Masjid Jami Attaqwa Pondok Labu

Masjid Jami Attaqwa Pondok Labu Halaman ini dibuat untuk berbagi informasi dan sarana komunikasi pengurus masjid dengan jmaah dan mas

Sertijab sekaligus Pengukuhan BP MJAT 2025-2028Serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pengukuhan Ketua Dewan Kemakmur...
01/12/2025

Sertijab sekaligus Pengukuhan BP MJAT 2025-2028

Serah terima jabatan (sertijab) sekaligus pengukuhan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Jami Attaqwa (DKM MJAT) Komplek Departemen Kesehatan, Pondok Labu, Jakarta Selatan periode 2025-2028, pada Minggu (30/11/2025) menjadi pamungkas dari rangkaian proses pemilihan DKM MJAT 2025-2028.

Selain mengukuhkan Ketua DKM MJAT, perhelatan tiga tahunan jemaah Majelis Musyawarah MJAT (jemaah MM MJAT) itu juga mengagendakan pengukuhan formasi baru Dewan Pembina dan Dewan Penasihat MJAT periode 2025-2028.

Ketiga unsur tersebut (Dewan Pembina, Dewan Penasihat dan DKM) yang masuk dalam wadah Badan Pengelola MJAT (BP MJAT) akan bekerja dengan berprinsip pada semangat "Ibadah, Ridho Illahi dan Galang Silaturahim".

Sebelumnya, jemaah MM MJAT pada Minggu, 16 November 2025 telah memilih secara musyawarah kepemimpinan baru BP MJAT. Mereka yang dipercaya memegang dan menjalankan amanah para jemaah antara lain Bapak H. Daryanto selaku Ketua Dewan Pembina dengan Anggota, Ibu Bulie Broto Wasisto (isteri almarhum dr. Broto Wasisto MPH, DTM&H) dan Ibu Sumini Sarwadi.

Lalu di jajaran Dewan Penasihat diketuai Bapak Agus Nusantoro dengan anggota Bapak M Suyud, Ibu Nur Hayati, dan Ibu Nurjannah.

Pada prosesi pemilihan Badan Pengeloa MJAT tersebut, perhatian utama jemaah tertuju pada pemilihan Ketua DKM MJAT 2025-2028 yang akhirnya disepakati memilih Hendra Yani, SE sebagai Ketua DKM MJAT 2025-2028 menggantikan H. Dadang Suratman SH, Ketua DKM MJAT periode 2022-2025 sebelumnya yang telah habis masa jabatannya.

Selaku Ketua Pengurus Harian yang akan menjalankan "roda pemerintahan" di MJAT, Hendra Yani telah memaparkan visi, misi dan program kerjanya untuk tiga tahun ke depan.(BP MJAT)

25/09/2025

Sholat Subuh Berjemaah di Masjid Jami Attaqwa (MJAT) Kom Dep Kes Pondok Labu

Forum Konunikasi dan Koordinasi Penyelenggara Sholat Subuh Berjamaah kembali menyelenggarakan kegiatan sholat subuh keli...
25/05/2024

Forum Konunikasi dan Koordinasi Penyelenggara Sholat Subuh Berjamaah kembali menyelenggarakan kegiatan sholat subuh keliling (suling).

Kali ini kegiatan shokat subuh berjamaah dipusatkan di Masjid Jami Attaqwa Komplek DepKes Pondok Labu, Sabtu, 25 Mei 2024 pagi bertepatan dengan 16 Dzulqa'dah 1445 Hijriyah.

Dihadiri Lurah Pondok Labu Bp. Nachnoer Vernier Atom Arss, Ketua DKM Masjid Jami Attaqwa Bp. H. Dadang Suratman SH, Ketua Forum DKM Subuh Keliling Pondok Labu Bp H. Maksim beserta jajaran, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pondok Labu Bp. Zainal Fajri S.Pd.l, Para LMK, para Ketua DKM se Pondok Labu dan Perwakilan dari masjid- lmaajid di wilayah Pondok Labu, Para FKDM, para Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, para sesepuh alim ulama.

Sholat subuh berjamaah diimami Ustadz Mutawakil Alallah dan Kuliah Subuh diisi oleh Ustadz Hoirudin, S.Pd.I.

subuh berjamaah
attaqwa
Pondok Labu Nachnoer Vernier Atom
Hoirudin, S.Pd.I.

Rapat Evaluasi dan Proyeksi Program Kerja, Sabtu, 16 Mei 2024. Rapat berkala kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid Jami A...
18/05/2024

Rapat Evaluasi dan Proyeksi Program Kerja, Sabtu, 16 Mei 2024.

Rapat berkala kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid Jami Attaqwa (DKM) periode 2022-2025, membahas beragam persoalan. Rapat dilakukan sebagai evaluasi sekaligus proyeksi program kerja.

