Jaringan Saudagar Muhamadiyah Kota Semaranv

Jaringan Saudagar Muhamadiyah Kota Semaranv Monggo yang mau jualan, bisa muamalah disini. kita saling menguatkan. Ekonomi kuat, Umat menjadi hebat

26/11/2020

ORGANISASI ISLAM TERKAYA DI DUNIA

Meski belum pernah ada daftar resmi yang dikeluarkan lembaga terkemuka tentang organisasi Islam terkaya di dunia, tak diragukan lagi Muhammadiyah adalah salah satunya. Jika daftar itu ada, sulit dibantah Persyarikatan Muhammadiyah akan berada di nomor-nomor teratas urutan itu, bersama organisasi-organisasi Islam elit dunia lainnya.

Agaknya memang sulit melakukan valuasi terhadap aset dan kekayaan likuid yang dimiliki serta dikelola oleh sebuah lembaga nirlaba seperti Muhammadiyah. Cara menghitungnya sedikit berbeda dibandingkan menghitung kekayaan perorangan atau entitas bisnis tertentu. Bayangkan saja, seluruh aset Muhammadiyah adalah atas nama umat, semua potensi ekonomi yang dimilikinya sebesar-besarnya dikembalikan kepada dan untuk kepentingan umat.

Namun, sebenarnya seberapa besar kekayaannya? Pada tahun 2017 dilaporkan Muhammadiyah mengelola hampir 21 juta meter persegi tanah wakaf. Istimewanya, tak sejengkal pun tanah itu atas nama pribadi-pribadi tertentu, seluruhnya atas nama persyarikatan.

Perlu dicatat 21 juta meter persegi itu bukanlah tanah kosong. Di atasnya berdiri sekurangnya 19.951 sekolah, 13.000 masjid dan mushola, 765 bank perkreditan rakyat syariah, 635 panti asuhan, 457 rumah sakit dan klinik, 437 baitul mal, 176 universitas dan 102 pondok pesantren. Tercatat ada lebih dari 25 juta warga Muhammadiyah yang mendapatkan manfaat dari semua amal usaha itu, bahkan lebih luas lagi persyarikatan ini melayani seluas-luasnya masyarakat Indonesia.

Sama sekali tak mengherankan jika banyak pakar menyebut bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern terbesar di dunia. Manajemen organisasi ini dikerjakan secara rapi, terdokumentasi dengan baik, dikelola secara transparan dengan visi yang progresif (berkemajuan). Muhammadiyah kerap menerima pujian dan penghargaan dari berbagai institusi terkemuka dunia.

Mentalitas Kaya

Kekayaan Muhammadiyah tidak muncul seketika. Seluruh aset, amal usaha, dan bakti nyata Muhammadiyah merupakan kerja panjang selama 108 tahun. Mentalitas yang dibentuk di organisasi ini adalah mental ‘aghniya‘ (orang kaya), mental memberi, spirit al-Ma’un yang membebaskan sekaligus memberdayakan.

Dipekuat oleh doktrin Kiai Ahmad Dahlan yang mengatakan, “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah”, pengurus persyarikatan ini didorong untuk menjadi pribadi-pribadi yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sehingga bisa mengabdikan hidup untuk sebesar-besarnya kepentingan persyarikatan dan umat.

Posisi ini p**a yang secara kolektif ingin diperlihatkan Muhammadiyah sebagai organisasi. Muhammadiyah tidak ingin menempatkan tangan di bawah dengan selalu berharap pada program atau bantuan pemerintah. Sebaliknya, Muhammadiyah selalu bertanya apa yang bisa diberikan dan dibantu oleh Muhammadiyah untuk pemerintah apalagi masyarakat Indonesia.

Saat pemerintah membuat program BPJS Kesehatan sebagai bentuk jaminan kesehatan bagi masyarakat, misalnya, Muhammadiyah rela menalangi dulu sejumlah pembiayaan untuk dibayar belakangan klaimnya. Saat Covid-19 melanda dan pemerintah kesulitan melobi rumah sakit untuk penanganan pasien corona, rumah sakit-rumah sakit Muhammadiyah dibuka sebagai tempat isolasi dan pemulihan. Belum lagi Lazismu yang mengkonsolidasi miliaran dana sebagai bentuk jaring pengaman sosial selama pandemi.

Lihat juga ratusan ribu lapangan pekerjaan yang dibuka oleh ribuan amal usaha Muhammadiyah. Jutaan pelajar dan mahasiswa, serta puluhan juta alumni lulusan sekolah dan perguruan Muhammadiyah yang kini menggerakkan roda-roda peradaban negeri. Dalam 108 tahun kiprahnya, dengan mentalitas ‘kaya’ ini, Muhammadiyah terus berusaha memberi yang terbaik untuk negeri. Muhammadiyah serius menjadi pemain utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai ‘baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur‘.

Panggung Eksistensi

Berangkat dari data dan fakta itu, jelas Muhammadiyah tak kekurangan ‘panggung’ untuk menunjukan eksistensinya. Jauh di belakang hari Muhammadiyah sudah selesai pada soal besar-besaran jumlah pengikut, adu kuat dan adu keras dalam berteriak, apalagi turun ke jalan-jalan untuk mencari panggung eksistensi. Muhammadiyah tidak membutuhkan jalanan sebagai panggung untuk menunjukkan diri.

Panggung Muhammadiyah adalah puluhan ribu sekolah, di sana anak-anak bangsa dicerdaskan dan dicerahkan. Ratusan perguruan tinggi, di sana para akedemisi dan intelektual Muhammadiyah merancang peradaban. Lalu di ribuan masjid, ratusan rumah sakit dan amal usaha lainnya, kader-kader Muhammadiyah berkiprah memberi bakti yang terbaik untuk negeri. Itulah cara Muhammadiyah mencintai Indonesia, mencerahkan dunia.

