Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret

Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret Official Page Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret

Kamis, 25 April 2024MISA PERUTUSAN RD. EPIN BUDIMANKeluarga besar Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret , d...
28/04/2024

Kamis, 25 April 2024
MISA PERUTUSAN RD. EPIN BUDIMAN

Keluarga besar Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret , dalam ekaristi kudus, mengutus RD. Epin Budiman untuk bertugas di tempat perutusannya yang baru. Romo Epin telah berkarya selama kurang lebih empat tahun di Rumah Rita.

Terimakasih banyak untuk jasa Romo bagi Rumah Rita. Selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga Tuhan memberkati panggilan dan perutusan, Romo. Doa keluarga besar Rumah Rita selalu menyertai.

---

Misa perutusan ini dibalut dalam nuansa inkulturatif. Para frater mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, dan doa umat dilantunkan dalam 5 bahasa, diwakilkan oleh setiap keuskupan.

"Di hari Kamis Putih ini, mari kita ingat bahwa cinta bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang tindakan."
28/03/2024

"Di hari Kamis Putih ini, mari kita ingat bahwa cinta bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang tindakan."

"Selamat memasuki Minggu Palma. Tuhan yang membuktikan kasih-Nya di kayu salib adalah Tuhan yang mencintai umat-Nya."
27/03/2024

"Selamat memasuki Minggu Palma. Tuhan yang membuktikan kasih-Nya di kayu salib adalah Tuhan yang mencintai umat-Nya."

Pada tanggal 24 Maret 2024, komunitas Seminari tinggi interdiosesan Santo Petrus Ritapiret mengadakan misa Minggu Palma ...
27/03/2024

Pada tanggal 24 Maret 2024, komunitas Seminari tinggi interdiosesan Santo Petrus Ritapiret mengadakan misa Minggu Palma bersama...

Misa kali ini di pimpin oleh Rd. Rush Sina, dan diikuti oleh Para Frater, karyawan-karyawati, para suster OSF serta umat disekitar lingkungan seminari. Perayaan Ekaristi berjalan dengan lancar serta penuh kemeriahan yg diiringi dengan lagu Koor Frater tingkat IV.

Menjadi Alat TuhanFirman Tuhan hari ini mengisahkan Malaikat Gabriel datang kepada Maria. Malaikat Gabriel memberitahu M...
07/10/2022

Menjadi Alat Tuhan
Firman Tuhan hari ini mengisahkan Malaikat Gabriel datang kepada Maria. Malaikat Gabriel memberitahu Maria, bahwa Allah memilihnya untuk menjadi alat dalam rencana keselamatan-Nya. Maria dipilih Allah untuk mengandung dan melahirkan Yesus Kristus. Ketika mendengarkan tugas itu, sebagai manusia biasa ada rasa takut, cemas, kuatir, dan tidak percaya yang muncul dalam diri Maria. Perasaan-perasaan manusiawi Maria ini tampak dalam tanggapannya yang digambarkan dalam kisah Injil hari ini. Apakah arti salam itu? Bagaimana hal ini mungkin terjadi, karena aku belum bersuami? Namun, pada akhirnya dengan segala kerendaan hati Maria bersedia menerima tugas mulia yang dipercayakan oleh Allah kepadanya, “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu itu”. Sikap Maria ini menunjukkan bahwa ia adalah seorang gadis yang rendah hati dan mau mengasihi Tuhan dengan segala kekurangan dan kelemahan manusiawinya.
Sebagai orang-orang beriman, kita juga dipercayakan oleh Allah untuk menjadi sarana dan alat-Nya dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita. Allah ingin memakai kita untuk menjadi pembawa berkat bagi sesama. Pertanyaan bagi kita sekarang, apakah kita telah menjadi pribadi yang rendah hati dalam melaksanakan tugas-tugas yang dipercayakan oleh Allah seperti Maria? Apakah kita telah menjadi sarana dan alat Tuhan yang membawa kabar baik dan berkat bagi orang-orang di sekitar kita. Tuhan tentu mengharapkan agar kita mampu menjadi sarana dan alat-Nya kapan dan di mana pun kita berada. Sanggupkah kita?
(Fr. Rupertus Bidho)



