19/02/2026
Sebelum Program Mephibosheth hadir, Yundia menghabiskan hari-harinya dengan tenang di rumah sembari membantu pekerjaan pekerjaan rumah, di Kelurahan Sidiangkat, Sidikalang. Sebagai penyandang disabilitas, kesempatan terasa jauh bukan karena kurangnya kemauan, melainkan karena lingkungan sekitarnya belum memberikan ruang bagi potensi yang ia miliki.
Semua itu berubah ketika Yundia terpilih sebagai salah satu dari sepuluh penerima manfaat Program Mephibosheth di bawah RBM (Rehabilitasi Berbasis Masyarakat) GKPPD. Melalui dukungan menyeluruh dari program ini — mulai dari sesi konseling, pendampingan kecakapan hidup, hingga bantuan modal usaha — Yundia mendapatkan kawanan bebek pertamanya beserta bimbingan yang ia butuhkan untuk merawatnya.
Hasilnya sungguh luar biasa. Hari ini, peternakan bebek Yundia menghasilkan sekitar 20 butir telur setiap harinya. Apa yang bermula sebagai intervensi mata pencaharian kecil-kecilan kini telah berkembang menjadi sumber penghasilan yang stabil dan sangat dapat diandalkan, yang dikelola Yundia dengan kepercayaan diri yang terus bertumbuh. Setiap pagi, saat memungut telur-telur itu, bukan hanya sekadar rutinitas biasa — melainkan simbol martabat, kemampuan, dan kehadirannya yang berarti di tengah masyarakat dimana ia berasal.
Tanda keberhasilan yang paling nyata justru datang dari keluarganya sendiri. Kedua orang tua Yundia, yang menyaksikan langsung transformasi ini, sudah merencanakan langkah berikutnya: menggunakan hasil penjualan telur untuk membeli bebek-bebek baru, memperluas usaha, dan melipatgandakan peluang yang ada. Antusias mereka bukan hanya mencerminkan kemajuan ekonomi, tetapi juga pergeseran dalam cara mereka memandang putri mereka — bukan lagi sebagai seseorang yang perlu terus dibantu, melainkan sebagai seseorang yang mampu membangun sesuatu.
"Sekarang dia yang merawat bebek-bebeknya sendiri," tutur ibunya saat kunjungan tindak lanjut konseling. "Kami bangga sekali dengan dia."
Kisah Yundia adalah bukti nyata tentang apa yang mungkin terwujud ketika penyandang disabilitas tidak hanya diberi sumber daya, tetapi juga diberikan kepercayaan yang tulus terhadap potensi mereka.
Ditulis oleh: TIM RBM GKPPD
berat