11/09/2018
Tiga Poin Muhasabah
Tahun 1439 H sudah berlalu. Saat ini, kita memasuki lembaran baru, tahun 1440 H. Sebelum kita merencanakan rencana dan target kedepan, ada baiknya kita bermuhasabah atas hari – hari dalam setahun yang baru saja kita lalui. Apa saja poin penting yang perlu renungi?
Pertama, Muhasabah Diri
Poin muhasabah diri kita fokuskan pada dua hal, yakni muhasabah amal dan muhasabah ilmu. Kita memiliki kewajiban untuk mengisi hari demi hari dengan beragam amal shaleh, baik yang hukumnya wajib maupun sunah. Mari kita renungi bagaimana capaian amal kita setahun terakhir, apakah stagnan, menurun atau meningkat. Buku catatan amal yaumiyah, meskipun tidak selengkap catatan dari malaikat raqib, bisa kita jadikan rujukan.
Selain itu, secara khusus kita juga perlu berintrospeksi atas proses thalabul ‘ilmi yang kita jalani. Dalam setahun ini, tambahan ilmu apa yang sudah dapatkan, berapa kitab yang sudah kita telaah, berapa buku yang sudah kita baca, berapa majelis ilmu yang sudah kita hadiri, berapa banyak ulama yang sudah kita sowani dll. Bab muhasabah ilmu harus masuk menjadi salah satu bagian muhasabah para aktivis dakwah seperti kita.
Kedua, Muhasabah Amanah
Poin muhasabah atas amanah kita fokuskan pada dua hal, yakni amanah keluarga dan amanah profesi. Didalam keluarga, kita adalah para pemimpin bagi istri dan anak. Kita punya kewajiban untuk menafkahi kebutuhan mereka, mendidik mereka dengan baik sekaligus menjauhkannya dari pintu neraka. Lalai terhadap amanah ini, jelas akan menimbulkan fitnah besar dan hisab yang berat.
Ditengah lingkungan masyarakat dan instansi, kita juga memikul amanah. Ada yang bersifat professional (diberi gaji), adapula yang bersifat murni pengabdian. Setiap tahunnya, kita perlu mengevaluasi atas kinerja dan capaian prestasinya. Jika kondisinya semakin membaik dan maju, akan menjadi tambahan pahala dan keutamaan. Jika kondisinya menurun dan mundur, akan menjadi cacat dan cela diwajah kita.
(Lanjut di komentar)