Hiduplah dalam Terang Roh KudusSebagai ciptaan yang istimewa, apakah kita manusia pernah bertanya, “Seistimewa apakah ki...
05/10/2022

Hiduplah dalam Terang Roh Kudus
Sebagai ciptaan yang istimewa, apakah kita manusia pernah bertanya, “Seistimewa apakah kita manusia, sehingga walaupun sering jatuh dalam dosa, Allah Bapa selalu setia mengasihi dan mencintai serta bahkan selalu mengutus RohNya yang Kudus kepada kita? Selain itu, apakah kita selalu mengucap syukur atas segala rahmat kehidupan yang telah kita peroleh? Ataukah sebaliknya kita selalu mengandalkan kekuatan manusiawi kita?
Beberapa pertanyaan ini menghantar kita untuk menghayati dan merenungkan Sabda Tuhan terutama yang digambarkan oleh menginjil Lukas. Sebagai insan lemah, manusia telah memperoleh kekuatan dan belas kasih dari Allah dalam rupa Roh Kudus, yang telah kita terima sewaktu dipermandikan. Roh Kudus telah kita peroleh dengan cuma-cuma, maka kita juga harus mewartakan karya Roh Kudus itu kepada semua orang dengan selalu berbuat baik dan menjadi berkat bagi orang lain.
Yesus juga mengajarkan suatu hal yang sangat istimewa, yakni agar kita selalu mengandalkan Allah dalam segala situasi hidup kita. Hiduplah dalam terang Roh Kudus, jadilah berkat bagi semua orang, selalu bersyukur dalam hidup dan selalu andalkan Tuhan dalam hidup kita.
(Fr. Joel Cawa)

Seminari Tinggi Ritapiret adalah komunitas calon imam. Walaupun disebut sebagai komunitas calon imam, di sini juga terda...
05/10/2022

Seminari Tinggi Ritapiret adalah komunitas calon imam. Walaupun disebut sebagai komunitas calon imam, di sini juga terdapat komunitas lain yaitu Komunitas Suster-suster OSF Semarang yang membantu proses pembinaan para Frater.
Suster-suster OSF memiliki patron yang kemarin dirayakan peringatannya oleh Gereja Katolik Universal, yaitu; St. Fransiskus Asisi.
Bertepatan dengan Peringatan St. Fransiskus Asisi sebagai pelindung Suster-suster OSF, para frater bersama para pembina dan suster-suster merayakan misa di Kapela Agung seminari untuk memperingati St. Fransiskus Asisi
Semoga pada perayaan peringatan St. Fransiskus Asisi tersebut, para suster semakin diteguhkan dan dikuatkan dalam pelayanan mereka di Seminari Tinggi Ritapiretsemarang .susterosf .osfosf

Wartakan Tuhan dalam Kata dan Perbuatan“Tuhan ajarilah kami berdoa” adalah permintaan salah satu murid Yesus sebagai man...
04/10/2022

Wartakan Tuhan dalam Kata dan Perbuatan
“Tuhan ajarilah kami berdoa” adalah permintaan salah satu murid Yesus sebagai mana yang dikisahkan penginjil Lukas pertama-tama lahir dan didorong oleh teladan hidup sang guru yang selalu mencari tempat yang hening untuk berdoa kepada Bapa di surga. Tindakan Yesus yang selalu berdoa dilihat oleh para murid dan membuat mereka tergerak hati untuk ikut berdoa. Permintaan para murid untuk ikut dan tahu berdoa dikabulkan oleh Yesus dengan mengajarkan mereka berdoa dan bagaimana cara mereka harus berdoa. Dengan hal ini, mau menegaskan bahwa teladan hidup berbicara dan memberi lebih banyak ketimbang kata-kata. Hal serupa pun, dikisahkan oleh Rasul Paulus kepada Jemaat di Galatia, yang mana Paulus bertentangan dengan Petrus oleh karena perbuatan dan teladan hidup mereka tidak sejalan dengan perkataan yang mereka ajarkan.
Satu pesan yang bisa kita petik dari perikop bacaan-bacaan hari ini adalah setiap tindakan yang kita lakukan merupakan sabda hidup yang kita wartakan kepada setiap orang yang kita jumpai hari ini. Sebab, setiap perkataan kita akan tidak berdaya apa-apa kalau tidak ditunjukan dan diikuti dengan tindakan dan perbuatan baik. Oleh sebab itu, marilah kita semua yang adalah pengikut Yesus Kristus saat ini untuk stop talking, let,s act. Sebab Tuhan lebih memperhatikan dan memperhitungkan mereka yang berbuat baik dari pada mereka yang melantungkan puji-pujian.
(Fr. Mathius Jado)

