Kisah 313 Rasul - Yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui

Kisah 313 Rasul - Yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui Laman ini memuat kisah 313 Rasul Allah yang wajib dan yang tidak wajib diketahui

02/10/2025

Saya sebagai jomblo tidak berniat mengajari orang yg sudah menikah. Cuma mengingatkan kalau hukum Islam tidak membolehkan menampilkan kemesraan suami istri di hadapan publik

*Kisah Nabi Arfakhsyad, Leluhur Para Nabi*Setelah peristiwa banjir besar pada zaman Nabi Nuh as., bumi mulai kembali dih...
30/09/2025

*Kisah Nabi Arfakhsyad, Leluhur Para Nabi*

Setelah peristiwa banjir besar pada zaman Nabi Nuh as., bumi mulai kembali dihuni oleh manusia. Dari tiga putra Nuh, yaitu Sam, Ham, dan Yafits, lahirlah bangsa-bangsa yang menyebar ke berbagai penjuru dunia. Dari jalur Sam inilah lahir seorang tokoh penting yang bernama Arfakhsyad.

Nabi Arfakhsyad lahir beberapa tahun setelah kapal Nabi Nuh berlabuh dengan selamat di Bukit Judi. Ia tumbuh di tengah suasana yang masih kental dengan pesan tauhid. Ayahnya, Sam bin Nuh, mewariskan ajaran tentang menyembah Allah semata, sebagaimana yang selalu diajarkan kakeknya, Nabi Nuh.

Nabi Arfakhsyad dikenal sebagai seorang hamba Allah yang saleh. Ia menjaga kemurnian akidah, mengajarkan anak-anaknya agar tidak kembali kepada kesyirikan, dan menjadi teladan bagi kaumnya. Walaupun kisah hidupnya tidak banyak diceritakan secara rinci dalam Al-Qur’an maupun hadits, namanya tetap tercatat dalam sejarah sebagai salah satu mata rantai penting dalam silsilah kenabian.

Dari keturunan Arfakhsyad lahirlah generasi² baru. Putranya yang bernama Shalih melanjutkan garis keturunan, lalu lahirlah Abir, kemudian Palagh, Rau‘, Sarugh, Nahor, hingga Azar; ayah dari Nabi Ibrahim as. Dari jalur inilah Nabi Arfakhsyad menjadi leluhur bagi para nabi besar, seperti Ibrahim, Ishaq, Yaqub, Musa, Dawud, Isa, hingga Nabi Muhammad SAW melalui jalur Ismail.

Mengenai status kenabiannya, para ulama berbeda pendapat. Ada riwayat yang menyebut bahwa Nabi Arfakhsyad diutus sebagai nabi setelah Nabi Nuh, tetapi mayoritas ahli tafsir berpendapat bahwa ia adalah seorang lelaki saleh, bukan nabi yang membawa risalah baru. Walau begitu, perannya tetap sangat besar karena darinya lahir generasi penerus para nabi.

Kisah Nabi Arfakhsyad mengajarkan bahwa tidak semua tokoh penting dalam sejarah kenabian memiliki kisah yang panjang dengan mukjizat atau peristiwa besar. Ada p**a sosok² yang lebih dikenal karena keturunannya yang kemudian menjadi pembawa risalah Allah. Nabi Arfakhsyad adalah salah satunya, seorang hamba Allah yang menjaga keimanan, dan darinya lahir cahaya para nabi penerus risalah tauhid.

*Perhatian! -- Gambar Hanya Ilustrasi*

Nama-Nama 313 Rasul yang Wajib dan Tidak Wajib DiketahuiNo. 164-313164 SHOOHID165 SHOHBAN166 KALWAN167 SHOO’ID168 GHIFRO...
05/03/2021

Nama-Nama 313 Rasul yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui

No. 164-313

164 SHOOHID
165 SHOHBAN
166 KALWAN
167 SHOO’ID
168 GHIFRON
169 GHOOYIR
170 LAHUUN
171 BALDAKH
172 HAYDAAN
173 LAWII
174 HABRO’A
175 NAASHII
176 HAAFIK
177 KHOOFIKH
178 KAASHIKH
179 LAAFATS
180 NAAYIM
181 HAASYIM
182 HAJAAM
183 MIYZAD
184 ISYAMAAN
185 RAHIILAN
186 LATHIF
187 BARTHOFUN
188 A’BAN
189 AWROIDH
190 MUHMUTHSHIR
191 AANIIN
192 NAMAKH
193 HUNUDWAL
194 MIBSHOL
195 MUDH’ATAAM
196 THOMIL
197 THOOBIKH
198 MUHMAM
199 HAJROM

200 ADAWAN
201 MUNBIDZ
202 BAARUN
203 RAAWAN
204 MU’BIIN
205 MUZAAHIIM
206 YANIIDZ
207 LAMII
208 FIRDAAN
209 JAABIR
210 SAALUM
211 ASYH
212 HAROOBAN
213 JAABUK
214 AABUJ
215 MIYNATS
216 QOONUKH
217 DIRBAAN
218 SHOKHIM
219 HAARIDH
220 HAARODH
221 HARQIIL
222 NU’MAN
223 AZMIIL
224 MUROHHIM
225 MIDAAS
226 YANUUH
227 YUNUS
228 SAASAAN
229 FURYUM
230 FARBUSY
231 SHOHIB
232 RUKNU
233 AAMIR
234 SAHNAQ
235 ZAKHUN
236 HIINYAM
237 IYAAB
238 SHIBAH
239 AROFUN
240 MIKHLAD
241 MARHUM
242 SHONID
243 GHOLIB
244 ABDULLAH
245 ADRUZIN
246 IDASAAN
247 ZAHRON
248 BAYI’
249 NUZHOYR