Dengan tidak terjun langsung ke dalan politik, apakah artinya kiprah Muhammadiyah menjadi ‘less political‘? Tentu tidak. Muhammadiyah memang tidak mengerjakan politik yang bersifat permukaan, Muhammadiyah melakukan kerja politik peradaban. Muhammadiyah tidak menerapkan politik gincu, tetapi mengoperasikan politik garam.

Sejak berdirinya Republik ini, Muhammadiyah ikut menentukan bulat dan lonjong negeri ini, dengan spirit Islam berkemajuan sebagai pijakannya—Islam yang memberi dampak nyata bagi umat, bangsa bahkan dunia. Itulah panggung eksistensi Muhammadiyah selama ini.

Hari ini, 18 November 2020 Muhammadiyah memperingati milad ke-108. 18 November 1912 Ahmad Dahlan muda mungkin belum tahu bahwa Muhammadiyah yang didirikannya akan sebesar seperti hari ini. Namun, karena visi besar yang diturunkannya menjadi kerja-kerja kecil yang nyata, kadena doktrin ‘hidup-hidupilah Muhammadiyah’ bukan hanya kata-kata belaka, 108 tahun kemudian kini Muhammadiyah menjelma menjadi organisasi Islam terkaya di dunia! Tahniah untuk Muhammadiyah. Kami bangga menjadi bagian dari cerah Sang Surya.

Fahd Pahdepie — Kader Muhammadiyah.

26/11/2020

Lembaga Dakwah Harus Kaya Agar Punya 'Izzah dan Tidak Bisa Didikte

Berdasarkan data Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) PP Muhammadiyah, pada tahun 2014, dari segi pendidikan amal usaha Muhammadiyah (AUM) memiliki 3.370 TK, 2.901 SD/MI, 1.761 SMP/MTs, 941 SMA/MA/SMK, 67 Pondok Pesantren, dan 167 perguruan tinggi.

Pada sektor kesehatan tercatat sebanyak 47 Rumah Sakit (PKU), 217 Poliklinik, 82 klinis bersalin.

Sementara di sektor ekonomi memiliki 1 bank syariah (saham Muhammadiyah 2,5 %), 26 BPR/BPRS dan 275 BMT/BTM, 1 Induk Koperasi BTM, 81 Koperasi Syariah, 22 Minimart dan 5 kedai pesisir.

Menurut catatan tahun 2002, Muhammadiyah mempunyai 8.881 unit kantor persyarikatan serta di tahun 2010, mengelola sekitar 6.270 masjid dan 5.689 mushola.

Selain itu, Muhammadiyah pada tahun 2008 diperkirakan memiliki sekitar 29.808.164,60 ha tanah wakaf, demikian juga pada wilayah sosial, Muhammadiyah mengelola lebih dari 400 buah panti asuhan, rumah singgah dan sejenisnya.

Belakangan jumlah itu terus meningkat.

Muhammadiyah memiliki amal usaha yang tersebar di seluruh bahkan pelosok pelosok wilayah Indonesia, di bidang pendidikan dasar dan menengah dijumpai 7.651 sekolah dan madrasah, di bidang pendidikan tinggi 174 universitas, sekolah tinggi, institut, dan akademi.

Di bidang pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat terdapat rumah sakit 457, panti asuhan 318 buah, panti jompo 54 buah, dan rehabilitasi cacat 82 buah.

Untuk bidang sarana ibadah terdapat masjid dan musalla sebanyak 11.198. Di samping itu, sejumlah Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM), Koperasi Matahari, minimarket, semakin memperlihatkan geliatnya yang signifikan.

Valuasi aset Muhammadiyah yang dikalkulasi mendekati angka Rp. 320 triliun.

26/11/2020

Organisasai Dakwah Milik Pedagang

Data keanggotaan Muhammadiyah pada tahun 1916 adalah dari kalangan pedagang (47,0%), wirausaha (18,1%), karyawan/pejabat (12,1%), pribadi (10,7%), ulama (8,7%), dan tenaga kerja/wartawan (0,7%).

26/11/2020

MIMPI

"Mimpi seorang muslim itu disaat terjaga bukan disaat tidur "
(Shamsi Ali, Imam New York)

"Mimpi hari ini, adalah kenyataan Esok "
( Kyai Hasan, Ulama Mesir)

Pendampingan JSM kota semarang Untuk Pelaku Usaha MudaEkonomi adalah bagian penting bagi kehidupan Umat. Sebagaimana pes...
26/11/2020

Pendampingan JSM kota semarang Untuk Pelaku Usaha Muda

Ekonomi adalah bagian penting bagi kehidupan Umat. Sebagaimana pesan Rasulullah SAW :

كَادَ اْلفَقْرُ أَنْ يَكُوْنَ كُفْرًا
“Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran.”

kaum muslimin arus selalu hati-hati atau waspada terhadap kemiskinannya . karena kemiskinan bisa menggerus keimanan. Sehingga dakwah tidak hanya diatas mimbar-mimbar. Tapi juga mengentaskan kaum muslimin menjadi kuat dan berdaya dalam ekonomi. agar jauh dari kekufuran. Untuk itu dakwah juga harus menyentuh bidang ekonomi. Kaum muslimin harus shalih dan juga kaya. Insya Alloh

26/11/2020

Assalamualaikum Wrwb.
Mari jadikan Page ini sebagai ajang silaturahmi & muamalah 🙏

Address

Jalan Wonodri Baru Raya (Komplek Masjid At-Taqwa Muhammadiyah/RS. Roemani Lt. 1) Semarang , Jateng
Semarang
50242

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jaringan Saudagar Muhamadiyah Kota Semaranv posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share