Ada beberapa topik yang menjadi pembahasan diantaranya:
1. Penguatan konsolidasi dan komunikasi antar pengurus agar semangat aktifitasnya semakin tumbuh dalam membangun masjid.
2. Kajian Ilmu yang lebih menitikberatkan pada kajian khusus disamping kajian umum
3. Pengadaan sarana seperti:
* penggantian tempat tidur berikut kasur untuk imam dan marbot masjid.
* perbaikan ruang tunggu khatib jumat/narasumber/pemateri kajian
* mempercepat renovasi lamar tidur omam dan marbot
* mempercepat renovasi kantor sekretariat masjid
4. Peningkatan sholat berjamaah untuk semakin menarik minat jemaah ke masjid seperti sholat tasbih berjamaah yang bisa dirangkaikan dengan pelaksanaan kajian ilmu
4. Perbaikan sistem pelaporan dan penggunaan anggaran dalam pengelolaan keuangan masjid
5. Kaderisasi imam sholat dan muadzin. Mencari imam pengganti sholat apabila imam tetap berhalangan.
*Bisa diambil dari jemaah sholat aktif
*memberi kesempatan bagi lulusan TPQ yang dianggap cakap dengan terlebih dahulu dilakukan pelatihan.
*Memberi kesempatan imam pengganti memimpin sholat berjamaah untuk melatih mental yang dapat dimulai dengan mengimami sholat-sholat sirr (tidak mengeraskan bacaan quran saat sholat) yang bisa berlanjut untuk shokatsholat jahr (mengeraskan bacaan quran saat sholat)
6. Menentukan sekretaris pengganti yang cakap dalam menyusun program kerja
7. Menambah referensi khatib/narasumber/pemateri kajian
*mencari narasumber/pemateri yang dikenal lebih menguasai dalam satu keilmuan tertentu
*jangkauan wilayah dalam menentukan narasumber/pemateri

17 siswa dan siswi Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid Jami  Attaqwa Komplek DepKes Pondok Labu yang dinyatakan telah me...
18/05/2024

17 siswa dan siswi Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid Jami Attaqwa Komplek DepKes Pondok Labu yang dinyatakan telah menyelesaikan bacaan qurannya, menjalani prosesi Khotmul Quran dan Imtihan.

Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan ke 9 TPQ Attaqwa berlangsung di Masjid Jami Attaqwa Jl Wijaya Kusuma II No.14A Komplek Depkes Pondok Labu, Cilandak Jakarta Selatan, Sabtu, 11 Mei 2024.

Selain prosesi Khotmul Quran sebagai penanda telah resminya siswa dan siswi menyelesaikan bacaan Quran, juga ada prosesi Imtihan.

"Anak-anak yang di depan kita ini. Sebanyak 17 lulusan siswa siswi TPQ Attaqwa telah menjalani rangkaian ujian yang berlapis," ungkap Pengajar di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darojaatul Uluum sekaligus mantan Ketua TPQ Attaqwa, Ustad Dikdik Cuandi SQ.

Ustad Dikdik yang memandu prosesi Imtihan berpandangan prosesi Imtihan seperti uji publik. Ajang pembuktian kepada khalayak tentang keilmuan yang telah dipelajari.

Seperti ghorib (jenis bacaan yang jarang ditemui dalam bahasa Arab sehari-hari), kemudian tentang ilmu tajwid (hukum bacaan Quran) dan sebagainya.

Dan memang benar, pada prosesi Imtihan semua pihak yang hadir diberi kesempatan bertanya kepada 17 lulusan tersebut, dan semua dijawab dengan benar.

"Mereka ini telah mengikuti ujian ke lembaga qiro'ati di tingkat Kota Jakarta Selatan. Yang nguji bukan lagi gurunya tapi orang lain yang nggak dikenal," terang Ustad Dikdik, bangga.

17 lulusan Khotmul Quran dan Imtihan kali ini juga tercatat sebagai lulusan dengan jumlah terbanyak selama 9 kali penyelenggaraannya.

Berikut 17 Siswa Siswi TPQ Attaqwa tersebut:

1.Bisma wijaya
2.M.Fahri pratama
3.Aditya putra
4.Sulthan Mahdi Al Khosy
5.Bintang Adjie Khadafi

6.Maher Al Ghifari
7.Al Juna Al Shafa
8.Muammar Al Karim
9.M.Rezky Fahrezi
10.Syafiq Al Khadafi Nurdiansyah
11.Danish M.Nabhan
12.Langit El Cavanie

13.Mevlana Rumi Azzalva
14.Inara Aurellia Khanza
15.Zainiah Abidah
16.Khansa Hasna Nadhifa
17.Wifa Kamila Wylona

Quran dan Imtihan
Attaqwa
Jami Attaqwa
tpq

Senyum sumringah terpancar dari raut wajah siswa/siswi Taman Pendidikan Quran (TPQ)  Masjid Jami Attaqwa ( MJAT ) Komple...
30/03/2024

Senyum sumringah terpancar dari raut wajah siswa/siswi Taman Pendidikan Quran (TPQ) Masjid Jami Attaqwa ( MJAT ) Komplek DepKes Pondok Labu.