Dengarkanlah Dia Yesus mengajarkan Marta tentang  pentingnya berdiam diri dan mendengarkan Tuhan. Hanya di dalam kehenin...
03/10/2022

Dengarkanlah Dia

Yesus mengajarkan Marta tentang  pentingnya berdiam diri dan mendengarkan Tuhan. Hanya di dalam keheningan kita bisa mendengarkan suara Tuhan. Hanya dalam keheningan orang bisa menemukan arti kehidupan serta menemukan kekuatan untuk berlangkah maju dalam hidup. Singkatnya, manusia sebetulnya membutuhkan keheningan atau waktu khusus untuk berada bersama Tuhan.
Banyak orang merasa sulit menemukan hal itu. Seperti Marta yang begitu sibuk dengan urusan sehari-hari.
Yesus menegur Marta karena ia sibuk dengan hal-hal yang tidak penting sama sekali namun tidak berarti bahwa Yesus tidak menghargai pekerjaannya. Apa yang dikecam oleh Yesus ialah kecemasannya yang terlalu berlebihan. Hal yang paling penting dalam membina relasi dengan Yesus bukannya makan-minum tetapi waktu untuk berada bersama Yesus. Waktu untuk mencintai dan dicintai.

Banyak orang terjebak dalam kesibukan seperti Marta. Terlalu banyak kegiatan dan aktivitas.

St. Fransiskus Assisi yang kita peringati hari ini adalah orang kudus yang memiliki kesederhanaan lewat teladan hidupnya yakni sebuah tindakan nyata untuk membantu dan menolong orang berkekurangan. Untuk itu, tidak seorang pun dapat hidup sebagai orang yang sungguh-sungguh kristiani kecuali kalau ia menyediakan waktu untuk Tuhan. Rasanya sulit mengatasi kesulitan dalam hidup kalau kita tidak menyediakan waktu khusus untuk berada bersama Tuhan. Keseimbangan antara waktu untuk bekerja dan berdoa merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan orang Kristen.
(Fr. Fulgensius Asar)

Bermurah Hati pada Setiap OrangInjil pada hari ini berbicara tentang seorang Samaria yang murah hati. Mengapa dikatakan ...
02/10/2022

Bermurah Hati pada Setiap Orang
Injil pada hari ini berbicara tentang seorang Samaria yang murah hati. Mengapa dikatakan sebagai orang yang murah hati? Karena ia lebih mementingkan menolong orang yang menderita dan mengabaikan kegiatan utama yang merupakan tujuan dari perjalanannya. Tiga pribadi yang ditampilkan yaitu: Pertama, seorang imam, melihat orang yang menderita itu, namun melewatinya. Imam itu lebih mementingkan ibadat di Yerusalem dan tak ingin membuang waktunya untuk membantu sesama yang menderita. Kedua, orang Lewi juga melakukan hal yang sama dengan imam tersebut. Ketiga, orang Samaria yang sederhana, penuh belaskasihan untuk membantu orang yang menderita, bertanggungjawab untuk mengobatinya dan memberikan penginapan kepada orang tersebut.
Yesus sengaja menampilkan narasi singkat ini untuk memberi nasihat bagi para murid-Nya. Dua pesan penting, yaitu: Pertama, dalam menjalani hidup bersama sebagai makluk sosial, kita harus melihat skala prioritas; man yang harus diutamakan dan mana yang dinomorduakan. Kecenderungan manusia untuk mengejar sesuatu tujuan yang jauh dan tujuan terdekat kita abaikan. Imam dan orang Lewi menampilkan sikap egoisme dalam diri mereka yang berbeda dengan orang Samaria yang memiliki rasa kemanusiaan yang begitu tinggi. Kedua, kita dapat belajar dari sikap seorang Samaria, yakni tolong menolong tanpa melihat siapa yang latar belakang seseorang. Meskipun orang yang ditolong tidak kita kenali, orang yang memusuhi dan membenci kita, sadarlah bahwa kita semua adalah saudara. Mari kita bangun sikap solidaritas.
(Fr. Erik Raga)