250 HAWZIBAN
251 KAAYIWUASYIM
252 FATWAN
253 AABUN
254 RABAKH
255 SHOOBIH
256 MUSALUN
257 HIJAAN
258 RAWBAL
259 RABUUN
260 MU’IILAN
261 SAABI’AN
262 ARJIIL
263 BAYAGHIIN
264 MUTADHIH
265 RAHIIN
266 MIHROS
267 SAAHIN
268 HIRFAAN
269 MAHMUUN
270 HAWDHOON
271 ALBA’UTS
272 WA’ID
273 RAHBUL
274 BIYGHON
275 BATIIHUN
276 HATHOBAAN
277 AAMIL
278 ZAHIROM
279 IYSAA
280 SHOBIYH
281 YATHBU’
282 JAARIH
283 SHOHIYB
284 SHIHATS
285 KALAMAAN
286 BAWUMII
287 SYUMYAWUN
288 ARODHUN
289 HAWKHOR
290 YALIYQ
291 BARI’
292 AA’IIL
293 KAN’AAN
294 HIFDUN
295 HISMAAN
296 YASMA’
297 ARIFUR
298 AROMIN
299 FADH’AN

300 FADHHAN
301 SHOQHOON
302 SYAM’UN
303 RISHOSH
304 AQLIBUUN
305 SAAKHIM
306 KHOO’IIL
307 IKHYAAL
308 HIYAAJ
309 ZAKARIYA
310 YAHYA
311 JURHAS
312 ISA IBNU MARYAM
313 MUHAMMAD SAW

Nama-Nama 313 Rasul yang Wajib dan Tidak Wajib DiketahuiNo. 1-163Berikut ini adalah nama nama Rasul yang 313 itu sebagai...
05/03/2021

Nama-Nama 313 Rasul yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui

No. 1-163

Berikut ini adalah nama nama Rasul yang 313 itu sebagai tambahan ilmu yang bermanfa’at atau barang kali kita boleh memakai untuk anak kita.

1 ADAM
2 TSITS
3 ANUWSY
4 QIYNAAQ
5 MAHYAA’IYL
6 AKHNUWKH
7 IDRIS
8 MUTAWATSILAKH
9 NUH
10 HUD
11 ABHAF
12 MURDAAZIYMAN
13 TSARI’
14 SHOLEH
15 ARFAKHTSYAD
16 SHOFWAAN
17 HANDHOLAH
18 LUTH
19 ISHOON
20 IBRAHIM
21 ISMA’IL
22 ISHAQ
23 YA’QUB
24 YUSUF
25 TSAMA’IL
26 TSU’AYB
27 MUSA
28 LUTHOON
29 YA’WA
30 HARUN
31 KAYLUN
32 YUSYA’
33 DAANIYAAL
34 BUNASY
35 BALYAA
36 ARMIYAA
37 YUNUS
38 ILYAS
39 SULAIMAN
40 DAUD
41 ILYASA’
42 AYUB
43 A’US
44 DZANIN
45 ALHAMI’
46 TSABITS
47 GHOBIR
48 HAMILAN
49 DZULKIFLI

50 UZAIR
51 AZKOLAN
52 IZAN
53 ALWUN
54 ZAYIN
55 AAZIM
56 HARBAD
57 SYADZUN
58 SA’AD
59 GHOLIB
60 SYAMAAS
61 SYAM’UN
62 FIYAADH
63 QIDHON
64 SAAROM
65 GHINADH
66 SAANIM
67 ARDHUN
68 BABUZIR
69 KAZKOL
70 BAASIL
71 BAASAN
72 LAKHIN
73 ILSHOTS
74 RASUGH
75 RUSY’IN
76 ALAMUN
77 LAWQHUN
78 BARSUWA
79 AL’AZHIM
80 RATSAAD
81 SYARIB
82 HABIL
83 MUBLAN
84 IMRON
85 HARIB
86 JURITS
87 TSIMA’
88 DHORIKH
89 SIFAAN
90 QUBAYL
91 DHOFDHO
92 ISHOON
93 ISHOF
94 SHODIF
95 BARWA’
96 HAASHIIM
97 HIYAAN
98 AASHIM
99 WIJAAN

100 MISHDA’
101 AARIS
102 SYARHABIL
103 HARBIIL
104 HAZQIIL
105 ASYMU’IL
106 IMSHON
107 KABIIR
108 SAABATH
109 IBAAD
110 BASYLAKH
111 RIHAAN
112 IMDAN
113 MIRQOON
114 HANAAN
115 LAWHAAN
116 WALUM
117 BA’YUL
118 BISHOSH
119 HIBAAN
120 AFLIQ
121 QOOZIM
122 LUDHOYR
123 WARIISA
124 MIDH’AS
125 HUDZAMAH
126 SYARWAHIL
127 MA’NA’IL
128 MUDRIK
129 HARIIM
130 BAARIGH
131 HARMIIL
132 JAABADZ
133 DZARQON
134 USHFUN
135 BARJAAJ
136 NAAWI
137 HAZRUYIIN
138 ISYBIIL
139 ITHOOF
140 MAHIIL
141 ZANJIIL
142 TSAMITHON
143 ALQOWM
144 HAWBALAD
145 SOLIH
146 SAANUKH
147 RAAMIIL
148 ZAAMIIL
149 QOOSIM