Semua larut dalam tawa dan canda. Silaturahim yang dibungkus dalam acara buka puasa bersama (bukber) TPQ Masjid Jami Attaqwa pada 28 Maret 2024.

Tasmi' secara terminologi berarti memperdengarkan beberapa ayat Al-Qur'an kepada pendengar. Bagi Ibu-ibu jamaah Majelis ...
28/03/2024

Tasmi' secara terminologi berarti memperdengarkan beberapa ayat Al-Qur'an kepada pendengar.

Bagi Ibu-ibu jamaah Majelis Taklim, Masjid Jami Attaqwa (MJAT) Komplek DepKes Pondok Labu, kegiatan tasmi' dilakukan dengan menyimak bacaan Al Quran yang dibaca (diperdengarkan) oleh para imam sholat masjid.

Alhamdulillah di bulan Ramadhan 1445 Hijriyah ini, jamaah Majelis Taklim MJAT telah mengkhatamkan bacaan Al Quran di hari ke 15 yang pengajiannya sudah dimulai sejak awal puasa.

Mudah-mudahan kegiatan menyimak dalam tadarus Al Quran dapat terus memotivasi ibu-ibu jamaah Majelis Taklim MJAT untuk semakin mempelajri, mengenal, memahami dan mengamalkan Al Quran.

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallamAhad, 25 Februari 2024/1445 HijriyahMasjid Jami Attaqw...
27/02/2024

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam
Ahad, 25 Februari 2024/1445 Hijriyah
Masjid Jami Attaqwa Komplek DepKes Pondok Labu
Penceramah : KH. DR. Nurhamim, MA
*Dosen Universitas Islam Negri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin, Banten
*Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Limo, Depok, Jawa Barat

Membiasakan siswa dan siswi PAUD Lebah Madu sholat Dhuha di Masjid Jami Attaqwa Komp. Depkes Pondok Labu. Semoga menjadi...
23/02/2024

Membiasakan siswa dan siswi PAUD Lebah Madu sholat Dhuha di Masjid Jami Attaqwa Komp. Depkes Pondok Labu. Semoga menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin yaa rabb..

Khataman Quran Pengajian Bulanan Majelis Taklim Masjid Jami Attaqwa Komplek Depkes Pondok LabuPeriode 18 Januari 2024 - ...
15/02/2024

Khataman Quran
Pengajian Bulanan Majelis Taklim
Masjid Jami Attaqwa Komplek Depkes Pondok Labu
Periode 18 Januari 2024 - 15 Februari 2024

4 Penyebab Muslimah Bebas Masuk Surga dari Pintu Mana Saja Pengajian Bulanan Majelis Taklim bertepatan dengan Peringatan...
13/02/2024

4 Penyebab Muslimah Bebas Masuk Surga dari Pintu Mana Saja

Pengajian Bulanan Majelis Taklim bertepatan dengan Peringatan Isra Mi'raj
Masjid Jami Attaqwa Komplek Depkes Pondok Labu
Tema: "Menjadi Wanita yang Dirindu Surga"
Kamis, 27 Rajab 1445 Hijriah bertepatan 8 Februari 2024
Oleh Ustadz Lukman Hakim (Pengajar di Pondok Pesantren Sirajussa'adah, Limo, Depok)

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW) dalam hadisnya menyebutkan ada 4 hal yang menjadi penyebab seorang wanita muslimah bisa masuk surga bebas dari pintu mana saja.

