18/11/2024
FAMILY TIME ALA NABI ﷺ
Nabi Muhammad ﷺ selalu meluangkan waktu bersama istri-istri beliau dan berinteraksi dengan mereka SETIAP HARI. Jadi, tidak ada kata “tidak ada waktu” untuk keluarga.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al Munajjid membawakan beberapa riwayat yang shahih terkait hal ini. Yaitu bagaimana Rasulullah ﷺ meluangkan waktu untuk mengobrol atau minimal menyapa dan bertanya kabar dengan keluarga beliau.
Antara lain:
SETIAP PAGI:
Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma menceritakan: "Setelah Nabi ﷺ melakukan shalat subuh, beliau ﷺ duduk di tempat shalat beliau dan para shahabat juga duduk di belakang beliau hingga matahari terbit. Setelah itu beliau ﷺ akan mengunjungi istri-istrinya, mengucapkan salam kepada mereka, dan berdoa untuk mereka. Beliau ﷺ kemudian akan tinggal di rumah istri yang menjadi gilirannya di hari itu." (HR. Ath Thabrani_Shahih Al Mu'jam Al Ausath: 5216)
SETIAP SORE:
Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Ketika Nabi ﷺ selesai melakukan shalat Ashar, beliau akan memasuki rumah salah seorang istrinya dan akan bercengkerama dengannya." (Muttafaq 'Alaih)
Aisyah radhiyallahu 'anha juga mengatakan: "Jarang sekali Nabi ﷺ tidak mendatangi kami (istri-istrinya). Beliau ﷺ akan bercengkerama dengan salah satu dari kami namun tidak sampai 'bercampur'. Beliau ﷺ akan mendatangi beberapa lainnya hingga tiba gilirannya masuk ke rumah istri yang memang mendapat giliran dan bermalam di rumahnya." (HR. Abu Dawud_Shahih Abi Dawud: 1852)
MALAM HARI:
Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu menceritakan: "Ada saatnya Nabi ﷺ memiliki 9 orang istri. Jadi ketika beliau membagi giliran, istri pertama baru mendapat giliran di hari ke-9. Mereka (semua istri beliau ﷺ) biasa berkumpul setiap malam di rumah salah satu istri yang mendapat giliran." (HR. Muslim: 1462)
Hadits Ummu Zar’in adalah hadits yang sangat masyhur. Hadits itu menggambarkan kesabaran Nabi ﷺ dalam mendengarkan curhatan sang istri di malam hari.
Aisyah menceritakan tentang adanya 11 wanita di zaman jahiliyah yang membeberkan tentang suami masing-masing. Nabi ﷺ hanya mendengarkan dengan seksama dari awal sampai akhir, lalu baru berkomentar singkat: Aku bagimu seperti Abu Zar’in terhadap Ummu Zar’in (dalam cerita itu).
RASULULLAH ﷺ SIBUK IBADAH, TAPI TETAP SEMPATKAN MENGOBROL DENGAN ISTRINYA
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha: "Nabi ﷺ selalu shalat malam. Dan jika aku sudah terbangun, beliau akan bercakap-cakap denganku. Namun jika aku tidak terbangun, beliau hanya akan berbaring saja di tempat beliau shalat hingga tiba waktu shalat." (HR. Bukhari: 1163)
MENGOBROL SAAT SAFAR
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha: "Ketika Nabi ﷺ melakukan sebuah perjalanan jauh, beliau akan membuat undian di antara istri istri beliau untuk menentukan siapa yang akan menyertai beliau. Suatu kali undian itu jatuh padaku dan Hafshah. Jadi kami pun pergi menyertai beliau. Nabi ﷺ melakukan perjalanan dengan menunggang unta, dan ketika malam tiba, beliau ﷺ berjalan- jalan denganku dan berbincang-bincang denganku." (Muttafaq 'Alaih)
Semoga Allah senantiasa memberikan taufiq-Nya dan menjaga keluarga kita semua.
Amiin..
Maraji’: Kitab Kaifa ‘Aamalahum ﷺ - Syaikh Muhammad bin Shalih Al Munajjid
✒️
Murtadha Ibawi
Majelis Tadarus Sirah