150 BAAYIL
151 YAAZIL
152 KABLAAN
153 BAATIR
154 HAAJIM
155 JAAWIH
156 JAAMIR
157 HAAJIN
158 RAASIL
159 WAASIM
160 RAADAN
161 SAADIM
162 SYU’TSAN
163 JAAZAAN

Kisah Nabi Idris AS Berteman dengan Malaikat MautDalam beberapa kisah dalam Hadis, disebutkan bahwa Nabi Idris AS bertem...
17/07/2020

Kisah Nabi Idris AS Berteman dengan Malaikat Maut

Dalam beberapa kisah dalam Hadis, disebutkan bahwa Nabi Idris AS berteman baik dengan malikat Izrail, yakni sang malaikat pencabut nyawa. Karena Ketaatan dan kecerdasan Nabi Idris ia pun menjadi bahan pembicaraan di kalangan malaikat. Salah satunya adalah malaikat Izrail yang ingin bertemu dengan Nabi Idris As, karena ingin bertemu, kemudian malaikat Izrail meminta izin kepada Allah untuk diperbolehkan bertemu sang nabi. Allah pun mengizinkan keinginan malaikat Izrail untuk bertemu Nabi Idris.

Setelah di beei izin oleh Allah, malaikat Izrail pun turun kebumi dan menyamar sebagai seorang laki-laki pengembara yang bertamu ke rumah Nabi Idris As. Selama di rumah Nabi Idris, malaikat Izrail pun dijamu dengan sangat baik dan ramah. Selanjutnya Nabi Idris berusaha menyuguhkan makanan yang enak dan lezat, namun malaikat Izrail selalu menolaknya.

Nabi Idris pun lama kelamaan mulai curiga dengan tamunya. Selanjutnya Nabi Idris pun mengajak malaikat Izrail pergi berjalan kaki dan menikmati keindahan ciptaan Allah selama berhari-hari. Namun di perjalanan Nabi Idris As mulai menyadari, bahwasanya, tamunya tersebut tetap kuat berjalan, walaupun ia tidak makan dan minum sedikit pun.

Kemudian Nabi Idris pun menanyakan kepada tamunya siapakah jati dirinya sebenarnya. Malaikat Izrail pun menjawab pertanyaan Nabi Idris As, sesungguhnya aku adalah malaikat maut. Awalnya mulanya malaikat Izrail mengira bahwa Nabi Idris As akan terkejut dan ketakutan ketika tahu siapa tamunya sebenarnya.

4 Nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarangBerikut terdapat 4 nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarang menuru...
17/07/2020

4 Nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarang

Berikut terdapat 4 nabi yang diyakini masih hidup sampai sekarang menurut ajaran agama Islam.

1. Nabi Isa AS

Nabi Isa adalah nabi penting dalam agama Islam dan merupakan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur'an, ia disebut Isa bin Maryam atau Isa al-Masih. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil di Palestina. Nabi Isa dipercaya masih hidup sampai saat ini. Nabi Isa dipercaya dalam islam masih hidup. Dalam ajaran Islam, Nabi Isa AS yang masih hidup hingga kini disebabkan Nabi Isa diselamatkan oleh Allah SWT saat para kaum kafir mengejarnya untuk menyalipnya. Ketika tetangkap ternyata yang di tangkap dan disalip oleh kaum kafir adalah Yudas Iskariot, salah satu muridnya yang berkhianat dengan menyerupakan wajahnya seperti nabi Isa AS. dipercayai Allah SWT mengangkat Nabi Isa AS ke langit ke dua atas kuasa-Nya dan akan diturunkan kembali ke bumi menjelang hari kiamat untuk melanjutkan risalah Rasulullah SAW. Hal tentang nabi Isa yang masih hidup hingga saat ini di jelaskan dalam Al Quran surat An Nisa ayat 157.

"Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (p**a) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (p**a) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa."(QS: An-Nisa: 157).

Keberadaan Isa AS sampai saat ini hanya Allah SWT yang tahu. tetapi para ulama telah sepakat tentang keberadaan beliau saat ini, yaitu di langit dalam keadaan masih hidup dan sama sekali belum mati.

2. Nabi Khidir AS

Nabi Khidir adalah Sosok Pendamping Nabi Musa AS yang dikabarkan masih hidup hingga detik ini, Dalam sebuah riwayat karangan Syeikh Abdul Rohman Ash-Shafuri dan Syeikh Muhammad bin Ahmad menerangkan bahwa Nabi Khidir AS merupakan manusia yang telah ada sejak zaman Raja Iskandar Zulkarnain pada tahun 322 SM. Alasan Nabi Khidir AS diberikan umur panjang hingga sampai hari kiamat lantaran diberikan tugas secara khusus oleh Allah SWT untuk mengajarkan ilmu hikmah dan kebijaksanaan kepada para Wali-wali atau Aulia Allah SWT sehingga Nabi Khidir AS diberikan julukan gurunya para wali-wali atau aulia Allah SWT dan ada p**a kisah yang menceritakan bahwa dahulu nabi khidir meminum air dari mata air yang jika airnya diminum orang yang meminumnya akan hidup abadi seperti sabda Nabi Muhammad.

Dalam karangan Syeikh Muhammad bin Ahmad:"Bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Ada seorang anak dari Sam bin Nuh AS telah meminum air kehidupan, lalu ia dapat hidup lama”. Maka pergilah Raja Zulkarnain bersama Nabi Khidir AS, untuk meminum air kehidupan. Namun yang berhasil meminumnya adalah Nabi khidir AS, sedangkan Raja Zulkarnain tidak berhasil menemui air kehidupan tersebut.”

