Tuntunan shalat lengkap

Tuntunan shalat lengkap Khusus tuntunan shalat

《99 Asmaul Husna Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya》1. الرحمن = Ar RahmanArtinya: Yang Maha Pengasih2. الرحيم = Ar Rahiim...
28/04/2024

《99 Asmaul Husna Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya》

1. الرحمن = Ar Rahman
Artinya: Yang Maha Pengasih

2. الرحيم = Ar Rahiim
Artinya: Yang Maha Penyayang

3. الملك = Al Malik
Artinya: Yang Maha Merajai (bisa diartikan Raja dari semua Raja)

4. القدوس = Al Quddus
Artinya: Yang Maha Suci

5. السلام = As Salaam
Artinya: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

6. المؤمن = Al Mu'min
Artinya: Yang Maha Memberi Keamanan

7. المهيمن = Al Muhaimin
Artinya: Yang Maha Mengatur

8. العزيز = Al 'Aziiz
Artinya: Yang Maha Perkasa

9. الجبار = Al Jabbar
Artinya: Yang Memiliki (Mutlak) Kegagahan

10. المتكبر = Al Mutakabbir
Artinya: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran

11. الخالق = Al Khaliq
Artinya: Yang Maha Pencipta

12. البارئ = Al Baari'
Artinya: Yang Maha Melepaskan (membuat, membentuk, menyeimbangkan)

13. المصور = Al Mushawwir
Artinya: Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)

14. الغفار = Al Ghaffaar
Artinya: Yang Maha Pengampun

15. القهار = Al Qahhaar
Artinya: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu

16. الوهاب = Al Wahhaab
Artinya: Yang Maha Pemberi Karunia

17. الرزاق = Ar Razzaaq
Artinya: Yang Maha Pemberi Rezeki

18. الفتاح = Al Fattaah
Artinya: Yang Maha Pembuka Rahmat

19. العليم = Al 'Aliim
Artinya: Yang Maha Mengetahui

20. القابض = Al Qaabidh
Artinya: Yang Maha Menyempitkan

21. الباسط = Al Baasith
Artinya: Yang Maha Melapangkan

22. الخافض = Al Khaafidh
Artinya: Yang Maha Merendahkan

23. الرافع = Ar Raafi'
Artinya: Yang Maha Meninggikan

24. المعز = Al Mu'izz
Artinya: Yang Maha Memuliakan

25. المذل = Al Mudzil
Artinya: Yang Maha Menghinakan

26. السميع = Al Samii'
Artinya: Yang Maha Mendengar

27. البصير = Al Bashiir
Artinya: Yang Maha Melihat

28. الحكم = Al Hakam
Artinya: Yang Maha Menetapkan

29. العدل = Al 'Adl
Artinya: Yang Maha Adil

30. اللطيف = Al Lathiif
Artinya: Yang Maha Lembut

31. الخبير = Al Khabiir
Artinya: Yang Maha Mengenal

32. الحليم = Al Haliim
Artinya: Yang Maha Penyantun

33. العظيم = Al 'Azhiim
Artinya: Yang Maha Agung

34. الغفور = Al Ghafuur
Artinya: Yang Maha Memberi Pengampunan

35. الشكور = As Syakuur
Artinya: Yang Maha Pembalas Budi (menghargai)

