11/11/2020
๐ ๐ถ๐ป๐๐ฎ ๐ฑ๐๐ธ๐๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ฑ๐ผ๐ฎ ๐ฟ๐ฒ๐๐๐๐ป๐๐ฎ
๐ฆ๐ฒ๐บ๐ผ๐ด๐ฎ ๐ฏ๐ถ๐๐ฎ ๐บ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐ธ๐ฎ๐ป ๐บ๐ฎ๐ป๐ณ๐ฎ๐ฎ๐ ๐ธ๐ต๐๐๐๐๐ป๐๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐ฝ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐๐ฎ๐ฟ๐ด๐ฎ ๐ป๐ฎ๐ต๐ฑ๐น๐ถ๐๐ถ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐๐ฒ๐๐ฎ ๐ง๐ผ๐๐ผ๐บ๐ฎ๐ฟ๐๐ผ
Selain tetap mempertahankan pola dakwah tradisional, warga NU juga khususunya para pemuda pemudi NU harus membekali diri dengan literasi dakwah melalui media sosial.
Media sosial membuat daya jangkau yang lebih luas pesan dan anjuran kebaikan yang disampaikan dalam dakwah para ulama dan guru khususnya di desa kita toyomarto.
Dengan demikian pesan dakwah itu tidak hanya berputar pada jamaah yang terbatas. โDakwah melalui internet dapat diakses dengan mudah oleh ribuan bahkan jutaan orang, potensi ini harus bisa dibaca sebagai peluang dakwah,โ
kata Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini saat menjadi narasumber dalam acara Kopdar Netizen NU bersama keluarga besar NU
Tantangan warga NU adalah meningkatkan pola dakwah tradisional ke dakwah virtual yang memiliki daya jangkau publik yang lebih luas. Dengan demikian, sekali berdakwah dapat diikuti oleh ratusan ribu bahkan jutaan. Dakwah virtual efeknya lebih dahsyat. Keterampilan dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dapat digunakan sebagai sarana melawan hoax dan fitnah yang ditujukan kepada para tuan guru dan ulama NU khususnya di Desa kita Toyomarto singosari. Di samping itu, keterampilan dalam menggunakan media sosial dirasa efektif untuk menangkal berita dan informasi berbau radikal yang disebar secara besar-besaran oleh para buzzer.
โCara melawannya, yaitu tidak men-share berita hoax dan bernuansa radikal, menghapusnya, juga harus punya kreativitas memanfaatkan media sosial,โ