08/05/2026
PARA PEJUANG DOA | DISKUSI SEKOLAH SABAT PELAJARAN 6 KUARTAL II 2026
AYAT HAFALAN: "Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya" (Mazmur 116: 1, 2).
Bayangkan jika Anda jarang berbicara dengan sahabat terbaik Anda atau pasangan Anda. Cepat atau lambat, hubungan itu akan rusak, dan pasti akan timbul masalah. Demikian juga, doa adalah bagian penting dalam memiliki hubungan yang erat dengan Allah. Ini adalah kebiasaan rohani yang sangat penting, yang dibutuhkan setiap orang dan dapat diperkuat. Jika kita tidak sering dan terus-menerus berdoa, cepat atau lambat kita akan menjauh dari Tuhan.
Dalam Alkitab, kita belajar tentang kehidupan beberapa tokoh yang berdoa dengan cara berbeda-beda. Kita dapat melihat sejenak bagaimana persekutuan mereka dengan Allah memengaruhi hubungan mereka dengan-Nya, apa yang mereka doakan, dan bagaimana doa-doa mereka mengubah kehidupan orang lain. Ini benar: kehidupan doa kita berdampak tidak hanya pada diri kita sendiri, tetapi juga orang lain.
Sama seperti belajar Alkitab, topik doa ini sangat luas dan penting, dan jauh melampaui apa yang bisa dibahas hanya dalam dua minggu. Pekan ini kita akan mempelajari beberapa pelajaran dari mereka yang berdoa dalam Alkitab, dan menunjukkan kepada kita betapa pentingnya doa bagi hubungan yang kuat dengan Allah. Mari kita belajar dari teladan mereka.
Pelajarilah pelajaran pekan ini untuk persiapan Sabat, 9 Mei.
Host : Ivetta Inaray
Narasumber :
Pdt. Wilson Sianipar (Gembala Jemaat Thamrin, Jakarta)
Alimanto Purba (Ketua Jemaat Thamrin, Jakarta)
AYAT HAFALAN: "Aku mengasihi TUHAN, sebab Ia mendengarkan suaraku dan permohonanku. Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku, maka seumur hidupku aku akan...