36. العلى = Al 'Aliy
Artinya: Yang Maha Tinggi

37. الكبير = Al Kabiir
Artinya: Yang Maha Besar

38. الحفيظ = Al Hafizh
Artinya: Yang Maha Memelihara

39. المقيت = Al Muqiit
Artinya: Yang Maha Pemberi Kecukupan

40. الحسيب = Al Hasiib
Artinya: Yang Maha Membuat Perhitungan

41. الجليل = Al Jaliil
Artinya: Yang Maha Luhur

42. الكريم = Al Kariim
Artinya: Yang Maha Pemurah

43. الرقيب = Ar Raqiib
Artinya: Yang Maha Mengawasi

44. المجيب = Al Mujiib
Artinya: Yang Maha Mengabulkan

45. الواسع = Al Waasi'
Artinya: Yang Maha Luas

46. الحكيم = Al Hakim
Artinya: Yang Maha Bijaksana

47. الودود = Al Waduud
Artinya: Yang Maha Mengasihi

48. المجيد = Al Majiid
Artinya: Yang Maha Mulia

49. الباعث = Al Baa'its
Artinya: Yang Maha Membangkitkan

50. الشهيد = As Syahiid
Artinya: Yang Maha Menyaksikan

51. الحق = Al Haqq
Artinya: Yang Maha Benar

52. الوكيل = Al Wakiil
Artinya: Yang Maha Memelihara

53. القوى = Al Qawiyyu
Artinya: Yang Maha Kuat

54. المتين = Al Matiin
Artinya: Yang Maha Kokoh

55. الولى = Al Waliyy
Artinya: Yang Maha Melindungi

56. الحميد = Al Hamiid
Artinya: Yang Maha Terpuji

57. المحصى = Al Muhshii
Artinya: Yang Maha Mengalkulasi (menghitung segala sesuatu)

58. المبدئ = Al Mubdi'
Artinya: Yang Maha Memulai

59. المعيد = Al Mu'iid
Artinya: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

60. المحيى = Al Muhyii
Artinya: Yang Maha Menghidupkan

61. المميت = Al Mumiitu
Artinya: Yang Maha Mematikan

62. الحي = Al Hayyu
Artinya: Yang Maha Hidup

63. القيوم = Al Qayyuum
Artinya: Yang Maha Mandiri

64. الواجد = Al Waajid
Artinya: Yang Maha Penemu

65. الماجد = Al Maajid
Artinya: Yang Maha Mulia

66. الواحد = Al Wahid
Artinya: Yang Maha Tunggal

67. الاحد = Al Ahad
Artinya: Yang Maha Esa

68. الصمد = As Shamad
Artinya: Yang Maha Dibutuhkan (tempat meminta)

69. القادر = Al Qaadir
Artinya: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

70. المقتدر = Al Muqtadir
Artinya: Yang Maha Berkuasa

71. المقدم = Al Muqaddim
Artinya: Yang Maha Mendahulukan

72. المؤخر = Al Mu'akkhir
Artinya: Yang Maha Mengakhirkan

73. الأول = Al Awwal
Artinya: Yang Maha Awal

74. الأخر = Al Aakhir
Artinya: Yang Maha Akhir

75. الظاهر = Az Zhaahir
Artinya: Yang Maha Nyata

76. الباطن = Al Baathin
Artinya: Yang Maha Ghaib

77. الوالي = Al Waali
Artinya: Yang Maha Memerintah

78. المتعالي = Al Muta'aalii
Artinya: Yang Maha Tinggi

79. البر = Al Barru
Artinya: Yang Maha Penderma (maha pemberi kebajikan)

80. التواب = At Tawwaab
Artinya: Yang Maha Penerima Taubat

81. المنتقم = Al Muntaqim
Artinya: Yang Maha Pemberi Balasan

82. العفو = Al Afuww
Artinya: Yang Maha Pemaaf

83. الرؤوف = Ar Ra'uuf
Artinya: Yang Maha Pengasuh

84. مالك الملك = Malikul Mulk
Artinya: Yang Maha Penguasa Kerajaan (semesta)

85. ذو الجلال و الإكرام = Dzul Jalaali WalIkraam
Artinya: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

86. المقسط = Al Muqsith
Artinya: Yang Maha Pemberi Keadilan

87. الجامع = Al Jamii'
Artinya: Yang Maha Mengumpulkan

88. الغنى = Al Ghaniyy
Artinya: Yang Maha Kaya

89. المغنى = Al Mughnii
Artinya: Yang Maha Pemberi Kekayaan

90. المانع = Al Maani
Artinya: Yang Maha Mencegah

91. الضار = Ad Dhaar
Artinya: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

92. النافع = An Nafii'
Artinya: Yang Maha Memberi Manfaat

93. النور = An Nuur
Artinya: Yang Maha Bercahaya (menerangi, memberi cahaya)

94. الهادئ = Al Haadii
Artinya: Yang Maha Pemberi Petunjuk

95. البديع = Al Badii'
Artinya: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya

96. الباقي = Al Baaqii
Artinya: Yang Maha Kekal

97. الوارث = Al Waarits
Artinya: Yang Maha Pewaris

98. الرشيد = Ar Rasyiid
Artinya: Yang Maha Pandai

99. الصبور = As Shabuur
Artinya: Yang Maha Sabar

mengingat kembali...
Terima kasih...
Tuntunan shalat lengkap

28/04/2024

《Macam-macam Sholat Sunnah》

Berikut beberapa sholat sunnah yang disyariatkan dalam Islam. Di antaranya:

1. Sholat Sunnah Rawatib
Adalah ibadah sunnah yang mengiringi sholat fardhu lima waktu, atau yang biasa dikenal dengan sholat qabliyah (sebelum) dan ba'diyah (sesudah). Untuk sholat rawatib yang begitu dianjurkan dan biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW, yakni sunnah rawatib muakkad. Yang berjumlah 12 rakaat dalam sehari semalam.

2. Sholat Witir
Sholat sunnah lain yang ditekankan oleh Nabi SAW adalah witir. Secara bahasa, witir artinya bilangan ganjil. Paling sedikit terdiri dari satu rakaat, tapi pada umumnya sholat witir dikerjakan sebanyak tiga rakaat. Adapun sholat ini dilaksanakan setelah sholat Isya sebagai penutup rangkaian sholat di malam hari.

3. Sholat Tahajud
Disebut juga qiyamul lail. Waktu pengerjaannya dianjurkan setelah tidur terlebih dahulu, lalu bangun di akhir waktu malam. Bilangan rakaatnya minimal dua rakaat, dan maksimal 12 rakaat dengan satu kali salam di tiap dua rakaatnya.

4. Sholat Tarawih
Dilaksanakan pada waktu malam setelah sholat Isya sampai sebelum waktu Subuh, dan khusus di bulan Ramadhan. Ada yang berpendapat jumlah rakaatnya adalah delapan rakaat, ada juga yang 20 rakaat. Pada zaman Nabi SAW, sholat tarawih dikenal dengan qiyam Ramadhan.

5. Sholat Dhuha
Termasuk yang begitu dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Waktu pelaksanaannya di pagi hari, sejak matahari naik setinggi tombak dan berakhir saat matahari berada tepat di atas langit (sebelum masuk Dzuhur). Untuk waktu sekarang, sholat dhuha dimulai sekitar pukul 07.00-11.00 pagi. Rakaat paling sedikitnya yaitu dua rakaat, dan paling banyak 12 rakaat, dengan satu kali salam di tiap dua rakaatnya.

6. Sholat Tahiyyatul Masjid
Setiap umat Islam yang memasuki masjid dan belum sempat duduk di dalamnya, maka disunnahkan untuk menunaikan sholat dua rakaat.

7. Sholat Istikharah
Kaum muslim yang hatinya sedang bimbang dan bingung akan beberapa pilihan, hendaknya mendirikan sholat istikharah dengan dua rakaat. Di mana dimaksud agar Allah SWT yang menentukan pilihan terbaik bagi hamba-Nya. Dianjurkan untuk dilaksanakan pada akhir waktu malam, dan sepatutnya untuk memperbanyak doa serta pujian bagi-Nya setelah sholat.

8. Sholat Hajat
Bagi mereka yang memiliki permintaan, bisa menunaikan sholat sunnah dua rakaat atau yang dikenal dengan sholat hajat agar keinginannya dikabulkan oleh Allah SWT. Dapat dilaksanakan kapan saja, asalkan pada waktu yang tidak diharamkan untuk sholat.

9. Sholat Tobat
Setiap manusia yang berbuat dosa dianjurkan untuk langsung melaksanakan sholat tobat. Melalui sholat ini, para hamba memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosanya yang telah dilakukan. Didirikan dengan dua rakaat, dan setelahnya disunnahkan tetap memperbanyak istighfar.

10. Sholat Dua Gerhana
Yakni dilakukan bila terjadi gerhana matahari dan atau gerhana bulan, maka dianjurkan mengerjakan sholat sunnah dua rakaat, dengan empat kali berdiri dan empat kali rukuk. Setelah sholah disunnahkan untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, serta amal kebajikan lainnya.

11. Sholat Istisqa
Sholat yang dikerjakan untuk memohon diturunkan hujan kepada Allah SWT, ketika datang musim kemarau dan tidak terdapatnya air yang cukup di suatu wilayah untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya.