Keberadaan Nabi Khidir AS misterius dan tersembunyi. Hanya orang tertentu dengan kehendak Allah SWT yang dapat bisa berjumpa dengan Nabi Khidir AS.

3. Nabi Ilyas AS

Nabi Ilyas adalah nabi yang dikaruniai oleh Allah kehidupan yang lama bahkan dipercaya sampai saat ini. itu terbukti dari kisah nabi Ilyas dahulu. Ketika Nabi Ilyas sedang beristirahat tiba-tiba datang malaikat pencabut nyawa datang untuk mencabut nyawanya. Ketika itu Nabi Ilyas bersedih, Melihat Nabi Ilyas bersedih malaikatpun bertanya mengapa Nabi Ilyas bersedih. Nabi Ilyas pun menjawab dia besedih karena harus berhenti berzikir dan beribadah kepada Allah setelah dia dicabut nyawanya.

Saat itulah, Allah memberi wahyu kepada malaikat pencabut nyawa agar ia menunda pencabutan nyawa Ilyas AS dan memberi waktu kepada Ilyas untuk berzikir sesuai dengan permintaannya. Hingga sekarang, Nabi Ilyas diyakini masih hidup dan terus berzikir kepada Allah.

4. Nabi Idris AS

Nabi Idris adalah salah seorang Nabi yang pertama kali diberikan tugas untuk menyampaikan risalah kepada kaumnya dan diberi hak kenabian oleh Allah setelah Adam AS. Sekelompok ulama berpendapat bahwa Nabi Idris masih hidup dan belum mati. menurut kisahnya pada suatu malam Nabi Idris AS didatangi Malaikat pencabut nyawa. Sebelum dicabut nyawanya, Nabi Idris meminta persyaratan kepada Allah SWT untuk kembali menghidupkannya setelah dicabut nyawanya. Allah pun Mengkabulkannya. Maka dicabutnyalah nyawa Idris saat itu juga.Nabi Idris pun merasakan kematian ketika itu. Allah lalu menepati janjinya yang akan kembali menghidupkan Idris. Atas Izinnya Idris as kembali hidup dan keduanya melanjutkan perjalanan ke neraka. Di sana ia melihat semua yang diciptakan Allah SWT.

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke surga atas izin Allah. Nabi Idris dapat melihat pemandangan di dalam Syurga dengan segala macam kenikmatan yang disediakan oleh Allah SWT hanya dari pintunya. Ia pun meminta malaikat agar memperbolehkan masuk dan meminum air di sana. Akhirnya mereka masuk dan harus keluar lagi. Namun sebelum keluar Surga Nabi Idris dengan kecerdasannya meninggalkan sepatunya di salah satu pohon surga. Nabi Idris berkata kepada Malaikat Maut: “Wahai Malaikat Maut, aku telah meninggalkan sepatuku di dalam Syurga. Malaikat Maut pun berkata: Masuklah ke dalam Syurga, dan ambil sepatumu.” Maka masuklah Nabi Idris, namun beliau tidak keluar lagi, sehingga Malaikat Maut memanggilnya: “Ya Idris, keluarlah!. Tidak, wahai Malaikat Maut, kerana Allah SWT telah berfirman bermaksud: “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (Ali-Imran: 185)Sedangkan saya telah merasakan kematian. Dan Allah berfirman yang bermaksud: “Dan tidak ada seorang pun daripadamu, melainkan mendatangi Neraka itu.”(Maryam: 71) Dan saya pun telah mendatangi Neraka itu. Dan firman Allah lagi yang bermaksud: “… Dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya (Syurga).” (Al-Hijr: 48) Maka Allah menurunkan wahyu kepada Malaikat Maut itu: “Biarkanlah dia, kerana Aku telah menetapkan di azali, bahawa ia akan bertempat tinggal di Syurga.” Allah menceritakan tentang kisah Nabi Idris ini kepada Rasulullah SAW dengan firman-Nya bermaksud: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris yang tersebut di dalam Al-Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi. Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (Maryam: 56-57). Sejak saat itu Nabi Idris dipercaya masih hidup hingga saat ini dan berada di Surganya Allah SWT. Wallahu a'lam.

Sumber : okezone.com

Kisah Nabi Yusya AsNabi Musa ‘alaihis salam memiliki seorang murid yang menemaninya mencari Ilmu. Dia adalah Yusya’ Bin ...
21/04/2020

Kisah Nabi Yusya As

Nabi Musa ‘alaihis salam memiliki seorang murid yang menemaninya mencari Ilmu. Dia adalah Yusya’ Bin Nun, dan Alloh Subhanahu wa Ta’ala memberikan hikmah kenabian dan mukjizat yang nyata kepadanya. Setelah Nabi Musa ‘alaihis salam wafat, Nabi Yusya’ bin Nun ‘alaihis salam membawa Bani Israil ke luar dari padang pasir. Mereka berjalan hingga menyeberangi sungai Yordania dan akhirnya sampai di kota Jerica.
Kota Jerica adalah sebuah kota yang mempunyai pagar dan pintu gerbang yang kuat. Bangunan-bangunan di dalamnya tinggi-tinggi serta berpenduduk padat. Nabi Yusya’ dan Bani Israil yang bersamanya, mengepung kota tersebut sampai enam bulan lamanya.