.Pelayan: Memiliki Hati Seorang HambaIman yang hidup ialah iman yang disertai dengan sikap kerendahan hati untuk saling ...
01/10/2022

.
Pelayan: Memiliki Hati Seorang Hamba
Iman yang hidup ialah iman yang disertai dengan sikap kerendahan hati untuk saling peduli dan berbela rasa. Tugas seorang hamba dalam Injil hari ini merupakan suatu realitas yang memperlihatkan kenyamanan kita untuk selalu menempatkan diri sebagai tuan bagi sesama. Kita lebih merasa nyaman ketika harus dihormati, diakui, disegani, tanpa pernah mengalami saat dimana kita harus menjadi seorang hamba yang sederhana dan rendah hati. Seorang hamba tidak mempunyai banyak pilihan. Hidup mereka apa adanya. Tidak ada ambisi lain, selain hidup dari keringat dan kerja kerasnya sendiri siang dan malam. Setia dan bertahan dalam rutinitas hidupnya yang berulang. Bertemu dengan pekerjaan yang sama, orang yang sama dan situasi yang sama. Berbeda dengan kita yang seringkali bertindak sebagai tuan bagi sesama, ada banyak pilihan alternatif melalui uang, kuasa, tahkta, dan kekayaan yang tak kita sadari menjadi kuasa yang menghancurkan hidup, iman dan cinta kita kepada Tuhan dan sesama.
Melalui jawaban Tuhan terhadap pernyataan para rasul akan iman, kita diajak untuk berkaca diri dari seorang hamba. Kesederhanaannya membawa seorang hamba untuk tidak memiliki banyak pilihan. Oleh karena itu, untuk menghidupi iman yang sesungguhnya, maka kitapun harus selalu berjalan bersama Tuhan, menerima dan melayani Tuhan dalam sesama, serta selalu rendah hati seperti seorang hamba agar mampu berbela rasa dan peduli terhadap sesama.
(Fr. Onno Soba)

Pada hari ini tanggal 1 Oktober 2022, bertepatan dengan Pesta St. Theresia Liseux pelindung karya Misi, Komunitas Semina...
01/10/2022

Pada hari ini tanggal 1 Oktober 2022, bertepatan dengan Pesta St. Theresia Liseux pelindung karya Misi, Komunitas Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret mengadakan Misa Komunitas dalam rangka pembukaan bulan Rosario.
Misa ini dihadiri oleh para frater studiosi, TOR, Suster-suster OSF dan sejumlah umat beriman. RD Patrik Dharsam Guru bertindak sebagai Selebran utama dan staf pembina lainnya sebagai konselebran. Misa berjalan dengan hikmat dengan diiringi lantunan lagu-lagu yang dipersembahkan oleh fratres Keuskupan Denpasar.
Marilah di Bulan Rosario bulan yang penuh rahmat ini, kita mempersembahkan hati kita kepada Allah melalui doa-doa devosional kita melalui St. Perawan Maria Bunda Kristus

Address

Seminari Tinggi Interdiosesan Street Petrus Ritapiret, Nitakloang, Nita, Kab. Sikka
Sikka
86151

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret:

Share