Jumlah rakaatnya yakni dua. Pengerjaannya sama dengan sholat id, dengan tujuh kali takbir pada rakaat pertama, dan lima kali takbir pada rakaat keduanya. Dianjurkan dilaksanakan di tanah lapang, serta disunnahkan untuk memperbanyak doa dan istighfar.

12. Sholat Dua Hari Raya
Sholat yang ditunaikan hanya di dua waktu tiap tahun Hijriahnya, yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Waktu afdalnya dimulai pada saat matahari naik setinggi tombak, sekitar pukul 07.00 pagi. Dianjurkan untuk dilaksanakan di lapangan terbuka, agar dapat dihadiri banyak kaum muslim.

Jumlah rakaatnya dua rakaat. Pada rakaat pertama terdapat tujuh kali takbir, dan rakaat kedua sebanyak lima kali takbir. Tidak didahului oleh azan atau iqamah sebelum sholatnya, Dan setelah sholat disunnahkan menyampaikan khutbah oleh imam.

Demikian 12 macam sholat sunnah yang disyariatkan dalam Islam serta dianjurkan untuk dilaksanakan. Semoga kita bisa mulai mengamalkannya.

mengingat kembali...
Terima kasih...
Tuntunan shalat lengkap

《Keutamaan Sholat Subuh》terdapat beberapa keutamaan mengerjakan sholat Subuh di antaranya:1. Jaminan Perlindungan AllahB...
28/04/2024

《Keutamaan Sholat Subuh》

terdapat beberapa keutamaan mengerjakan sholat Subuh di antaranya:

1. Jaminan Perlindungan Allah
Barangsiapa yang shalat Shubuh, maka ia mendapat jaminan dan rasa aman dari Allah. Jaminan ini adalah tambahan setelah seseorang berislam dengan mengakui "laa ilaha illallah", tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.

2. Niscaya akan Masuk Surga
Bagi Muslim yang terus mendirikan sholat lima waktu termasuk Subuh niscaya akan masuk surga. Dari Abu Musa, Nabi kita shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى الْبَرْدَيْنِ دَخَلَ الْجَنَّة

Artinya: "Barangsiapa yang mengerjakan shalat bardain (yaitu shalat shubuh dan ashar) maka dia akan masuk surga." (HR. Bukhari no. 574 dan Muslim no. 635).

3. Diberkahi pada Pagi Hari
Melaksanakan sholat Subuh akan selalu diberkahi hidupnya pada pagi hari. Shalat shubuh adalah shalat yang amat utama. Shalat shubuh adalah yang terasa berat bagi orang-orang munafik.

Dari Jundab bin 'Abdillah radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِى ذِمَّةِ اللَّهِ فَلاَ يَطْلُبَنَّكُمُ اللَّهُ مِنْ ذِمَّتِهِ بِشَىْءٍ فَيُدْرِكَهُ فَيَكُبَّهُ فِى نَارِ جَهَنَّمَ

Artinya: "Barangsiapa yang shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu, janganlah menyakiti orang yang shalat Shubuh tanpa jalan yang benar. Jika tidak, Allah akan menyiksanya dengan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam." (HR. Muslim no. 657)

4. Mendapat Perhatian Allah Saat Kiamat
Dari 'Umaroh bin Ruaibah, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لَنْ يَلِجَ النَّارَ أَحَدٌ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

"Tidaklah akan masuk neraka orang yang melaksanakan shalat sebelum terbitnya matahari (yaitu shalat shubuh) dan shalat sebelum tenggelamnya matahari (yaitu shalat ashar)." (HR. Muslim no. 634).

Kenapa dikhususkan dua shalat ini? Sebab berkumpulnya para malaikat malam dan siang di dua waktu tersebut. Inilah makna firman Allah Ta'ala,

وَقُرْآَنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآَنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

"Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al Isro': 78) (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 3/250, Asy Syamilah)

Itulah penjelasan mengenai tata cara sholat subuh.

mengingat kembali...
Terima kasih...
Tuntunan shalat lengkap

28/04/2024

《Tata cara sholat fardlu Subuh》

mengingat kembali...
Terima kasih...
Tuntunan shalat lengkap

06/11/2023

《NIAT SHALAT FARDLU》

1). LAFADH NIAT SHALAT SUBUH.