Suatu hari, mereka bersepakat untuk menyerbu ke dalam. Diiringi dengan suara terompet dan pekikan takbir, dan dengan satu semangat yang kuat, mereka pun berhasil menghancurkan pagar pembatas kota, kemudian memasukinya. Di situ mereka mengambil harta rampasan dan membunuh dua belas ribu pria dan wanita. Mereka juga memerangi sejumlah raja yang berkuasa. Mereka berhasil mengalahkan sebelas raja dan raja-raja yang berkuasa di Syam. Hari itu hari Jum’at, peperangan belum juga usai, sementara matahari sudah hampir terbenam. Berarti hari Jum’at akan berlalu, dan hari Sabtu akan tiba.

Padahal, menurut syari’at pada saat itu, pada Sabtu dilarang melakukan peperangan. Oleh karena itu Nabi Yusya’ bin Nun berkata: “Wahai matahari, sesungguhnya engkau hanya mengikuti perintah Alloh Subhanahu wa Ta’ala, begitu p**a aku. Aku bersujud mengikuti perintahNya. Ya Alloh Subhanahu wa Ta’ala, tahanlah matahari itu untukku agar tidak terbenam dulu!”. Maka Alloh Subhanahu wa Ta’ala menahan matahari agar tidak terbenam sampai dia berhasil menaklukkan negeri ini dan memerintahkan bulan agar tidak menampakkan dirinya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, dia berkata, bahwa Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya matahari itu tidak pernah tertahan tidak terbenam hanya karena seorang manusia kecuali untuk Yusya’. Yakni pada malam-malam dia berjalan ke Baitul Maqdis (untuk jihad).’” (HR: Ahmad dan sanad-nya sesuai dengan syarat Al-Bukhari).
Akhirnya Nabi Yusya’ dan kaumnya berhasil memerangi dan menguasai kota tersebut. Setelah itu Nabi Yusya’ bin Nun memerintahkan kaumnya untuk mengumpulkan harta rampasan perang untuk dibakar. Namun api tidak mau membakarnya. Lalu Beliau meminta sumpah kepada kaumnya. Dan akhirnya diketahui ternyata ada dari kaumnya yang berkhianat dengan menyembunyikan emas sebesar kepala sapi.

Akhirnya orang-orang yang berkhianat mengembalikan apa yang mereka curi dari harta rampasan perang itu. Kemudian dikumpulkan dengan harta rampasan perang lainnya. Barulah kemudian api mau membakarnya.
Demikian syariat yang dibawa oleh Nabi sebelum Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi Wa Sallam. Yaitu tidak boleh mengambil harta rampasan perang. Dan Alloh Subhanahu wa Ta’ala menyempurnakan Syariat Nya dengan memperbolehkan bagi Rasululloh Shollallahu ‘alaihi Wa Sallam untuk mengambil rampasan perang agar dapat diambil manfaat yang banyak dari harta rampasan perang itu.

Setelah Baitul Maqdis dapat dikuasai oleh Bani Israil, maka mereka hidup di dalamnya dan di antara mereka ada Nabi Yusya’ yang memerintah mereka dengan Kitab Alloh Subhanahu wa Ta’ala, Taurat, sampai akhir hayatnya. Dia kembali ke hadirat Alloh Subhanahu wa Ta’ala saat berumur seratus dua puluh tujuh tahun, dan masa hidupnya setelah wafatnya Nabi Musa ‘alaihis salam adalah dua puluh tujuh tahun.

(Sumber Rujukan: Al Qur’anul Karim; Riyadhus Shalihin; Syarah Lum’atil I’tiqod)

*Silsilah Nabi Adnan, Nenek Moyang Bangsa Arab*Adnan (bahasa Arab: عدنان‎, `Adnan) adalah salah seorang nenek moyang ban...
20/02/2020

*Silsilah Nabi Adnan, Nenek Moyang Bangsa Arab*

Adnan (bahasa Arab: عدنان‎, `Adnan) adalah salah seorang nenek moyang bangsa Arab, yaitu Bani Adnan (عدنانيون, `Adnaniyyun). Secara silsilah, Adnan merupakan keturunan Nabi Ismail, dan kakek moyang keduapuluh dari Nabi Muhammad.

Nabi Ibrahim, sebagaimana disebutkan oleh para ahli tarikh, bukanlah bangsa Arab melainkan adalah penduduk Kana'an, yang membawa istrinya Hajar dan anaknya Nabi Ismail untuk menetap di kota Makkah. Setelah dewasa, Ismail menikah dengan Halah binti Harits bin Amr, seorang wanita dari bangsa Arab Jurhum. Ismail mempunyai beberapa anak, dan yang kemudian disebut sebagai Bani Ismail (Arab Ismailiyyah), dan Adnan adalah salah seorang keturunannya. Bani Ismail juga disebut dengan nama `Arab al-Musta`ribah ("Arab yang di-Arab-kan"), karena dianggap mempelajari bahasa Arab dari penduduk asli setempat.

Para ahli silsilah seluruhnya menyetujui bahwa Adnan adalah keturunan dari Ismail bin Ibrahim, tetapi mereka berbeda pendapat mengenai nama dan jumlah nenek moyang antara Ismail dan Adnan. Hal ini karena keturunan yang terperinci tersebut tidak mempunyai rujukan yang jelas dalam kitab-kitab tarikh dan hadits

Silsilah Nabi Adnan Ke Nabi Muhammad SAW

Tidak terdapat perbedaan di antara para ahli silsilah mengenai nama-nama nenek moyang antara Adnan dan Muhammad. Dari ayahnya Muhammad adalah keturunan Adnan melalui Qushay bin Kilab, sedangkan dari ibunya melalui Zuhrah bin Kilab.

dari pihak ayah:

