15/08/2020
Perbaikan diri ke 5.
KOPI
Kopi dan the adalah minuman yang memiliki banyak penggemar. Bahkan bagi sebagian orang baik kopi maupun the sudah menjadi life style.
"Kopi telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Parkinson dan diabetes tipe 2," kata Kimberly Gomer, MS, RD, LDN, direktur nutrisi di Pritikin Longevity Center & Spa di Miami, dikutip dari Rider's Digest. Selain itu, dalam beberapa penelitian kopi juga terbukti menurunkan risiko kanker, termasuk kanker endometrium dan kanker kulit nonmelanoma. Hanya saja, jangan menambahkan kopi dengan gula dan krim karena bisa menghapus manfaat baik dari minuman tersebut.
TEH
Teh mengandung antioksidan dan polifenol, senyawa yang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi penurunan kognitif, risiko stroke dan membantu penurunan berat badan.
The dan kopi memiliki banyak manfaat, namun jike berlebihan dapat berbahaya untuk kesehatan. Situs IBT India, dilansir Jumat (6/4/2018) berbicara dengan seorang ahli gizi, Pavithra N Raj dari Columbia Asia Referral Hospital di kota Bengaluru di India selatan mengatakan “Konsumsi kopi dapat menurunkan enzim hati serum dan memicu insomnia, dan peminum teh berisiko mengalami sakit lambung. Asam tanat yang ada dalam teh juga dapat menyebabkan kekurangan zat besi dan anemia jika minum dalam jumlah besar,". Terlalu banyak minum kopi dan teh, itu juga dapat menyebabkan penyakit ginjal dan hati. Selain itu, minum minuman panas juga bisa menyebabkan kanker kerongkongan.
Minum kopi teh ayok. Tetapi kita perlu mengatur porsinya jangan sampai berlebihan.
_____________________________________________
, Profesional dan Berkesejahteraan