USHAALLII FARDHASH SHUBHI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUMMAN / IMAA-MAN LILLAAHI TA'AALAA. ALLAAHU AKBAR.

Artinya:
("Aku berniat shalat fardlu subuh dua rakaat menghadap kiblat tepat waktunya, menjadi makmum / imam, karena Allah ta'aala. Allah Maha besar".)

2). LAFADH NIAT SHALAT ZHUHUR.

USHAALLII FARDHAL ZHUHRI ARBA'A RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUMMAN / IMAA-MAN LILLAAHI TA'AALAA. ALLAAHU AKBAR.

Artinya:
("Aku berniat shalat fardlu zhuhur empat rakaat menghadap kiblat tepat waktunya, menjadi makmum / imam karena Allah ta'aalaa. Allah Maha besar".)

3). LAFADH NIAT SHALAT ASHAR.

USHAALLII FARDHAL ASHRI ARBA'A RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUMMAN / IMAA-MAN LILLAAHI TA'AALAA. ALLAAHU AKBAR.

Artinya:
("Aku berniat shalat fardlu ashar empat rakaat menghadap kiblat tepat waktunya, menjadi makmum / imam karena Allah ta'aalaa. Allah Maha besar".)

4). LAFADH NIAT SHALAT MAGHRIB.

USHAALLII FARDHAL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUMMAN / IMAA-MAN LILLAAHI TA'AALAA. ALLAAHU AKBAR.

Artinya:
("Aku berniat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat tepat waktunya, menjadi makmum / imam karena Allah ta'aalaa. Allah Maha besar".)

5). LAFADH NIAT SHALAT ISYA.

USHAALLII FARDHAL ISYAA-I ARBA'A RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUMMAN / IMAA-MAN LILLAAHI TA'AALAA. ALLAAHU AKBAR.

Artinya:
("Aku berniat shalat fardlu isya' empat rakaat menghadap kiblat tepat waktunya. Menjadi makmum / imam. Karena Allah ta'aalaa. Allah Maha besar".)

mengingat kembali😊😊😊

03/05/2020

《HAL - HAL YANG MEMBATALKAN SHALAT》

1). Berhadats baik besar maupun kecil.
2). Terkena najis yang tidak di maafkan.
3). Berkata dengan sengaja.
4). Terbuka auratnya.
5). Mengubah niat, misalnya ingin menggugurkan shalat.
6). Makan atau minum walau sedikit.
7). Bergerak tiga kali selain gerakan shalat.
8). Membelakangi kiblat.
9). Menambah rukun yang berupa perbuatan seperti rukuk dan sujud.
10). Tertawah terbahak - bahak.
11). Mendahului imam pada dua rukun shalat.
12). Murtad, yakni keluar dari agama islam.

mengingat kembali😊😊😊

03/05/2020

《MAKRUH - MAKRUH DALAM SHALAT》

1). Menahan keluarnya hadats.
2). Membuka kepala, tanpa memakai kopyah maupun surban.
3). Menutup mulut rapat.
4). Berpaling ke kanan dan ke kiri.
5). Menengadahkan ke langit.
6). Bertolak pinggang.
7). Memejamkan mata.
8). Mengerjakan sesuatu yang mengurangi kekhusu'an dalam shalat.
9). Meludah.
10). Meletakkan telapak tangan ke dalam lengan baju.

mengingat kembali😊😊😊

03/05/2020

《☆SUNNAH - SUNNAH SHALAT☆》

Sunnat shalat ada dua bagian yaitu: (Sunnah Ab'adh dan Sunnah Hai'at).

(A). Yang termasuk Sunnah Ab'adh.

1). Duduk tahiyat / tasya-hud awal.
2). Membaca tahiyat / tasya-hud awal.
3). Membaca shalawat atas nabi pada tahiyat / tasya-hud awal.
4). Membaca shalawat atas keluarga nabi pada tahiyat / tasya-hud awal.
5). Membaca qunut pada shalat Subuh dan shalat witir pada pertengahan bulan Ramadhan hingga akhir.

(B). Yang termasuk Sunnah Hai'at.