Adnan (عدنان)
Ma'ad (معد)
Nizar (نزار)
Mudhar (مضر)
Ilyas (إلياس)
Mudrikah (مدركة)
Khuzaimah (خزيمة)
Kinanah (كنانة)
An-Nadhar (النضر)
Malik (مالك)
Fihr (فهر)
Ghalib (غالب)
Lu'ay (لؤي)
Ka'ab (كعب)
Murrah (مرة)
Kilab (كلاب)
Qushay (قصي)
Abdu Manaf (عبد مناف)
Hasyim (هاشم)
Abdul Muththalib (عبد المطلب)
Abdullah (عبد الله)
Muhammad (محمد)

dari pihak ibu:

Adnan (عدنان)
Ma'ad (معد)
Nizar (نزار)
Mudhar (مضر)
Ilyas (إلياس)
Mudrikah (مدركة)
Khuzaimah (خزيمة)
Kinanah (كنانة)
An-Nadhar (النضر)
Malik (مالك)
Fihr (فهر)
Ghalib (غالب)
Lu'ay (لؤي)
Ka'ab (كعب)
Murrah (مرة)
Kilab (كلاب)
Zuhrah (زهرة)
Abdu Manaf (عبد مناف)
Wahab (وهب)
Aminah آمنة بنت وهب
Muhammad (محمد)

*Kisah Nabi Ayyub As*Nabi Ayub AS adalah putra Ish bin Ishak bin Ibrahim. Nabi Ayub adalah seorang yang kaya raya. Istri...
20/02/2020

*Kisah Nabi Ayyub As*

Nabi Ayub AS adalah putra Ish bin Ishak bin Ibrahim. Nabi Ayub adalah seorang yang kaya raya. Istrinya banyak, anaknya banyak hartanya melimpah ruah dan ternaknya tak terbilang jumlahnya. la hidup makmur dan sejahtera. Walau demikian ia tetap tekun beribadah. Segala nikmat dan kesenangan yang di karuniakan kepadanya tak sampai melupakannya kepada Allah. ia gemar berbuat kebajikan, s**a menolong orang yang menderita terlebih dari golongan fakir miskin.

Para Malaikat di langit terkagum-kagum dan sama membicarakan ketaatan Ayub dan keikhlasannya dalam beribadah kepada Allah.

Iblis yang mendengar pembicaraan itu merasa iri dan ingin menjerumuskan Ayub agar menjadi orang yang tidak sabar dan celaka.

Pertama Iblis mencoba sendiri menggoda Nabi Ayub agar tersesat dan tak mau bersyukur kepada Allah. Namun ia gagal. Nabi Ayub tak tergoyahkan.

Iblis kemudian menghadap Allah. Minta izin untuk menggoda Nabi Ayub : "Wahai Tuhan, sesungguhnya Ayub yang senantiasa patuh dan berbakti menyembah-Mu, senantiasa, memuji-Mu, tak lain hanyalah karena takut kehilangan kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadanya. Semua ibadah tidak ikhlas dan bukan karena cinta dan taat kepada-Mu. Andaikata ia terkena musibah dan kehilangan harta benda, anak-anak dan istrinya belum tentu ia akan teat dan tetap ikhlas menyembah-Mu."

Allah berfirman kepada Iblis : "Sesungguhnya Ayub adalah hamba­Ku yang sangat taat kepada-Ku, ia seorang mu'min yang sejati. Apa yang ia lakukan untuk mendekatkan diri kepada-Ku adalah semata­-mata didorong iman yang teguh kuat dan taat yang bulat kepada-Ku. Iman dan taqwanya takkan tergoyah oleh perubahan keadaan duniawi. Cintanya kepada-Ku dan kebajikannya tidak akan menurun dan menjadi berkurang walau ditimpa musibah apapun yang melanda dirinya dan hartanya. la yakin bahwa siapa yang ia miliki adalah pemberian-Ku yang sewaktu-waktu dapat Aku cabut daripadanya atau menjadikannya berlipat ganda. la bersih dari segala tuduhan dan prasangkamu. Engkau tidak rela melihat hamba-hamba-Ku anak cucu Adam berada di atas jalan yang lurus. Untuk menguji keteguhan hati Ayub dan keyakinannya pada takdirKu. Kuizinkan kau menggoda dan memalingkannya dariKu. Kerahkanlah pembantu-pembantumu untuk menggoda Ayub melalui harta dan keluarganya. Cerai beraikanlah keluarganya yang rukun damai sejahtera itu. Lihatlah sampai dimana kemampuanmu untuk menyesatkan hamba-Ku, Ayub itu."

Demikianlah, Iblis dan para pembantunya kemudian mulai menyerbu keimanan Ayub. Mula-mula mereka membinasakan hewan ternak peliharaan Nabi Ayub. Satu persatu hewan-hewan itu mati bergelimpangan disusul lumbung-lumbung gandum dan lahan pertanian Nabi Ayub terbakar dan musnah.

Iblis mengira Ayub akan berkeluh kesah setelah kehilangan ternak dan lahan pertaniannya itu. Namun Ayub tetap berbaik sangka kepada Allah. Segalanya ia serahkan kepada Allah. Harta adalah titipan Allah sewaktu-waktu dapat saja diambil lagi.

Berikutnya Iblis dan pembantu-pembantunya mendatangi putra­-putra Nabi Ayub di gedung yang besar dan megah. Mereka goyang­-goyangkan tiang-tiang gedung sehingga gedung itu kemudian roboh dan anak- anak Nabi Ayub mati semua.