(1) Pertama, Wanita yang senantiasa Menjaga Sholat.
Menurut Ustadz Lukman Hakim, perintah sholat sebagaimana diperintah Allah SWT dalam peristiwa Isra Mi'raj tertuang dalam surat Al Isra ayat 1 sampai 5.
(2) Kedua, Wanita yang selalu menjaga puasa Bulan Ramadhannya
Bagi muslimah yang masih memiliki utang puasa agar segera membayar puasa pengganti.
Untuk menjaga kualitas nilai puasa ramadhan, ditekankan mendalami ilmu fiqh tentang puasa. "Saya berharap nanti ada kajian khusus bab tentang fiqh puasa terutama puasa bagi wanita," ujarnya.
Perkara ghibah seringkali menjadi beban berkurangnya nilai puasa. Untuk menangkalnya, kalapun harus ngumpul jangan sampai membahas personal atau pribadi seseorang. Bahaslah sebatas kerjaan saja.
Memperbanyak berdoa lebih penting daripada melakukan hal tidak bermanfaat.
(3) Menjaga Kehormatan/Amanah
Kemudahan berkomunikasi dan informasi yang difasilitasi medsos, mengharuskan wanita muslim harus benar-benar menjaga ekstra ketat kehormatannya.
Pentingnya edukasi kepada diri sendiri, banyak belajar dari pengalaman orang lain.
(4) Keempat, wanita yang selalu patuh dan menjaga kehormatan suami
Seperti diriwayatkan Imam ahmad, bahwasanya Nabi Muhammad SAW juga menyatakan, "Jika seorang istri melakukan sholat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kemaluannya dan menaati suaminya, niscaya dia akan memasuki surga Tuhannya".
Bagi isteri yang suaminya sudah meninggal dunia, disarankan memohon ridho dan ampunan Allah SWT untuk almarhum suami.
Berikan setiap harinya amalan. Berupa doa, membaca Al Quran, sholawat, dan istighfar memohon ampunan untuk almarhum suami.***

Kajian ba'da Isya Tema "Menyikapi Tahun Baru Masehi" Masjid Jami Attaqwa Komplek Depkes Pondok LabuJalan Wijaya Kusuma I...
01/01/2024

Kajian ba'da Isya
Tema "Menyikapi Tahun Baru Masehi"
Masjid Jami Attaqwa Komplek Depkes Pondok Labu
Jalan Wijaya Kusuma II No.14A Komplek Depkes, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan
Tanggal: Rabu (30/12/2023)

**Pergantian Tahun Harus Disikapi dengan Syariat Islam**

Oleh: Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kelurahan Pondok Labu
Ustad Zainal Fajri S.Pd.I

Seperti juga masyarakat di dunia, pergantian malam tahun baru yang umumnya menggunakan kembang api dalam mengisi moment pergantian tahun, hingga ini masih menjadi budaya masyarakat di Indonesia.

Pergantian tahun di Indonesia yang ditetapkan jatuh pada tiap 1 Januari seperti negara-negara lainnya di dunia karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian. Penanggalan tahun kalender ini menghitungnya berdasarkan tahun Masehi.

Lalu bagaimana kita menyikapinya?

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kelurahan Pondok Labu Ustad Zainal Fajri S.Pd.I mengatakan tidaklah tepat mengisi pergantian tahun dengan membakar kembang api. Selain boros dan mubazir, budaya itu tidak sesuai dengan tuntutan ajaran Islam.

Ustad Zainal Fajri mengatakan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah mengajarkan pesta kembang api, pesta pora, petasan, segala hal yang tidak baik menurut pandangan syariat Islam.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mengikis budaya yang dibawa masyarakat non muslim dalam pergantian tahun seperti membakar kembang api (petasan), pesta pora dan budaya lain yang jauh dari syariat Islam yang diajarkan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengisi moment pergantian tahun yang muaranya pada Muhasabah. Yaitu koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, kesalahan, dan sebagainya yang ada pada diri sendiri.

"Introspeksi! Ini saya sampaikan kepada putri putri bapak ibu utamanya. Apalagi dalam perkara sholat yang paling penting. Ketika di dalam kubur. Yang ditanya pertama bukan puasa, bukan shodaqoh, bukan bacaan Quran tapi yang ditanya pertama sholatnya," ujar Ustad Zainal Fajri.

Ada bermacam sholat sunnah yang bisa dilakukan, utamanya sholat tahajud yang memang syariatnya dilaksanakan di malam hari.

Menurut Ustad Zainal Fajri sesungguhnya kita hidup di dunia ini pada hakikatnya diperintah Allah subhanahu wataʿala untuk beribadah. Seperti termaktub dalam Surat Az Zariyat ayat 56.

"Wama kholaqtul jinna wal insa illa liya'budun yang artinya tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku," terang Ustad Zainal Fajri.

Kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai nur dengan wasiatnya berupa Al Quran dan Hadits merupakan lentera agar tiap diri tidak berjalan dalam kegelapan dalam meniti kehidupan.

Iapun menganalogikan ketika seorang berjalan di jalan dalam kondisi gelap maka tidaklah mampu mencapai ke lokasi tujuan. Karena berjalan dalam kondisi gelap maka banyak hal yang tidak diketahui sehingga membahayakan diri seseorang. Karena bisa berakibat nabrak, terpeleset dan kejadian lain yang akan membuat seorang celaka.

Address

Jalan Wijaya Kusuma II No. 14 A Komp. DepKes Cilandak Jakarta Selatan
South Jakarta
12450

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masjid Jami Attaqwa Pondok Labu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Masjid Jami Attaqwa Pondok Labu:

Share