1). Mengangkat dua tangan ketika takbiratul ihram, ketika ruku' dan ketika bangkit dari ruku'.
2). Meletakkan tapak tangan kanan pada pergelangan tangan kiri ketika bersedekap.
3). Membaca doa iftitah sesudah takbiratul ihram.
4). Membaca ta'awwudz ketika akan membaca surat Al Fatihah.
5). Membaca aamiin sesudah membaca surah Al Fatihah.
6). Membaca ayat / surah Al-Qur'an sesudah membaca surat Al Fatihah pada rakaat pertama dan rakaat kedua.
7). Mengeraskan bacaan Al Fatihah dan bacaan ayat / surah Al-Qur'an pada rakaat pertama dan rakaat kedua dalam shalat Maghrib, Isya' dan Subuh.
8). Membaca takbir (Allahu Akbar) pada tiap gerakan naik turun Shalat.
9). Membaca tasbih ketika ruku' dan sujud.
10). Membaca tasmi' (Sami'allaahu liman hamidah) ketika bangkit dari ruku' dan membaca "Rabbanaa lakalhamdu dan seterusnya" ketika i'tidal.
11). Meletakkan kedua tapak tangan di atas ketika paha kitika duduk tahiyat / tasya-hud awal dan akhir dengan membentangkan jari - jari tangan kiri serta menggenggamkan jari - jari tangan kanan, kecuali jari telunjuk di-isyaratkan.
12). Duduk iftirasy pada semua duduk dalam shalat.
13). Duduk tawarruq (Bersimpuh) ketika duduk tahiyat / tasya-hud akhir.
14). Membaca salam untuk yang kedua kalinya.
15). Berpaling ke kanan dan ke kiri seraya masing - masing membaca salam pertama dan kedua.

mengingat kembali😊😊😊
Terimakasih...!!!

03/05/2020

《RUKUN - RUKUN SHALAT》

1). Niat dalam hati sesuai shalat yang dikerjakan.
2). Takbiratul ihram (membaca allaahu akbar).
3). Berdiri bagi yang berkuasa.
4). Membaca surat Al Fatihah pada tiap rakaat.
5). Ruku' beserta thuma'ninah.
6). I'tidal beserta thuma'ninah.
7). Sujud dua kali beserta thuma'ninah.
8). Duduk antara dua sujud beserta thuma'ninah.
9). Duduk tahiyat / tasyahud akhir beserta thuma'ninah.
10). Membaca tahiyat / tasyahud akhir.
11). Membaca shalawat nabi pada tahiyat / tasyahud akhir.
12). Membaca salam yang pertama.
13). Tertib / urut.

mengingat kembali😊😊😊

03/05/2020

《SYARAT - SYARAT SHALAT》

1). Beragama islam.
2). Suci dari hadats besar dan kecil.
3). Sudah baligh dan berakal sehat.
4). Suci badan, pakaian dan tempat dari najis.
5). Mengetahui masuknya waktu shalat.
6). Menghadap kiblat.
7). Mengetahui yang rukun dan yang sunnah.
8). Menutup aurat.

mengingat kembali😊😊😊

03/05/2020

《KEUTAMAAN SHALAT SUNNAH》

1). Menyempurnakan shalat wajib (Barangkali shalat fardhu yang di kerjakan ada kekurangannya).
2). Banyak pahalanya shalat sunnah, diantaranya siapa yang biasa mengerjakannya, kelak dapat bertemu Rasulullah di surga.
3). Siapa yang biasa mengerjakan shalat tahajud akan diangkat derajatnya atau kedudukannya ke level mahmudah (terpuji).
4). Siapa yang biasa mengerjakan shalat dhuha secara langgeng (kontinyu tiap hari), maka akan diampuni dosa - dosanya walau-pun dosanya itu sebanyak buih dilautan.

mengingat kembali😊😊😊
Terimakasih....

《 KEUTAMAAN SHALAT JAMAAH 》Shalat berjamaah pahalanya lebih utama 27 derajat dari pada shalat sendirian.  mengingat kemb...
19/04/2020

《 KEUTAMAAN SHALAT JAMAAH 》

Shalat berjamaah pahalanya lebih utama 27 derajat dari pada shalat sendirian.

mengingat kembali😊😊😊

Address

Sinjai

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tuntunan shalat lengkap posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share