Iblis mengira usahanya berhasil menggoyahkan iman Nabi Ayub yang sangat menyayangi putra-putranya itu, namun mereka kecele. Nabi Ayub, tetap berserah diri kepada Allah. Nabi Ayub bersedih hati dan menangis tapi jiwa dan hatinya tetap kokoh dalam keyakinan bahwa jika Allah Yang Maha Pemberi menghendaki semua ini maka tak ada seorang pun mampu menghalangi-Nya.

Selanjutnya Iblis menaburkan baksil di sekujur tubuh Nabi Ayub sehingga beliau menderita sakit kulit yang menjijikkan. Famili dan tetangganya menjauhinya. Istri-istrinya banyak yang melarikan diri. Hanya seorang yang setia mendampinginya yaitu Rahmah.

Para tetangga Nabi Ayub tidak mau ketularan penyakit, sehingga mereka - terutama kaum ibu secara terang-terangan mengusir Nabi Ayub dari perkampungan.

Mereka pergi ke ujung desa, dekat pembuangan sampah. Namun di sana orang-orang yang tidak terima. Mereka tetap mengusir Nabi Ayub. Maka pergilah Nabi Ayub dan Rahmah ke sebuah tempat yang sepi dari manusia.

Waktu tujuh tahun dalam penderitaan terus-menerus memang merupakan ujian berat bagi Ayub dan Rahmah. Namun Nabi Ayub bisa bersabar dan tetap berdzikir menyebut Asma Allah.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Rahmah terpaksa bekerja pada pabrik roti. Pagi berangkat sorenya kembali ke rumah pengasingan. Namun lama-lama majikannya mengetahui jika Rahmah adalah istri Nabi Ayub yang berpenyakitan. Mereka khawatir Rahmah membawa baksil yang dapat menular melalui roti, maka Rahmah diberhentikan dari pekerjaannya.

Rahmah yang setia ini masih memikirkan suaminya. la meminta majikannya agar memberinya hutang roti. Majikannya menolak. Majikannya hanya mau memberi roti jika Rahmah rela memotong gelung rambutnya yang panjang, padahal gelung rambut itu sangat dis**ai suaminya.

Rahmah akhirnya setuju. Namun sesampainya Rahmah di rumah Nabi Ayub menyangka Rahmah telah menyeleweng, padahal tidak.

Pada suatu hari, mungkin karena tidak tahan dalam penderitaan atau karena apa. Rahmah pamit meninggalkan suaminya. la akan bekerja untuk menghidupi suaminya. Nabi Ayub melarangnya, namun Rahmah tetap pergi sembari berkeluh kesah.

'Kiranya kau telah terkena bujukan setan, sehingga berkeluh kesah atas takdir Allah. "kata Ayub kepada istrinya. "Awas kelak jika aku sudah sembuh kau akan kupukul seratus kali. Mulai saat ini tinggalkanlah aku seorang diri, aku tak membutuhkan pertolonganmu sampai Allah menentukan takdir-Nya.

Setelah ditinggal Rahmah, satu-satunya orang yang masih menyayangi dan merawatnya kini Nabi Ayub hidup seorang diri. Di dalam kamarnya ia bermunajat kepada Allah "Ya Allah, aku telah diganggu oleh setan dengan kepayahan dan kesusahan serta siksaan dan Engkau wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Allah menerima do'a Nabi Ayub yang telah mencapai puncak kesabaran dan keteguhan iman dalam menghadapi cobaan. Berfirman Allah kepada Nabi Ayub : "Hantamkanlah kakimu ke tanah. Dari situ air akan-memancar dan dengan air itu kau akan sembuh dari semua penyakitmu. Kesehatan dan kekuatanmu akan pulih kembali jika kau pergunakan untuk minum dan mandi."

Demikianlah, setelah Nabi Ayub minum dan mandi air yang memancar dari bawah kakinya, maka ia sembuh seperti sediakala.

Sementara itu Rahmah yang telah pergi meninggalkan Nabi Ayub lama-lama merasa kasihan dan tak tega membiarkan Nabi Ayub seorang diri. la datang menjenguk, namun ia tak mengenali suaminya lagi. Karena Nabi Ayub sudah sembuh dan keadaannya jauh lebih baik daripada sebelumnya. Lebih sehat dan lebih tampan. Nabi Ayub gembi­ra melihat istrinya kembali, namun ia ingat sumpahnya yaitu ingin memukul istrinya seratus kali. la harus melaksanakan sumpah itu. Kini ia bimbang, istrinya sudah turut menderita sewaktu bersama-sama dengannya selama tujuh tahun ini; akankah ia memukulnya seratus kali.

Dalam kebimbangan datanglah wahyu Allah yang memberikan jalan keluar. Firman Allah : "Hai Ayub, ambillah lidi seratus buah dan pukullah istrimu itu sekali saja, dengan demikian tertebuslah sumpahmu."

Ya dengan lidi seratus, dipukulkan pelan sekali, maka sumpahnya sudah terlaksana. Berkat kesabaran dan keteguhan imannya Nabi Ayub dikaruniai lagi harta benda yang melimpah ruah. Dari Rahmah ia mendapat anak bernama Basyar, dikemudian hari ia mendapat julukan Dzulkifli artinya : Punya Sanggup. Dzulkifli akhirnya jugs menjadi Nabi dan Rasul.

22/10/2019

*Kisah Nabi Samuel as*

Nabi Samuel adalah pengganti Nabi Musa as.

