan alhamdulillah.atau meyakini dengan hati bahwa nikmat itu datangnya dari Allah SWT.namun lebih dari itu menjaga dan menggunakan nikmat itu sesuai dengan peruntukannya dengan adil ( menempatkan sesuatu sesuai dengan kegunaannya).
Selain adil namun juga diikuti dengan Akhlakul Karimah dalam penerapannya.
Seperti misalnya kita mendapatkan nikmat berupa sepatu.maka selayaknya hanya di gunakan untuk melindungi kaki...dan sangat lah tidak pantas kalau di pakai di tangan dan kaifiyah penggunaannyapun dengan Akhlakul Karimah yaitu mulai dari yang kanan ketika memakai dan mulai yang kiri ketika melepasnya...
Contoh di atas hanyalah suatu gambaran kecil dari nikmat² yang telah kita dapatkan..
Lalu bagaimana dengan nikmat berupa umur kita,tubuh kita,anggota tubuh kita dan banyak lagi nikmat yang tentu saja kita tidak dapat menghitungnya..
Bahkan nikmat hidayah keislaman kita bagaimana kita mensyukurinya..hanya kata terakhir di ujung lisan kita ASTAGHFIRULLAAHAL 'ADZIM..
kesimpulannya bersyukur dengan
Ucapan Alhamdulillah
Diyakini dalam hati bahwa nikmat itu datangnya hanya dari ALLAH Subhanahu wa taala.
Dan gunakan nikmat itu dengan adil dan bijaksana.
Semoga kita semua dijadikan oleh Allah menjadi hamba yang pandai bersyukur... Amin...