GbiGajahmada

GbiGajahmada Organisasi Keagamaan

HADIR BAGI SESAMABacaan: Ulangan 15:7-11Aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar-le...
01/06/2026

HADIR BAGI SESAMA

Bacaan: Ulangan 15:7-11

Aku memberi perintah kepadamu, demikian: Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudaramu, yang tertindas dan yang miskin di negerimu.

(Ulangan 15:11)

RENUNGAN FIRMAN

Di pinggiran kota Paris, ada komunitas-komunitas yang mengulurkan tangan untuk membantu kaum tunawisma di lingkungan mereka. Terbungkus dalam kantong-kantong kedap air, helai demi helai baju digantungkan pada pagar khusus supaya dapat diambil oleh para tunawisma yang membutuhkan. Kantong-kantong tersebut diberi tulisan, “Aku bukan barang hilang, silakan ambil jika kamu kedinginan.” Upaya tersebut tidak hanya menghangatkan tubuh mereka yang tidak memiliki tempat berteduh, tetapi juga mengajarkan masyarakat pentingnya menolong sesama yang membutuhkan di sekitar mereka.

Alkitab menekankan pentingnya memperhatikan mereka yang miskin, dengan memberi perintah kepada kita untuk “membuka tangan lebar-lebar” bagi mereka (Ul. 15:11). Mungkin kita tergoda mengabaikan kesulitan orang miskin, dan enggan berbagi berkat dengan mereka. Namun Allah menantang kita untuk melihat bahwa kita akan selalu dikelilingi oleh mereka yang berkekurangan, sehingga kita perlu melayani mereka dengan murah hati dan rela, bukan dengan “berdukacita” (ay.10). Yesus berkata bahwa dengan memberi kepada orang miskin, kita akan menerima harta yang abadi di surga (Luk. 12:33).

Kemurahan hati kita mungkin tidak akan diketahui oleh siapa pun selain Allah. Namun, ketika memberi dengan leluasa, kita tidak saja memenuhi kebutuhan orang-orang di sekitar kita, tetapi kita juga mengalami sukacita yang Allah ingin kita alami dengan memenuhi kebutuhan sesama. Tolonglah kami, ya Tuhan, untuk mempunyai mata dan tangan yang terbuka demi memenuhi kebutuhan mereka yang telah Engkau tempatkan di sekitar kami.

Kemurahan hati menunjukkan keyakinan pada pemeliharaan Allah yang setia dan penuh kasih.

30/05/2026

And this is
CEK PERTANYAANYA DI SINI ⬇️⬇️⬇️
Apa pesan terpenting dari Pak Welyar untuk generasi muda Worship Leader dan pemain musik yang baru memulai pelayanan mereka di era digital ini?

36
GBI GAJAHMADA SEMARANG

Hai sahabat GBI GAMA ! Mau pertanyaan kamu jawab dalam bentuk video seperti ini ? Yuk mari bertanya dalam story kami. Check terus untuk ajukan pertanyaan kamu seputar tema yang kami berikan.

Tuhan Memberkati

🎤 Pdt. Welyar Kauntu
© 2026 GBI Gajahmada Semarang. All Right

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajamada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]

The MomentFAMILY FUN DAY !!!Sukacita  komsel dalam keluargaGBI Gajahmada Semarang hari ini !!🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉GBI Gajahmada Sema...
27/05/2026

The Moment
FAMILY FUN DAY !!!

Sukacita komsel dalam keluarga
GBI Gajahmada Semarang hari ini !!
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajamada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]

MAKNA UTAMA PUASABacaan: Zakharia 7:1-10Waktu puasa … akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu peray...
26/05/2026

MAKNA UTAMA PUASA

Bacaan: Zakharia 7:1-10

Waktu puasa … akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai!

(Zakharia 8:19)

RENUNGAN FIRMAN

Perut yang keroncongan mulai mengusik ketenangan saya. Mentor saya menyarankan puasa sebagai suatu cara untuk fokus kepada Allah. Namun, seiring berjalannya waktu, saya pun bertanya-tanya: Bagaimana bisa Yesus melakukan ini selama empat puluh hari? Saya bergumul untuk mengandalkan Roh Kudus agar merasa damai, kuat, dan sabar. Terutama sabar.

Jika kita mampu secara fisik, puasa dapat mengajari kita pentingnya makanan rohani. Yesus sendiri mengatakan, “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat. 4:4). Namun, seperti yang telah saya alami, berpuasa itu sendiri tidak serta-merta membuat kita lebih dekat dengan Allah!

Bahkan, Allah melalui Nabi Zakharia pernah mengatakan kepada umat-Nya bahwa puasa mereka sia-sia karena tidak membuat mereka lebih peduli terhadap kaum miskin. “Adakah kamu sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?” tanya Allah dengan tajam (Za. 7:5).

Pertanyaan Allah mengungkapkan bahwa masalah utamanya bukanlah perut mereka, melainkan hati mereka yang dingin. Dengan terus melayani diri sendiri, mereka gagal mengenal hati Allah. Jadi Dia mendesak mereka, “Laksanakanlah hukum yang benar dan tunjukkanlah kesetiaan dan kasih sayang kepada masing-masing! Janganlah menindas janda dan anak yatim, orang asing dan orang miskin” (ay.9-10).