Siapa dia?? Apakah Anda tau?? jangan berpikiran dulu bahwa ia adalah keturunan dari Nabi Musa As. Yang ternyata adalah seseorang dari keturunan nabi lain yg hanya saja diutus oleh Allah swt. untuk menggantikan peranan Nabi Musa As. Tentunya Anda sudah tau kan gimana kisah tentang Nabi Musa As.? Nah, kalo yg ini adalah kisah lanjutannya, hanya saja kisahnya disambung dari kisah nabi lain, mari kita semak kisahnya dibawah ini.

Samuel (Arab:صموئيل Shamu`ayl) dalam Islam dianggap sebagai salah satu nabi Bani Israel dan dikatakan bahawa Samuel adalah keturunan dari Yusuf. Ia pernah diminta oleh kaumnya untuk memilih seorang pemimpin dari kalangannya. Pada akhirnya terpilihlah Thalut yang memiliki profesion seorang petani. Namanya tidak disebutkan dalam Al-Qur'an, tetapi telah diwahyukan oleh Allah dalam surah Al Baqarah, tanpa menyebutkan namanya

Pengganti Nabi Musa A.S.

Beliau telah diutuskan oleh Allah S.W.T. selepas kewafatan Nabi Musa A.S. Semasa zaman Nabi Musa A.S., Bani Israel dalam berabad-abad lamanya dapat hidup bersatu di negeri mereka sendiri, tidak dapat diusir oleh kekuatan daripada mana-mana pihak.

Selepas kewafatan Nabi Musa A.S., bangsa Israel lama kelamaan lupa akan ajaran Nabi Musa A.S., lupa akan agama mereka dan agama itu mereka telah ubah menurut kemauan mereka sendiri.

Dalam keadaan yang demikian itu, akhirnya mereka dapat dikalahkan dan diusir dari kampung halaman mereka sendiri oleh bangsa Palestin.

Nasib bangsa Israel semakin teruk dan melarat di bawah penjajahan sehingga mengalami pengusiran itu, terpisah dari anak dan isteri mereka dalam tempoh yang lama, mereka juga tidak sanggup tampil ke hadapan untuk memimpin bangsanya yang telah bercerai-berai itu.

Akhirnya diutus oleh Allah kepada mereka seorang Nabi, Samuel namanya. Dengan pimpinan Samuel ini, akhirnya beberapa orang di antara bangsa Israil dapat berkumpul. Dari kump**an ini timbul hasrat bagi mereka, untuk berusaha mengusir bangsa Palestin yang telah mengusir mereka dari tanah airnya. Tetapi sayang, tidak seorang juga di antara mereka yang berani dan sanggup menjadi pemimpin.

Samuel tahu benar mengenai kelemahan kaumnya yang demikian itu, kelemahan yang disebabkan oleh tidak adanya kemauan untuk berjuang dan kelemahan karena tidak adanya rasa patuh terhadap pemimpinnya.

Dengan tegas Samuel berkata kepada mereka: "Sebab kelemahan kamu, adalah kerana kamu sekalian tidak mau berjuang menghadapi peperangan bila dipanggil untuk berperang!"

Mereka menjawab: "Kami sanggup berjuang dan bertempur, kerana tidak tahan lagi hidup sengsara terpisah dengan anak, keluarga dan tanah air sendiri, asal saja ada yang memimpin kami dalam perjuangan dan pertempuran itu. (tetapi hanya sedikit saja yang bersungguh-sungguh untuk berjuang dan mengikut arahan pemimpinnya)."

Samuel meminta mereka menunggu, karena Samwil ingin menerima petunjuk dari Allah S.W.T. terlebih dahulu, tentang maksud ini. Lalu kepada Samuel diwahyukan oleh Allah S.W.T., agar memilih Thalut menjadi raja dan pemimpin perang mereka. Samuel sendiri rupanya belum kenal siapa Thalut itu. Tetapi dengan tegas Allah S.W.T. mewahyukan kepada Samuel, agar jangan ragu-ragu dalam menetapkan Thalut sebagai pemimpin dan jeneral dalam perang yang diperintahkan itu.

Thalut adalah anak desa dalam negeri itu, bahkan anak seorang yang miskin p**a. Jangankan ia akan dikenal sebagai pemimpin dalam pergaulan, malah sehari-hari saja jarang orang kenal kepadanya. Tetapi dia adalah seorang yang berbadan kuat dan sehat; tinggi dan gagah perwatakannya, matanya tajam, fikirannya pun luas dan tajam p**a. Dalam pada itu, dia mempunyai hati yang suci bersih, budi yang halus dan agung. Dia tinggal di desa kecil bersama-sama bapanya. Pekerjaannya bertani dan berternak.

Tabut berjaya dirampas semula

Akhirnya, tentera pimpinan jenderal Thalut telah berjaya mengalahkan bangsa Palestin walaupun jumlah mereka adalah sedikit dan ketika itu juga jeneral Jalut yang memimpin bangsa Palestin telah mati akibat dilontar batu oleh Nabi Daud A.S. yang ketika itu berumur 9 tahun. Nabi Samwil A.S. turut menyertai peperangan itu yang mana Tabut milik Bani Israil telah berjaya dirampas semula.

Kisah mengenai Nabi Samuel A.S. ada disebutkan dalam Al Quran walaupun tidak disebutkan namanya di dalam Al Quran, yaitu surah Al Baqarah ayat 247 dan ayat 248.

Ya, itulah sedikitnya cerita tentang Nabi Samuel As. seorang nabi yg menggantikan peranan Nabi Musa As.

Address

Buareng Dg Parani
Sinjai
92661

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kisah 313 Rasul - Yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Kisah 313 Rasul - Yang Wajib dan Tidak Wajib Diketahui:

Share