Tujuan kita dalam disiplin rohani apa pun adalah supaya kita lebih dekat kepada Yesus. Saat kita bertumbuh semakin menyerupai Dia, kita juga akan mengasihi hal-hal yang Dia kasihi.

Tuhan, aku cenderung mencari kesenangan diri dan penerimaan dari orang lain. Tolonglah agar hidupku menyenangkan-Mu dan melayani sesamaku.

Bagaimana Allah dapat menggunakan disiplin rohani sebagai alat untuk menghancurkan tanah berbatu di dalam hati kita? Apa yang telah menolong Anda semakin dekat dengan Yesus belakangan ini?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

The Moment  #60Glory to The Name of The Lord 🤍🪽CEK FOTO SELENGKAPNYA diGaleri www.gbigajahmada.comIbadah Raya Minggu Puk...
25/05/2026

The Moment #60
Glory to The Name of The Lord 🤍🪽

CEK FOTO SELENGKAPNYA di
Galeri www.gbigajahmada.com

Ibadah Raya
Minggu
Pukul
06.30
09.00
11.30
16.00
18.30

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajamada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]

23/05/2026

TIME MACHINE
Alive For More ✝️

Kemuliaan bagi Allah yang berkuasa selamanya !

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajahmada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]


19/05/2026

🎤 Pdt. Samuel Devianus
©️ 2026 GBI Gajahmada Semarang. All Right
GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajahmada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]


The MomentPeringatan Kenaikan Yesus Kristus ke SurgaCek selengkapnya di galerigbigajahmada.comGBI Gajahmada SemarangJala...
18/05/2026

The Moment
Peringatan Kenaikan Yesus Kristus ke Surga
Cek selengkapnya di galeri
gbigajahmada.com

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajahmada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]


Mari memuji dan memuliakan nama Tuhan padaIbadah Memperingati Kenaikan Yuhan Yesus ke Surga Kamis, 14 Mei 2026Pukul06.30...
13/05/2026

Mari memuji dan memuliakan nama Tuhan pada
Ibadah Memperingati Kenaikan Yuhan Yesus ke Surga
Kamis, 14 Mei 2026
Pukul
06.30
09.00
11.30
16.00
18.30

GBI Gajahmada Semarang
Jalan Gajamada 78-86, Bangunharjo, Semarang Tengah
📞085 600 681 681
📩[email protected]

DATANG DAN TERIMALAHBacaan: Yesaya 55:1-6Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan h...
06/05/2026

DATANG DAN TERIMALAH

Bacaan: Yesaya 55:1-6

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup!

(Yesaya 55:3)

RENUNGAN FIRMAN

Saya mengintip melalui pagar tanaman anggur yang mengelilingi halaman belakang rumah kami. Dari sana saya bisa melihat orang-orang yang sedang berlari, jogging, berjalan kaki, dan berjalan cepat mengitari jalur yang mengelilingi taman di belakang rumah kami. Saya pernah melakukan itu semua ketika saya masih kuat, pikir saya. Seketika itu juga gelombang ketidakpuasan melanda saya.

Belakangan, ketika sedang membaca Alkitab, saya dibuat terhenyak oleh Yesaya 55:1, “Ayo, hai semua orang yang haus,” dan menyadari lagi bahwa ketidakpuasan (kehausan) dalam hidup ini merupakan keniscayaan, bukan pengecualian. Tidak ada, bahkan hal-hal baik dalam hidup sekalipun, yang dapat sepenuhnya memuaskan kita. Andai kata saya memiliki kaki yang kuat untuk mendaki gunung, pasti tetap saja ada sesuatu dalam hidup saya yang akan membuat saya merasa tidak puas.

Budaya kita selalu mengatakan kepada kita melalui berbagai cara bahwa kebahagiaan hidup dapat diperoleh melalui apa yang kita lakukan, yang kita beli, pakai, miliki, atau naiki. Semua itu tidak benar. Kita tidak akan bisa memperoleh kepuasan penuh dari apa pun di dunia ini, tak peduli apa yang kita lakukan.

Nabi Yesaya mengajak kita untuk datang dan datang lagi kepada Allah dan Kitab Suci untuk mendengarkan apa yang Allah katakan. Jadi, apa yang Allah katakan? Kasih-Nya kepada Daud di masa silam adalah “abadi” dan “teguh” (ay.3). Kasih itu berlaku juga untuk Anda dan saya! Kita boleh “datang” kepada-Nya.

Siapakah yang kami miliki, Tuhan, selain Engkau yang puaskan dahaga jiwa? Mata air yang tiada habis-habisnya mengalir! Air anugerah yang cuma-cuma! Mata air lain tak bisa diharapkan. -Mary Bowley

Dalam hal apakah Anda merasa haus? Bagaimana kesadaran bahwa Allah itu setia akan menolong Anda hari ini?

Apakah yang saya bagikan hari ini?

Address

Jalan Gajah Mada 78-86
Semarang
50138

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GbiGajahmada posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Place Of Worship

Send a message to GbiGajahmada:

Share